Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penyuluhan Metode Budidaya Rumput Laut di Kel. Kalumeme, Kec. Ujungbulu, Kabupaten Bulukumba Badraeni, Badraeni; Hidayani, Andi Aliah; Nurkamilah, Besse Tenri; Trijuno, Dody Dh.; Zainuddin, Elmi N.; Saade, Edison; Latama, Gunarto; Azis, Hasni Y.; Ambas, Irfan; Djawad, M. Iqbal; Achmad, Marlina; Karim, Muh. Yusri; Rustam, Rustam; Aslamyah, Siti; Fujaya, Yushinta; Zainuddin, Zainuddin
Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat VOLUME 2, NOMOR 1, APRIL 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/bambulaut.v2i1.42271

Abstract

Kecamatan Ujungbulu merupakan salah satu sentra rumput laut di Kab. Bulukumba yang memberikan peluang usaha yang sangat baik bagi peningkatan perekonomian keluarga. Keberhasilan budidaya rumput laut sangat dipengaruhi oleh musim, teknik dan metode budidaya yang tepat sehingga dapat memberikan pertumbuhan yang maksimal seperti pola tanam yang sesuai, penerapan metode tali bentang atau long line. Namun dalam perkembangan metode ini, Masih banyak masalah yang dihadapi oleh pembudidaya, seperti bobot awal bibit yang terlalu besar, jumlah bentangan per awal penanaman per areal yang terlalu banyak, dilakukan penanaman awal yang bersamaan dan penggunaan areal budidaya secara bersamaan per kelompok petani budidaya. Melalui program pengabdian kepada masyarakat dosen PS. BDP, maka dilakukan Penyuluhan Metode Budidaya Rumput Laut. Kegiatan ini dilakukan di Kantor Lurah Kalumeme, Kecamatan Ujungbulu, Kabupaten Bulukumba pada Sabtu 26 Oktober 2024. Sebanyak 30 peserta ikut dalam kegiatan ini yang berasal dari Gapoktan, penyuluh dan dari Dinas Perikanan Kab. Bulukumba. Materi penyuluhan yang disampaikan dipahami dengan baik oleh peserta melalui kegiatan diskusi setelah pemaparan materi.
DEVELOPMENT OF MUD CRAB (SCYLLA OLIVACEOUS HERBST) OOCYTE AFTER IN VITRO CULTURE WITH THORACIC GANGLION EXTRACTS OF ESTUARINE CRABS (NEOEPISESARMA LAFONDI JACQUINOT AND LUCAS) Fujaya, Yushinta; Trijuno, Dody Dharmawan; Sulistiono,; Watanabe, Seiichi; Boediono, Arief
BIOTROPIA Vol. 14 No. 1 (2007): BIOTROPIA Vol. 14 No. 1 June 2007
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.993 KB) | DOI: 10.11598/btb.2007.14.1.22

Abstract

Thorax ganglion was reported as a source of stimulating hormone for gonad development. The aim of this research was to study the development of mud crab (Scylla olivaceous) oocytes cultured in in vitro medium supplemented with thoracic ganglion extracts of Neopisesarma lafondi. Immature crabs with 110 mm carapace width were collected from the mouth of Bawana Marana Rivers, Maros Regency of South Sulawesi, Indonesia. Pieces of ovarian tissues from those crabs were incubated within 24 hours in culture medium (Medium-199 with 100 IU/ml Penicilin-G) supplemented with 2 mg/ml thoracicganglion extract. Result showed that the diameter of mud crab oocytes was increased in congruent with the incubation time. The development was prominent after in vitro incubation for 8 hours (P
Mengungkap Potensi Limbah: Analisis Nutrisi Jeroan Teripang (Holothuria sp.) sebagai Pakan Fungsional Muhsin, Muhammad Fatratullah; Rozaimi, Rusydi; Alimin, Ade Wahyul Fajri; Pangloli, Nur Yanti; Fujaya, Yushinta; Hidayani, Andi Aliah; Waiho, Khor; Achmad, Marlina
Torani Journal of Fisheries and Marine Science Vol. 9 No. 1 (2025): VOLUME 9, NOMOR 1, DECEMBER 2025
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/torani.v9i1.45822

Abstract

Sea cucumber (Holothuria sp.) viscera, commonly considered as waste in the sea cucumber processing industry, has been proven to possess significant nutritional value be utilized as a potential functional feed ingredient. This study aimed to evaluate the nutritional content of sea cucumber viscera and assess its potential use as a supplementary feed ingredient in aquaculture. Proximate analysis results indicated that sea cucumber viscera contain high crude protein (39.69 ± 0.38 %) and crude fat (26.62 ± 0.41 %). A complete profile of essential amino acids was identified, with arginine (6,621.7 mg/kg) being the highest. Furthermore, sea cucumber viscera were dominated by polyunsaturated fatty acids (PUFA) at 52.89 %, including EPA (6.73 %) and DHA (7.46 %). Significant vitamin and mineral contents were also found, such as vitamin A (4.16 µg/g), vitamin C (84.67 µg/g), calcium (1,701.72 mg/L), and magnesium (542.38 mg/L). These findings highlight the potential of sea cucumber viscera as a crucial source of energy, protein, essential fatty acids, vitamins, and minerals for the growth and health of aquaculture organisms. Utilizing sea cucumber viscera as a feed ingredient not only provides a high-nutritional alternative feed but also supports circular economy and zero-waste principles in marine waste management.
The effectiveness of Solanum ferox and Zingiber zerumbet extracts on the survival of Penaeus monodon in different salinity levels of the cultivation media Hardi, Esti Handayani; Zaidan Fadhilah, Raviv; saptiani, Gina; Fujaya, Yushinta; suwinarti, wiwin
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 25 No. 1 (2026): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19027/jai.25.1.119-128

Abstract

Decreasing the salinity of the water in the cultivation shrimp disease outbreaks, sluggish development, and mortality. Rainfall, water pollution, and climate change lower salinity. Thus, efforts to enhance tiger shrimp that can survive high salinity changes must be anticipated. This study will examine the effect of adding Solanum ferox and Zingiber zerumbet extracts to diet to improve tiger shrimp adaption at 10, 15, and 20‰ salinities. Penaeus monodon (0.017 ± 0.005 g) were randomly dispersed into nine boxes (1×0.5×0.8 m3) with 200 shrimp per container and three replicates per group. The shrimp were fed 1:1 extract, S. ferox (400 ppm), and Z. zerumbet (200 ppm) for 40 days. The study found that adding 5 mL of extract to the feed significantly increases shrimp body weight, weight gain, and specific growth rate at different salinities (P<0.05). The difference in salinity remained 100% in all treatments on the 40th day of culture (P>0.05). At salinities of 10 and 15‰, the total bacteria and Vibrio bacteria in culture media and shrimp were lower than at 20‰ (P<0.05). Administration of the extract enhances P. monodon adaption at difference salinities. Research suggests that adding 5 mL of a S. ferox and Z. zerumbet extract to shrimp feed improves growth, survival, and reduces bacteria and Vibrio in media and shrimp bodies at salinities of 10-20‰. Keywords: tiger shrimp, adaptation, salinities, S. ferox, Z. zerumbet   Abstrak Penurunan salinitas air media budidaya memicu terjadinya penyakit, perkembangan yang lambat, dan kematian pada udang budidaya. Curah hujan, polusi air, dan perubahan iklim menurunkan salinitas. Oleh karena itu, upaya untuk memperkuat ketahanan udang windu yang dapat hidup dari perubahan salinitas tinggi perlu diantisipasi. Studi ini akan menguji pengaruh penambahan ekstrak Solanum ferox dan Zingiber zerumbet ke dalam pakan untuk meningkatkan adaptasi udang windu pada salinitas 10, 15, dan 20‰. Penaeus monodon (0.017 ± 0.005 g) didistribusikan secara acak ke dalam sembilan kotak container (1×0,5×0.8 m3) dengan 200 udang per wadah dan tiga ulangan per kelompok. Udang diberi makan ekstrak gabungan S. ferox (400 ppm), dan Z. zerumbet (200 ppm) perbandingan 1:1, selama 40 hari. Studi ini menghasilkan data, bahwa penambahan 5 mL ekstrak ke pakan secara signifikan meningkatkan berat badan udang, pertambahan berat badan, dan laju pertumbuhan spesifik udang yang dipelihara pada salinitas yang berbeda (P<0.05). Perbedaan salinitas tetap menghasilkan kelangsungan hidup 100% pada semua perlakuan pada hari ke-40 budidaya (P>0.05). Pada salinitas 10 dan 15‰, jumlah bakteri total dan bakteri Vibrio dalam media kultur dan tubuh udang lebih rendah dibandingkan pada salinitas 20‰ (P<0.05). Pemberian ekstrak meningkatkan adaptasi P. monodon pada berbagai salinitas. Penelitian menunjukkan bahwa penambahan 5 mL ekstrak gabungan S. ferox dan Z. zerumbet ke pakan udang meningkatkan pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan mengurangi total bakteri serta bakteri Vibrio dalam media dan tubuh udang yang dipelihara pada salinitas 10-20‰. Kata kunci: udang windu, adaptasi, salinitas, S. ferox, Z. zerumbet