Claim Missing Document
Check
Articles

Developing The Concepts & Strategy of Smart Regional: How to Increase Tourism & Investors (Smart city 4.0) Sendi Novianto; Farrikh Alzami; Indra Gamayanto
IJISTECH (International Journal of Information System and Technology) Vol 5, No 3 (2021): October
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/ijistech.v5i3.140

Abstract

Smart city 4.0 is a development of the three previously published articles, namely smart city 1.0,2.0 and 3.0. The smart city article that we created is a long process in research, so we have to make it gradually and make it into several parts. Smart city 1.0 and 2.0 we designed a big picture of a smart city and how the maturity level understood. Next, in smart city 3.0, our focus is on how smart education can be applied in collaboration between each educational institution so that a high-quality level of education achieved in the area. In smart city 4.0, we focus on designing a concept that focuses on developing tourists and how to get investors interested in investing. Factors such as culture, infrastructure/facilities, human resource development in the community, safety and comfort, profit sharing, development of tourist attractions, innovation in improving people's lives and many other factors are our main concern in this article. The methods used in smart city 4.0 are PDCA & USEPDASA, which are both appropriate methods for developing a special framework for tourists and investors. The stages in smart city 4.0 are mapping in terms of culture, human resources, facilities, information technology, security and comfort. These divided into two parts: on the side of increasing tourists and the side of increasing investors. The result of smart city 4.0 is a framework to be able to connect all activities in a smart city to generate profits for the area.
Developing The 7 Stages of Startup (The Maturity Level of Startup): The Concepts of Startup Development Methodology Asih Rohmani; Indra Gamayanto; Titien S Sukamto
IJISTECH (International Journal of Information System and Technology) Vol 5, No 1 (2021): June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/ijistech.v5i1.114

Abstract

The development of e-commerce is growing very fast and cannot stop; it changes various sides of human life. This change is a big challenge for everyone, and this is a condition that must occur so that everyone can carry out activities more effectively and efficiently. This research produces a few kinds of Startup classification and Customer Relationship Management (CRM) classification. Furthermore, it provides C=R.S2 formula, a formula for developing CRM, and S=H.I2.M formula, a formula for developing a Startup. These two formulas were eventually evolving into the seven stages of Startup (the maturity level of Startup), where the seven steps are the stages in developing a Startup, starting from the local level to the international level. These seven stages work so that the Startup founder can gradually understand what needs and how to develop it by focusing more on CRM. The results of this study are a framework to be able to implement the seven stages. This research results from previous studies' development: The Development of Innovative CRM E-Commerce: The Case of Blibli. Com.
Pengembangan strategi e-commerce dan CRM pada Lazada.com dalam menghadapi globalisasi Indra Gamayanto
SISFOTENIKA Vol 8, No 2 (2018): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.803 KB) | DOI: 10.30700/jst.v8i2.407

Abstract

Berkembanganya teknologi informasi terutama di bidang e-commerce memberikan dampak yang besar terhadap gaya hidup masyarakat pada umumnya. Lazada merupakan salah satu business online terbesar di Indonesia dan merupakan sebuah entitas e-commerce yang memberikan dampak dan/atau pengaruh terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari. Semua pola kehidupan masyarakat dapat berubah, mulai dari cara menggunakan barang-barang konsumtif sampai pada kebutuhan yang sangat penting lainnya. Lazada menjadi salah satu business online yang memiliki pengaruh besar, tidak hanya kepada gaya hidupnya, tetapi pada inovasi-inovasi yang dimilikinya. Metode McKinsey, merupakan metode yang sangat tepat untuk digunakan dalam menganalisis lazada, dan hubungan antara IT-IS dan business strategy harus dapat dilihat dengan saling menghubungkannya satu sama lain. Kedua metode ini akan memberikan sebuah inocasi e-commerce baru kepada lazada dalam menghadapi persaingan global ini. Lazada mampu bertahan dalam hal ini, karena melakukan inovasi penawaran yang menarik konsumen, ini di satu sisi, di sisi lainnya, lazada harus tetap mengembangkan inovasinya ke arah bagaimana konsumen dapat lebih jauh terlibat di dalamnya sehingga inovasi tersebut tidak berhenti sampai kepada penawaran produk, tetapi kepada sisi lain dari hal tersebut, seperti pola-pola segmentasi, pola kebutuhan konsumen yang utama, sehingga lazada akan dapat lebih jauh lagi dekat kepada konsumennya. Hal ini akan dapat memberikan dampak sangat besar.Kata kunci— Lazada, IS/IT strategic planning, Mckinsey methods, e-commerce, e-business
PENGEMBANGAN MENTORING MANAGEMENT DALAM MENGHASILKAN HIGH QUALITY HUMAN RESOURCE DI TINGKAT UNIVERSITAS DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) DENGAN MENGGUNAKAN KONSEP KIYOSAKI DAN BLANCHARD ABCD TRUST METHODS-HSOVA Indra Gamayanto
Jurnal Manajemen Vol 13 No 2 (2016): Jurnal Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.171 KB) | DOI: 10.25170/jm.v13i2.803

Abstract

Persaingan di era globalisasi ini sangat tinggi, dimana dibutuhkan sebuah konsep yang dapatmembantu dalam menentukan dan mengarahkan agar seseorang dapat memilih danmenempatkan dirinya pada posisi dan waktu yang tepat. Konsep Kiyosaki sudah dikenal olehmasyarakat secara umum. Konsep ini dapat diterapkan ke tingkat universitas, dalam arti,walaupun universitas telah memiliki program tersendiri dalam membantu mahasiswanyasetelah lulus, konsep kiyosaki akan mampu mengarahkan mahasiswa untuk menentukan posisiyang lebih akurat. Inilah salah satu alasan mengapa metode ini perlu diadopsi ke dalamprogram yang telah ada. Di sisi lain, konsep yang dibuat untuk dapat mengetahui kelemahandan kekuatan serta tingkat kepercayaan yang perlu dimiliki. Dari Jurnal ini akan diketahuiposisi yang tepat, terutama pada level kepercayaan yang perlu dimiliki dan akan dihasilkannyakarakteristik yang siap dalam menghadapi globalisasi. Mengacu pada penelitian yangdikemukakan Karolina Ilieska (2013) mengatakan, “Penelitian mengenai perilaku pelanggan,dimana pelanggan merupakan faktor utama dalam strategi dan bauran pemarasaran sehinggadengan ini akan dihasilkan kepusaan pelanggan dengan kualitas tinggi.” Metode Ken Blancarddan ABCD Trust merupakan metode yang tepat dalam menghadapi globalisasi. Dari metodeini akan dihasilkan sebuah konsep mentoring yang tepat sasaran sehingga akan dihasilkansumber daya manusia yang handal.
Developing Smart City 5.0 Framework To Produce Competency Indra Gamayanto; Aris Nurhindarto
Journal of Applied Intelligent System Vol 5, No 1 (2020): Journal of Applied Intelligent System
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro and IndoCEISS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jais.v5i1.4228

Abstract

Abstract - Smart cities are essential things that must be applied in the face of globalization and competition. In smart city 5.0, three important things discussed are human resource development, smart marketing, and information technology. These three things cannot be separated from each other because they are related. Furthermore, the smart city 5.0 article is a development from the previous article, namely smart city 1.0-3.0. Smart City 5.0 provides four important formulas for developing a smart city and a framework to guide its implementation. The four formulas and the resulting framework will develop in the next article, namely intelligent intelligence. It will continue to make prototypes and smart city intelligence applications. The result of this article is a framework that is a concept and strategy in developing a smart region that is part of a smart city. This article is still under development and research will continue. Furthermore, the development of this research will certainly require several more stages in reaching the top of the research, namely a big picture of a smart city and performance measurement for each process contained in a smart city. Therefore, it takes the right steps and formulas to produce a smart city 5.0 framework Keywords - Smart city, Human resource, Marketing, Technology, Innovation    
Evaluasi Manajemen Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Berdasarkan ISO/IEC 27001:2013 pada Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang Desy Dwi Prasetyowati; Indra Gamayanto; Sasono Wibowo; Suharnawi Suharnawi
JOINS (Journal of Information System) Vol 4, No 1 (2019): Edisi Mei 2019
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.088 KB) | DOI: 10.33633/joins.v4i1.2429

Abstract

Keamanan informasi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang masih terdapat beberapa masalah yaitu terjadinya kehilangan data dan peretasan website milik PIP Semarang. Apabila hal tersebut tidak segera ditangani maka akan menyebabkan terganggunya proses bisnis, hilangnya data serta pencurian data oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk disalah gunakan. Keamanan sistem informasi dan jaringan di PIP Semarang juga masih terdapat kelemahan yang mempunyai dampak cukup berbahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi pada PIP Semarang serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi. Indeks KAMI adalah aplikasi yang digunakan untuk mengukur kematangan dan kelengkapan keamanan informasi yang telah disesuaikan dengan standart ISO/IEC 27001:2013 yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dari  hasil wawancara dan kuisioner berdasarkan indeks Keamanan Informasi (KAMI) pada penelitian tersebut diperoleh hasil yang menyatakan bahwa PIP Semarang termasuk dalam kategori tinggi dengan jumlah skor tingkat ketergantungan penggunaan sistem elektronik sebesar 20. Total skor tingkat kelengkapan keamanan informasi sebesar 238 dan tingkat kematangan berada pada tingkat I+ dimana sudah ada pemahaman mengenai perlunya pengelolaan kemanan informasi akan tetapi penerapan langkah pengamanan masih belum teratur.Kata kunci— Indeks Keamanan Informasi (KAMI), ISO/IEC 27001:2013, Tingkat Kelengkapan, Tingkat Kematangan, Peningkatkan keamanan informasi
Evaluasi Pengelolaan Risiko Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 5 Berdasarkan Domain APO12 (Manage Risk) Pada Kantor Pusat BPR Agung Sejahtera Destya Khairuna; Sasono Wibowo; Indra Gamayanto
JOINS (Journal of Information System) Vol 5, No 1 (2020): Edisi Mei 2020
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2611.877 KB) | DOI: 10.33633/joins.v5i1.3088

Abstract

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Agung Sejahtera Semarang adalah sebuah lembaga keuangan yang memiliki pelayanan serta memfasilitasi perihal keuangan masyarakat dalam skala mikro. Pada BPR Agung Sejahtera teknologi informasi yang ada sudah memiliki SOP (Standar Operasional Prosedur), namun masih terdapat masalah dalam sistem maupun human error. Seperti, salah input, server down, komputer yang terkadang mengalami kerusakan, jaringan internet yang mengalami kendala seperti koneksi yang tiba-tiba terputus, kurang stabil dan lain-lain. Hal-hal tersebut dapat menyebabkan sebuah risiko yang apabila dibiarkan terus-menerus akan berakibat fatal pada perusahaan dan menghambat proses bisnis. Oleh sebab itu maka sangat diperlukan adanya evaluasi pengelolaan risiko Teknologi Informasi (TI). Fokus penelitian ini adalah pengelolaan risiko TI (APO12) dalam framework COBIT 5. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kapabilitas serta strategi perbaikan untuk proses pengelolaan risiko. Dari hasil analisis penghitungan tingkat kapabilitas berada pada level 1 (Performed Process) dengan status Largely Achieved sebesar 50,8 % dengan demikian status tersebut telah memiliki bukti dan juga pendekatan secara sistematis dan pencapaian secara signifikan yang diperoleh melalui penilaian pada proses atribut. Target level yang ingin dicapai adalah 2 serta rekomendasi agar level 1 mencapai fully achieved.
Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 5.0 Domain DSS 01 Pada PDAM Kota Tegal Dena Trixie Rahma Tifany; sasono wibowo; Indra Gamayanto
JOINS (Journal of Information System) Vol 6, No 2 (2021): Edisi November 2021
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2648.777 KB) | DOI: 10.33633/joins.v6i2.4735

Abstract

AbstrakProses monitoring teknologi informasi merupakan salah satu faktor penting di dalam sebuah proses. Penelitian ini dilakukan di PDAM Kota Tegal, dan berdasarkan hasil survey yang dilakukan, ditemukan masalah seperti: masih kurangnya monitoring secara realtime dan sistem yang masih sering terjadi error. Oleh karena itu, PDAM Kota Tegal membutuhkan sebuah tata kelola teknologi informasi agar dapat meningkatkan kinerjanya. PDAM Kota Tegal membutuhkan sebuah metode untuk menyelesaikan masalah tersebut, metode tersebut adalah COBIT 5.0, dan pada penelitian ini dihasilkan bahwa domain yang sesuai dengan permasalahan yang ada adalah DSS01 (manage operations). Penelitian ini menghasilkan bahwa PDAM Kota Tegal masih berada di level 2, yaitu sebesar 66.01% (2.79) dan untuk dapat meningkatkan level tersebut, PDAM Kota Tegal membutuhkan strategi perbaikan agar dapat meningkat mencapai level 3. Sumber daya manusia yang juga merupakan salah satu faktor utama juga perlu diperhatikan, tetapi penelitian ini pada saat ini akan berfokus terlebih dahulu untuk memperbaiki permasalahan yang telah disebutkan di atas. PDAM Kota Tegal harus terus meningkatkan keunggulan kompetitifnya agar dapat meningkatkan layanan dan dapat terus berjalan sesuai dengan kemajuan teknologi informasi serta mampu dalam menghadapi globalisasi. Inilah faktor-faktor yang harus segera diantisipasi dalam menghadapi kemajuan teknologi, yaitu memiliki tata kelola teknologi informasi yang baik,efektif dan efesien. Kata kunci— COBIT 5.0, Tata Kelola, Manage Operations, PDAM Kota Tegal
Perancangan Enterprise Arsitektur Sistem Informasi Manajemen Aset Menggunakan Kerangka Zachman Pada Rumah Sakit Jiwa daerah Dr. Amino Gondohutomo Semarang Indra Gamayanto; Fitri Febriani; Sasono Wibowo
JOINS (Journal of Information System) Vol 6, No 1 (2021): Edisi Mei 2021
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3497.174 KB) | DOI: 10.33633/joins.v6i1.4426

Abstract

AbstrakRumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Dr. Amino Gondohutomo Semarang merupakan salah satu rumah sakit jiwa kelas A sebagai pusat rujukan pelayanan kesehatan jiwa bagi masyarakat Jawa Tengah. Timbulnya berbagai permasalahan dan kendala yang dihadapi terutama dalam hal manajemen aset yang masih belum optimal yaitu besarnya ruang lingkup RSJD Dr. Amino Gondohutomo mengakibatkan sering terjadinya peminjaman ataupun perpindahan aset yang tidak dapat diketahui oleh perusahaan. Tidak adanya sistem informasi manajemen aset yang terintegrasi antar bagian terkait, menyebabkan informasi yang diberikan relatif lambat untuk dilakukan koreksi serta pengawasan terhadap aset yang ada sehingga menyebabkan tidak ada kejelasan atau kesesuaian informasi terkait monitoring terhadap data aset dan proses distribusi aset, maka tidak jarang jika terjadi ketidaksesuaian antara sumber data dan bukti fisik di lapangan. Dari beberapa permasalahan yang timbul jika tidak segera ditangani maka akan mengakibatkan kerugian dan berdampak negatif pada perusahaan itu sendiri. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menciptakan model blueprint rancangan enterprise architecture menggunakan metode kerangka Zachman yang diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam membangun prototype sistem informasi manajemen aset RSJD. Dr. Amino Gondohutomo. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi RSJD. Dr. Amino Gondohutomo dalam melakukan manajemen aset sehingga bisa lebih optimal Kata kunci— Enterprise Architecture, Blueprint IT, Metode Kerangka Zachman, Sistem Informasi Manajemen
Perancangan Enterprise Architecture Sistem Informasi E-Commerce Pada Toko Wingko & Bandeng Presto Super Vit Menggunakan Zachman Framework Indra Gamayanto; Fenny Angelina; Sasono Wibowo
JOINS (Journal of Information System) Vol 5, No 1 (2020): Edisi Mei 2020
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4554.215 KB) | DOI: 10.33633/joins.v5i1.3117

Abstract

Toko Wingko & Bandeng Presto Super Vit merupakan salah satu pusat oleh-oleh yang menjual makanan khas Semarang yaitu Bandeng Duri Lunak dan Wingko Babat. Timbulnya beragam permasalahan dan kendala yang dihadapi toko ini terutama dalam hal memasarkan produk-produknya yang masih bersifat konvensional yaitu dilakukan secara mouth-to-mouth, mengandalkan toko offline, dan menggunakan sistem konsinyasi ke toko-toko yang ada di Bandara, semarang. Hal ini disebabkan oleh karena rendahnya pemahaman mengenai pentingnya internet dalam peningkatan usaha serta terbatasnya pengetahuan mengenai jaringan pemasaran, adapun Zachman framework ini memiliki details proses dan mampu menghasilkan analisis yang lebih mendalam dibandingkan metode lainnya. Dari beberapa permasalahan yang timbul jika tidak segera ditangani maka dampaknya bisa membuat perkembangan bisnis menjadi terancam, salah satunya adalah toko akan mengalami penurunan volume penjualan. Oleh sebab itu dilakukannya penelitian ini dengan tujuan menciptakan model blueprint rancangan enterprise architecture system menggunakan metode Zachman Framework dengan menganalisis proses bisnis yang ada saat ini di Toko Wingko & Bandeng Presto Super Vit untuk menghasilkan rancangan sistem yang dibutuhkan. Dari hasil analisis menggunakan Zachman Framework, Toko Wingko & Bandeng Presto Super Vit membutuhkan sistem informasi e-commerce sebagai solusi pemecahan masalah pemasaran dan penjualan produk yang masih tergolong konvensional. Hasil dari penelitian ini adalah blueprint rancangan enterprise architecture system dan prototype sistem informasi e-commerce Toko Wingko & Bandeng Presto Super Vit. Oleh sebab itu, e-commerce merupakan cara untuk memperluas market konsumen dan merupakan penggunaan tekcnologi informasi yang sangat diperlukan
Co-Authors -, Suhariyanto Abas Setiawan Abas Setiawan Abdul Syukur Achmad Wahid Kurniawan Acun Kardianawati Adriana Dina Agus Prayitno Agus Winarno, Agus Ahmad Zainul Fanani Al zami, Farrikh Alzami, Farrikh Anandatama, Dimas Haydar Angelia Dwi Ceissa Anggraini, Dinda Arief Setyayoga Arta Moro Sundjaja, Arta Moro Asih Rohmani Asih Rohmani Asih Rohmani Asih Rohmani, Asih Budi, Setyo Christian, Henry Daniswara Sirwenda, Alfian Bisma De Rosal Ignatius Moses Setiadi Dena Trixie Rahma Tifany Destya Khairuna Desy Dwi Prasetyowati Devi Ajeng Efrilianda Devi Purnamasari Dewi Agustini Santoso Dewi Agustini Santoso Edi Faisal efrilianda, Devi ajeng efrilianda Elok Iedfitra Haksoro Fahmi Amiq Fajrian Nun Adnan Farrikh Al Zami Farrikh Al Zami Fenny Angelina Fitri Febriani Florentina Esti Nilasari Florentina Esti Nilawati Florentina Esti Nilawati Hadi, Heru Pramono Hanny Haryanto Harini Harini Harisa, Ardiawan Bagus Henry Christian Henry Christian Herisa, Ardiawan Bagus Herman Try Maulana Herowati, Wise I Gusti Bagus Wiksuana Ibnu Utomo WM Ihya Ulumuddin, Dimas Irawan Ismanto, Ivan Kurniadi, Agung Kurniawan, Michael Christ Kustiadi, Josse Kustiadi, Kustiadi Lusi Noviani Prasetyo Mailangkay, Adele B L Marjuni, Aris Maulana, Herman Try Melianie, Melianie Nugraha, Alvin Satria Nugraha, Rizka Nurhana Rifki, Slamet Ikhvan Nurhindarto, Aris Pangesti, Galih Mentari Prabawaseputra, Rafael Agusto Prasetyo, Lusi Noviani Purnamasari, Devi Ramadhan Rakhmat Sani Rifki, Slamet Ikhvan Nurhana Rindang Widuri Rizka Nugraha S, Dewi Agustini Saroji Saroji Sasono Wibowo Sendi Novianto Sendi Novianto Sendi Novianto Sendi Novianto Setiawan, Aries Setyo Budi Setyo Budi Sirait, Tamsir Hasudungan Sirwenda, Alfian Bisma Daniswara Sri Winarno Sri Winarno Suharnawi Suharnawi Suharnawi Suharnawi Suharnawi Sukamto, Titien Sukamto, Titien S Sukamto, Titien Suhartini Titien S Sukamto Titien S Sukamto Titien S sukamto Titien Suhartini Sukamto Titien Suhartini Sukamto Utomo WM, Ibnu Zaenal Arifin Zami, Farrikh Al