Claim Missing Document
Check
Articles

Pengukuran Kinerja Pelayanan Di Samsat Kota Semarang 1 Menggunakan COBIT 5 Dan Metode Persepsi Kualitas Adriana Dina; Indra Gamayanto
JOINS (Journal of Information System) Vol 1, No 01 (2016)
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.879 KB) | DOI: 10.33633/joins.v1i01.1171

Abstract

SAMSAT Kota Semarang 1 merupakan sebuah pelayanan publik yang menangani administrasi kendaraan bermotor. Pengukuran kinerja pelayanan di SAMSAT dilakukan untuk mendukung visi SAMSAT yang ingin mewujudkan pelayanan prima berbasis teknologi. Pengukuran dilakukan dari pihak internal dan eksternal. Pengukuran kinerja dari pihak internal menggunakan COBIT 5 yang menghasilkan tingkat kemampuan setiap proses yang diukur. Proses yang akan diukur dipilih berdasarkan hasil pemetaan visi misi SAMSAT ke proses COBIT 5. Proses COBIT 5 yang diukur dalam penelitian ini meliputi DSS02, DSS03, dan EDM04. Pengukuran kinerja dari pihak eksternal, dalam kasus ini pelanggan, menggunakan metode persepsi kualitas yang menghasilkan tingkat kepuasan pelanggan. Pengukuran kepuasan dilakukan dengan membandingkan antara harapan dan pengalaman yang dirasakan pelanggan. Kinerja pelayanan yang tercapai adalah proses EDM04 yang sudah didefinisikan, proses DSS02 dan DSS03 dapat diprediksi. Tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan SAMSAT yang tercapai adalah puas. Kata Kunci: pengukuran kinerja pelayanan, COBIT 5, visi, misi, persepsi kualitas
The Future Of IS/IT Strategic Planning In WCC, Australia Indra Gamayanto; Asih Rohmani; Florentina Esti Nilasari; Ramadhan Rakhmat Sani
JOINS (Journal of Information System) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.053 KB) | DOI: 10.33633/joins.v2i2.1673

Abstract

Abstrak WCC (Wollongong City Council) merupakan the best organizations yang berada di Wollongong City, WCC memilki banyak products & services yang dapat membantu Community di Wollongong dalam berbagai aktivitasnya.Dengan perkembangan yang pesat di era globalisasi ini, WCC harus terus mengembangkan dirinya dengan banyak melakukan perubahan yang signifikan agar dapat bertahan di dalam persaingan.Porter’s five forces framework; Scott’s Morton five forces methods dan The 7S’s Of Galliers & Sutherland merupakan tiga metode yang akan membantu WCC untuk dapat berkembang dengan lebih baik di masa depan, dengan dasar pengembangan dari dua journal seperti IT Maturity Paths and Framework; Information systems strategy as practice: Micro strategy and strategizing for IS, akan dapat membantu WCC untuk dapat menemukan IS/IT strategic planning yang tepat. Journal ini akan menghasilkan WCC Future Framework yang merupakan sebuah roadmap jangka panjang agar WCC dapat terus berkembang dan mendapatkan serta memberikan keuntungan pada Community dan Wollongong City. Kata kunci: WCC (Wollongong City Council); Australia; The 7S’s Of Galliers & Sutherland; Porter’s Five Forces; Scott’s Morton Five Forces Methods   Abstract WCC (Wollongong City Council) is the best organizations located in Wollongong City, WCC has many products & services that can help the Community in Wollongong in various activities. Furthermore, the rapid development in this globalization era, the WCC must continue to develop itself with many significant changes in order to survive in the competition. Porter's five forces framework; Scott's Morton five forces methods and The 7S's Of Galliers & Sutherland are three methods that will help the WCC to develop better in the future, on the basis of the development of two journals such as IT Maturity Paths and Framework; Information systems strategy as practice: Micro strategy and strategy for IS, will help the WCC to find the right IS / IT strategic planning. This Journal will produce the WCC Future Framework which is a long-term roadmap for the WCC to continue growing and give a benefit to the Community OfWollongong City. Keywords: WCC (Wollongong City Council); Australia; The 7S’s Of Galliers & Sutherland; Porter’s Five Forces; Scott’s Morton Five Forces Methods
PENGEMBANGAN MENTORING MANAGEMENT DALAM MENGHASILKAN HIGH QUALITY HUMAN RESOURCE DI TINGKAT UNIVERSITAS DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) DENGAN MENGGUNAKAN KONSEP KIYOSAKI DAN BLANCHARD ABCD TRUST METHODS-HSOVA Indra Gamayanto
Jurnal Manajemen Vol 13 No 2 (2016): Jurnal Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.171 KB) | DOI: 10.25170/jm.v13i2.803

Abstract

Persaingan di era globalisasi ini sangat tinggi, dimana dibutuhkan sebuah konsep yang dapatmembantu dalam menentukan dan mengarahkan agar seseorang dapat memilih danmenempatkan dirinya pada posisi dan waktu yang tepat. Konsep Kiyosaki sudah dikenal olehmasyarakat secara umum. Konsep ini dapat diterapkan ke tingkat universitas, dalam arti,walaupun universitas telah memiliki program tersendiri dalam membantu mahasiswanyasetelah lulus, konsep kiyosaki akan mampu mengarahkan mahasiswa untuk menentukan posisiyang lebih akurat. Inilah salah satu alasan mengapa metode ini perlu diadopsi ke dalamprogram yang telah ada. Di sisi lain, konsep yang dibuat untuk dapat mengetahui kelemahandan kekuatan serta tingkat kepercayaan yang perlu dimiliki. Dari Jurnal ini akan diketahuiposisi yang tepat, terutama pada level kepercayaan yang perlu dimiliki dan akan dihasilkannyakarakteristik yang siap dalam menghadapi globalisasi. Mengacu pada penelitian yangdikemukakan Karolina Ilieska (2013) mengatakan, “Penelitian mengenai perilaku pelanggan,dimana pelanggan merupakan faktor utama dalam strategi dan bauran pemarasaran sehinggadengan ini akan dihasilkan kepusaan pelanggan dengan kualitas tinggi.” Metode Ken Blancarddan ABCD Trust merupakan metode yang tepat dalam menghadapi globalisasi. Dari metodeini akan dihasilkan sebuah konsep mentoring yang tepat sasaran sehingga akan dihasilkansumber daya manusia yang handal.
Pelatihan & Implementasi Social Media Profiling Untuk Meningkatkan Kompetensi Pada SMA Negeri 3 Semarang Indra Gamayanto; Sendi Novianto; Hanny Haryanto
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v4i1.148

Abstract

AbstrakSocial media adalah P2P, dimana kita banyak mengalami perubahan hidup, saat social media telah masuk ke dalam proses sehari-hari. social media menjadikan kita lebih cepat dan lebih efektif serta efesien dalam melakukan sesuatu, seperti: cara kita berkomunikasi, memperluas jaringan pertemanan untuk mengenal orang-orang baru dan koneksi, mengembangkan market melalui business online dan memberikan pengaruh kepada orang lain melalui kepemimpinan kita di social media. Artikel ini merupakan pengembangan dan pelatihan yang kita berikan di SMA Negeri 3 Semarang dengan mengacu pada hasil penelitian yang telah kami publikasikan sebelumnya. Siswa dan guru akan mampu memahami bagaimana cara memperluas produk/jasa yang ditawarkan oleh melalui business online, melalui lingkaran internal dan eksternal yang diperluas, berikutnya kita akan mampu memahami bagaimana cara menjadi seorang netizen yang bijaksana mulai dengan memiliki pengetahuan, data yang valid, contoh-contoh studi kasus dan implementasi serta solusi yang kita berikan sehingga akan dapat meningkatkan inovasi dalam memecahkan sebuah masalah. Lebih jauh lagi, kita akan memahami tipe-tipe kepemimpinan di social media, sehingga kita dapat mengetahui kita adalah tipe apa dalam hal memimpin dan memberikan pengaruh kepada orang lain melalui social media. Hasil dari pengabdian masyarakat, pelatihan dan penelitian ini adalah meningkatnya kompetensi siswa dan guru dalam menghadapi globalisasi dan pemahaman yang mendalam mengenai penggunaan social media secara lebih efektif, efesien, tepat sasaran dan mampu bersaing secara global. Kata kunci: Social media, Profiling, Sumber Daya Manusia, Komunikasi, Wise netizen AbstractSocial media is P2P, where we have experienced many life changes, when social media has entered into our daily processes. social media makes us faster and more effective and efficient in doing things, such as: the way we communicate, expand our network of friends to get to know new people and connections, develop markets through online business and influence others through our leadership in social media. This article is a development and training that we provide at SMA Negeri 3 Semarang by referring to the research results that we have previously published. Students and teachers will be able to understand how to expand the products / services offered by online business, through expanded internal and external circles, then we will be able to understand how to become a wise netizen starting with having knowledge, valid data, examples- examples of case studies and implementation as well as solutions that we provide so that it will increase innovation in solving a problem. Furthermore, we will understand the types of leadership in social media, so that we can find out what type we are in terms of leading and influencing others through social media. The results of this community service, training and research are the increased competence of students and teachers in facing globalization and a deep understanding of the use of social media more effectively, efficiently, right on target and able to compete globally. Keywords: Social media, Profilling, Human Resource, Communication, Wise netizen
PKM Pelatihan Optimasi Pendataan Santri Baru Dengan Framework YII pada Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Gunungpati Polaman Kecamatan Mijen Kota Semarang Sendi Novianto; Indra Gamayanto; Hanny Haryanto
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 3 (2021): September 2021
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v4i3.242

Abstract

Informasi saat ini berperan sangat penting sekali di berbagai bidang, baik dibidang perbankan, bisnis, maupun di bidang pendidikan. Pondok pesantren Askhabul Kahfi adalah lembaga pendidikan islam. Dalam pendataan para santrinya, pondok ini sudah menggunakan sistem informasi secara online. Tetapi pada penerapan pendataan santri-santri yang ada disana belum dilakukan secara optimal. Hal ini menyebabkan banyaknya data yang redudansi / duplikasi. Selain itu juga, efek dari data redudansi ini menyebabkan tidak updatenya data yang ada, hal ini menyebabkan informasi antara data yang redudansi menjadi tidak sinkron / tidak sama. Dengan terjadinya hal ini tentunya akan menyebabkan kebingungan bagi pihak yang berhubungan, misalnya informasi ukuran jas calon santri bisa berbeda saat pengukuran dan pembuatannya. Dari informasi yang didapatkan, hal ini karena sistem informasi yang dipakai adalah buatan dari pihak ketiga, hal ini menyulitkan mereka untuk mendapatkan data yang diinginkan sehingga, secara tidak langsung mereka mengkombinasikan data yang ada dengan data manual. Dengan adanya pengenalan framework dalam membangun sistem informasi, diharapkan mereka nantinya dapat mengelola dan mengembangkan sistem informasi yang sesuai dengan keinginan mereka sendiri secara mandiri dan tentunya juga menghindari adanya redudansi data. Dalam prakteknya, setelah mereka mengetahui fungsi dari framework dan komponen pendukung lainnya, mereka dengan mudah dapat membuat aplikasi sederhana untuk dikembangkan lebih lanjut ke aplikasi sistem informasi pendataan yang lebih komplek. 
Penyuluhan Peluang Industri Kreatif di bidang Game Digital bagi Generasi Muda untuk Siswa SMA Negeri 3 Semarang Hanny Haryanto; Indra Gamayanto; Sendi Novianto; Ahmad Zainul Fanani
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v4i1.152

Abstract

AbstrakSalah satu contoh industri kreatif yang berkembang pesat di Indonesia adalah game digital. Jumlah transaksi yang dihasilkan dari industri ini juga sangat besar, namun 90% lebih pendapatannya masuk ke asing. Hal ini disebabkan belum banyak generasi muda yang tahu dan berminat untuk bergerak di industri tersebut. Dengan tersedianya fasilitas pengembangan dan distribusi serta konten lokal yang kaya di Indonesia, industri game digital ini berpeluang menjadi industri unggulan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA 3 sebagai salah satu sekolah favorit yang memiliki generasi muda yang potensial. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan memberikan wawasan dan motivasi bagi generasi muda, yang adalah siswa SMA 3 Semarang, tentang peluang industri game digital di Indonesia sehingga diharapkan dapat berminat dan bergerak di bidang ini. Metode umum yang digunakan dalam penyuluhan adalah mengemukakan permasalahan nyata berkaitan dengan industri kreatif di Indonesia, memberikan langkah-langkah praktis untuk memulai dan memberikan contoh-contoh nyata tentang usaha yang telah dimulai dan dilakukan. Sedangkan metode penyampaian materi menggunakan appreciative inquiry dengan empat tahap, yaitu mancari hal yang positif, menemukan dan menentukan pilihan visi yang muncul dari hal-hal positif tersebut, melakukan usaha untuk merealisasikan visi yang telah ditentukan dan evaluasi hasil yang telah dicapai. Kegiatan ini akan bisa mencapai dua tahap awal, namun untuk dua tahap berikutnya akan diserahkan secara mandiri kepada peserta. Hasil dari pelatihan dan pengabdian masyarakat ini adalah siswa akan mampu memahami perkembangan game saat ini, hal-hal apa saja yang dapat dilakukan untuk mengembangkan industri game. Kata kunci: Industri kreatif, game, generasi muda, konten lokal, unggulan. AbstractOne example of a creative industry that is growing rapidly in Indonesia is digital games. The number of transactions generated from this industry is also very large, however, more than 90% of its income goes to foreigners. This is because not many young people know and are interested in moving into the industry. With the availability of development and distribution facilities as well as rich local content in Indonesia, this digital game industry has the opportunity to become a leading industry. This activity is carried out in SMA 3 as one of the favorite schools that has a potential young generation. This outreach activity aims to provide insight and motivation for the younger generation, who are SMA 3 Semarang students, about the opportunities for the digital game industry in Indonesia so that it is hoped that they will be interested and engaged in this field. The general method used in extension is to bring up real problems related to the creative industry in Indonesia, provide practical steps to start and provide real examples of businesses that have been started and carried out. While the method of delivering material uses appreciative inquiry with four stages, namely looking for positive things, finding and determining the choice of the vision that arises from these positive things, making efforts to realize the predetermined vision and evaluating the results that have been achieved. This activity will be able to reach the initial two stages, but for the next two stages will be independently submitted to the participants. The result of this training and community service is that students will be able to understand the current game development, what things can be done to develop the game industry. Keywords: Creative industry, Game, young generation, local content, flagship
Penyuluhan Game & Psikologi 1.0 Pada SMA Negeri 3 Semarang Indra Gamayanto; Hanny Haryanto; Setyo Budi; Sasono Wibowo
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v5i2.488

Abstract

Game dan psikologi merupakan kedua hal yang memiliki hubungan erat, dimana sebuah dampak akan terjadi pada saat kita bermain game. Dampak adalah keputusan yang diambil dan diproses sehingga menghasilkan sebuah tindakan serta menghasilkan sesuatu pada diri kita atau orang lain. Lebih jauh lagi, game tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang negatif terus menerus, game juga memiliki dampak positif dan dapat memberikan solusi terhadap diri kita. Solusi merupakan alternatif-alternatif yang kita berikan agar seseorang dapat melewati permasalahan yang dihadapinya atau menghasilkan keputusan yang baik untuk kehidupannya. Pengabdian masyarakat kali ini akan menitikberatkan pada game dan psikologi dalam beberapa tahap, ini adalah merupakan tahap pertama. Pada pengabdian masyarakat ini, kami akan menjelaskan beberapa hal, dampak dan solusi serta sudut pandang terdapat game. Hal ini, tentunya kita harus dapat melihat banyak hal, melakukan analisis, berdiskusi dan melakukan pendalaman terdahap faktor-faktor lainnya. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah guru dan siswa akan dapat memahami dampak positif dan negatif dari game serta solusi yang mungkin dapat dilakukan untuk mengatasi dampak negative tersebut atau mengembangkan dampak positif tersebut. Pengabdian masyarakat ini, tentunya bersifat terbatas, artinya, kita akan menjelaskan gambaran besarnya saja agar dapat dipahami secara mendasar dan bersifat memberikan pengetahuan mendasar mengenai hal tersebut dalam beberapa tahap. 
Pelatihan Pengenalan Teknologi Pembelajaran di Masa Pandemik pada SMA Negeri 3 Semarang Indra Gamayanto; Sri Winarno; Asih Rohmani; Sendi Novianto; Farrikh Al Zami; sasono wibowo
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v4i2.176

Abstract

AbstrakSMA Negeri 3 Semarang merupakan SMA terbaik di kota semarang, merupakan salah satu SMA yang memiliki siswa/i dan guru yang memiliki kompetensi tinggi. Salah satu faktor penting untuk dapat meningkatkan kompetensi tersebut adalah bekerjasama dengan universitas untuk dapat memberikan pelatihan dan peningkatan ilmu pengetahuan dari semua sisi sebagai contoh: pembelajaran daring/luring, pelatihan dalam bidang teknologi informasi, industri kreatif, social media, manajemen, ketrampilan interpersonal dan bidang-bidang lainnya yang dapat meningkatkan persaingan di era globalisasi. Seperti yang kita ketahui, peningkatan kompetensi pada sumber daya manusia pada saat ini merupakan hal yang sangat penting karena dengan meningkatnya kompetensi maka akan mampu bersaing dengan negara-negara lain secara signifikan. Pada pelatihan ini, pembelajaran di masa pandemik yang merupakan bagian pertama dari pelatihan akan berfokus pada bagaimana pembelajaran daring/luring yang efektif dan efesien dapat meningkatkan kompetensi siswa dan guru. Oleh sebab itu, di masa pandemik ini, kita membutuhkan inovasi dan perubahan yang signifikan dalam menghadapi ini semua. Hasil dari artikel ini adalah sebuah konsep dalam proses belajar dan teknologi apa saja yang dapat digunakan dalam meningkatkan kompetensi, sehingga terdapat keseimbangan antara pengalaman dan pengetahuan, ini adalah dua faktor yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Di sisi yang lain, kemampuan harus memiliki dasar yang kuat dengan pemahaman yang mendalam mengenai sesuatu Kata kunci: Pendidikan, Teknologi informasi, Pandemik, Inovasi, Proses
PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PENULISAN KARYA ILMIAH PADA SMA NEGERI 3 SEMARANG Setyo Budi; Sri Winarno; Asih Rohmani; Indra Gamayanto; Titien Suhartini Sukamto; Ramadhan Rakhmat Sani; Farrikh Al Zami; Sendi Novianto; Sasono Wibowo
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 5 No. 2 (2021): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v5i2.2021.309-315

Abstract

                                                          AbstractUnderstanding research methodology and information literacy are two important things in writing scientific papers systematically and structured manner and producing perfect work. In this community service, we focus on how to provide basic level training on the application of research methods and information literacy; this is useful not only for writing scientific papers but also for providing a solid basis for processing data and sorting information more accurately measurably and correctly. Furthermore, this community service will continue to be developed so that SMA Negeri 3 Semarang gets the best things in terms of technological knowledge and research. To face global competition, research methodology and information literacy become a guide for producing works that can positively contribute to society. Therefore, this training is very useful to develop the things that have been mentioned above. The method used is to conduct needs analysis, research, interviews to find out the problem, then the implementation of training activities for students at SMA Negeri 3 Semarang. The result of this community service is that students will understand the basics of research methodology as the basic concept of writing scientific papers and the basic concepts of information literacy to be able to sort or select information and/or data more accurately so that the scientific work produced can be of high quality and provide a positive impact on society. Furthermore, this service will continue to be held to improve competence, general (visible) and specific knowledge (invisible) for students and teachers at SMA Negeri 3 SemarangKeywords: Information literacy, Knowledge, Research methodology, Scientific work                                                            AbstrakMemahami metodologi penelitian dan literasi informasi merupakan dua hal penting dalam penulisan karya ilmiah secara sistematis dan terstruktur serta menghasilkan sebuah karya yang sempurna. Pada pengabdian masyarakat ini, kami berfokus bagaimana memberikan pelatihan tingkat dasar mengenai penerapan metode penelitian dan literasi informasi, hal ini berguna tidak hanya untuk penulisan karya ilmiah tetapi memberikan dasar yang kuat dalam mengolah data dan memilah informasi secara lebih akurat, terukur dan benar. Lebih jauh lagi, pengabdian masyarakat ini akan terus dikembangkan agar SMA Negeri 3 Semarang mendapatkan hal-hal yang terbaik dari sisi pengetahuan teknologi dan riset. Dalam rangka menghadapi persaingan global, maka metodologi penelitian dan literasi informasi menjadi sebuah panduan untuk menghasilkan karya-karya yang dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Oleh sebab itu, pelatihan ini sangat berguna untuk mengembangkan hal-hal yang sudah disebutkan di atas. Adapun metode yang digunakan adalah melakukan analisis kebutuhan, riset, wawancara untuk mengetahui masalah, kemudian pelaksanaan kegiatan pelatihan terhadap siswa di SMA Negeri 3 Semarang. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah siswa memahami dasar-dasar metodologi penelitian sebagai konsep dasar penulisan karya ilmiah dan konsep dasar literasi informasi, sehingga siswa dapat memilih informasi dan/atau data secara lebih akurat sehingga karya ilmiah yang dihasilkan dapat berkualitas tinggi dan memberikan dampak positif kepada masyarakat. Lebih lanjut, pengabdian ini akan terus diadakan guna meningkatkan kompetensi, pengetahuan umum dan khusus bagi siswa dan guru di SMA Negeri 3 Semarang.Kata kunci: Karya ilmiah, Literasi informasi, Metodologi penelitian, Pengetahuan
Perancangan Dan Pengembangan CRM Di Tingkat Universitas Dalam Menghadapi Globalisasi Di Indonesia Indra Gamayanto; Fajrian Nun Adnan; Devi Ajeng Efrilianda; Achmad Wahid Kurniawan; Rizka Nugraha
CogITo Smart Journal Vol 3, No 2 (2017): CogITo Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.086 KB) | DOI: 10.31154/cogito.v3i2.79.323-334

Abstract

Customer relationship management merupakan sebuah cabang ilmu yang sangat penting di dalam dunia pendidikan. Oleh sebab itu, penerapakan CRM dapat dilakukan di tingkat universitas. Universitas membutuhkan sebuah pelayanan yang efektif dan efesien, tetapi tidak hanya berhenti sampai di dua hal tersebut. Universitas membutuhkan pelayanan yang berkualitas tinggi, salah satunya adalah bagaimana cara kita membina hubungan dengan seluruh pihak di dalam lingkungan universitas. Di dalam jurnal ini, dengan mengacu kepada dua jurnal penting, yaitu “Customer Satisfaction Index – as a Base for Strategic Marketing Management” (Karolina Ilieska) & “Organizational Structure: Mintzberg’s Framework” (Fred C. Lunenburg), yang merupakan dasar dari jurnal ini. Kedua jurnal ini dikembangkan, sehingga pada akhirnya tercipta CSU (Customer Service University) Framework, yang merupakan sebuah sistem untuk dapat meningkatkan pelayanan di semua sisi di dalam universitas ini. Jurnal ini akan menjelaskan bagaimana CSU dapat diterapkan terutama dalam pribadi setiap dosen dan mahasiswa, sehingga akan tercipta kesempurnaan dalam pelayanan dan hubungan antara dosen dan mahasiswa. Hasil akhir dari CSU dan jurnal ini adalah meningkatnya sistem pelayanan kepada dosen dan mahasiswa; meningkatnya integritas di lingkungan kampus, dan terjadinya kenyamaman kualitas tinggi di seluruh lingkungan universitas- hubungan yang stabil antar pihak serta sistem dapat sungguh-sungguh berjalan secara efektif dan efesien. Keywords : Pelayanan Konsumen, Universitas, Definisi Konsumen, Metode Kepercayaan ABCD, HSOVA
Co-Authors -, Suhariyanto Abas Setiawan Abas Setiawan Abdul Syukur Achmad Wahid Kurniawan Acun Kardianawati Adriana Dina Agus Prayitno Agus Winarno, Agus Ahmad Zainul Fanani Al zami, Farrikh Alzami, Farrikh Anandatama, Dimas Haydar Angelia Dwi Ceissa Anggraini, Dinda Arief Setyayoga Arta Moro Sundjaja, Arta Moro Asih Rohmani Asih Rohmani Asih Rohmani Asih Rohmani, Asih Budi, Setyo Christian, Henry Daniswara Sirwenda, Alfian Bisma De Rosal Ignatius Moses Setiadi Dena Trixie Rahma Tifany Destya Khairuna Desy Dwi Prasetyowati Devi Ajeng Efrilianda Devi Purnamasari Dewi Agustini Santoso Dewi Agustini Santoso Edi Faisal efrilianda, Devi ajeng efrilianda Elok Iedfitra Haksoro Fahmi Amiq Fajrian Nun Adnan Farrikh Al Zami Farrikh Al Zami Fenny Angelina Fitri Febriani Florentina Esti Nilasari Florentina Esti Nilawati Florentina Esti Nilawati Hadi, Heru Pramono Hanny Haryanto Harini Harini Harisa, Ardiawan Bagus Henry Christian Henry Christian Herisa, Ardiawan Bagus Herman Try Maulana Herowati, Wise I Gusti Bagus Wiksuana Ibnu Utomo WM Ihya Ulumuddin, Dimas Irawan Ismanto, Ivan Kurniadi, Agung Kurniawan, Michael Christ Kustiadi, Josse Kustiadi, Kustiadi Lusi Noviani Prasetyo Mailangkay, Adele B L Marjuni, Aris Maulana, Herman Try Melianie, Melianie Nugraha, Alvin Satria Nugraha, Rizka Nurhana Rifki, Slamet Ikhvan Nurhindarto, Aris Pangesti, Galih Mentari Prabawaseputra, Rafael Agusto Prasetyo, Lusi Noviani Purnamasari, Devi Ramadhan Rakhmat Sani Rifki, Slamet Ikhvan Nurhana Rindang Widuri Rizka Nugraha S, Dewi Agustini Saroji Saroji Sasono Wibowo Sendi Novianto Sendi Novianto Sendi Novianto Sendi Novianto Setiawan, Aries Setyo Budi Setyo Budi Sirait, Tamsir Hasudungan Sirwenda, Alfian Bisma Daniswara Sri Winarno Sri Winarno Suharnawi Suharnawi Suharnawi Suharnawi Suharnawi Sukamto, Titien Sukamto, Titien S Sukamto, Titien Suhartini Titien S Sukamto Titien S sukamto Titien S Sukamto Titien Suhartini Sukamto Titien Suhartini Sukamto Utomo WM, Ibnu Zaenal Arifin Zami, Farrikh Al