Claim Missing Document
Check
Articles

DIAGRAM DARI PRESENTASI SEMIGRUP 〈"a,b | " "a" ^"3" "=a," "b" ^"3" "=b,a" "b" ^"2" "=b" "a" ^"2" 〉 dan 〈"a,b | " "a" ^"5" "=a," "b" ^"5" "=b,a" "b" ^"2" "=b" "a" ^"2" 〉 Wellya Aziz; Sri Gemawati; Asli Sirait
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 2 (2014): Wisuda Oktober 2014
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this article we discuss the diagram forms of semigroup presentations    and . The discussion starts with the word-word outlines of semigroup presentations  and . Then it is proceeded to make a diagram of word-word description obtained. All of characteristics are expressed in the form of a semigroup diagram theorem. The discussion in this article refers to Guba, V.  & M. Sapir.  1996.  Diagram Groups and Robertson, E. F. & Y. Unlu. 1992. Proceedings of the Edinburgh Mathematical Society 36: 55 – 68.
KESETARAAN UJI PEPIN DAN LUCAS-LEHMER Yulismansyah '; Sri Gemawati; Musraini M
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 1 (2015): Wisuda Februari 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pepin test provides a necessary and sufficient condition for a Fermat number to be a prime. Lucas-Lehmer test provides a necessary and sufficient condition for a Mersenne number to be a prime. In this article, we review a part of the work of Jaroma [European Journal of Pure and Applied Mathematics Vol. 2, No. 3, 2009, (352-360)] that is the equivalence structure of Pepin test and Lucas-Lehmer test through Lehmer sequences so that both test can be used to check when a Fermat number or a Mersenne number to be a prime.
Alternatif Lain Menentukan Panjang Garis Singgung di Luar Parabola Ade Novia Rahma; M. Mashadi; Sri Gemawati
Matematika Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Matematika
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jmtm.v16i2.2760

Abstract

Panjang garis singgung melalui suatu titik di luar parabola dapat ditentukan dengan satu alternatif yaitu dengan jarak antara dua titik. Penulis menemukan alternatif lain menentukan panjang garis singgung melalui suatu titik di luar parabola dengan menggunakan konsep garis kutub.Kata kunci: panjang garis singgung, persamaan garis kutub, parabola.Alternative Way in Determining The Length of Tangent Outside The ParabolaThe length of tangent which pass through a certain point outside the parabola can be using the distance between two points. In this study, the finding revealed another alternative for deciding the length of tangent trough one point outside the parabola by using the concept of the poles.Keywords: equality of the poles, the length of tangent, parabola
THE GRAPH OF DIAGRAM GROUPS FROM DIRECT PRODUCT OF THREE FREE SEMIGROUPS Sri Gemawati; Abd. Ghafur Bin Ahmad
Journal of the Indonesian Mathematical Society Volume 13 Number 2 (October 2007)
Publisher : IndoMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jims.13.2.68.209-214

Abstract

"PDF File"DOI : http://dx.doi.org/10.22342/jims.13.2.68.209-214
fq-derivasi di BM-aljabar Egytia Yattaqi; Sri Gemawati; Ihda Hasbiyati
Jambura Journal of Mathematics Vol 3, No 2: July 2021
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.528 KB) | DOI: 10.34312/jjom.v3i2.10379

Abstract

ABSTRAK B-aljabar adalah suatu himpunan tak kosong X dengan operasi biner  dan konstanta 0 yang memenuhi aksioma-aksioma tertentu. Suatu bentuk khusus dari B-aljabar adalah BM-aljabar. Adapun hubungan kedua aljabar tersebut, setiap BM-aljabar adalah B-aljabar dan setiap B-aljabar 0-komutatif adalah BM-aljabar. Konsep fq-derivasi telah dibahas di B-aljabar. Pada artikel ini, dibahas konsep fq-derivasi di BM-aljabar. Hasil penelitian yang diperoleh adalah mendefinisikan inside dan outside fq-derivasi di BM-aljabar dan menentukan sifat-sifatnya. Adapun definisi fq-derivasi di BM-aljabar ekuivalen dengan fq-derivasi di B-aljabar, namun pada sifat-sifatnya terdapat perbedaan, yaitu terdapat sifat fq-derivasi yang berlaku di BM-aljabar tetapi secara umum tidak berlaku di B-aljabar. ABSTRACTB-algebra is a non-empty set X with a constant 0 and binary operation satisfying certain axioms. A special form of B-algebra is BM-algebra. Their relationship are every BM-algebra is a B-algebra and every 0-commutative B-algebra is a BM-algebra.  The concept of fq-derivation in B-algebra is discussed. The results define inside and outside fq-derivations in BM-algebra and obtain related properties. Moreover, the definition of fq-derivation in BM-algebra is equivalent to fq-derivation in B-algebra, but there are differences in their properties, which is there are some properties of fq-derivation in BM-algebra, but generally don’t hold in B-algebra.
PENGEMBANGAN TEOREMA KOSNITA DENGAN MENGGUNAKAN ORTHOCENTER Ali Subroto; Mashadi Mashadi; Sri Gemawati; Hasriati Hasriati
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 1, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.952 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v1i2.141

Abstract

Teorema kosnita pada umumnya dikontruksi dengan circumcenter, yang menyatakan bahwa garis yang dihubungkan dari sudut segitiga ABC dengan circumcenter segitiga BCO, CAO dan ABO (O circumcenter segitiga ABC) masing-masing adalah konkuren. Selain itu, kosnita dapat juga dikembangkan dengan memodifikasi dari Orthocenter segitiga ABC dengan circumcenter BCO, CAO dan ABO yang masing-masing juga konkuren. Dalam proses pembuktiannya akan menggunakan konsep kesebangunan dengan aturan sinus dan konsep lain yang sederhana, sehingga dapat dengan mudah dipahami untuk siswa tingkat sekolah menengah. Kata kunci: Kosnita, Circumcenter, Orthocenter, Konkuren
PENGEMBANGAN TEOREMA KOSNITA DENGAN MENGGUNAKAN INCENTER Misra Herlina; Mashadi Mashadi; Sri Gemawati; Hasriati Hasriati
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 1, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.85 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v1i2.139

Abstract

Teorema Kosnita pada umumnya dikonstruksi dengan Circumcenter yang menunjukkan konkurensi antara masing-masing titik sudut dengan tiga buah Circumcenter. Yaitu menyatakan bahwa garis yang dihubungkan dari sudut segitiga ABC dengan Circumcenter segitiga BCO,CAO dan ABO (O Circumcenter segitiga ABC) masing-masing adalah konkuren. Pada makalah ini teorema Kosnita akan dikembangkan dengan menggunakan Incenter yaitu mengkonstruksi teorema Kosnita dengan menggunakan Incenter segitiga ABC dengan. Hasilnya terdapat  konstruksi yang konkuren . Dalam proses pembuktiannya hanya akan menggunakan konsep kesebangunan dan konsep lain yang sangat sederhana sehingga dapat dengan mudah dipahami siswa tingkat sekolah menengah Kata kunci:   Teorema Kosnita, Circumcenter, Incenter
PENGEMBANGAN TEOREMA SAWAYAMA-THEBAULT MENGGUNAKAN EXCENTER Surlina Surlina; Mashadi Mashadi; Sri Gemawati
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 3, No 1 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.926 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v3i1.270

Abstract

AbstractA triangle have special lines, such as angle bisectors and perpendicular bisector.These special lines are concurrent with their corresponding concurrent points, and called incenter, excenter and circumcenter. This paper discusses how to prove the collinear point of Sawayama-Thebault’s circle using excenter. Then, it is proved the three points collinear using simple ways, like similarity triangles and Thales theorem.Keywords: Sawayama-Thebault’s theorem, excenter, collinearAbstrakSegitiga memiliki beberapa garis-garis istimewa, diantaranya garis bagi, dan garis sumbu. Garis-garis istimewa ini kongkuren dan masing-masing titik kongkuren disebut incenter, excenter dan circumcenter . Pada makalah ini dibahas kolinearitas titik pusat lingkaran Sawayama-Thebault menggunakan excenter. Pembuktian kekolinearitas menggunakan konsep geometri sederhana, yakni kesebangunan segitiga dan teorema Thales.Kata kunci: Teorema Sawayama-Thebault, excenter, kolinearitas
PENGEMBANGAN TEOREMA MENELAUS PADA SEGILIMA Selva Amelia Sandi; Mashadi Mashadi; Sri Gemawati
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 3, No 1 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.853 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v3i1.311

Abstract

AbstractMenelaus's theorem is basically for triangles. Some authors have developed in quadrilateral. In this paper the authors develop Menelaus’s theorem for the pentagon. The proofing process is done in a very simple way that is using Menelaus's theorem on the triangle by partitioning the pentagon into several triangles, wide comparison of the triangle, and similarity. The results obtained are the five points on the sides or the extension of the sides in line (colinear). Keywords: pentagon, Menelaus’s theorem, Menelaus transversal.  AbstrakTeorema Menelaus pada dasarnya adalah untuk segitiga. Beberapa penulis sudah mengembangkan dalam segiempat. Dalam tulisan ini penulis mengembangkan teorema Menelaus untuk segilima. Proses pembuktiannya dilakukan dengan cara yang sangat sederhana yaitu menggunakan teorema Menelaus pada segitiga dengan mempartisi segilima tersebut menjadi beberapa segitiga, perbandingan luas pada segitiga, dan kesebangunan. Hasil yang diperoleh adalah kelima titik yang berada pada sisi-sisi atau perpanjangan sisi-sisinya segaris (colinear).Kata kunci: segilima, teorema Menelaus, transversal Menelaus.
PEMILIHAN GRUP UNTUK KRIPTOSISTEM GTRU Abdul Hadi; Musraini Musraini; Sri Gemawati
MAp (Mathematics and Applications) Journal Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/map.v4i1.3394

Abstract

Kriptosistem kunci publik seperti NTRU yang berdasarkan pada grup, dikenal dengan nama GTRU (Group Theory Research Unit) [1]. Dalam pengkonstruksian GTRU, tidak semua grup dapat digunakan. Hal ini disebabkan proses dekripsi pada GTRU  berhasil hanya pada grup dengan kondisi tertentu saja. Di [1], diberikan hanya dua contoh grup yang  dapat digunakan untuk mengkonstruksi GTRU, yaitu grup ${{\mathbb{Z}}^{\{{{\phi }_{i}}:1\le i\le n\}}}$ yang isomorfis dengan ${{\mathbb{Z}}^{n}}$ dan grup poly-$\mathbb{Z}$ ${{G}_{n}}={{\mathbb{Z}}^{n-3}}\times \mathcal{H}$ dimana $\mathcal{H}$ adalah grup Heisenberg Diskrit yang dapat diaplikasikan pada internet of thing (IoT). Pada tulisan ini disediakan beberapa pilihan grup lain yang dapat digunakan dan tidak dapat digunakan untuk mengkonstruksi kriptosistem GTRU. 
Co-Authors Abd. Ghafur Bin Ahmad Abd. Ghafur Bin Ahmad Abdul Hadi Ade Nova Rahma Ade Novia Rahma Afriastuti, Sherly Agusni ' Alberta Rika Pratiwi Ali Subroto Amalina Amalina, Amalina Andriani, Dessy Ani Ani Ardiansyah Yan Hakim Nasution Asli Sirait Ayunda Putri Barutu, Fabelia Andani Beauty, Meivy Andhika Bona Martua Siburian Chitra Valentika Danil Hendry Gamal, Moh Delisa Pratiwi Dessy Andriani Dessy Andriani . Egytia Yattaqi Elsi Fitria Endah Dwi Jayanti Endang Lily Fabelia Andani Barutu Fitra, Mardani Gamal, M.D.H Hasriati Hasriati Hendra Maryulis Husnul Khatimah Husnul Khatimah Ihda Hasbiyati Indryantika, Nessy Irma . Fitri IRSAN TAUFIK ALI Jufri Jufri Jufri Jufri Jufri, Jufri Kartini Kartini Leli Deswita Lydia . Ariftalia M. D. H. . Gamal M. Imran M. Mashadi M.D.H Gamal M.D.H Gamal Mas hadi Mashadi Mashadi ' Mashadi Mashadi Mashadi Mashadi Mashadi Mashadi Mashadi Mashadi Mashadi Mashadi Mashadi Mashadi Mashadi Mashadi Mirfaturiqa, Mirfaturiqa Misra Herlina Musraini M Musraini, Musraini Mu’tamar, Khozin novelia . . Novita Yuliardani Novrialman ' Nur Meliana Sari Nurbai, Reihani Jemila Oki Rasdana Pratiwi, Delisa Puteri Januarti Putri, Ayuni Ramadhan, Andi Rio Rika Pratiwi Rika Pratiwi Rike Marjulisa Riza . Gushelsi Rora Oktafia Selva Amelia Sandi Siswanti, T. Fuja Sri . Handayani Sri Sukmawati Sugianti, Khoirunnisa Surlina Surlina Syamsudhuha Syamsudhuha Welly Desriyati Wellya Aziz Wita . Maywidia Yattaqi, Egytia Yeni . Azrida Yuliardani, Novita Yulismansyah ' Zulkarnain Zulkarnain