Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEKERABATAN IKAN MAS KOI (Cyprinuscarpio koi) DAN IKAN MAS MAJALAYA (Cyprinuscarpio carpio) MENGGUNAKAN METODE RAPD Elvin Giantara Muharam; Ibnu Dwi Buwono; Yuniar Mulyani
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan strain ikan Koi danikan Mas Majalaya menggunakan metode RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA). DNA dari sampel ikan Koi (Kohaku, Tancho, Ogon, Asagi, danShiro), Majalaya, dan Patin diisolasi menggunakan metode CTAB. Amplifikasi DNA menggunakan primer OPA-2 (5’-TGCCGAGCTG -3’) dan OPA-3 (5’-AGTCAGCCAC -3’) setelah optimasi dari beberapa primer. Hasil penelitian menunjukan kekerabatan ikan Koi dengan ikan Mas Majalaya relatif dekat (indeks kesamaan 62%). Kekerabatan ikan Koi strain Kohaku, Tancho, Shiro menurut indeks kesamaan berkisar 48-55% dan Strain Koi Ogon dan Asagi memliki hubungan kekerabatan terdekat (indeks kesamaan 84%). Primer OPA-2 lebih sensitif untuk mendeteksi hubungan kekerabatan ikan Koi dan ikan Mas Majalaya.   Kata kunci : ideks kesamaan, ikan Koi, ikan mas Majalaya, kekerabatan  
ANALISIS POTENSI DAN KARAKTERISASI MOLEKULER GEN 16S rRNA BAKTERI SELULOLITIK YANG DIISOLASI DARI MAKROALGA Eucheuma sp. DAN Sargassum sp. SEBAGAI PENGHASIL ENZIM SELULASE Muhammad Luthfi Ramadhan; Ibnu Dwi Buwono; Yuniar Mulyani
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mencari bakteri selulolitik yang bersimbiosis pada makroalga Eucheuma sp dan Sargassum sp. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif terhadap parameter uji, identifikasi molekuler gen 16S rRNA dan aktivitas selulolitik. Penelitian ini dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu kultivasi bakteri, uji aktivitas selulolitik dan analisis molekuler gen 16S rRNA. Hasil penelitian didapatkan 16 isolat murni bakteri dengan 5 diantaranya memiliki aktivitas selulolitik, isolat bakeri dengan kode B.1.2 menghasilkan indeks selulolitik 2,477 mm dan kode C.2 menghasilkan indeks selulolitik 6,102 mm. Dari hasil karakterisasi molekuler gen 16S rRNA diketahui spesies bakteri pada kode isolat B.1.2 adalah Bacillus subtilis dan kode isolate C.2 adalah Bacillus thuringiensis. Kata kunci : Bakteri selulolitik, Makroalga, Zona Bening, 16S rRNA
EFEKTIVITAS JAMUR Marasmius sp UNTUK MENDEGRADASI LIMBAH PENGOLAHAN AGAR (Gracilaria sp) SEBAGAI BAHAN BAKU BIOETANOL Rudy Kurniadi; Zahidah Hasan; Yuniar Mulyani
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas dosis inokulum dan lama waktu fermentasi jamur Marasmius sp untuk mendegradasi limbah industri pengolahan agar Gracillaria sp sebagai bahan baku pembuatan bioetanol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3x3 faktor pertama adalah dosis inokulum yaitu D1=5%, D2=7,5%, D3=10%, sedangkan faktor yang kedua adalah lamanya fermentasi yaitu W1= 2 minggu, W2= 3 minggu, W3= 4 minggu. Data hasil penelitian berupa kadar lignoselulosa limbah agar, jumlah glukosa (mg/mL) yang dihasilkan dalam proses hidrolisis, dan jumlah bioetanol (%). Hasil pengujian memperlihatkan bahwa dosis 10 % dengan lama waktu fermentasi 3 minggu merupakan kombinasi yang terbaik untuk menghasilkan kadar glukosa tertinggi yaitu sebesar 0,072 mg/mL 
HUBUNGAN LIMBAH ORGANIK DENGAN STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTHOS DI SUNGAI MUSI BAGIAN HILIR Ghina Ilmia Hafshah; Henhen Suherman; Yuniar Mulyani
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara limbah organik yang dihasilkan dari berbagai kegiatan masyarakat dengan struktur komunitas makrozoobenthos. Metode yang digunakan adalah metode survey. Stasiun pengamatan yang dipilih sebanyak tujuh stasiun dengan tiga kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kelas yang diperoleh sebanyak 7 kelas yang terdiri dari kelas Gastropoda, Bivalvia, Oligochaeta, Clitellata, Polychaeta, Insecta, dan Turbellaria. Kelimpahan tertinggi terdapat pada stasiun 3 sebanyak 240 individu/m2. Nilai indeks keanekaragaman Shanon−Wiener dari semua stasiun berkisar antara 0 − 1,58 nilai ini termasuk kedalam kategori sedang hingga rendah. Berdasarkan hasil pengamatan selama penelitian stasiun 4 yang merupakan lokasi pembuangan limbah industri pupuk urea memiliki kandungan bahan organik tertinggi. Hal ini dilihat dari nilai rata-rata BOD5 dan COD pada stasiun 4 merupakan nilai rata-rata tertinggi dari stasiun lainnya yaitu sebesar 12,62 mg/L dan 15,34 mg/L namun hasil analisis regresi antara limbah organik yang diwakili oleh BOD5 dan COD dengan kelimpahan makrozoobenthos dan keanekaragaman makrozoobenthos menunjukkan tidak ada hubungan yang linier, sedangkan hasil analisis regresi linier dengan salah satu parameter fisik perairan yaitu kedalaman dengan keanekaragaman makrozoobenthos menunjukkan adanya hubungan linier yang nyata dengan persamaan Y = 1,319 – 0,838 X dan koefisien korelasi Pearson (R) sebesar 0,447.   Kata kunci : Hilir, Sungai, Analisis Regresi, Limbah Organik, Makrozoobenthos
KERAGAMAN GENETIK RUMPUT LAUT Eucheuma spp. DARI SUKABUMI, JAWA BARAT BERDASARKAN METODE RAPD PCR Putri Indah Ayuningrum; Eddy Afrianto; Yuniar Mulyani
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi tentang keragaman genetik plasma nutfah sangat diperlukan untuk mendukung program pemuliaan dan upaya konservasi. Metode RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) telah digunakan untuk mengetahui keragaman genetik rumput laut Eucheuma spp di Sukabumi, Jawa Barat. DNA dari sampel rumput laut jenis Eucheuma spp diisolasi menggunakan metode CTAB dan diamplifikasi dengan PCR-RAPD menggunakan dua primer acak yaitu OPA-02 (5’- TGCGGAGCTG -3’) dan OPA-03 (5’- AGTCAGCCAC -3’). Aplikasi penggunaan primer OPA-03 lebih banyak menghasilkan larik polimorfik sehingga lebih sensitif. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan analisis deskriptif kualitatif di laboratorium. Hasil visualisasi DNA dari kedua primer menunjukkan 119 pola larik yang terdiri dari 15 pola larik polimorfik dan 104 pola larik monomorfik. Pola larik tersebut diterjemahkan ke dalam bentuk data numerik (1/0). Program NTSYS-pc digunakan untuk membangun pohon filogenetik.Hasil pohon filogenik secara umum dari kedua primer diperoleh 2 kelompok besar. Kelompok pertama terdiri dari Eucheuma cottonii dan Eucheuma serra. Di kelompok kedua terdiri dari  Eucheuma denticulatum. Secara umum keragaman genetik dari 9 sampel rumput laut Eucheuma spp dari Sukabumi, Jawa Barat memperlihatkan hubungan kekerabatan yang rendah. Populasi-populasi yang berdekatan mempunyai kecenderungan untuk membentuk satu sub-kelompok.
Distribusi Spasial Komunitas Plankton sebagai Bioindikator Kualitas Perairan di Situ Bagendit Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat Chitra Devi Amelia; Zahidah Hasan; Yuniar Mulyani
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Situ Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat telah dilaksanakan pada bulan 27 Mei – 17 Juni 2012. Penelitian ini dilakukan di Situ Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui distribusi spasial komunitas plankton sebagai bioindikator kualitas air Situ Bagendit untuk pengelolaan lebih lanjut dalam bidang kegiatan budidaya ikan hias. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan penetapan 11 stasiun, dan empat kali waktu sampling dengan periode penelitian setiap 7 hari sekali. Komunitas plankton yang ditemukan terdiri dari 44 spesies fitoplankton dan 23 spesies zooplankton. Nilai kelimpahan fitoplankton tertinggi adalah kelas Desmidiaceae dengan nilai kelimpahan rata-rata 34 ind/L, sedangkan nilai kelimpahan tertinggi zooplankton adalah kelas Rotatoria dengan kelimpahan rata-rata 3 individu/L. Secara spasial plankton berdasarkan kelimpahan dapat dibedakan menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok pertama (stasiun 1 dan 4) dengan kisaran kelimpahan plankton 100-240 ind/L, kelompok kedua (2, 3, 5, 8 dan 9) dengan nilai 66-85 ind/L, sedangkan kelompok ketiga (stasiun 6, 7, 10 dan 11) dengan nilai 35-65 ind/L.  Berdasarkan beberapa parameter fisik, kimiawi dan komunitas plankton di perairan Situ Bagendit sesuai sebagai areal budidaya ikan hias.
Effectiveness of lactic acid bacteria to increase the body resistance of common carp, Cyprinus carpio Linnaeus, 1758 against Aeromonas hydrophila Rosidah Rosidah; Yuniar Mulyani; Fittrie Mellianawaty Pratiwy; Afifah Shabirah; Juli A Sinaga
Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 21 No 3 (2021): October 2021
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (Indonesian Ichthyological Society)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32491/jii.v21i3.593

Abstract

This study aims to find out the right lactic acid bacteria (LAB) isolates to improve the common carp body's immune system against the attack of the Aeromonas hydrophila bacterium. Lactic Acid Bacteria (LAB) isolates were obtained from the organs of the common carp intestine. The study used a Completely Randomized Design consisting of four treatments and three replications. The treatment used was immersion of test fish for 24 hours in several isolates of LAB with a density of 108 cfu ml-1, namely A: without LAB isolate (control), B: isolate CcB7, C: isolate CcB8, D: isolate CcB15. Immersion is done three times with a frequency of seven days. Parameters observed included clinical symptoms, survival rate, red and white blood cell counts. The results showed the immersion of LAB isolate CcB15, namely Lactobacillus gasseri was most effective for increasing the body's resistance to Common Carp, which was demonstrated by mild clinical symptoms and faster recovery, high fish survival rate (83.33%), and number of cells the highest white blood count of 147,47x103 cell mm-3 (an increase in white blood cells by 38%). Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menentukan isolat bakteri asam laktat (BAL) yang tepat untuk meningkatkan daya tahan tubuh ikan mas terhadap serangan bakteri Aeromonas hydrophila. Isolat Bakteri Asam Laktat (BAL) diperoleh dari organ usus ikan mas. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah perendaman ikan uji selama 24 jam pada beberapa isolat BAL dengan kerapatan 108 cfu ml-1 yaitu A: isolat tanpa BAL (kontrol), B: isolat CcB7, C: isolat CcB8, D: isolat CcB15. Perendaman dilakukan tiga kali dengan frekuensi tujuh hari. Parameter yang diamati meliputi gejala klinis, tingkat sintasan, jumlah sel darah merah dan putih,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman isolat BAL CcB15 yaitu Lactobacillus gasseri paling efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap ikan mas, yang ditunjukkan dengan gejala klinis ringan dan pemulihan lebih cepat, tingkat sintasan ikan tinggi (83,33%) dan jumlah sel tertinggi. jumlah darah putih 147,47x103 sel mm-3 (peningkatan sel darah putih sebesar 38%).
ISOLASI DAN ANALISIS GEN HORMON PERTUMBUHAN LELE (Clarias gariepinus Burch.) Ibnu Dwi Buwono; Nono Carsono; Yuniar Mulyani
Jurnal Riset Akuakultur Vol 7, No 3 (2012): (Desember 2012)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.473 KB) | DOI: 10.15578/jra.7.3.2012.371-379

Abstract

Isolasi gen hormon pertumbuhan lele dumbo (C. gariepinus) dari hipofisa ikanmerupakan sumber DNA yang selanjutnya dapat digunakan sebagai cetakan untuk mengkopi gen tersebut menggunakan primer Amc-GH-F dan Amc-GH-R. Fragmen DNA lele dumbo hasil isolasi terdeteksi berdasar elektroforesis gel agarosa 1%. Amplifikasi gen penyandi hormon pertumbuhan (Growth Hormone / GH) lele dumbo menggunakan primer Amc-GH-F (5’-GCAGAAATGGCTCGAGGTAAGG-3’) dan Amc-GH-R (5’-CAGGGTGCAGTTGGAATCC-3’) dapat mengkopi sekuen gen GH lele dengan ukuran fragmen PCR sekitar 1.400 bp. Sementara amplikon gen GH American catfish (Rhamdia quelen) menggunakan primer Amc-GH-F dan Amc-GH-R sebesar 1.465 bp. Hasil analisis sekuensing gen penyandi GH menggunakan program BlastP dan Genetyx versi 7.0, menunjukkan bahwa sekuen gen penyandi GH lele dumbo memiliki homologi 80% dengan sekuen GH C. gariepinus pada bank gen (no. aksesi AF 416488.1), sehingga sebagian besar sekuen gen penyandi hormon pertumbuhan ikan tersebut dapat diamplifikasi secara in vitro.
APLIKASI BAKTERI PROBIOTIK PADA PAKAN IKAN Aisyah .; Kiki Haetami; Yuli Andriani; Yuniar Mulyani
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3353

Abstract

Pakan merupakan aspek yang sangat penting dalam budidaya. Pentingnya efisiensi dalam produksi pakan sangat diperlukan untuk menekan biaya produksi. Salah satunya adalah penambahan probiotik Probiotik merupakan feed additive yang memiliki efek positif bagi kesehatan ikan karena dapat meningkatkan keseimbangan mikrobiota usus serta memberikan perlindungan dan perlindungan terhadap penyakit.Mengandung banyak mikroorganisme. Meningkatkan kecernaan pakan mendorong pertumbuhan dan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap patogen tertentu. Sumber probiotik diperoleh melalui proses isolasi spesies bakteri dan karakterisasi kemudian diuji pada ikan yang diuji. Selain itu, saat memberikan probiotik pada ikan, ada dua jenis, cair dan bubuk, keduanya memiliki efek yang sama. Oleh karena itu, penggunaan probiotik ini harus diterapkan secara luas untuk meningkatkan kualitas pakan.
ANALYSIS OF BACTERIAL ABUNDANCE IN THE INTESTINES OF COMMON CARP Cyprinus carpio TREATED WITH THE PROBIOTIC Bacillus subtilis Alin Shelina Nurashila; Yuniar Mulyani; Zuzy Anna; Mochamad Untung Kurnia Agung
AQUASAINS Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aqs.v11i2.p1269 - 1276

Abstract

Efforts to increase microbial populations in fish intestines tract can be done by utilizing microbes in the fish's digestive tract as probiotics. The application of Bacillus subtilis in fish feed mixtures can provide better growth performance in modifying microbes in the intestines of fish. The aim of this research was to analyze the bacterial community in the intestines of Common Carp(Cyprinus carpio) that have been given probiotics from the bacteria Bacillus subtilis with metagenome sequencing using 16S rRNA through Next Generation Sequencing (NGS) technology. Common carp samples were collected from maintenance conducted with different treatments, namely control fish without probiotic administration and fish treatment with mixed feed probiotic Bacillus subtilis. This research was conducted in the Laboratory of Fisheries Biotechnology, Faculty of Fisheries and Marine Science, Padjajaran University. Then molecular identification was carried out using Illumina's NGS in Novogene, Singapore. The results of the identification of using probiotic bacteria Bacillus subtilis in Common carp(Cyprinus carpio) feed affect the bacterial community in the fish intestine. In the intestines of carp that were given probiotics, the highest abundance was Proteobacteria, Fusobacteriota, and firmicutes.The highest abundance at the genus level in both samples was domiciled by the genus Cetobacterium followed by the Sphingomonas and Aeromonas.
Co-Authors Afifah Shabirah Agus Purwanto Aisyah Aisyah . Aisyah . Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Aldhi Rahmadianto Alin Shelina Nurashila Anqy Riyanto Chitra Devi Amelia Dachlan, Dara Tasya Zallika Davinci, Leonardo Dermawan, Rifai Dian Yuni Pratiwi Eddy Afrianto Elvin Giantara Muharam Emma Rochima Erna Nurhasanah Eulis Reni Sundari Evi Liviawaty Fiddy Semba Prasetiya Fittrie Mellianawaty Pratiwy Ghina Ilmia Hafshah Grandiosa Herman, Roffi Handaka, Asep Agus Henhen Suherman Herman, Roffi Grandiosa I Nyoman Pugeg Aryantha Ibnu Dwi Buwono Iis Rostini Imtiyaz Nur Imtiyaz Nur Shadrina Indah Riyantini Indah Riyantini Indah Riyantini Indah Riyantini Indah Riyantini Ine Maulina Ine Maulina Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskarimah Yolanisa Isni Nurruhwati Iwang Gumilar Juli A Sinaga Karimah Syakirotin Karsih, Okta Rizal Kharima, Zhafira Putri Khasanatur Rosyidah Kiki Haetami Kiki Haetami Kurnia Agung, Mochamad Untung Luthfi Nur Aulia Mochamad Untung K. Agung Mochamad Untung Kurnia Agung Mochamad Untung Kurnia Agung Mochamad Untung Kurnia Agung Mochamad Untung Kurnia Agung Mochamad Untung Kurnia Agung Muhammad Luthfi Ramadhan Muyassar, Nabil Fathi Nono Carsono Nur , Imtiyaz Nur Aulia, Luthfi Nurfitri Nurfitri Petrus Putra Bagaskhara Putri Indah Ayuningrum Putri, Miftahul Agra Rahidin, Umar Rahmat Ariffudin Rita Rostika Rizka Nurfadillah Roffi Grandiosa Roffi Grandiosa Roffi Grandiosa Herman Rosidah - Rosidah Rosidah Rosidah Rosidah Rudy Kurniadi Rusky Intan Pratama Shadrina, Imtiyaz Nur Sri Lusi Mulyani Sulastri Arsad Sundari, Eulis Reni Syafrudin Lewaru Syakir, Muhammad Sabiq Tiaraningsih, Thania Titin Herawati Ujang Subhan Walim Lili Yeni Mulyani Yolanisa, Iskarimah Yuli Andriani Yuli Andriani Zahidah - Zidni, Irfan Zuzy Anna