Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KECEMASAN SISWI DALAM MENGHADAPI MENARCHE Yuniza Yuniza
Masker Medika Vol 6 No 1 (2018): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Tubuh manusia mengalami berbagai perubahan dari waktu kewaktu sejak lahir yang meliputi pertumbuhan dan perkembangan. Pada saat itu mereka tidak hanya tumbuh menjadi lebih tinggi dan lebih besar, tetapi juga terjadi perubahan-perubahan didalam tubuh yang memungkinkan untuk bereproduksi. Di Indonesia, menunjukkan bahwa rata-rata usia menarche adalah 13 tahun, dengan kejadian lebih awal pada usia kurang dari 9 tahun atau lebih lambat sampai umur 17 tahun. Kesiapan mental sangat diperlukan sebelum menarche karena perasaan cemas dan takut akan muncul saat menstruasi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kecemasan siswi dalam menghadapi menarche. Metode Penelitian: Bentuk penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperiment dengan rancangan one group pretest-postest dengan teknik kuantitatif. Teknik sampling adalah total sampling pada siswi-siswi kelas V dan VI berjumlah 53 responden di SD Muhammadiyah 16 Palembang. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata nilai kecemasan sebelum diberikan pendidikan kesehatan 54.15 dan setelah diberikan pendidikan kesehatan 38.02 sedangkan p value = 0,000. Hal ini menunjukan terdapat penurunan kecemasan secara signifikan antara sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kecemasan siswi dalam menghadapi menarche.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DALAM PENANGANAN DISMENOREA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 2 PALEMBANG Arisanti Agustini; Yuniza Yuniza; Desy Rukiyati
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja dalam bahasa Inggris yaitu “adolesence” yang berarti tumbuh menjadi dewasa. Salah satu fenomena yang timbul pada remaja saat menstruasi adalah dismenorea. Dismenorea merupakan masalah yang serius bagi kaum wanita, jika tidak segera ditangani dengan tepat dapat mengganggu aktivifitas. Upaya dalam penanganan dismenorea dapat dilakukan dengan cara memberikan pendidikan kesehatan. Salah satu media yang dapat yaitu media audiovisual, media ini mengandalkan pendengaran dan penglihatan. Penggunaan audiovisual melibatkan banyak alat indra sehingga cepat untuk menerima dan mengolah informasi. Tujuan Penelitian: Diketahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri dalam penanganan dismenorea di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperiment dengan rancangan one group pre-post test dengan pendekatan kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling yaitu quota sampling pada siswi kelas X di MAN 2 Palembang, jumlah sampel sebanyak 131 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa rerata pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan melalui media audiovisual (pretest) 9,00 dan rerata pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui audiovisual (posttest) 14,00. Rerata sikap sebelum diberikan pendidikan kesehatan melalui media audiovisual (pretest) 42,00 dan rerata sikap setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui media audiovisual (posttest) 53,00. Hasil uji wilcoxon pengetahuan didapatkan nilai p value 0,000 dan sikap didapatkan nilai p value 0,000 yang artinya nilai p value kurang dari 0,05 sehingga Ho ditolak. Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri dalam penanganan dismenorea di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Palembang
PENGARUH SELF TAPPING TERHADAP PENURUNAN DISMENOREA PRIMER PADA MAHASISWI PSIK STIKES MUHAMMADIYAH PALEMBANG Yuniza Yuniza; Fitri Wahyuni Wulandari; Siti Romadoni
Masker Medika Vol 7 No 2 (2019): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: disminorea merupakan kondisi medis berupa nyeri yang dirasakan saat menstruasi. Gejala disminorea berupa nyeri yang muncul secara terus menerus, kram yang menjalar kebagian belakang. Disminorea sering terjadi pada wanita dengan usia produktif, faktor yang dapat memicu disminorea yaitu usia menarche, lamanya menstruasi, riwayat keluarga. Disminorea merupakan masalah yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seperti terhambatnya aktivitas belajar pada mahasiswi. Penangan disminorea dapat ditangani secara non farmakologi diantaranya self tapping. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self tapping terhadap penurunan disminorea pada mahasiswi PSIK STIKes Muhammadiyah Palembang. Metode: jenis penelitian pre eksperimental one group pre-post test yang dilakukan pada bulan mei, dengan jumlah sample 18 responden yang memenuhi syarat inklusi, teknik pengambilan sample yaitu purposive sampling. Skala nyeri responden diukur sebelum melakukan self tapping dan diukur kembali sesudah melakukan self tapping selama 15 menit. Skala ukur nyeri menggunakan Numerical Rating Scale (NRS), analisa data menggunakan uji paired sample T-test. Hasil: uji statistik menunjukan nilai mean sebelum 5,17 dan nilai mean sesudah 3,56 pValue: 0,00 (p≤0,05). Kesimpulan: dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara self tapping terhadap penurunan disminorea pada mahasiswi PSIK STIKes Muhammadiyah Palembang. Sehingga self tapping dapat digunakan sebagai alternatif terapi non farmakologi untuk menurunkan disminorea. Background: Dysminorrhea is a medical condition in the form of pain felt during menstruation. Symptoms of dysminorrhea in the form of pain that appears continuously, cramps that spread to the back. Dysminorrhea often occurs in women of childbearing age, factors that can trigger dysminorrhoea are age of menarche, duration of menstruation, family history. Dysminorrhea is a problem that can interfere with daily activities such as inhibition of learning activities in college students. Dysminorrhea handlers can be handled non-pharmacologically including self tapping. Objective: this study aims to determine the effect of self-tapping on decreasing dysminorea in the PSIK STIKes Muhammadiyah Palembang students. Method: the type of pre experimental one group pre-post test research conducted in May, with a sample of 18 respondents who met the inclusion requirements, the sampling technique was purposive sampling. The respondent's pain scale was measured before self-tapping and measured again after self-tapping for 15 minutes. Pain measurement scale using Numerical Rating Scale (NRS), data analysis using paired sample T-test. Results: statistical tests showed the mean value before 5.17 and the mean value after 3.56 pValue: 0.00 (p≤0.05). Conclusion: from these results it can be concluded that there is an influence between self tapping on the decrease in dysminorea in the students of PSIK STIKes Muhammadiyah Palembang. So self-tapping can be used as an alternative to non-pharmacological therapy to reduce dysminorea.
HUBUNGAN ANTARA DISMENOREA PRIMER DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWI PSIK STIKES MUHAMMADIYAH PALEMBANG Yuniza Yuniza; Puji Fitrianti Putri Anandez; Siti Romadoni
Masker Medika Vol 8 No 1 (2020): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v8i1.388

Abstract

Latar belakang: kejadian dismenorea primer dapat mempengaruhi kualitas tidur menjadi buruk karena peningkatan kadar prostagladin memiliki efek meningkatkan kontraktilitas otot uterus, vasokonstriksi dan mengakibatkan iskemia pada otot uterus, sehingga terjadinya nyeri saat menstruasi. Tujuan: Mengetahui Hubungan Antara Dismenorea Primer Dengan Kualitas Tidur Mahasiswi PSIK STIKes Muhammadiyah Palembang. Metode: Desain Penelitian yang digunakan yaitu cross-sectional dengan kuesioner dismenorea primer dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Teknik sampling yang digunakan yaitu totalsampling dengan jumlah sampel 342 responden, dengan uji statistik Chi Square. Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji statistik diketahui bahwa nilai p value (0,000) < α = 0,05. Ada hubungan antara dismenorea primer dengan kualitas tidur mahasiswi PSIK STIKes Muhammadiyah Palembang. The incidence of primary dysmenorrhea results in poor sleep quality because increased levels of prostaglandin has an effect of increasing contractility of the uterine muscle and vasoconstriction and resulting in ischemia in the uterine muscle so that pain during menstruation occurs. To find out the relationship between primary dysmenorrhea and sleep quality of PSIK female students of Muhammadiyah Institute of Health Science of Palembang. This study used cross sectional design with Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). The number of samples was 342 respondents taken using total sampling technique. The statistical used was chi-square test. The statistical test results showed that p value obtained was (0,000) < α= 0,05. There was a relationship between primary dysmenorrhea and sleep quality of PSIK female students of Muhammadiyah Institute of Health Science.
PENGARUH ABDOMINAL STRETCHING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA Yuniza Yuniza; Winda Claudya Novayanti; Suzana Suzana
Masker Medika Vol 9 No 1 (2021): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v9i1.440

Abstract

Background: Menstrual pain is a common problem in women of reproductive age.menstrual pain begings a few hours before or at the time of menstrual bleeding and lasts for 2-3 days. The pain is most intense during the first 24-36 hours of menstruation.pharmacological and non-pharmacological therepy is a way that can be done to eliminate and reduce menstrual pain. One of the non-pharmacological metods is to do abdominal stretching exercise. Objective: To determine the effect of abdominal stretching exercise on reducing menstrual pain scale in adolescents. Methods: This research design uses quantitative research, namely pre-experimental that is usingthe type of one group prettest design. The population in this study were 222 ikrst mp students and 31 students who met the inclusion criteria. The measurement of the menstrual pain scale in this study used the Nuumeric Rating Scale (NRS). Results: There was an effect of Abdominal Streching Exercise on the reduction of menstrual pain in adolescents seen from the P value with a value of 0.000 which means that the value is <0.05. Conclusion: There is an affect of abdominal stretching exercise on the reduction of mentrusal pain in adolescents. Keywords: Abdominal Streching Exercise, Menstrual pain, Adolescents
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP ANAK USIA SEKOLAH DALAM MEMILIH JAJANAN YANG AMAN DI SD MUHAMMADIYAH 16 PALEMBANG Dian Sri Utami; Sri Tirtayanti; Yuniza Yuniza
HealthCare Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.039 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v2i2.536

Abstract

Background of the research : unhealthy snacks can cause negative impact if the hygiene and safety not guaranteed. Beside it can lead to nutritional problems, the effects from unhealthy snack or food will disrupts health namely alimentary tract diseases and can cause others diseases. In fact, there are many children who have less knowledge in choosing safe snacks of food. The objective of the research : to identify the influence of health education towards knowledge an behavior of school age children in selecting safe foods at SD Muhammadiyah 16 Palembang. Methods of the research : in this study, the writer used pretest posttest control group design with total sampling technique as much as 135 students taken from class V and VI at SD Muhammadiyah 16 Palembang. Instruments used in this study were knowledge an behavior quesioner which had been modified by previous writer and they have been tested through validity and reliability test with table r score as much as 0,279. Reliablity score of knowledge quesioner were 0,754 and reliability score of behavior quesioner were 0,714. Results of the research : from wilcoxon test result there were influences on knowledge and behavior before and after conducting health education obtained p value 0,000 (p value ? 0,05). Conclusion : there are influences on health education towards knowledge and behavior of school age children in selecting safe snacks at SD Muhammadiyah 16 Palembang.
Pengaruh air kelapa hijau terhadap dismenorea pada remaja Yuniza Yuniza; Marwan Riki Ginanjar
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.57 KB) | DOI: 10.32504/hspj.v6i2.716

Abstract

Dysmenorrhea is pain in the lower abdomen during the menstrual cycle. Pain usually comes before menstruation, during menstruation, until the end of the menstrual cycle. The pain that is felt makes women unable to move. One of the effect of dysmenorrhea is decrease concentration, there is no motivation to go to college, cannot present optimally. The management of dysmenorrhea is done non-pharmacologically by consuming green coconut water. The aim of this research is to determine the effect of green coconut water on dysmenorrhea in adolescents in the Muhammadiyah Palembang IKesT Dormitory. Research Methods: This research was a pre-experimental study using a two group pretest posttest design with a quantitative approach. The instrument used the Numeric Rating Scale (NRS). The sampling technique was purposive sampling on students of the Muhammadiyah Palembang IKesT Dormitory with a total sample of 26 intervention groups and 26 control groups. Data processing using independent and dependent t test. The result of the intervention group were the pain scale before giving green coconut water was 5.62 and after 1 with a p value of 0.006. The pain scale before being given was 5.38 and after 3.78 with a p value of 0.001. Conclusion: There was a difference in pain in the control and intervention groups after being given green coconut water
KEBEHASILAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI 6-12 BULAN DITINJAU DARI PEKERJAAN IBU DAN PELAKSANAAN IMD Mar&#039;atun Ulaa; Siti Zainab Purwanti; Yuniza Yuniza
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 2: Agustus 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i2.835

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) adalah cairan biologis kompleks yang mengandung semua zat gizi untuk pertumbuhan fisik bayi. Akan tetapi saat ini capaian ASI eksklusif di Indonesia belum mencapai target yang diharapkan yaitu sebesar 80%. Kementrian kesehatan merekomendasikan tentang pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai usia 6 bulan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan pekerjaan Ibu dengan keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif pada bayi 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Punti Kayu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang memiliki bayi yang berusia 6 - 12 bulan yang memeriksakan diri di Puskesmas Punti Kayu pada bulan Juni – Desember tahun 2018 yang berjumlah 48 orang dengan sampel 43 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil: Sebagian responden melakukan IMD pada bayinya, yaitu sebanyak 25 responden (58,1%), 23 responden (53,5%) bekerja, dan sebanyak 28 responden (65,1%) memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Saran: Diharapkan agar Puskesmas lebih meningkatkan promosi ASI eksklusif dan mendukung untuk dilakukan IMD sejak ibu hamil memeriksakan kehamilannya pada petugas kesehatan, yaitu dengan tidak menganjurkan memberikan susu formula sebagai pengganti ASI eksklusif.Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Nutrisi Anak
PEMBERIAN RENDAM KAKI AIR HANGAT TERHADAP TEKAN DARAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN HIPERTENSI : LITERATURE REVIEW yuniza yuniza
Masker Medika Vol 10 No 1 (2022): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v10i1.472

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Penyakit Hipertensi dalam kehamilan merupakan tekanan darah tinggi yang terjadi saat kehamilan berlangsung dan biasanya pada bulan terakhir kehamilan atau lebih setelah 20 minggu usia kehamilan pada wanita yang sebelumnya normotensif, tekanan darah mencapai nilai 140/90 mmHg upaya menangani penyakit tekanan darah tinggi menggunakan terapi non farmakologi disamping terapi farmakologi yaitu dengan memberikan terapi rendam kaki menggunakan air hangat kepada ibu hamil yang mengalami hipertensi. Tujuan: Untuk menganalisis artikel yang berjudul pemberian rendam kaki air hangat terhadap tekanan darah pada ibu hamil trimester III Metode Penelitian: Literature Review antara tahun 2016 sampai 2021 bahasa Indonesia dan bahasa inggris, data diperoleh dari database elektronik melalui google scholar. Hasil: Terdapat tujuh artikel yang berasal dari dalam negeri dengan menyatakan hasil yang sama bahwa adanya penurunan tekanan darah ibu hamil yang mengalami hipertensi sesudah dilakukan pemberian rendam kaki air hangat yang mencapai rata-rata penurunan tekanan darah sistolik mencapai 13-16 mmHg dan diastolik 8-9 mmHg dan nilai p value antara 0,000-0,003<0,05. Kesimpulan: Berdasarkan kajian dari tujuh artikel diatas dapat disimpulkan Terdapat pengaruh pemberian rendam kaki air hangat terhadap tekanan darah pada ibu hamil Trimester III. Kata Kunci : Ibu Hamil Trimester III , Rendam Kaki Air Hangat , Tekanan Darah. ABSTRACT Background: Hypertension in pregnancy is high blood pressure that occurs during pregnancy and usually in the last month of pregnancy or more after 20 weeks of gestation in women who were previously normotensive, blood pressure reaching a value of 140/90 mmHg. An effort to treat high blood pressure using non-pharmacological therapy, namely by providing foot soak therapy using warm water to pregnant women who have hypertension. Objective: To analyze the article entitled giving warm water foot soaks on blood pressure in third trimester pregnant women with hypertension. Research Methods: Literature Review between 2016-2021 Indonesian and English, data obtained from an electronic database through Google Scholar. Results: There were seven articles originating from within the country stating the same results that there was a decrease in blood pressure of pregnant women who experience hypertension after giving warm water foot soaks which achieve an average reduction in systolic blood pressure of 13-16 mmHg and diastolic 8-9 mmHg and p-value between 0.000-0.003 < 0.05 Conclusion: based on the study of the seven articles above, it can be concluded that there was an effect of giving warm water foot soaks on blood pressure in third trimester pregnant women. Keywords:. Thrid Trimester Pregnant Women, Warm Water Foot Soak, Blood Pressure.
PENGARUH AIR KELAPA HIJAU TERHADAP DISMINOREA PADA MAHASISWI ASRAMA IKesT MUHAMMADIYAH PALEMBANG yuniza yuniza
Masker Medika Vol 10 No 2 (2022): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v10i2.494

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja ditandai dengan munculnya perubahan fisiologi salah satunya menstruasi Adapun sebagian wanita mengalami gangguan menstruasi yang disebabkan oleh faktor endokrin sehingga dapat terjadinya disminorea. Disminorea adalah sakit saat menstruasi yang dapat berdampak mengganggu aktivitas sehari-hari, pola tidur terganggu, selerah makan terganggu, kesulitan berkonsentrasi pada pekerjaan dan belajar. Penatalaksanaan disminorea dapat dilakukan dengan cara non farmakologis yaitu pemberian Air kelapa hijau, air kelapa hijau dapat menurunkan nyeri disminorea dengan cara mengkonsumsi Air kelapa hijau. Tujuan Peneliti: Untuk mengetahui pengaruh Air kelapa hijau terhadap disminorea pada Mahasiswi Asrama IKesT Muhammadiyah Palembang. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pre eksperiment. Menggunakan rancangan one group pretest posttest. Tehnik sampling adalah perposive sampling pada mahasiswi Asrama IKesT Muhammadiyah Palembang, populasi berjumlah 313, dan bersedia mengikuti penelitian 197 mahasiswi, yang memenuhi syarat penelitian dan mengalami disminorea adalah 72 mahasiswi, lalu didapatkan 29 responden dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil: Dari uji statistik mean pretest yaitu 5,55 dan mean posttest 1,00. Perbedaan pretest dan posttest yaitu p value (0,001) < 0,05 hal ini menunjukkan ada penurunan skala nyeri menstruasi sebelum dan setelah pemberian air kelapa hijau. Kesimpulan: Ada pengaruh Air kelapa hijau terhadap disminorea pada Mahasiswi Asrama IKesT Muhammadiyah Palembang Tahun 2022. Kata Kunci : Disminorea, Air kelapa hijau