Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEBUGARAN LANSIA PROLANIS FLAMBOYAN Wahyudi, Donny Tri; Octamelia, Mega; Gusriani, Gusriani
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i2.6599

Abstract

TRANSFORMASI MENUJU DESA KELAPIS UNGGUL (UPAYA CEGAH STUNTING DAN WUJUDKAN KELAPIS RAMAH LINGKUNGAN) Gusriani, Gusriani; Umami, Nurrahmi; Wahida, Wahida; Dominggus, Dominggus; Nafsiah, Nur
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i2.6688

Abstract

Desa Kelapis, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, menghadapi dua tantangan utama yang berdampak pada kesehatan masyarakat, yaitu tingginya angka stunting dan rendahnya kesadaran serta keterampilan pengelolaan sampah rumah tangga. Kondisi lingkungan yang buruk berkontribusi terhadap peningkatan risiko infeksi dan memperburuk status gizi anak. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait pola asuh dan gizi, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat, serta membekali warga dengan keterampilan pengolahan sampah organik skala rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif, melibatkan pemerintah desa, kader kesehatan, mahasiswa KKN, serta masyarakat Desa Kelapis. Program ini terdiri dari tiga strategi utama: edukasi pola asuh dan gizi seimbang, kampanye PHBS, dan pelatihan pengolahan sampah organik berbasis rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu balita sebesar 35% serta 85% peserta pelatihan berhasil mempraktikkan pengolahan sampah organik secara mandiri di rumah. Peningkatan ini menunjukkan ketercapaian yang melampaui target awal yang ditetapkan. Kesimpulannya, pendekatan intervensi yang terintegrasi, kolaboratif, dan berbasis komunitas terbukti efektif dalam pencegahan stunting dan perbaikan kualitas lingkungan. Program ini dapat menjadi model pemberdayaan desa yang layak direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa
Mapping the motives: Patterns and contributing factors of sexual violence against women in Indonesia Susanti, Susanti; Retnowati, Yuni; Gusriani, Gusriani; Alfianur, Alfianur
Majalah Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1: 2025
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/makein.2025273

Abstract

Sexual violence remains a pervasive and underreported human rights violation, affecting one in three women globally and constituting a serious public health issue. Grounded in gender-based violence theory, this study critically analyzed 40 cases of sexual violence against women reported to the Tarakan City Police from 2020–2021 to examine how cases are documented, categorized, and understood locally. Using a descriptive design and secondary police data, the research found that most reported victims were young women aged 18–24, with boyfriends and husbands comprising the majority of perpetrators. Molestation (35%) and domestic violence (22.5%) were the most frequently reported forms, while “biological” motives predominated in police records (77.5%). Notably, no cases of rape were documented, suggesting possible underreporting or misclassification. These findings reflect not the true prevalence of sexual violence, but rather the patterns of reporting and official categorization, shaped by social stigma, legal norms, and systemic barriers. The study calls for enhanced education for law enforcement, survivor-centered reporting protocols, and multisectoral interventions to improve prevention and support. Limitations include the use of only reported cases, the small sample size, and inherent bias in administrative data, underscoring the need for further qualitative and mixed-method research. Abstrak: Kekerasan seksual tetap menjadi pelanggaran hak asasi manusia yang meluas dan kurang dilaporkan, memengaruhi satu dari tiga perempuan secara global serta menjadi masalah serius dalam kesehatan masyarakat. Berlandaskan teori kekerasan berbasis gender, studi ini menganalisis secara kritis 40 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan yang dilaporkan ke Kepolisian Kota Tarakan pada tahun 2020–2021 untuk menelaah bagaimana kasus-kasus tersebut didokumentasikan, dikategorikan, dan dipahami secara lokal. Dengan menggunakan desain deskriptif dan data sekunder dari kepolisian, penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar korban yang dilaporkan adalah perempuan muda berusia 18–24 tahun, dengan pacar dan suami sebagai pelaku terbanyak. Pencabulan (35%) dan kekerasan dalam rumah tangga (22,5%) merupakan bentuk kekerasan yang paling sering dilaporkan, sementara motif “biologis” mendominasi dalam catatan kepolisian (77,5%). Menariknya, tidak ada kasus pemerkosaan yang tercatat, yang dapat mengindikasikan adanya underreporting atau salah klasifikasi. Temuan ini tidak mencerminkan prevalensi kekerasan seksual yang sebenarnya, melainkan pola pelaporan dan kategorisasi resmi yang dipengaruhi oleh stigma sosial, norma hukum, dan hambatan sistemik. Studi ini merekomendasikan peningkatan edukasi bagi aparat penegak hukum, protokol pelaporan yang berpusat pada korban, serta intervensi multisektor untuk memperkuat pencegahan dan dukungan. Keterbatasan penelitian ini mencakup hanya menggunakan kasus yang dilaporkan, ukuran sampel yang kecil, dan bias bawaan pada data administratif, sehingga menekankan perlunya penelitian lebih lanjut dengan metode kualitatif dan campuran.
The Level of Soluble FMS-Like Tyrosine Kinase 1 (sFlt-1) in the Umbilical Cord in Preeclampsia and its Correlation with Blood Pressure and Baby’s Birth Weight Gusriani, Gusriani; Noviyanti, Nur Indah; Wahida, Wahida
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 23 No 1 (2025): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol23.Iss1.1195

Abstract

Soluble FMS-like tyrosine kinase 1 (sFlt-1) is one of the markers that plays a role in the pathogenesis of preeclampsia. This study aimed to analyze the levels of umbilical cord sFlt-1 in relation to blood pressure and birth weight in babies on preeclamptic mothers. The study employed an analytical cross-sectional observational design. The sample size for this study consists of 33 participants. The levels of umbilical cord sFlt-1 were examined using the ELISA method. The data were analyzed using the Mann-Whitney U test to determine the differences in sFlt-1 levels, blood pressure, and birth weight. Spearman's rank correlation test was used to determine the correlation between sFlt-1 levels and blood pressure and birth weight. The sFlt-1 examination results indicated a significant difference between the preeclampsia and normal pregnancy groups. The mean sFlt-1 level in the preeclampsia group was 10.693 ng/mL (SD ±6.535 ng/mL), whereas in the normal pregnancy group, it was 3.572 ng/mL (SD ±1.225 ng/mL). This difference suggests that sFlt-1 levels are significantly higher in mothers with preeclampsia compared to those with normal pregnancies. This finding is consistent with the pathophysiology of preeclampsia, which involves endothelial dysfunction and an increase in anti-angiogenic factors such as sFlt-1.       
Pertumbuhan Bibit Jeruk Asal Kuok Hasil Okulasi pada Berbagai Tingkat Naungan dan Umur Batang Bawah Gusriani, Gusriani; Septirosya, Tiara; Darmawi, Ahmad
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 1 No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v1i2.326

Abstract

Citrus that comes from Kuok is one of famous local comodity in Riau Province with limited production. To improve the production of citrus it can be done by serving the superior seed throught budding. Rootstock aged and shading levels give effect to the success of budding process. The aims of the study were to obtain the best shade level, suitable rootstock aged and the interaction of rootstock aged with shade level on budding success. This study was conducted on December 2018 to March 2019 at the Experimental Field, Faculty of Agriculture and Animals Science, Islam State University of Sultan Syarif Kasim Riau. This study used split plot design with two factors, shading levels (0%, 50%, 70%) and rootstock aged (4, 8, 12 month) with three replications. The parameters this measured in this study were growth percentage of buds, percentage of sprout, percentage of dormancy, bud burst time, length of buds and number of leaves. The results showed that shade level of 0% and the age of rootstock 4 months produced the best growth of citrus seedlings. There is interaction between the shade level 0% and rootstock aged 12 month to the growth of the budding citrus seedlings.
Co-Authors A. Ahmad Ridha Adzim, Fathan Ahmatang Ahmatang Alfianur Alfianur Alfijanuanto, Dedek Dwi Amelia, Riya Ananta, Neti Andini, Nenden Imas Andriani, Rika ARDIANSYAH ARDIANSYAH Astuti Sugiyatmi, Tri Astuti, Mira Ayu Lestari Putri, Andini Beauty Octavia Mahardany Cahyani, Reni Tri Citra, Nur Darmawi, Ahmad Deby Deby Dewi, Febrie Fitriana Dewi, Sentya Kurnia DOMINGGUS, DOMINGGUS Enjela, Sella Eppendi, Jhoni ernianti, ernianti Fathur Rahman Fiany, Alce Firdawanti, Wahyu Asih Winda Fitasari, Fitasari Hafifa, Nun Ayu Hardyantoro, Vicko Tri Hartanto, Salsabilla Firda Hartika, Andi Yuniarsy Hasana, Nurul Hasanah, Devi Miftahul Haswar, Reni Mei Idayati , Idayati Imaculata Ose, Maria Imra, Imra Indah Permatasari Indiriawati, Resty Indriawati, Resty Indriyani Indriyani Ira Maya Abdiani Irawan, Dea Fitria Irmayanti, Putri Adinda Irwan, M Jesnita, Jesnita Jira, Jira Julia Palimbunga, Shelty Jumriana Jumriana, Jumriana Kelen, Erliana Kemuning, Lely Putri Khaerunnisa Khaerunnisa, Khaerunnisa Khairani, Zulfa Rahmalia Lilit, Sona Wanda Manda, Hilda Mangga, Mikael Manihuruk, Mellyani Boru Mastura, Mastura Miti, Miti Munira Munira, Munira Mursyd, Mursyd Musrinah, Musrinah Nafsiah, Nur Natasya Natasya Noor Ainah Noviyanti, Nur Indah Nur Abdiansyah, Dhanu Agung Nurhana, Nurhana Nurhayati Nurhayati Nursalehuddin, Nursalehuddin octamelia, Mega Oktovianus, Enilin Ose, Maria Imaculata Padlilah, Rahmi Padlillah, Rahmi Regita Cahyani, Risky Rita, Riska Marga Roem, Muhamad Romadon, Mohammad S, Teresia Sari, Ayu Indah Sarkhila, Ummi Septirosya, Tiara Setiawan, Asyifa Salsabila Soleha, Nurfatima Sudarsono, Nesha Helsia Sugiyatmi, Tri Astuti Suherman, Oki Sukmawati Sukmawati Susanti Susanti Syafitri, Syahrul Tandi, Herlina Tao, Toni Tao Uhie Lewuk, Maria Ulfanti Umami, Nurrahmi Wahida Wahida Wahyudi, Donny Tri Wahyuni, Etty Wijayanti Wijayanti Yahuda, Yeniana Yasin, Nur Azizah Yuni Retnowati Yuniarsy Hartika, Andi Yusnia, Yusnia Yuthika, Nur Saupa