Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG GIZI KEHAMILAN DALAM UPAYA MENCEGAH KEK PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS KOTA TARAKAN TAHUN 2023 Gusriani, Gusriani; Citra, Nur; Firdawanti, Wahyu Asih Winda; Sudarsono, Nesha Helsia; Hartanto, Salsabilla Firda; Setiawan, Asyifa Salsabila; Nurhayati, Nurhayati; Jesnita, Jesnita
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.4879

Abstract

WHO mengatakan dari 40% kematian ibu di negara berkembang berkaitan erat dengan Kurang Energi Kronik (KEK). KEK (Kekurangan Energi Kronis) ini masih merupakan masalah yang cukup banyak terjadi di negara Indonesia. KEK pada masa prakehamilan dan selama kehamilan dapat meningkatkan faktor resiko bayi lahir anak Intra Uterine Growth Retardation (IUGR), Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), sampai resiko stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan Ibu hamil tentang pentingnya gizi selama kehamilan, sehingga diharapkan gizi Ibu hamil dapat meningkat dan menurunkan resiko masalah Kesehatan pada Ibu dan janin. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan melalui pendekatan edukatif kepada Masyarakat dengan metode penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab. Ibu hamil yang hadir 6 orang dan semua mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri setelah materi gizi selama kehamilan di berikan.
Pendampingan Community Challenge Di Desa Wisata Long Loreh Nursalehuddin, Nursalehuddin; Manihuruk, Mellyani Boru; Mangga, Mikael; Jumriana, Jumriana; Indiriawati, Resty; Oktovianus, Enilin; Umami, Nurrahmi; Gusriani, Gusriani; Ose, Maria Imaculata; Sugiyatmi, Tri Astuti
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 1 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i1.4922

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi di Indonesia yang merupakan gangguan pertumbuhan linier disebabkan kurang gizi yang berlangsung kronis. Pengetahuan ibu mengenai gizi akan berpengaruh terhadap hidangan dan mutu makanan yang disajikan. Gizi yang optimal sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan fisik dan kecerdasan anak. Salah satu upaya pemenuhan gizi seimbang adalah menggunakan porsimakan “Isi Piringku”. Program Community challenge merupakan salah satu program kesehatan yang memiliki peran dan fungsi yang komprehensif. Stunting adalah ganguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi yang di tandai dengan panjang atau tinggi badan berada dibawah standar. Penerapan program community challenge dalam menolak stunting mengajak masyarakat untuk mengonsumsi makanan yang mengandung protein. Penerapan program community challenge yang baik diperlukan kesiapan dalam menangani kondisi Pengetahuan masyarakat Berkaitan dengan meningkatkan mengonsumsi protein, meningkatkan status kesehatan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menangani stunting
PEMANFAATAN MEDIA TANAM AKUAPONIK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PROGRAM KKN TEMATIK MBKM UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN DI WILAYAH JUATA LAUT KOTA TARAKAN Munira, Munira; Yasin, Nur Azizah; Andriani, Rika; Lilit, Sona Wanda; Hardyantoro, Vicko Tri; Khairani, Zulfa Rahmalia; Gusriani, Gusriani; Octamelia, Mega; Wahyuni, Etty; Khaerunnisa, Khaerunnisa; Rahman, Fathur
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.4717

Abstract

Stunting menjadi salah satu permasalahan utama di tengah masyarakat karena angka kejadian stunting yang tinggi hingga saat ini. Stunting diketahui sebagai keadaan gagal tumbuh pada anak karena kurangnya asupan gizi kronis atau dalam jangka waktu yang lama. Hal ini umumnya disebabkan asupan gizi makanan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak, dari 5 (lima) Kabupaten dan Kota di Kalimantan Utara yang terdiri dari Nunukan menjadi daerah dengan angka stunting tertinggi sebesar 30%, sedangkan Tarakan 25,9%. Kegiatan Pengabdian Sukses Akuaponik sebagai program wajib KKN Tematik MBKM Universitas Kalimantan Tarakan Tahun 2023, dilaksanakan di daerah Juata Laut Tarakan. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah memberikan edukasi mengenai metode tanam akuaponik, edukasi budidaya yang dapat dilakukan, pencetakan media pembuatan akuaponik, serta mendemonstraikan proses budidaya. Budidaya pada media Akuaponik yang dilakukan adalah dengan mengkombinasikan kangkung dan lele. Tanaman kangkung merupakan jenis sayuran daun yang banyak digemari oleh masyarakat untuk dikonsumsi.Tanaman kangkung dan Ikan Lele, keduanya memiliki kandungan gizi yang cukup banyak sehingga dapat menjadi penyedia gizi yang baik bagi masyarakat. Aquaponik adalah sistem pertanian berkelanjutan yang sudah lama berkembang di Indonesia dan merupakan jenis urban farming yang sedang tren, yang menggabungkan antara hidroponik dengan akuakultur. Program Success Aquaponik ini diharapkan dapat terus berlanjut dan dapat membantu penurunan kasus Stunting di Daerah Juata Laut, dan dapat membuat orang ingin membangun atau membuat Aquaponik sendiri untuk bantuan pangan mandiri dan juga membantu berbagai pihak dalam Penurunan Stunting. Kata Kunci: Akuaponik, gizi, stunting
PROGRAM COMMUNITY CHALLENGE ATASI STUNTING BAGI BADUTA, ANAK YANG BERESIKO STUNTING, IBU HAMIL & IBU MENYUSUI Yuthika, Nur Saupa; Ayu Lestari Putri, Andini; Soleha, Nurfatima; Regita Cahyani, Risky; Julia Palimbunga, Shelty; Gusriani, Gusriani; Imaculata Ose, Maria; Astuti Sugiyatmi, Tri; Yuniarsy Hartika, Andi
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.4873

Abstract

Program Community Challenge sebagai suatu program percepatan penurunan stunting dengan memberdayakan kader, bidan dan tokoh masyarakat. Community Challenge merupakan suatu program lomba yang dirancang sebagai salah satu upaya penurunan stunting dengan fokus kegiatan perancangan menu makanan seimbang sesuai dengan isi piringku untuk Baduta, Ibu Menyusui Dan Anak Yang Beresiko Stunting. Tujuan pelaksanaan program ini diharapkan bisa menurunkan angka prevalensi stunting dan mencegah terjadinya stunting dengan berbasis pemberdayaan masyarakat setempat dalam mengolah menu dan menyajikan makanan dengan kandungan gizi seimbang sesuai dengan isi piringku. Metode: Dilaksanakan di Kabupaten Tana Tidung oleh tim dari Universitas Borneo Tarakan. Diadakan selama sebulan yakni 9 Oktober-7 November 2023 dengan menggunakan metode sosialisasi. Melakukan focus group discussion (FGD) dengan sasaran Bidan, Kader Posyandu, Keluarga Yang Memiliki Baduta, Anak Yang Beresiko Stunting, Dan Ibu Menyusui. Sasaran diberikan sosialisasi dan edukasi terkait bagaimana mengolah bahan makanan yang bergizi dan seimbang sesuai dengan isi piringku yang dapat memanfaatkan bahan pangan lokal. Hasil: Dengan adanya sosialisasi serta edukasi dan lomba dari program Community Challenge bisa membantu para sasaran dalam mengolah bahan makanan yang bergizi dan seimbang. Kesimpulan: Kegiatan lomba program Community Challenge ini dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung program pemerintah untuk mempercepat penurunan stunting di wilayah Kabupaten Tana Tidung yang turut melibatkan sasaran. 
PENINGKATAN KAPASITAS TIM PENDAMPING KELUARGA (TPK) MELALUI PROGRAM SUCCESS KALTARA DI DESA TIDENG PALE KABUPATEN TANA TIDUNG Gusriani, Gusriani; Hartika, Andi Yuniarsy; Umami, Nurrahmi; Alfianur, Alfianur; Retnowati, Yuni; Padlilah, Rahmi
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.5366

Abstract

The Capacity Building Program for Tim Pendamping Keluarga (TPK) in Tideng Pale Village, Tana Tidung Regency, was conducted from September 5-8, 2023, as part of the Success Kaltara initiative to reduce stunting rates. The program aimed to enhance TPK's knowledge and skills in early stunting detection, anthropometric measurement, and balanced nutrition education. Methods included initial coordination with relevant parties, administrative preparation, training implementation using presentations, demonstrations, simulations, and interactive activities, as well as activity evaluation and documentation. The program results showed significant improvements in participants' knowledge and skills. Pre and post questionnaire evaluations indicated an increase in knowledge from 60% to 90% in early stunting detection, anthropometric measurement skills from 55% to 85%, and understanding of balanced nutrition from 50% to 80%. Documentation of training results and follow-up plans ensured the program's sustainability. Challenges such as limited access and network issues were addressed with appropriate strategies, including selecting easily accessible locations and support from related partners
Pengaruh Perlakuan Pendahuluan Terhadap Sifat Kimia Tepung Umbi Suweg Yang Dihasilkan Indriyani, Indriyani; Gusriani, Gusriani; Mursyd, Mursyd
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.241 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v4i2.11597

Abstract

Suweg merupakan salah satu jenis tanaman umbi-umbian yang banyak menghasilkan karbohidrat. Kandungan karbohidrat yang tinggi pada umbi suweg memungkinkan umbi suweg bisa digunakan sebagai pengganti tepung terigu.Permasalahannya adalah dihasilkan tepung umbi suweg yang berwarna kurang cerah.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai macam perlakuan pendahuluan terhadap sifat kimia tepung umbi suweg yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu : P0 : Tanpa perlakuan, P2 : Penambahan asam askorbat 4%, P3 : Penambahan Natrium Metabisulfit 2500 ppm, P4 : Hot water Blanching suhu 100 selama 5 menit dan P5 : Steam blanching selama 5 menit.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pendahuluan tidak berpengaruh terhadap daya serap air, daya serap minyak dan kadar asam oksalat tapi berpengaruh nyata terhadap protein
AKSELERASI PENCEGAHAN DAN PENURUNANSTUNTING MELALUI PENGUATAN PERAN TIM PENDAMPING KELUARGA (PELITA)DI WILAYAH PERBATASAN INDONESIA: PELATIHAN PENGUKURAN ANTROPOMETRI DAN ANGKA KECUKUPAN GIZI BALITA Gusriani, Gusriani; Ridha, Andi Ahmad; Cahyani, Reni Tri; Wahida, Wahida; Padlilah, Rahmi; Umami, Nurrahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i2.5848

Abstract

Stunting is a major public health issue in Indonesia, particularly in border areas where access to healthcare services is limited. This condition results from chronic malnutrition during the first 1,000 days of life, leading to impaired physical growth, brain development, and reduced intelligence and productivity in the future. Nunukan Regency, specifically in the Sebatik area of North Kalimantan, has a high stunting prevalence, reaching 30.5%, well above the national average.This program aims to accelerate stunting prevention and reduction by strengthening the role of Family Assistance Teams (TPK) through training on anthropometric measurement and the calculation of Nutritional Requirements (AKG) for infants. TPK plays a critical role in early detection of stunting risks and delivering appropriate nutritional interventions at the community level. The training includes awareness-raising, demonstrations, and hands-on practice in anthropometric measurement and the use of a Stunting Infant Nutritional Calculator. Evaluation results from pre-test and post-test assessments show a significant improvement in the knowledge and skills of TPK members. With improved competencies, TPK can provide more accurate nutritional advice to at-risk families, thus supporting national efforts to reduce stunting prevalence. This program is expected to contribute to the reduction of stunting rates in Nunukan Regency, especially in the Sebatik area of North Kalimantan
IMPLEMENTASI PROGRAM PENURUNAN STUNTING PADA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN (HPK) Wahida, Wahida; Idayati , Idayati; Mahardany, Beauty Octavia; Gusriani, Gusriani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.28297

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, memiliki prevalensi stunting yang tinggi, mencapai 30,3% pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program penurunan stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Kabupaten Mamuju. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah (FGD), dan studi dokumen. Informan kunci terdiri dari pejabat Dinas Kesehatan, petugas puskesmas, serta pemangku kepentingan lintas sektor.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program meliputi tiga komponen utama, yaitu input, proses, dan output. Dari sisi input, ditemukan keterbatasan alokasi dana khusus untuk program stunting, distribusi tenaga gizi yang tidak merata, serta kendala akses di wilayah blank spot. Proses pelaksanaan melibatkan perencanaan berbasis rembuk stunting, pengorganisasian lintas sektor melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S), serta pengawasan berbasis aplikasi e-PPGBM. Inovasi program, seperti MyssGlowing dan Grebek Chatting, telah terbukti efektif dalam meningkatkan cakupan konsumsi tablet tambah darah (TTD) remaja putri dan deteksi dini balita stunting. Pada komponen output, cakupan intervensi gizi pada ibu hamil dan balita masih di bawah target nasional.Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan peran lintas sektor, pengalokasian dana khusus, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya tenaga gizi. Rekomendasi strategis meliputi penguatan peran TP2S, optimalisasi sistem pencatatan berbasis teknologi, serta pengembangan inovasi berbasis lokal untuk meningkatkan efektivitas program. Temuan ini dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan stunting di daerah prioritas.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI wahida, Wahida; Gusriani, Gusriani; Noviyanti, Nur Indah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2909

Abstract

Anemia is a condition in which the amount of hemoglobin (Hb) in the blood is below normal. Adolescent girls are at risk for iron deficiency anemia. According to WHO, the normal hemoglobin level for women over the age of 15 is 12.0 g/dl (7.5 mmol). Nutrition knowledge education can increase nutrition knowledge and prevent anemia in adolescent girls. The stages of this service include: Survey of schools that will be given education, Collecting data on adolescent problems in SMA 1 Kalukku, Consulting and licensing to provide education and early detection through Hb checks, Preparation of materials, methods, and tools used for counseling and examinations , Implementation of counseling activities, blood pressure checks and early detection of anemia as well as Evaluation of the implementation of counseling activities and early detection The evaluation of PkM activities uses observation sheets. The results of the examination of the Hb levels of adolescent girls showed that from 62 female adolescents, 38 (61.29%) were not anemic, 18 (29.03%) had mild anemia and 6 (9.6%) were moderately anemic. The results of the questionnaire showed that 59.2% of participants had poor knowledge and 40.8% had good knowledge and after being given education there was an increase in the knowledge of young women, namely 30.3% had less knowledge and 69.7% with good knowledge. After being given education, there was an increase in the knowledge of young women from 59.2% to 30.3% with less knowledge. Furthermore, from 40.8% to 69.7% for good knowledge. Increased knowledge of adolescent girls about anemia is expected to prevent or reduce the incidence of anemia in adolescent girls in the district Mamuju.
The Effect of Ginger on Nausea and Vomiting in Pregnant Women Irawan, Dea Fitria; Dewi, Sentya Kurnia; Irmayanti, Putri Adinda; Wijayanti, Wijayanti; Fiany, Alce; Gusriani, Gusriani; S, Teresia; Padlillah, Rahmi; Retnowati, Yuni
Jurnal Kesehatan, Rekam Medis dan Farmasi (JUK-Medifa) Vol. 2 No. 02 (2024): JUK-Medifa (Jurnal Kesehatan, Rekam Medis dan Farmasi), May 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/juk-medifa.v2i02.373

Abstract

Nausea and vomiting are common problems experienced by pregnant women, especially during the first trimester of pregnancy. Ginger has been the focus of research in efforts to treat these symptoms. This study aims to determine the effectiveness of ginger in treating nausea and vomiting in first trimester mothers. This research method is systematic (systematic review) which is a scientific approach used to integrate and compile findings from various relevant studies in one comprehensive analysis. Researchers conducted a very thorough and structured search in various literature sources to find studies that were relevant to the research question. The research results show that giving ginger regularly for 4 days can reduce the frequency of nausea and vomiting in pregnant women who experience hyperemesis gravidarum. Giving ginger to pregnant women in the first trimester can cause side effects such as stomach irritation, dry mouth and diarrhea. Apart from that, giving ginger in high doses can also cause an increased risk of bleeding and uterine contractions. Ginger has the potential to reduce nausea and vomiting and their intensity, and may also influence the duration of symptoms of nausea and vomiting in pregnant women, especially during the first trimester of pregnancy.
Co-Authors A. Ahmad Ridha Adzim, Fathan Ahmatang Ahmatang Alfianur Alfianur Alfijanuanto, Dedek Dwi Amelia, Riya Ananta, Neti Andini, Nenden Imas Andriani, Rika ARDIANSYAH ARDIANSYAH Astuti Sugiyatmi, Tri Astuti, Mira Ayu Lestari Putri, Andini Beauty Octavia Mahardany Cahyani, Reni Tri Citra, Nur Darmawi, Ahmad Deby Deby Dewi, Febrie Fitriana Dewi, Sentya Kurnia DOMINGGUS, DOMINGGUS Enjela, Sella Eppendi, Jhoni ernianti, ernianti Fathur Rahman Fiany, Alce Firdawanti, Wahyu Asih Winda Fitasari, Fitasari Hafifa, Nun Ayu Hardyantoro, Vicko Tri Hartanto, Salsabilla Firda Hartika, Andi Yuniarsy Hasana, Nurul Hasanah, Devi Miftahul Haswar, Reni Mei Idayati , Idayati Imaculata Ose, Maria Imra, Imra Indah Permatasari Indiriawati, Resty Indriawati, Resty Indriyani Indriyani Ira Maya Abdiani Irawan, Dea Fitria Irmayanti, Putri Adinda Irwan, M Jesnita, Jesnita Jira, Jira Julia Palimbunga, Shelty Jumriana Jumriana, Jumriana Kelen, Erliana Kemuning, Lely Putri Khaerunnisa Khaerunnisa, Khaerunnisa Khairani, Zulfa Rahmalia Lilit, Sona Wanda Manda, Hilda Mangga, Mikael Manihuruk, Mellyani Boru Mastura, Mastura Miti, Miti Munira Munira, Munira Mursyd, Mursyd Musrinah, Musrinah Nafsiah, Nur Natasya Natasya Noor Ainah Noviyanti, Nur Indah Nur Abdiansyah, Dhanu Agung Nurhana, Nurhana Nurhayati Nurhayati Nursalehuddin, Nursalehuddin octamelia, Mega Oktovianus, Enilin Ose, Maria Imaculata Padlilah, Rahmi Padlillah, Rahmi Regita Cahyani, Risky Rita, Riska Marga Roem, Muhamad Romadon, Mohammad S, Teresia Sari, Ayu Indah Sarkhila, Ummi Septirosya, Tiara Setiawan, Asyifa Salsabila Soleha, Nurfatima Sudarsono, Nesha Helsia Sugiyatmi, Tri Astuti Suherman, Oki Sukmawati Sukmawati Susanti Susanti Syafitri, Syahrul Tandi, Herlina Tao, Toni Tao Uhie Lewuk, Maria Ulfanti Umami, Nurrahmi Wahida Wahida Wahyudi, Donny Tri Wahyuni, Etty Wijayanti Wijayanti Yahuda, Yeniana Yasin, Nur Azizah Yuni Retnowati Yuniarsy Hartika, Andi Yusnia, Yusnia Yuthika, Nur Saupa