Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH FASILITAS BENGKEL TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK PEMESINAN BUBUT KELAS XI SMK NEGERI 1 BATIPUH Ahmad Firdaus; Eko Indrawan; Jasman Jasman; Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.79 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.283

Abstract

Pengalaman Ketika Praktek Lapangan Kependidikan (PLK) tentang jurusan Teknik Pemesinan melakukan wawancara kepada kepala jurusan Teknik Pemesinan, menyatakan bahwa jurusan Teknik Mesin baru berjalan selama 5 tahun didirikan pada tahun 2015 dengan jumlah siswa 35 orang dan sarana praktik di bengkel Pemesinan SMK N 1 Batipuh menunjukkan bahwa terdapat 4 mesin Bubut. Hal ini membuat guru yang mengajar kualahan karena terlalu banyak yang praktik. Penelitian ini bertujuan buat: Mengenali pengaruh fasiliti bengkel pemesinan terhadap hasil belajar pembubutan siswa kelas XI jurusan teknik pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negari 1 Batipuh Penelitian ini tercantum tipe penelitian ex- post facto. Variabel dalam penelitian ini adalahsarana bengkel pemesinan selaku variabel leluasa dan hasil belajar pembubutan selaku variabel terikatnya. Populasi penelitian ini merupakan segala siswa kelas XI metode pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) Negeri 1 Batipuh sebanyak 28 siswa, XI jurusan Metode Pemesinan serta anggota populasi jadi ilustrasi totalitas ataupun diucap total sampling Pengumpulan informasi memakai tata cara kuesioner serta dokumentasi. Hasil penelitian ini adalahsarana bengkel pemesinan mempengaruhi positif serta signifikan terhadap hasil belajar pembubutan yang ditunjukkan dengan nilai rhitung sebesar 0, 459 serta persamaan regresi Y= 30. 491+ 0, 539. X Perihal ini menampilkan kalau tiap peningkatan skor pada variabel sarana bengkel( X) secara bertepatan diiringi dengan peningkatan skor pada variabel hasil belajar pembubutan sebesar 0, 539.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MAHASISWA LULUSAN SMA DAN SMK PADA MATA KULIAH TEKNOLOGI PEMESINAN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FT-UNP Defra Yones; Purwantono Purwantono; Jasman Jasman; Eko Indrawan
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.252 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i2.289

Abstract

Indonesia terdapat beberapa jenis Sekolah Lanjutan Tingkat Atas SLTA), beberapa jenis jenjang Sekolah Tingkat Atas (SLTA) dimana yang akan dilihat perbedaan hasil belajar antara lain Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam penerapan ilmunya. Tujuan dari penelitian ini bertujuan supaya dapat melihat perbedaan dari hasil belajar siswa lulusan SMA dan SMK pada mata kuliah teknik mesin mata kuliah Teknologi Pemesinan Teknik Mesin FT UNP. Teknik dalam melakukan analisis data ini menggunakan pengujian dari Uji Independent (Sampel T-Test) adalah sebuah bentuk dari bagian statistik inferensial parametrik (uji coba perbedaan atau perbandingan). Penelitian ini yang mana menggunakan data berupa nilai hasil belajar yang telah didapatkan di perkuliahan Teknologi Pemesinan Jurusan Teknik Mesin FT-UNP. Penelitian ini dilaksanakan awal Februari 2020 di Jurusan teknik mesin, yang berjumlah 180 nilai mahasiswa sebagai sampel. Data dihasilkan dari proses penelitian yang dilakukan ini bisa disisampaikan bahwa mendapatkan perbedaan antara lulusan yang berasal dari SMA dan SMK. Kesimpulan ini mendapatkan hasil dari pengujian uji perbedaan yang digunakan adalah uji-t. Jumlah untuk hasil dari uji-t memperoleh t hitung sejumlah 7,187 untuk lulusan SMA dan 18,014 untuk lulusan SMK > ttabel. Pada analisis data yang diperoleh 7,185 > 2,974 dan 8,014 > 1,974. dapat dikatakan adanya terdapat perbedaan, namun perbedaan hasil yang diperoleh tidak terlalu signifikan antara prestasi hasil belajar Mahasiswa Iulusan yang berasal SMA dan SM1K untuk hasil nilai perkuliah teknologi pemesinan Jurusan Teknik Mesin FT-UNP.
HUBUNGAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP HASIL BELAJAR PRAKTIK PENGELASAN DI WORKSHOP LAS SMK NEGERI 1 SUMATERA BARAT Rizki Trio Kurnia Putra; Jasman Jasman; Waskito Waskito; Sri Rizki Putri Primandari
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.959 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.301

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja ialah hal yang harus diawasi sewaktu berada di industry dan di bengkel. Sehingga pekerjaan yang dilakukan pada workshop harus mematuhi aturan Keselamatan dan kesehatan kerja. Dimana masih banyaknya murid kurang memperhatikan aturan Keselamatan dan kesehatan kerja saat praktek di workshop, yang bisa mempengaruhi hasil belajar praktik. Tujuan pada penelitian ini ialah untuk melihat pengetahuan, sikap dan penerapan Keselamatan dan kesehatan kerja siswa saat melakukan praktek di workshop. Penelitian ini memakai metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Dimana pendekatan deskriptif bermaksud untuk mendeskripsikan atau menggambarkan obyek yang diteliti melalui data sampel atau populasi tanpa membuat analisis dan mengambil kesimpulan yang berlaku untuk umum. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI dan XII las sebanyak 51 siswa, dengan sampel kelas XI las sebanyak 26 siswa. Hasil yang didapat dengan menggunakan uji korelasi menunjukkan bahwa, terdapat korelasi Hubungan Penerapan Keselamatan dan kesehatan kerja atas Hasil Belajar Praktek Pengelasan dengan nilai koefesien korelasi sebesar 0,762 dan taraf signifikan 0,005. Koefesien korelasi yang diperoleh menandakan bahwa, variabel Penerapan Keselamatan dan kesehatan kerja berpengaruh terhadap Hasil Belajar Praktek Pengelasan sebesar 58,06%. Maka dengan ini bisa disimpulkan, terdapat hubungan yang positive dan signifikansi antara Penerapan Keselamatan dan kesehatan kerja Terhadap Hasil Belajar Praktek Pengelasan murid kelas 11 SMK Negeri 1 Sumatera Barat, hal ini berarti Hubungan Penerapan Keselamatan dan kesehatan kerja Terhadap Hasil Belajar Praktek Pengelasan memiliki kategori yang kuat.
TINJAUAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN MEDIA GOOGLE CLASSROOM PADA MATA PELAJARAN TEKNIK PEMESINAN BUBUT SMK NEGERI 2 MERANGIN Bangun Sukma Wijaya; Ambiyar Ambiyar; Jasman Jasman; Andre Kurniawan
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.294 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i2.325

Abstract

Pandemi covid-19 berpengaruh terhadap aspek pendidikan, proses pembelajaran untuk mata pelajaran Teknik Pemesinan Bubut pada SMK Negeri 2 Merangin, yang menyebabkan pergeseran proses pembelajaran, yang mulanya pembelajaran konvensional di ruang kelas. Google classroom ini dapat didefinisikan sebagai suatu aplikasi yang memungkinkan untuk dioptimalkan untuk menjadi platform tertentu di dalam proses pembelajaran daring. Aplikasi google classroom ini diperlengkapi dengan beberapa fitur tertentu yang berguna untuk dapat mendukung dan membantu proses berlangsungnya pembelajaran yang dilaksanakan. Tujuan penelitian ini, agar dapat memahami minat siswa pada media google classroom yang dipergunakan untuk proses pembelajaran daring di tengah pandemi covid 19 saat ini. Data penelitian ini dilaksanakan pengumpulan dengan memanfaatkan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik penganalisisan data penelitian ini, diantaranya mencangkup dengan standar deviasi, modus, mean, median dan juga frekuensi relative persentasi, setelah itu dilaksanakan pengujian persyaratan analisis dengan mempergunakan pengujian normalitas. Untuk penelitian ini memilih tempat di SMK Negeri 2 Merangin. Untuk penelitian ini, subjek penelitiannya ialah para siswa dari kelas XI TP, X TP, dan juga XII TP. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa kebanyakan siswa mempunyai minat yang cukup baik pada media pembelajaran google classroom untuk mata pelajaran Teknik Pemesinan Bubut. Kesimpulan dari variabel minat siswa ini yang berkategori cukup baik, yakni sejumlah 46 siswa (84%) dari jumlah keseluruhan 55 siswa.
PENGARUH TEMPERATUR TUANG PADA PENGECORAN DAUR ULANG ALUMINIUM TERHADAP NILAI KEKERASAN Syauqi Arjunanda; Zainal Abadi; Jasman Jasman; Hendri Nurdin
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i3.390

Abstract

Limbah dari aluminium sangat banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari yang belum diolah dengan baik. Banyaknya penggunaan aluminium dalam kehidupan sehari-hari itu akan membuat limbah aluminium semakin banyak. Jika hal ini tidak di tangani dengan cepat maka limbah ini akan memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi temperatur tuang pada pengecoran daur ulang aluminium terhadap nilai kekerasan dengan pengecoran menggunakan cetakan pasir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif Ekperimen yang merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya akibat dari sesuatu yang diberikan kepada objek. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan metode dokumentasi, observasi dan eksperimen langsung. Hasil penelitian dianalisis menggunakan ANOVA. Aluminium bekas sepatu kampas rem sepeda motor digunakan sebagai bahan utama dalam penelitian ini. Parameter yang digunakan dalam pengecoran adalah temperatur tuang dengan variasi 670 oC, 720 oC, dan 750 oC. Pengujian kekerasan yang dilakukan menggunakan alat Vickers Hardness Tester. Pengujian kekerasan dilakukan untuk mengetahui sifat mekanis material. Hasil uji kekerasan menunjukkan bahwa nilai kekerasan pada temperatur 670 oC didapatkan nilai rata-rata 84,70 HVN, lalu pada temperatur 720 oC mengalami kenaikan sampai 95,71 HVN, dan pada temperatur 750 oC didapatkan nilai kekerasan rata-rata 103,56 HVN. Berdasarkan nilai tersebut dapat dilihat bahwa seiring dengan kenaikan temperatur tuang maka nilai kekerasan mengalami kenaikan.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK PENGELASAN SMAW DI SMK NEGERI 2 KOTA SUNGAI PENUH Nensy Aryasandy; Jasman Jasman; Purwantono Purwantono; Zainal Abadi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i3.405

Abstract

Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak dari peserta didik yang dapat menentukan keberhasilan belajar. Penelitian ini dilakukan karena hasil belajar peserta didik kelas XI TP-I dan XI TP-II Teknik Pengelasan SMAW di SMK Negeri 2 Kota Sungai Penuh sangat rendah. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan hubungan antar motivasi belajar pada hasil belajar teknik las SMAW di SMK Negeri 2 Kota Sungai Penuh. Populasi penelitian ini berjumlah 39 peserta didik yang merupakan seluruh peserta didik kelas XI TP di SMK Negeri 2 Kota Sungai Penuh. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yaitu 39 peserta didik kelas XI TP-I dan II dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total-sampling. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif yang bersifat korelasional dengan pengumpulan data secara instrumental berbentuk kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya . Teknik analisis yang dipakai ialah teknik pra analisis berupa uji normalitas dan uji linearitas, sedangkan uji hipotesis yang dipakai ialah teknik korelasi Produk Moment. Menurut hasil penelitian uji korelasi didapatkan nilai koefisien sebesar r 0,088 dengan taraf persentase 5% atau 0,05. Artinya, hubungan yang diberikan berdampak positif dan signifikan antara hasil belajar dan motivasi belajar. Ditunjukan semakin besar motivasi belajar peserta didik, maka akan semakin besar dampak hasil belajar peserta didik berikan.
PENGARUH PROSES QUENCHING TERHADAP KEKUATAN TARIK BAJA KARBON SEDANG AISI 1045 Gifan Ainul Mukhrim; Jasman Jasman; Hendri Nurdin; Zainal Abadi; Eko Indrawan
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.436

Abstract

Perkembangan teknologi pada masa kini berbanding lurus dengan perkembangan di dunia industri. Perkembangan di dunia industri tak lepas dari penggunaan baja pada keadaan sehari-hari. Baja ialah campuran dari beberapa besi, karbon berbagai macam elemen lain. Penelitian tersebut menggunakan jenis baja yang dipakai ialah baja karbon sedang AISI 1045. Baja ini ialah jenis baja dengan karbon menengah, dimana angka 1045 menyatakan bahwa 45 ialah kandungan atau kompisisi karbon yang terkandung sebanyak 0,45% sementara angka 10 ialah plain carbon. Penelitian tersebut mempunyai tujuan untuk mendapatkan nilai dari hasil pengujian tarik dengan proses perlakuan panas pada variasi menggunakan media pendingin oli SAE 40, air es, air laut, dan terhadap jenis baja AISI 1045 dengan menaikkan temperatur hingga 820°C dan dilakukan penahanan selama 15 menit dengan tujuan untuk mendapatkan nilai dari uji tarik dan sifat, daya tahan baja tersebut. Metode pengujian menggunakan metode eksperimen dengan AISI 1045. Berdasarkan metode pengujian yang dilakukan didapatkan hasil penggunaan media air laut, air es, dan oli SAE 40 sangat berpengaruh kepada nilai dari kekuatan uji tarik telah dilakukan dan didapatkan nilai rata-rata yang paling tinggi dengan media pendinginan oli SAE 40 sehingga hasil tegangan 1099,60 MPa, regangan 19%,dan modulus elastisitas 5,79 GPa. Menggunakan air es didapatkan tegangan 953,33Mpa, Regangan 17%, dan Modulus Elastisitas sebesar 5,45 GPa. Air laut tegangan sebesar 988,84 MPa, Regangan 21%, dan Modulus Elastisitas 4,80 GPa.
HUBUNGAN EFEKTIVITAS PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP HASIL BELAJAR PRAKTEK TEKNIK PEMESINAN FRAIS KELAS XI DI SMK NEGERI 5 PADANG Miswar Miswar; Jasman Jasman; Zainal Abadi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.455

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memerlukan pemahaman tentang perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja. Begitu pula di SMK Negeri 5 Padang setiap pembelajaran praktek yang dilaksanakan di bengkel terkhusus pembelajaran praktek Teknik Pemesinan Frais, siswa wajib menerapkan pedoman keselamatan dan kesehatan kerja. Namun masih banyak dari siswa yang lalai dengan penerapan K3. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan hubungan antara efektivitas dari penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada hasil belajar praktek Teknik Pemesinan Frais kelas XI di SMK Negeri 5 Padang dan untuk Populasi penelitian ini berjumlah 30 siswa yang merupakan seluruh siswa kelas XITP-1 SMK Negeri 5 Padang. Sampel penelitian ialah seluruh populasi yang diambil sebanyak 30 siswa di kelas XITP-1 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Metode penelitian memakai metode kuantitatif yang bersifat korelasi dengan pengumpulan data secara instrumental berbentuk observasi dan kuisioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis yang dipakai ialah teknik pra analisis berupa uji normalitas dan linearitas. Pengujian uji hipotesis yang dipakai ialah teknik korelasi Product Moment. Hasil tingkat efektivitas penerapan K3 terdapat 19 peserta didik (63,3%) menyatakan efektif tinggi, sedangkan 11 peserta didik (36,7%) menyatakan rendah serta korelasi yang didapatkan nilai koefisien sebesar 0,866>0,05, maknanya hubungan yang diberikan berdampak positif dan signifikan antara hasil belajar yang diproleh siswa dengan efektivitas penerapan K3.
HUBUNGAN KELENGKAPAN ALAT PRAKTIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN LAS SMAW KELAS XI SMK NEGERI 2 PAYAKUMBUH Rahmadi Zaki; Jasman Jasman; Nelvi Erizon; Bulkia Rahim
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v5i1.496

Abstract

Observasi yang dilakukan pada tanggal 26 April 2022 di SMK Negeri 2 Payakumbuh diketahui bahwa kelengkapan alat praktik di workshop pengelasan untuk melakukan praktik masih kurang lengkap, hal ini terjadi karena banyaknya alat untuk menunjang proses praktik yang rusak atau tidak layak untuk dipakai sehingga pada saat ini proses pembelajaran yang siswa lakukan hanya menggunakan alat alat yang masih layak digunakan saja yang membuat terganggunya proses pembelajaran di workshop pengelasan. Hal ini membuat siswa kurang maksimal untuk mendapat hasil yang diinginkan dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kelengkapan alat praktik siswa terhadap hasil belajar pada Mata Pelajaran Las SMAW di kelas XI SMK Negeri 2 Payakumbuh. Penelitian jenis kuantitatif yang menerapkan pendekan deskriptif yang digunakan pada kajian ini. Hasil hipotesis pada penelitian dengan menerapkan uji korelasi diketahui harga sig sebesar 0.367 (sig ? 0,05). Hasil tersebut diketahui terdapat hubungan positif antara kelengkapan alat praktik dengan hasil belajar dan besaran pengaruh dari kelengkapan alat praktik terhadap hasil belajar yaitu sebesar 13,4%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini ialah terdapat hubungan yang positif antara kelengkapan alat praktik dengan hasil belajar siswa mata pelajaran Las SMAW kelas XI SMK N 2 Payakumbuh dan besaran pengaruh dari kelengkapan alat praktik terhadap hasil belajar yaitu sebesar 13,4% dan 86,6 % lainya dipengaruhi oleh faktor lain.
ANALISIS PERFORMA RUNNER TURBIN CROSS-FLOW UNTUK PLTPH BERKAPASITAS 5 KW Fadhlan Wildy; Waskito Waskito; Remon Lapisa; Jasman Jasman
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v6i1.640

Abstract

Air yang dimanfaatkan dengan benar bisa dijadikan sebagai sumber energi pembangkit listri dengan skla pico hydro. Pembuatan pembangkit listrik tenaga air pico hydro sangat ekonomis, karena tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar dalam pembuatannya, tidak seperti pembuatan PLTA konvensional pada umumnya. Turbin cross-flow yaitu jenis turbin air yang memiliki tekanan dan seing dimanfaatkan sebagai PLTA, seperti pembangkit listrik pico hydro. Penelitian mengenai turbin tipe Cross-flow dengan jenis pico hydro ini sudah banyak dilakukan. Penelitian serupa yang membahas mengenai pengaruh putaran runner terhadap daya listrik. Hal yang harus diperhatikan dalam proses pembuatan kontruksi runner yaitu jumlah sudu, ketebalan, bentuk dan kelengkungan. Tujuan dari penelitian ini Dapat merancang dan menganalisis runner dengan baik untuk turbin cross-flow dan Memaksimalkan kinerja runner dan menyesuaikan bentuk runner sesuai kondisi alam di sekitar tempat turbin itu di pasang., Penelitian ini menggunakan metode penelitian Computation Fluids Dynamics (CFD) dengan bantuan perangkat lunak Autodesk CFD 2021. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa semakin besar variasi kemiringan sudu maka semakin renda torsi runner turbin dan diperoleh bahwa tingkat efisiensi yang paling maksimal ditujukan pada variasi kemiringan sudu 20°. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu Semakin besar kemiringan sudut sudu ?1 maka semakin kecil effisiensi turbin. Lebar dan Panjang runner mempengaruhi kinerja kerja turbin agar menyesuaikan debit aliran yang berada pada tempat runner itu dipasang