Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Sosialisasi Pilkada 2024 melalui pertunjukan Kesenian Irama Minang Putri Diana; Hasrul, Hasrul; Rafni, Al; Hamdi, Irwan
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 3 (2025): Thirteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i3.757

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat partisipasi pemilih pada pilkada tahun 2015-2024 di kabupaten Lima Puluh Kota, yang menjadi perhatian serius bagi Komisi Pemilihan Umum setempat. Untuk mengatasi permasalahan ini, KPU Kabupaten Lima Puluh Kota mengembangkan strategi sosialisasi dengan pendekatan budaya kearifan lokal, yaitu melalui pertunjukan Kesenian Irama Minang. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini ditentukan secara purposive sampling, yang terdiri dari Ketua KPU, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, staf lapangan, pendendang KIM dan masyarakat yang menghadiri kegiatan sosialisasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi, sementara uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Kabupaten Lima Puluh Kota melaksanakan program sosialisasi pilkada melalui Pertunjukan KIM dimanfaatkan sebagai media penyampaian pesan-pesan politik secara komunikatif dan budaya. Nilai-nilai sosialisasi politik mencakup aspek edukasi, aspek partisipasi, dan aspek penguatan budaya lokal. Meski masih terdapat beberapa kendala teknis seperti terbatasnya fasilitas dan cuaca, KPU melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan efektivitas kegiatan ini, seperti evaluasi berkala, digitalisasi media, dan penambahan kuota peserta. KIM menjadi pendekatan alternatif yang mampu menjangkau masyarakat secara kultural dan emosional dalam meningkatkan kesadaran politik pada Pilkada 2024.
STUDI ETNOBOTANI PEMANFAATAN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM) DAN KUNYIT (CURCUMA LONGA) SEBAGAI TANAMAN OBAT DIABETES MELLITUS PADA MASYARAKAT SUKU KARO Findi Septiani; Cicik Suriani; Geovany Panjaitan; Cindi Santika Ramadina; Sakinah Warohmah; Putri Diana; Annisa Ridha Riyani; Maylani Magdalena Br Malau; Sopi Yanti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengetahuan etnobotani masyarakat Suku Karo dalam memanfaatkan sirih merah (Piper crocatum) dan kunyit (Curcuma longa) sebagai tanaman obat diabetes mellitus serta mengidentifikasi kandungan bioaktif yang mendukung khasiatnya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnobotani deskriptif melalui observasi dan wawancara terhadap sepuluh responden di Medan, Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat masih memanfaatkan ramuan tradisional berupa rebusan daun sirih merah dan parutan atau rebusan kunyit, bahkan sebagian mengombinasikan keduanya karena diyakini lebih efektif. Responden merasakan manfaat ramuan ini dalam menurunkan kadar gula darah dengan efek samping minimal seperti mual ringan jika dikonsumsi berlebihan. Temuan ini diperkuat oleh kajian ilmiah bahwa sirih merah mengandung flavonoid, tanin, dan alkaloid, sedangkan kunyit kaya kurkumin yang berperan dalam meningkatkan sensitivitas insulin, memperbaiki metabolisme glukosa, serta melindungi sel β pankreas. Kesimpulannya, pemanfaatan sirih merah dan kunyit tidak hanya menjadi alternatif pengobatan diabetes, tetapi juga bagian dari kearifan lokal yang bernilai kesehatan, ekonomi, dan budaya, sehingga penting untuk dilestarikan serta dikembangkan melalui penelitian farmakologis agar dapat menjadi obat herbal terstandar.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Milenial Melalui Media Sosial Amanda Selviana; Emilia Susanti; Julia Elvina; Iis Sholehah; Layyana Syarifah Pane; Putri Diana
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v2i3.3075

Abstract

The acceptance of Pancasila values by the millennial generation on social media has an impact on Indonesian national identity, as this essay explores. The millennial generation makes a substantial contribution to strengthening national identity through volunteering on social and environmental concerns, creating online communities, and using social media. The principles of Pancasila, which include justice, democracy, unity, divinity, and humanity, serve as the foundation for this approach. Social media can have bad effects like addiction and overconsumption, but it can also be a helpful tool for promoting causes like environmental sustainability and gender equality. Thus, the millennial generation should embrace Pancasila ideals on social media in order to raise awareness of the richness and diversity of Indonesian culture.
Hubungan Kemampuan Berpikir Kritis dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa: A Study Literatur Review Putri Diana
Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2026): Juli: Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/edukasi.v3i3.3097

Abstract

This study was conducted to analyze the relationship between students’ critical thinking skills and mathematical problem-solving abilities through a literature review approach. The study is based on the importance of mastering higher-order thinking skills in the mathematics learning process, particularly when students are faced with complex problems related to real-life situations. The method used in this research was a literature review by examining various relevant scientific journals and academic books published between 2021 and 2026. The data analysis process was carried out through stages of identification, classification, evaluation, and synthesis of the collected sources. The findings revealed a significant and positive relationship between critical thinking skills and students’ mathematical problem-solving abilities. Critical thinking skills play an important role in helping students understand problems, process and analyze information, select appropriate solution strategies, and systematically review the results obtained. Students with strong critical thinking skills generally demonstrate more optimal mathematical problem-solving abilities. In addition, the implementation of learning models such as Problem-Based Learning and contextual approaches has been considered effective in improving both abilities. Therefore, critical thinking skills are regarded as an essential aspect that needs to be developed in mathematics learning in order to enhance students’ mathematical problem-solving abilities.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KADER KESEHATAN JIWA (KASERWA) DALAM TRAUMA HEALING PASCA BENCANA DI BATU BUSUK KOTA PADANG Dian Rahmi; Rikayoni Rikayoni; Nayla Putri Adriani; Putri Diana
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 1 (2025): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i1.31039

Abstract

Banjir bandang yang terjadi di Kelurahan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang tidak hanya mengakibatkan kerusakan fisik, tetapi juga menimbulkan dampak psikologis berupa stres, kecemasan, ketakutan, dan trauma pada masyarakat terdampak. Keterbatasan tenaga kesehatan jiwa menyebabkan pelayanan dukungan psikososial belum dapat menjangkau seluruh penyintas secara optimal. Oleh karena itu, pemberdayaan Kader Kesehatan Jiwa (KASERWA) menjadi salah satu strategi untuk memperkuat pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas KASERWA dalam memberikan trauma healing berbasis komunitas kepada masyarakat pascabencana. Metode yang digunakan adalah pendekatan community empowerment dengan Participatory Action Approach melalui tahapan sosialisasi, pelatihan kader, implementasi trauma healing, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Pelatihan diberikan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, simulasi, role play, dan praktik lapangan mengenai kesehatan jiwa pascabencana, Psychological First Aid, skrining psikososial, komunikasi terapeutik, teknik relaksasi, grounding, terapi bermain, serta psikoedukasi keluarga. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest–posttest, observasi keterampilan kader, dan monitoring pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memberikan trauma healing berbasis komunitas. Kader mampu melakukan deteksi dini masalah psikososial, memberikan dukungan psikologis dasar, melaksanakan psikoedukasi keluarga, serta melakukan rujukan sesuai kewenangannya. Pelaksanaan trauma healing juga meningkatkan partisipasi masyarakat serta membantu mengurangi keluhan psikologis penyintas. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan KASERWA merupakan pendekatan yang efektif dan berkelanjutan dalam memperkuat layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas di wilayah rawan bencana.Kata kunci: trauma healing, kader kesehatan jiwa, pemberdayaan masyarakat, kesehatan jiwa, bencana banjir.
PERAN JUS JAMBU BIJI SEBAGAI TERAPI NUTRISI PENDUKUNG PADA PENANGANAN LUKA AKIBAT BENCANA ALAM Agustika Antoni; Nicen Suherlin; Sri Oktarina; Nova Arikhman; Putri Diana; Robil Kurnia Illahi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 9, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v9i1.31066

Abstract

Latar Belakang: Luka jaringan merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering terjadi pada korban bencana alam dan memerlukan penanganan yang efektif untuk mempercepat proses penyembuhan. Jambu biji (Psidium guajava) mengandung vitamin C, flavonoid, likopen, serta berbagai antioksidan yang berpotensi meningkatkan respons imun dan regenerasi jaringan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi jus jambu biji sebagai terapi nutrisi pendukung dalam mempercepat penyembuhan luka pada model mencit.Metode: Penelitian menggunakan desain eksperimen murni dengan pendekatan posttest-only. Sebanyak 30 ekor mencit dibagi secara acak ke dalam lima kelompok perlakuan. Seluruh mencit dibuat luka sayat sepanjang ±1 cm, kemudian diberikan jus jambu biji secara oral dengan dosis 1, 2, 3, 4, dan 5 mL per hari. Pada hari ke-5 dilakukan pengambilan jaringan luka untuk pemeriksaan histopatologi meliputi diferensiasi monosit menjadi makrofag, proliferasi fibroblas, dan pembentukan serabut kolagen.Hasil: Hasil histopatologi menunjukkan adanya peningkatan penyembuhan luka seiring meningkatnya dosis jus jambu biji. Kelompok dosis 4–5 mL/hari memperlihatkan jumlah makrofag, fibroblas, dan serabut kolagen yang lebih tinggi dibandingkan kelompok dosis rendah. Kelompok dosis 5 mL/hari menunjukkan transisi tercepat dari fase inflamasi menuju fase proliferasi sehingga menghasilkan gambaran regenerasi jaringan terbaik.Kesimpulan: Jus jambu biji berpotensi menjadi terapi nutrisi pendukung yang aman, mudah diperoleh, dan berbiaya rendah dalam mempercepat penyembuhan luka melalui peningkatan diferensiasi makrofag serta pembentukan kolagen. Temuan ini mendukung pemanfaatannya sebagai intervensi nutrisi pada penanganan luka, khususnya dalam situasi kegawatdaruratan bencana.Kata kunci: Psidium guajava, penyembuhan luka, makrofag, kolagen, kegawatdaruratan bencana, terapi nutrisi.