Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Keterampilan Melukis melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning (Ctl) pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Muslimat NU 19 Al Ikhsan Kecamatan Sadang Kabupaten Kebumen Supriaji, Ujud; Habibah, Umi
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 3 No 01 (2021): JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.499 KB) | DOI: 10.53863/kst.v3i01.102

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan Untuk meningkatkan keterampilan melukis melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada anak usia 5-6 Tahun TK Muslimat NU 19 Al Ikhsan Kecamatan Sadang Kabupaten Kebumen Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. yaitu perencanaan, pelaksanaa, observasi dan refleksi. Sedangkan metode pengumpulan data menggunakan test, post test, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: kreativitas melukis pada anak usia 5-6 tahun di TK Muslimat 19 Al-Ikhsan Kecamatan Sadang Kabupaten Kebumen dapat meningkat melalui penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) . Peningkatan kreativitas mearnai pada anak didik Kelompok A dapat dilihat dari hasil observasi yang diperoleh pada setiap siklus yang mengalami pengingkatan. Dari hasil observasi menunjukkan pada pra siklus menunjukkan ketentuan belajar dengan kriteria baik dari 25 anak didik hanya 7 (28%) anak didik, sebanyak 17 (68%) anak didik dengan kriteria cukup sedangkan 1 (4%) anak didik dengan kriteria kurang. Sikus I menunjukkan ketuntasan belajar dengan kriteria baik dari 25 anak didik sebanyak 12 (48%) anak didik dengan kriteria baik, 13 (52%) anak didik dengan kriteria sedang dan 0 (0%) dengan kriteria kurang. Sedangkan Sikus II menunjukkan ketuntasan belajar dengan kriteria baik dari 25 anak didik sebanyak 22 (88%) anak didik dengan kriteria baik, 3 (12%) anak didik dengan kriteria sedang dan 0 (0%) dengan kriteria kurang. Kata Kunci : pendekatan pembelajaran. Contextual Teaching And Learning.
The Urgency of Humanistic Principles in Developing a Technology-Based Arabic Language Curriculum in the Digital Era Habibah, Umi; Khoirun, Fattah; Aminudin, Aminudin; Ngantori, Ngantori
Journal of Educational Management Research Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v4i3.1291

Abstract

This study explores the urgency of integrating humanistic principles into the development of technology-based Arabic language curricula in the digital era. Using a qualitative library research approach, the study examines the relevance, challenges, and implications of balancing human-centered education with digital transformation. The findings reveal that humanistic principles—emphasizing empathy, self-actualization, and interpersonal connection—complement the cognitive, affective, and psychomotor goals of the curriculum. In the cognitive domain, humanistic learning fosters critical thinking and reflective understanding through supportive digital environments. In the affective domain, it sustains emotional well-being and moral sensitivity amid reduced face-to-face interaction. Meanwhile, in the psychomotor aspect, digital tools such as virtual laboratories and project-based learning promote creativity, independence, and practical engagement. The synthesis between humanistic values and digital competence creates meaningful learning experiences, ensuring that technology enhances rather than replaces humanity in education. The study concludes that digital-based education must be ethically grounded in humanistic philosophy to produce not only digitally skilled learners but also empathetic, adaptive, and morally responsible individuals.
Representing Interfaith Dialogue in Digital Media: A Study of Religious Representation on Daniel Mananta’s YouTube Channel Habibah, Umi; Muhammad Afdillah
Journal of Islamic Philosophy and Contemporary Thought Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Philosophy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jipct.2024.2.1.102-127

Abstract

As a country with six officially recognized religions, Indonesia faces significant challenges in fostering interfaith harmony amidst its diversity. One factor influencing this dynamic is the role of social media, which can be used to promote religious tolerance and create spaces for interfaith dialogue. As a popular social media platform, YouTube has become an important medium for presenting interfaith dialogue content that encourages diversity awareness. One YouTube channel offering such content is Daniel Mananta’s channel, with his program “Daniel Tetangga Kamu” (Daniel, Your Neighbour), which features interfaith dialogue. This study aims to analyze how religion and interfaith dialogue are represented in the program, using Stuart Hall’s theory of representation. This study examines five video podcasts containing interfaith dialogue with guests from various religious backgrounds, selected based on the highest number of viewers during the 2021-2022 period. The results indicate that Daniel Mananta presents four typologies in depicting religion: inclusivism, pluralism, eclecticism, and universalism, reflecting a tolerant attitude toward religious differences within Indonesian society.