An Fauzia Rozani Syafei
Universitas Negeri Padang

Published : 92 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : English Language and Literature

WRESTLING WITH SCHIZOPHRENIA IN THE NOVEL CHALLENGER DEEP (2015) BY NEAL SHUSTERMAN Rasyidah Elqayyimah; An Fauzia Rozani Syafei
English Language and Literature Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.314 KB) | DOI: 10.24036/ell.v8i3.105457

Abstract

The purpose of this analysis is to expose the issue about wrestling with schizophrenia which is done by protagonist and to know the contribution of setting, character and plot in revealing the issue about wrestling with schizophrenia. This analysis is related to the medical theory of schizophrenia and the concept of id, ego, and superego by Sigmund Freud. This analysis is supported by the text and context based interpretation. The result of this analysis shows the protagonist succeeds in wrestling with schizophrenia through self-controlling and socializing with others. 
THE CAPITALIST’S DESIRE MACHINE IN THE TRUMAN SHOW MOVIE SCRIPT BY ANDREW M. NICCOL Ana Maria Tresiana, An Fauzia Rozani Syafei (p:12-22)
English Language and Literature Vol 1, No 3 (2013): SERIE : A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i3.1801

Abstract

Abstrak Naskah film “The Truman Show” (1998) yang ditulis oleh Andrew M. Niccol membahas tentang mesin dari hasrat dan keinginan kapitalis. Hal ini menonjolkan kekuatan dan kekuasaan kapitalis di dalam kehidupan masyarakat. Manusia dan klingkungannya merupakan mesin-mesin yang dimanfaatkan kapitalis untuk mendapatkan keinginannya, yaitu berupa laba yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan seberapa jauh naskah film tersebut memperlihatkan kekuatan kapitalis untuk memperalat manusia menjadi mesin mereka. Penelitian ini juga bertujuan  untuk memperlihatkan seberapa jauh karakter dan latar memberikan kontribusi dalam mengungkap keberadaan mesin kapitalis tersebut di dalam masyarakat.   Kata kunci:   kapitalis, manusia, mesin, karakter, latar
THE POLITICS OF OTHERING IMMIGRANTS IN POEMS IMMIGRANT IN OUR OWN LAND (1979), YOUNG AND INNOCENT (1965) AND BECAUSE THIS IS A REVOLUTION! (1985) Yoga Prihandika; Kurnia Ningsih; An Fauzia Rozani Syafei
English Language and Literature Vol 6, No 1 (2017): SERIE B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.551 KB) | DOI: 10.24036/ell.v6i1.9800

Abstract

Skripsi ini merupakan analisa dari tiga puisi berjudul Immigrant in Our Own Land, Young and Innocent dan Because THIS is a Revolution. Topik yang dibahas adalah bagaimana politik othering yang dimainkan oleh pemerintah Amerika terhadap para imigran. Permasalahan dari analisa ini adalah bagaimana batasan-batasan dalam bidang pekerjaan dan pendidikan yang diciptakan oleh Amerika terhadap imigran. Tujuan dari analisa ini adalah untuk mengetahui sejauh mana elemen puisi (ironi dan imajeri) memberikan kontribusi dalam mengungkap politik othering terhadap imigran di Amerika. Analisa dilakukan dengan cara menginterpretasi teks dan konteks yang dikaitkan dengan konsep otherness dan orientalism oleh Homi K. Bhaba dan Edward Said. Hasil dari analisa ini menunjukan bahwa para imigran akan selalu mengalami diskriminasi. Mereka tidak bisa mendapatkan pekerjaan dan pendidikan yang layak hanya karena status mereka sebagai imigran ilegal. Analisa ini juga membuktikan bahwa hal yang sama juga terjadi di dunia nyata. Amerika cenderung untuk menerapkan bermacam peraturan untuk menyaring imigran yang datang.
ECOLOGICAL DESTRUCTION IN THE POEMS TIGER-TIGER REVISITED (2009), FOR A COMING EXTINCTION (1967), EXTINCTION OF MAN: NUCLEAR WINTER (2009) Rangga Fajriya Tanamal; Kurnia Ningsih; An Fauzia Rozani Syafei
English Language and Literature Vol 7, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.432 KB) | DOI: 10.24036/ell.v7i4.101893

Abstract

This study is aimed to expose the issue about the ecological destruction which is done by people toward the nature and to know the contribution of poetic elements; irony, tone, and speaker in revealing the issue of ecological destruction. This analysis is related to the concept of eco-criticism by Garrard, Glotfelty, Michael P Cohen, and John Evelyn. The result of this analysis shows that the ecological destruction is done in two ways; exploitation and technological abuse.
Raising Awareness in Five Poems by Kamala Das Chairunnisa Maulana Fitrah; An Fauziah Rozani Syafei
English Language and Literature Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.137 KB) | DOI: 10.24036/ell.v8i3.105651

Abstract

This article is about the analysis of the five poems by Kamala Das entitled An Introduction, The Looking Glass, The Sunshine Cat, The Old Playhouse and The Suicide, these poems are analyzed by combining the elements of poetry; symbol, irony, and repetition which contribute to revealing the raising awareness. The analysis is based on the concept of Feminist Literary approach by Julia Kristeva and The concept of Self-awareness from Crisp & Turner. 
SOVEREIGNTY OF LIBERALISM IN ANTHONY DOEER’S NOVEL “ALL THE LIGHT WE CANNOT SEE” (2014) Maharani Deta Putri; Kurnia Ningsih; An Fauzia Rozani Syafei
English Language and Literature Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.998 KB) | DOI: 10.24036/ell.v7i3.101189

Abstract

This study analyses the Anthony Doeers' All The Light We Cannot See (2014). This research raises the issue of sovereignty given by liberal ideology. The purpose of this research describes sovereignty that can be seen from two aspects: personal liberty and social liberty. Literature elements, such as character, conflict and setting are used in this analysis. This research analysis uses text and context based interpretation. These elements contribute to describe the extent to which character shows individual freedom and social freedom given by liberalism ideology. This study is associated with the concept of Liberalism by Leonard trewlawny Hobhouse. The results of the analysis show that even though the character has shortcomings but through the liberal understanding given, the character is able to work like normal people and inspire others.
THE WHITE CLAIM IN ANDREW McGAHAN’S NOVEL THE WHITE EARTH (2004) Desi Karlina, An fauzia Rozani Syafei (p: 34-43)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2391

Abstract

Makalah ini adalah hasil penganalisaan novel Andrew McGahan yang berjudul The White Earth (2004). Permasalahan yang dibahas adalah bagaimana orang-orang pendatang (settler) menuntut hak mereka terhadap tanah dari tuntutan Native Title yang menyatakan bahwa pemerintah mengakui hukum dan undang-undang tentang aborigines. Tanah yang ditutntut merupakan hak aborigine karena itu adalah tanah budaya. Orang-orang white (settler) sangat rakus dengan kekuasaan khususnya tanah. Mereka menuntut hak mereka terhadap tanah tersebut karea menurut mereka tanah itu menjadi miliknya sebab mereka telah lama berkuasa dan bercocok tanam. Penelitian ini menggunakann konsep ideology dari Allhuthsser dan white supremacy. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan fictional devices seperti plot, setting dan karakter untuk mengemukan cara dan usaha yang dilakukan untuk mempertahankan harta dan tanah. Hasil dari penganalisaan ditemukan bahwa karakter menuntut property dari dua aspek, yaitu dari pemerintahan dan keluarga. Dari sisi permerintahan, menuntut property dengan cara melawan hukum dan undang-undang. Menyuarakan pendapatnya kepada pemerintah dengan tulisan-tulisan. Dia juga berusaha menyembunyikan fakta-fakta tentang aborigine seperti waterholes, bora rings, yang merupakan tempat aborigine menghabiskan waktunya.  Dari sisi keluarga, dia mengusir anaknya karena dia melawan dan menolak sifat-sifat ayahnya yang rakus akan harta. Selain itu, dia juga memanfaatkan keadaan temannya yang lagi sakit demi kepentingan harta. Mewarisi harta kepada keponakannya juga dia lakukan untuk menjaga supaya harta dia tetap hidup dan dijaga.  
COMING INTO PUBLIC AREA IN THE SECRET LIVES OF BABA SEGI’S WIVES (2010) BY LOLA SHONEYIN Wanda Rifani Astuti Nst; Kurnia Ningsih; An Fauzia Rozani Syafei
English Language and Literature Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.844 KB) | DOI: 10.24036/ell.v7i1.9916

Abstract

 This study analyses the issue of coming into public area done by women characters. The aims of this study are to find out how far the two women characters exposed the topic of coming into public area. Fictional devices such as character, plot (conflict), and setting are used to analyse this novel. The analysis is done through text and context-based interpretation. Those elements are analysed based on how characters are going out from domestic area and coming into public area. This study relates to the concept of Marxist-feminis by Holmstorm, C. Delphy, and Booth. The result of this study shows that the women characters success in leaving domestic and coming into public area. Though cultural condition limit them, they struggle to fight to be independent.
ADJUSTING WITH A NEW PLACE IN THE LOWLAND (2013) BY JUMPHA LAHIRI Tesalonika Tesalonika; Kurnia Ningsih; An Fauzia Rozani Syafei
English Language and Literature Vol 6, No 1 (2017): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.526 KB) | DOI: 10.24036/ell.v6i1.8554

Abstract

Skripsi ini merupakan analisa dari novel The Lowland (2013) karya Jumpha Lahiri. Permasalahan yang dibahas didalam kajian ini adalah bagaimana cara pendatang melakukan penyesuaian diri dengan lingkungan baru yang memiliki nuansa yang sangat berbeda dengan lingkungan yang mereka tinggali sebelumnya. Permasalahan dari analisa ini adalah sejauh mana karakter dalam novel ini merefleksikan cara-cara yang dilakukan untuk menyesuaian diri dengan lingkungan baru, serta seberapa besar fungsi elemen-elemen fiksi seperti karakter, setting, dan konflik berpengaruh untuk memperlihatkan cara tersebut. Tujuan dari analisa ini adalah untuk mengungkapkan cara-cara yang dilakukan pendatang dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan baru, dan untuk mengetahui peran karakter, setting, dan konflik dalam membantu untuk mengetahui cara-cara dalam penyesuaian diri. Metode yang dipakai adalah text-based dan context-based interpretation  yang dikaitkan dengan konsep life instinct dari Sigmund Freud. Hasil dari kajian ini menunjukkan bagaimana cara pendatang menghadapi masalah yang mereka dapati selama proses penyesuaian diri melalui sikap dan perilaku dengan mengendalikan masalah, menghadapi tekanan, membangun hubungan sosial dan memperoleh tujuan. Konflik yang terjadi dari luar dan dalam diri mereka mendorong mereka untuk mencari cara agar tidak terus terjebak dalam hal tersebut.
SHOWING DIGNITY IN DRAMA PANTOMIME (2011) BY DEREK WALCOTT Rio Agustianto; An Fauzia Rozani Syafei
English Language and Literature Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.493 KB) | DOI: 10.24036/ell.v8i1.103007

Abstract

The purpose of this analysis is to expose the issue of showing dignity which is done by Black person and to know the contribution of the plot, spectacle, and character in revealing the showing dignity. This analysis is related to the concept of life instincts by Freud, the concept of self-awareness by Crisp-Turner and the concept of power by Michel Foucault that is supported by the text and context based interpretation. The result of this analysis shows the protagonist succeeds to show his dignity that can be seen from his knowledge and good manners.
Co-Authors Abdullah Azzam An-Nashir Afila Teddy Defri Alisya Isra Belinda Ana Sakinah Anggraini, Yola Anisa Wahyuni Annisa Erma Annisa Fitri Irwan Antoni Suhermanto Apri Yayat Susendi Arini Kumala Sari Aulia Fransischa Ayu Efta Febriani Bambang Triyono Bimbi Lastri Prima Chairunnisa Maulana Fitrah Chintya Virqi Prayetno Desri Wahyuni Desvalini Anwar Desy Jumiarti Dini, Vioren Dodi Zuyandi Elza Netri Fadhil Muhammad Hafizul Alimi Ifani Ramadhani Indah Afriani Inessa Laurie Intan Permata Sari Irawati Irawati Irma Permata Irza Ade Suarni Ismaweni Isman Ito Wardiah Junia Dwipa Arza Kurnia Ningsih Kurnia Ningsih Kurnia Ningsih Leni Marlina Lukman Nul Hakim M. Zaim Maharani Deta Putri Maharani, Puja Manissha Juliati Jhoni Mela Ismi Melani, Yultri Meli Aslina Mella Wiani Putri Muhammad Satria Mulia Tina Nentis Nentis Nofita Yola Norma Yuliansyah Nurul Huda Oktaria, Rinda Oktavia Oktavia Peby Yurdean Peragita Agdia Rakhmi Amini Rangga Fajriya Tanamal Rani Febrina Rasyidah Elqayyimah Ratmanida, Ratmanida Refnaldi Refnaldi Reidha Mahaesti Reisha Rahma Agus Ridho Yosfika Rio Agustianto Rusdi Rusdi Rusdi Thaib S.Pd, Zulfadli Sabrina Khairissa Selvi Maharani Sinamo, Frilance Siska Aris Nita Sitti Fatimah Sitti Fatimah Suci Ayu Andari Suci Mei Khelly Suci Nazira Tania Musmita Tesalonika Tesalonika Titi Pani Naskah Try Ulva Yeni Ulva Khairani Vischa Mansyera Pratama Wafiq Aziza Wanda Rifani Astuti Nst Welly Ernando Sihombing Widya Wati Putri Winda Elva Yuanita Winda Rawilta Putri Yoffi Boni Adha'fri Yoga Prihandika Yongki Perwonegoro Yudita Maharani Yuri Hardianti Zikriyati Zikriyati ZK Abdurahman Baizal Zul Amri