Articles
Pengaruh Model Pembelajaran Direct Instruction Terhadap Keterampilan Tata Boga Anak Tunarungu
Fitri Rahma Utari;
Marlina Marlina;
Kasiyati Kasiyati
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jpkk.v4i1.108
Permasalahan yang ditemukan dalam bidang keterampilan tata boga di SLB Perwari Padang yaitu kurangnya variasi dalam membuat olahan berbagai makanan dan minuman, metode yang digunakan guru kurang bervariasi. Tujuan penelitian untuk membuktikan bahwa model pembelajaran direct instruction efektif dalam meningkatkan keterampilan tata boga membuat cokelat aneka bentuk pada anak tunarungu terutama kelas V di SLB Perwari Padang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, desain pre-eksperimental dengan dua kali observasi yaitu sebelum dan sesudah eksperimen. Data dikumpulkan dengan tes melalui kisi-kisi instrumen yang diuji menggunakan uji mann withney. Subjek penelitian yaitu empat orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan: 1) proses pembelajaran keterampilan tata boga membuat cokelat aneka bentuk dilakukan menggunakan model pembelajaran direct instruction. 2) hasil keterampilan tata boga membuat cokelat aneka bentuk anak tunarungu kelas V meningkat melalui model pembelajaran direct instruction. Maka disimpulkan model pembelajaran direct instruction efektif dalam meningkatkan keterampilan tata boga anak tunarungu kelas V di SLB Perwari Padang.
Pengaruh Penerapan Quantum Teaching Terhadap Peningkatan Keterampilan Tata Boga Anak Tunagrahita Ringan
Yuliati Ningsih Ningsih;
Jon Efendi;
Marlina Marlina
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jpkk.v4i1.150
Permasalahan yang ditemukan di SLBN 1 Padang pada anak tunagrahita ringan kelas tata boga dilatar belakangi oleh guru menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan latihan dalam pembelajaran keterampilan tata boga dengan penugasan secara individual. Selain itu, kemampuan siswa yang bervariasi mengakibatkan siswa mengalami kesulitan membuat puding pisang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas, subjek penelitian terdiri dari guru kelas dan 4 orang anak tunagrahita ringan. Siklus yang dilaksanakan dalam beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan dengan cara observasi, studi dokumentasi dan tes. Hasil menunjukkan bahwa proses dan hasil keterampilan pembuatan puding pisang anak tunagrahita ringan kelas tata boga meningkat melalui pendekatan quantum teaching. Dapat disimpulkan bahwa, pelaksanaan pembelajaran keterampilan tata boga melalui pendekatan quantum teaching dapat meningkatkan keterampilan proses pembuatan puding pisang.
Efektivitas Model Pembelajaran Procedural Dalam Meningkatkan Keterampilan Vokasional bagi Siswa Tunarungu di Sekolah Luar Biasa
Weweng Paramita Rusadi;
Marlina Marlina
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.654
Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang ditemukan di SLB N 1 Linggo Sari Baganti. Terdapat lima siswa tunarungu yang kurang motivasi dalam pembelajaran keterampilan vokasional, hal ini disebabkan guru belum optimal dalam menggunakan model disaat proses pembelajaran keterampilan vokasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan efektivitas Model pembelajaran procedural dalam meningkatkan keterampilan vokasional bagi siswa tunarungu kelas X di SLB I Linggo Sari Baganti. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental design atau quasi eksperiment dengan jenis one group pre test and post test design. Penelitian terdapat dua kali pelaksanaan observasi, yang pertama sebelum eksperimen atau bisa disebut dengan pre test yang dimaksudkan agar memperhatikan kemampuan awal siswa ketika sebelum diberikan tindakan, selanjutnya ada sesuatu eksperimen atau disebut juga dengan post test ini dimaksudkan agar memperhatikan kemampuan siswa setelah diberikanya tindakan. Desain yang digunakan yaitu one group pre test dan post test design dalam rancangan ini terdapat satu kelompok tanpa adanya kelompok pembanding. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian dalam instrumen penelitian ini terdapat alat, bahan dan langkah-langkah membuat papan karangan bunga. Tes yang digunakan pada saat sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan wilcoxon dengan SPSS. Hasil penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran procedural dapat meningkatkan keterampilan vokasional bagi anak tunarungu di SLBN 1 Linggo Sari Baganti.
IMPLEMENTASI KEBUDAYAAN DAERAH LOKAL MINANGKABAU DI SEKOLAH DASAR
Tri Susilawati;
Marlina Marlina;
Desyandri Desyandri
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8427
Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengimplementasian kebudayaan daerah lokal Minangkabau dalam pembelajaran di sekolah dasar. Kajian ini menggunakan metode studi literatur yang dimana melakukan analisis dari berbagai data dan sumber terkait dengan pengimpelemntasian kebudayaan Minangkabau ke dalam pembelajaran di sekolah dasar. Sumber-sumber literatur dapat berupa majalah, artikel, buku, laporan, berita, dan lain sebagai nya. Hasil kajian menunjukkan implementasi kebudayaan lokal Minangkabau dalam pembelajaran disekolah dasar dapat dilakukan dengan penyajian pembelajaran yang dilakukan oleh guru dengan cara menyajikan sebuah pembelajaran yang unik dan menarik bagi siswa seperti kegiatan bernyanyi, berdendang, maupun berbalas pantun adat Minangkabau. Pembelajaran juga dapat dikukan secara kontekstual yang dimana pembelajaran didasari pada keadaan nyata di lingkungan sekitar peserta didik yang bertujuan untuk membuat pembelajaran bermakna bagi peserta didik. Dengan adanya implementasi kebudayaan Minangkabau di sekolah dasar dapat menanamkan nilai-nilai, norma, maupun sikap yang edukatif untuk peserta didik
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR PADA MASA PANDEMI COVID-19
Silvia Handayani;
Marlina Marlina;
Desyandri Desyandri
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8425
Studi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa sekolah dasar dimasa pandemi covid-19 (corona virus disease). Studi ini dilakukan dengan metode studi literatur. Literatur yang dikaji dapat berupa artikel, laporan, majalah, berita, dan lain sebagainya yang dapat dijadikan landasan dalam pengkajian sebuah topik. Hasil dari kajian yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa sekolah dasar di masa pandemi seperti faktor pola asuh orang tua, penyajian pembelajaran jarak jauh yang dilakukan oleh guru, dan adanya dukungan dari pemerintah dalam mendukung dan membantu dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh.
Peningkatan keterampilan sosial anak berkebutuhan khusus melalui strategi pembelajaran station rotation berbasis tiered task (studi eksperimen di sekolah inklusif Sumatera Barat)
Marlina Marlina;
Grahita Kusumastuti;
Nur Aufa Makmur;
Ihsa Nabila
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol 18, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpk.v18i1.45776
Pencanangan pemerintah tentang pemerataan pendidikan yang bermutu dibuktikan dengan penyelenggaraan pendidikan inklusi yang sejalan dengan falsafah pendidikan untuk semua. Salah satu strategi pembelajaran yang mengakomodir perbedaan kebutuhan belajar siswa adalah pembelajaran diferensiasi, menggunakan strategi Station Rotation (SR) dengan Tiered Task (TT). Masalahnya, belum semua sekolah inklusif menerapkan strategi ini dalam pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk membuktikan efektivitas penerapan strategi pembelajaran SR dengan TT terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan Desain Eksperimen One-Group Pretest-Posttest, dengan jumlah guru peserta sebanyak 17 orang di empat sekolah inklusi di Sumatera Barat yang meliputi guru mata pelajaran dan kelas, 8 observer, dan 85 siswa berkebutuhan khusus dengan berbagai jenis berkebutuhan khusus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan skor sebelum dan sesudah diterapkan strategi pembelajaran SR. Uji Peringkat Tanda Wilcoxon menunjukkan bahwa strategi pembelajaran rotasi stasiun berbasis tugas berjenjang selama perawatan menghasilkan kondisi yang signifikan secara statistik untuk keterampilan sosial yang ada (Z = -2,512, p = 0,012). Peningkatan ini terjadi karena SR dan TT menekankan pada fleksibilitas siswa berkebutuhan khusus dalam memilih kelompok belajar, evaluasi pembelajaran berdasarkan kemampuan SSN, serta dapat meningkatkan hubungan positif dan menghilangkan hambatan yang dimiliki siswa berkebutuhan khusus.
Peningkatan Konsentrasi Belajar Anak Attention Deficit Hyperactive Disorder dengan Menerapkan Strategi Pembelajaran Station Rotation
Nur Aufa Makmur;
Marlina Marlina
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Children with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) typically struggle with concentration, which includes the ability to concentrate on learning. The researcher discovered a child with ADHD of the inattentive type in an inclusive school with a low concentration based on the assessment results. Subject were chosen based on the results of the identification and assessment performed by the researchers using the identification tool for children with special needs and the duration instrument. The station rotation (SR) learning strategy is a differentiated learning strategy that uses stations to achieve learning objectives over a set time, with children grouped according to readiness, interest, and learning profile. This study aimed to see how effective SR learning strategies were at increasing learning concentration in children with ADHD. The experimental method was used in this study, with a single subject research (SSR) reversal design model type A-B-A. Data were analyzed using visual chart analysis, which included in-condition and between-condition analysis. The results showed that children with ADHD in the inclusion class improved their ability to concentrate on learning. Children with ADHD in inclusive schools will be studied using SR learning strategies to increase effective learning concentration.
Bentuk Penanganan Tindakan Bullying Pada Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusif
Sri Rofiatul Amalia;
Marlina Marlina
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/juppekhu1222080.64
Penelitian ini diangkat dari banyaknya informasi bahwa peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK) mendapatkan tindakan bullying di sekolah inklusif. dan juga adanya bullying pada PDBK di SD Negeri 17 Jawa Gadut. Tujuan penelitian ini untuk mencari informasi mengenai bentuk penanganan tindakan bullying pada PDBK. Jenis penelitian kualitatif metode deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis naratif. Keabsahan data menggunakan triangulasi dengan metode dan sumber. Hasil dari penelitian ini ialah SD Negeri 17 Jawa Gadut memiliki keseluruhan level sesuai dengan pendekatan multiple level bentuk penanganan bullying yang terdiri dari level sekolah, level kelas dan level individu. Temuan khusus dari penelitian ini ialah masih adanya tindakan bullying pada PDBK di sekolah ini, walaupun sekolah sudah menjadi penyelenggara pendidikan inklusif yang berakreditasi A dan mendapatkan sosialisasi rutin dari Bhabinkamtibmas kelurahan Limau Manis mengenai bullying dan kekerasan pada anak dan remaja.Â
EFEKTIVITAS VIDEO TUTORIAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBUAT SNACK BOUQUET PADA ANAK TUNARUNGU
Cindy Rahmi Aulia;
Marlina Marlina
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (443.226 KB)
Penelitian ini ditemukan di SLBN 1 Kubung, terdapat lima orang siswa tunarungu bahwa motivasi atau dorongan siswa dalam belajar keterampilan vokasioanl tergolong rendah karena kurangnya keinginan untuk belajar keterampilan vokasional yang disebabkan kemampuan guru dalam penggunaan media dalam proses pembelajaran terbatas, serta kurang mampunya guru dalam memberikan inovasi-inovasi dalam pembelajaran keterampilan vokasional mengakibatkan anak cepat bosan dalam belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan media video tutorial dapat meningkatkan keterampilan vokasional membuat Snack Bouquet bagi anak tunarungu di SLBN 1 Kubung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang berbentuk Quasi Eksperimen dengan jenis one group pretest and posttest design. Subjek penelitian berjumlah 5 orang anak tunarungu. Dengan menggunakan Tes Pebuatan. Nilai dari hasil pretest dan post test diolah dengan menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, keterampilan vokasional anak tunarungu mengalami peningkatan. Dari hasil pengolahan data diperoleh Uhit= 25 dan Utab=2 dengan n=5 pada taraf signifikansi 95% dan α = 0,05. Berdasarkan hasil tersebut maka Uhit ≥ Utab, artinya Ha diterima dan H0 ditolak, jadi terbukti bahwa media video tutorial dapat meningkatkan keterampilan vokasional anak tunarungu.
Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Deby Aprilita Utama;
Marlina Marlina
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.5500
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kurikulum merdeka bagi anak berkebutuhan khusus di SLB se-Provinsi Sumatera Barat. Jenis penelitian yaitu deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru di SLB se-Provinsi Sumatera Barat, dengan subjek kepala sekolah dan guru SLB penggerak angkatan 1 dan 2 yang berjumlah 9 SLB dengn 9 orang kepala sekolah dan 56 orang guru. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan angket. Penelitian ini menggunakan uji validitas expert judgement, uji product moment. dan uji reabilitas yang menggunakan teknik Alpha Cronbach dengan bantuan aplikasi SPSS. Analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis statistic deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 88,9 % kepala sekolah SLB penggerak angkatan 1 dan 2 menyatakan implementasi kurikulum merdeka dengan kategori sesuai, 11,1% berada pada kategori cukup sesuai, sedangkan 66,1% guru SLB penggerak angkatan 1 dan menyatakan implemetasi kurikulum merdeka bagi anak berkebutuhan khusus dengan kategori sesuai, 33,9% berada pada kategori cukup sesuai. Implementasi Kurikulum Merdeka bagi anak berkebutuhan khusus di SLB se-Provinsi Sumatera Barat dalam kategori sesuai dengan yang telah dicanangkan oleh Kemendikbudritek.