Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT STRES DALAM PEMBUATAN TUGAS AKHIR DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA FK UNIZAR ANGKATAN 2019 Komang Agus Satria Widiasa; Danang Nur Adiwibawa; Irwan Syuhada; IGP Winangun
Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/5hergy11

Abstract

Kualitas tidur yang buruk dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu stres. Pada tahap akademik seorang mahasiswa dituntut untuk dapat sesegera mungkin menyelesaikan masa studinya dan diberikan tugas akhir atau skripsi yang wajib dipenuhi sebagai syarat kelulusan. Tidak dapat dipungkiri dalam penyusunan tugas akhir ini pasti akan mengalami hambatan yang dapat mengakibatkan stres. Namun, seiring berjalannya waktu, beberapa penelitian memiliki pendapat pro dan kontra yang menyatakan hubungan tingkat stress dan kualitas tidur ini. Berdasarkan uraian diatas peneliti tertarik melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan tingkat stres dalam pembuatan tugas akhir dengan kualitas tidur mahasiswa PSPD FK Unizar tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dan teknik purposive sampling menggunakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Mataram angkatan 2019 yang berjumlah 77 responden Dari seluruh total 77 sampel penelitian didapatkan responden yang mengalami stres ringan sebesar 26%, sebesar 29,9 % mengalai stres sedang, dan yang mengalami stres berat sebesar 44,1%. Lalu, sebesar 44,2% memiliki kualitas tidur baik dan dengan kriteria buruk sebesar 55,8%. Terdapat hubungan antara tingkat stres dalam pembuatan tugas akhir dengan kualitas tidur mahasiswa FK UNIZAR angkatan 2019 dengan p-value 0,005 (p-value < 0,05).
Hubungan Mekanisme Koping, Kualitas Tidur dan Motivasi Belajar dengan Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa Kedokteran Alfiana, Dewi; Syuhada, Irwan; Rusmaningrum, Baiq Novaria
Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v1i2.11

Abstract

Mahasiswa kedokteran sebagai peserta didik tidak terlepas dari gangguan kecemasan selama pendidikan, masalah psikologis tersebut dikarenakan beban pelajaran yang sangat sulit, kegelisahan terhadap jenjang  pendidikan yang lebih lama serta ujian yang akan dihadapi lebih banyak dari mahasiswa. Tujuan dari makalah ini adalah untuk meninjau keadaan terkini Teknik pengambilan sampel dalam konteks klinis berupa ujian pemeriksaan klinis terstruktur objektif (OSCE) (Elindra et al., 2019) dan untuk memberikan gambaran tentang status terkini dari teknik pengambilan sampel. penelitian di bidang ini. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, jenis penelitian yang akan digunakan yaitu metode observasional analitik dengan pengambilan data secara cross sectional. Temuan utama sebagai berikut: (i) hal ini hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sebagian besar memilih Problem Focused Coping sebanyak 61 orang (62,9%) dan (ii) sedangkan Emotional Focused Coping (28,9%).
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT), Merokok dan Asupan Kafein dengan Kejadian Dispepsia Fungsional pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Imtihan, Muhammad; Utama, Lalu Buly Fatrahady; Syuhada, Irwan; Sahrun, Sahrun
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i8.19059

Abstract

ABSTRACT According to WHO (World Health Organization), every year the population of dyspepsia in the world reaches 15-30%. Dyspepsia is discomfort in the upper gastrointestinal tract which is described by a number of symptoms that cause discomfort in the upper abdomen. Some risk factors for functional dyspepsia are triggered by age, gender, stress, caffeinated drinks, alcohol, smoking, consumption of non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs), and body mass index (BMI). This study aims to determine the relationship between body mass index (BMI), smoking, and caffeine intake with the incidence of functional dyspepsia in students of the Faculty of Medicine, Al-Azhar Islamic University. This study uses an approach with a cross-sectional study design. The sampling technique uses purposive sampling. The study was conducted at the Faculty of Medicine, Al-Azhar Islamic University in October 2024. The research sample was 90 respondents. Data were analyzed univariately and bivariately with the Chi-square statistical test. The results of this study showed that there was no significant relationship between body mass index (BMI) and the incidence of functional dyspepsia (p-value 0.709), there was a significant relationship between smoking and the incidence of functional dyspepsia (p-value 0.024), and there was a significant relationship between caffeine intake and the incidence of functional dyspepsia (p-value 0.012). There was no significant relationship between body mass index (BMI) and the incidence of functional dyspepsia in students of the Faculty of Medicine, Al-Azhar Islamic University, and there was a significant relationship between smoking and caffeine intake with the incidence of functional dyspepsia in students of the Faculty of Medicine, Al-Azhar Islamic University. Keywords: Functional Dyspepsia, Body Mass Index, Smoking, Caffeine Intake.  ABSTRAK Menurut WHO (World Health Organization), setiap tahun populasi dispepsia di dunia mencapai 15-30%. Dispepsia merupakan ketidaknyamanan pada saluran cerna atas yang digambarkan oleh sejumlah gejala sehingga membuat ketidaknyamanan pada perut bagian atas. Beberapa faktor risiko dispepsia fungsional yaitu dipicu oleh usia, jenis kelamin, stres, minuman berkafein, alkohol, merokok, konsumsi obat anti inflamasi non steroid (OAINS), dan indeks massa tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks masa tubuh (IMT), merokok, dan asupan kafein dengan kejadian dispepsia fungsional pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar. Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan desain studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian dilakukan di Fakultas kedokteran Universitas Islam Al-Azhar pada bulan Oktober 2024. Sampel penelitian sebanyak 90 responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara indeks masa tubuh (IMT) dengan kejadian dispepsia fungsional (p-value 0,709), terdapat hubungan yang signifikan antara merokok dengan kejadian dispepsia fungsional (p-value 0,024), dan terdapat hubungan yang signifikan antara asupan kafein dengan kejadian dispepsia fungsional (p-value 0,012). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara indeks masa tubuh (IMT) dengan kejadian dispepsia fungsional pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar, dan terdapat hubungan yang signifikan antara merokok, dan asupan kafein dengan kejadian dispepsia fungsional pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar. Kata kunci: Dispepsia Fungsional, Indeks Masa Tubuh, Merokok, Asupan Kafein.
Hubungan Kecanduan Smartphone, Self-Esteem, dan Jenis Kelamin dengan Kecemasan pada Siswa di SMAN 1 Mataram Perdana, Made Krisna Wahyu; Syuhada, Irwan; Santosa, Hilda; Imam, Lalu Yogi Prasetio
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i8.19109

Abstract

ABSTRACT The World Health Organization (WHO) states that anxiety is a common mental health disorder with a very high prevalence rate. According to the Basic Health Research (Riskesdas) conducted by the Ministry of Health in 2018, emotional disorders among adolescents increased from 6% in 2013 to 9.8% in 2018. Objective to determine the relationship between smartphone addiction, self-esteem, and gender with anxiety among students at SMAN 1 Mataram. This study employed a quantitative, observational analytic approach with a cross-sectional design. The sampling technique used was stratified random sampling. The study was conducted at SMAN 1 Mataram in October 2024, involving a total of 102 respondents. Data were analyzed using the chi-square test with a significance level of p < 0.05. The bivariate analysis revealed a significant relationship between smartphone addiction and anxiety (p-value 0.001), no significant relationship between self-esteem and anxiety (p-value 0.879), and a significant relationship between gender and anxiety (p-value 0.032). There is a significant relationship between smartphone addiction and gender with anxiety, while no significant relationship was found between self-esteem and anxiety among students at SMAN 1 Mataram. Keywords: Smartphone Addiction, Self-Esteem, Gender, Anxiety  ABSTRAK World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kecemasan adalah gangguan kesehatan jiwa yang umum dengan tingkat prevalensi yang sangat tinggi. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dari Kementerian Kesehatan (2018), gangguan emosi pada remaja meningkat dari 6% pada tahun 2013 menjadi 9,8% pada tahun 2018. Tujuan penelitian mengetahui hubungan kecanduan smartphone, self esteem, dan jenis kelamin dengan kecemasan pada siswa di SMAN 1 Mataram. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Mataram pada bulan Oktober 2024. Sampel penelitian sebanyak 102 responden. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan signifikan kecanduan smartphone dengan kecemasan dengan p-value 0,001, tidak terdapat hubungan signifikan self esteem dengan kecemasan dengan p-value 0.879 dan ada hubungan signifikan jenis kelamin dengan kecemasan dengan p-value 0,032. Terdapat hubungan signifikan kecanduan smartphone dan jenis kelamin dengan kecemasan, dan tidak terdapata hubungan signifikan self esteem dengan kecemasan pada siswa di SMAN 1 Mataram. Kata Kunci: Kecanduan Smartphone, Self Esteem, Jenis Kelamin, Kecemasan
Hubungan Tingkat Stres, Academic Burnout, dan Kecanduan Smartphone dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Bendesa, I Wayan Surya Surya Adi Pradhana; Syuhada, Irwan; Ruqayyah, Siti; Kusumadewa, Bagus Surya
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i7.18874

Abstract

ABSTRACT Sleep quality is an important aspect of an individual's health. However, decreased sleep quality among young adults, including medical students with high learning intensity has become an increasing global health problem. Factors such as stress levels, academic burnout, and smartphone addiction are known to play a role in sleep loss. High stress levels and burnout symptoms due to academic demands lead to fatigue, while excessive smartphone use can worsen sleep quality. This research aims to analyze the relationship of stress level with sleep quality, academic burnout with sleep quality, and smartphone addiction with sleep quality in students of the Faculty of Medicine, Al-Azhar Islamic University. This research is a quantitative observational analytic with a cross-sectional research design. The sampling technique was carried out by stratified random sampling with a total sample of 83 respondents. Data were analyzed using the Spearman Rank correlation test with a significance value limit of p-value 0.05. The majority of respondents had poor sleep quality (68.7%), mild stress level (45.8%), low academic burnout (66.3%), and smartphoneaddiction (65.1%). Bivariate analysis showed that there was a significant relationship between stress level and sleep quality (p=0.001), academic burnout and sleep quality (p=0.001), and smartphone addiction and sleep quality (p=0.001) in students of the Faculty of Medicine, Al-Azhar Islamic University. There is a significant relationship between stress level, academic burnout, and smartphone addiction with sleep quality in students of the Faculty of Medicine, Al-Azhar Islamic University. Keywords: Sleep Quality, Stress Levels, Academic Burnout, Smartphone Addiction.  ABSTRAK Kualitas tidur merupakan aspek penting bagi kesehatan individu. Penurunan kualitas tidur di kalangan dewasa muda, termasuk mahasiswa kedokteran dengan intensitas pembelajaran yang tinggi telah menjadi masalah kesehatan global yang semakin meningkat. Faktor-faktor seperti tingkat stres, academic burnout, dan kecanduan smartphone diketahui berperan dalam penurunan kualitas tidur. Tingkat stres yang tinggi dan gejala burnout akibat tuntutan akademik menyebabkan kelelahan, sementara penggunaan smartphone yang berlebihan dapat memperburuk kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur, academic burnout dengan kualitas tidur, dan kecanduan smartphone dengan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar. Penelitian ini merupakan kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 83 responden. Data dianalisis dengan uji korelasi Rank spearman dengan batas nilai signifikansi p-value  0.05. Mayoritas responden memiliki kualitas tidur buruk (68.7%), tingkat stres ringan (45.8%), academic burnout rendah (66.3%), dan kecanduan smartphone (65.1%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara tingkat stres dengan kualitas tidur (p=0.001), academic burnout dengan kualitas tidur (p=0.001), dan kecanduan smartphone dengan kualitas tidur (p=0.001) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar. Terdapat hubungan antara tingkat stres, academic burnout, dan kecanduan smartphone dengan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Tingkat Stres, Academic Burnout, Kecanduan Smartphone
KORELASI KEPATUHAN HEMODIALISIS DAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL TAHAP AKHIR DI RSUD PROVINSI NTB Yaya Ipda Sutisna; Kadek Dwi Pramana; Irsandi Rizki Fermananda; Irwan Syuhada
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 2 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/serje427

Abstract

Penyakit Ginjal Tahap Akhir (PGTA) adalah kondisi kerusakan ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih, sehingga memerlukan terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis. Selain memperpanjang kelangsungan hidup, hemodialisis juga berdampak pada berbagai dimensi kualitas hidup pasien termasuk aspek fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi. Secara teoritis, tingkat kepatuhan terhadap rejimen hemodialisis dapat memengaruhi kualitas hidup pasien PGTA. Penelitian ini bertujuan menelaah hubungan antara kepatuhan menjalani hemodialisis dan kualitas hidup pasien PGTA di RSUD Provinsi NTB. Desain yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 70 responden dipilih melalui purposive sampling. Kepatuhan diukur menggunakan kuesioner ESRD-AQ, sementara kualitas hidup dinilai dengan KDQOL-SF. Analisis hubungan dilakukan dengan uji Chi-Square pada taraf signifikansi p<0,05. Hasil menunjukkan bahwa pasien dengan kepatuhan tinggi cenderung melaporkan kualitas hidup yang baik, namun uji statistik tidak menemukan hubungan yang signifikan antara kepatuhan hemodialisis dan kualitas hidup pasien PGTA di RSUD Provinsi NTB (p>0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas hidup pasien PGTA memerlukan pendekatan multidimensional yang mencakup faktor medis, dukungan keluarga, dan aspek psikososial.
HUBUNGAN JUDI ONLINE DENGAN POLA TIDUR PADA DEWASAMUDA DI DESA TERUWAI KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Melissa Adelia Sukardi; Danang Nur Adiwibawa; Irwan Syuhada; Aena Mardiah
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 2 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/48baxa18

Abstract

Pola tidur yang buruk, ditandai dengan durasi, kualitas, dan waktu istirahat yang tidak memadai, dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental. Kecanduan judi daring (online gambling) merupakan salah satu faktor risiko yang berpotensi mengganggu pola tidur melalui berbagai mekanisme, seperti paparan cahaya biru, stres finansial, dan perilaku begadang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku judi daring dan pola tidur pada dewasa muda. Studi kuantitatif ini menggunakan pendekatan potong lintang (cross-sectional study) dengan melibatkan 103 dewasa muda di Desa Teruwai, Kabupaten Lombok Tengah. Responden dipilih secara acak menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square untuk menentukan signifikansi hubungan dengan tingkat kepercayaan 95% (p < 0,05). Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 103 responden, 49 (47,6%) memiliki riwayat judi daring. Ditemukan adanya pola tidur yang terganggu pada 34 responden (37,8%), pola tidur ringan pada 16 responden (26,7%), dan pola tidur baik pada 33 responden (35,6%). Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara riwayat judi daring dan pola tidur yang terganggu pada populasi dewasa muda di wilayah studi. Dewasa muda yang memiliki riwayat perilaku judi daring di Desa Teruwai lebih cenderung mengalami pola tidur yang terganggu. Temuan ini menyoroti pentingnya intervensi dan edukasi mengenai risiko kesehatan yang terkait dengan judi daring, terutama dalam kaitannya dengan kualitas tidur.
Pemberdayaan Produksi dan Pemasaran Kelompok Usaha Kuliner Dapoer Wanda di Bagirati, Cakranegara, Lombok Irwan Syuhada; I Putu Dedy Arjita; I Putu Agus Santana
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 11 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss11pp4197-4204

Abstract

This community service program was carried out to answer the production and marketing challenges faced by the Dapoer Wanda Culinary Business Group in Bagirati, Cakranegara, Lombok, a culinary MSME that focuses on boxed rice and betutu chicken products. The purpose of the activity is to increase production capacity, strengthen business management, and expand marketing reach through digitalization. The service method uses a participatory approach that involves socialization, training, application of appropriate technology, mentoring, and evaluation. The service team consisted of lecturers from Al Azhar Islamic University Mataram supported by students. The results of the activity showed an increase in partner understanding from 30% to 80%, an increase in production, and an average increase in sales by 25%. The uniqueness of this program lies in the integration of modern production technology with local content-based digital marketing strategies. The recommendations are directed at ongoing mentoring and strengthening multi-stakeholder collaboration to ensure the sustainability of service results
Hubungan Adekuasi Hemodialisa Dengan Stres, Kecemasan, dan Depresi Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Praya Lombok Tengah Paoh, Kharisma Alsyad Nur Azizah; Syuhada, Irwan; Rahadianti, Dian; Fatrahady, Lalu Buly
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 1 (2025): March
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i1.14640

Abstract

This study aims to analyze the relationship between hemodialysis adequacy and the levels of stress, anxiety, and depression among patients undergoing hemodialysis at RSUD Praya Lombok Tengah. The study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The sample was drawn from patients undergoing routine hemodialysis therapy. Data were collected using the validated Depression, Anxiety, and Stress Scale 42 (DASS-42) questionnaire. Data analysis was conducted using the chi-square statistical test. If the assumptions for the chi-square test were not met, the Kendall Tau test was applied. The study revealed a significant relationship between hemodialysis adequacy and levels of stress (p < 0.001; r = 0.627), anxiety (p < 0.001; r = 0.518), and depression (p < 0.05; r = 0.612) among patients. Hemodialysis adequacy is associated with levels of stress, anxiety, and depression in patients undergoing hemodialysis therapy. These findings highlight the importance of ensuring hemodialysis adequacy to support the psychological well-being of patients.
Hubungan Tipe Pola Asuh Orang Tua, Single Parent, Jenis Kelamin dan Kecenderungan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) dengan Kejadian Depresi Pada Siswa di SMA Negeri 2 Mataram Antari, Ni Kadek Widya; Syuhada, Irwan; Handayani, Wendy; Dahlia, Yolly
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i6.14370

Abstract

ABSTRACT A common mental health disorder in adolescents is depression. Depression is a multifactorial disorder, namely biological factors, psychological or personality factors, genetic factors and psychosocial factors. Objective: Analyzing the relationship between the type of parenting, single parent, gender, and the tendency of Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) with the incidence of depression in students at SMA Negeri 2 Mataram. To analyze the relationship between parenting type, single parent, gender, and Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) tendency with the incidence of depression in students at Senior High School 2 Mataram. Observational analytic quantitative research with a cross-sectional study design. The research was conducted at SMA Negeri 2 Mataram on Monday, November 20, 2023. The sampling technique used total sampling with a sample size of 102 respondents. Data were analyzed using the Spearman Rank correlation test with a significance value limit (p-value) <0.05. The results showed that the majority were 16 years old (38.2%), the first child (30.4%), and lived with the mother (74.5%), experienced minimal depression (40.2%), had a permissive type of parenting (38.2%), divorced parents died (59.8%), female gender (58.8%), and potential PTSD (61.8%). Bivariate analysis showed that there was a relationship between parenting patterns with depression (p=0.000), single parent with depression (p=0.000), gender with depression (p=0.003), and PTSD tendency (p=0.000) in students of Senior High School 2 Mataram. Parenting type, single parent¸ gender, and Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) tendency are associated with depression in students of Senior High School 2 Mataram. Keywords: Depression, Parenting Type, Single Parent, Gender, Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).  ABSTRAK Gangguan kesehatan mental yang sering terjadi pada remaja adalah depresi. Depresi merupakan gangguan yang bersifat multifaktorial, yakni faktor biologis, faktor psikologis atau kepribadian, faktor genetik dan faktor psikososial. Menganalisis hubungan antara tipe pola asuh orang tua, single parent, jenis kelamin, dan kecenderungan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) dengan kejadian depresi pada siswa di SMA Negeri 2 Mataram. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional study. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Mataram pada hari Senin, 20 November 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan besar sampel 102 responden. Data dianalisis dengan uji korelasi Rank Spearman dengan batas nilai signifikansi (p-value) < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas berusia 16 tahun (38,2%), anak pertama (30,4%), dan tinggal bersama ibu (74,5%), mengalami depresi minimal (40,2%), memilki tipe pola asuh orang tua permasif (38,2%), status orang tua bercerai meninggal (59,8%), jenis kelamin perempuan (58,8%), dan berpotensi PTSD (61,8%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan depresi (p-value=0,000), single parent dengan depresi (p-value=0,000), jenis kelamin dengan depresi (p-value=0,003), dan kecenderungan PTSD (p-value=0,000) pada siswa SMA Negeri 2 Mataram.Tipe pola asuh orang tua, single parent¸ jenis kelamin, dan kecenderungan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) berhubungan dengan depresi pada siswa SMA Negeri 2 Mataram. Kata Kunci: Depresi, Tipe Pola Asuh Orang Tua, Single Parent, Jenis Kelamin, Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).