Claim Missing Document
Check
Articles

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNTUK MEMBANGUN DESA MANDIRI BERKARAKTER BISA DI DESA SUMBER REJEKI, KECAMATAN WATUBANGGA, KABUPATEN KOLAKA Miftachurohmah, Nisa; Arianti, Widia; Fadillah, Fadillah; Riska, Riska; Ardiandi, Brukmen; Meiliyah, Tri Nurul; Wahida, Wahida; Deviyanti, Komang; Bintang, Petra; Hasan, Radif; Haikal, Fikram; Sutoyo, Muhammad Nurtanzis; Nasuruddin, Nasruddin; Jahring, Jahring
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v7i3.8892

Abstract

Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November Kolaka Bersama beberapa orang dosen melaksanakan berbagai kegiatan di Desa Sumber Rejeki, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, pelaksanaan periode 5 Agustus hingga 15 September 2024, dengan tujuan memberdayakan masyarakat dan mewujudkan desa mandiri berkarakter BISA (Berintegrasi, Inovatif, Santun, dan Adaptif). Program yang dijalankan mencakup 7 kegiatan non-fisik, seperti sosialisasi menabung dan pembuatan tabungan untuk anak-anak yang melibatkan 35 siswa SMP, serta sosialisasi cuci tangan yang benar dengan 50 siswa SD, yang berhasil meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kebersihan dan literasi keuangan. Kegiatan fisik mencakup budidaya 150 bibit Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di 3 dusun dan pemasangan 10 papan nama aparat desa untuk meningkatkan akses informasi dan pemanfaatan tanaman obat keluarga. Selain itu, program tambahan seperti pemeriksaan kesehatan melibatkan 75 warga, sementara kegiatan Jumat Bersih dengan partisipasi 50 warga setiap minggu berhasil meningkatkan semangat gotong-royong dan kebersihan lingkungan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat, serta terciptanya lingkungan desa yang lebih sehat dan asri. Kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan program ini, memberikan dampak positif berkelanjutan bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
COMPARATIVESTUDY OFMATHEMATICSLEARNING STUDENTS OUTCOMES TAUGHT BY COOPERATIVE LEARNING MODELTEAMS GAMES TOURNAMENTTYPE (TGT) ANDTALKING STICKTYPE(TS) Jahring Jahring; Armiana Armiana; Akbar Nasrum
JME (Journal of Mathematics Education) Vol. 2 No. 2 (2017): JME
Publisher : USN Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jme.v2i2.376

Abstract

This research method was Experimental Research. The Research aimed at determining whether there were differences on the student learning outcomes taught by cooperative learning model Teams Games Tournament type (TGT) and the students who were taught by cooperative learning model Talking Stick type (TS). This research was conducted at class VIII SMP Negeri 2 Kolaka in the academic year 2016/2017 consisting of 8 classes with total students was 199 students. VIII5 Class was the first experimentalclass taught by cooperative learning model TGT type and VIII3 Class was the second experimental class taught by cooperative learning TS type. Technique of Data Analysis used descriptive statistics and inferential statistics. The research findings were: (1)Mathematics learning outcomes of students taught by cooperative learning model TGT type consisting of 28 students obtained mean = 81,29, median = 84, mode = 85, standarddeviation = 8,814, and variance = 77,693 . In addition, 23 of 28 students (82.15%) had learning outcomes above KKM = 75, and 19 of 28 students (57.14%) had scores above mean = 81.29. (2) The learning outcomes of mathematics student taught by cooperative learning model of TS type consisting of 28 students obtained mean = 81,64, median = 84,50, mode = 87, standard deviation = 9,306, and variance = 86,605. In addition, 22 of 28 students (78.57%) had learning outcomes above KKM = 75, and 20 of 28 students (71.42%) had scores above mean = 81.64. Based on the findings above, it can be concluded that there was no difference in the mean of mathematics learning outcomes of students taught by cooperative learning model both TGT type and TS type. The models provided good learning outcomes and improved the students’ engagement in the teaching and learning process.
Eksplorasi Etnomatematika Rumah Adat Suku Tolaki Mekongga (Raha Bokeo) Di Kabupaten Kolaka Jahring, Jahring; Muslan, Muslan; Purnamasari, Wilda; Nasruddin, Nasruddin; Mashuri, Sufri
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v9i2.3713

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) memunculkan program pendidikan yang mengintegrasikan partisipasi budaya di sekolah. Pembelajaran matematika yang berorientasi pada budaya seringkali melibatkan materi matematika yang berhubungan dengan perhitungan. Bidang yang menghubungkan matematika dengan budaya ini dikenal sebagai etnomatematika. Salah satu contoh nyata yaitu adanya unsur matematika pada bangunan Rumah Adat Mekongga. Dari bangunan rumah adat terlihat unsur budaya dalam hal ini budaya Suku Tolaki Mekongga yang memiliki nilai seni yang tercermin dari gaya arsitektur bangunan. Mengkaji dan mengeksplorasi rumah adat Raha Bokeo Suku Tolaki Mekongga sebagai alternatif sumber belajar matematika berbasis kebudayaan lokal Suku Tolaki menjadi tujuan dalam penelitian ini dengan menggunkan jenis pendekatan etnografi. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri dan teknik analisis data mengacu pada metode yang dekemukakan oleh Miles Dan Hubermann. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi yang dilakukan pada Rumah Adat Mekongga, wawancara dilakukan dengan dua narasumber yaitu arsitek rumah adat sekaligus ahli sejarawan Suku Tolaki Mekongga dan ketua adat Suku Tolaki Mekongga dan dokumentasi yang berbentuk foto atau dokumen yang berkaitan. Hasil yang diperoleh yaitu terdapat konsep-konsep geometri pada bangunan Rumah Adat Mekongga seperti persegi panjang, segitiga sama kaki, segitiga siku-siku, prisma segi empat dan pencerminan atau refleksi. Selain itu, juga terdapat aktivitas matematika dalam proses pembangunan rumah adat seperti aktivitas mengukur, aktivitas merancang bangunan, aktivitas menjelaskan dan aktivitas menentukan lokasi.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNTUK MEMBANGUN DESA MANDIRI BERKARAKTER BISA DI DESA SUMBER REJEKI, KECAMATAN WATUBANGGA, KABUPATEN KOLAKA Miftachurohmah, Nisa; Arianti, Widia; Fadillah, Fadillah; Riska, Riska; Ardiandi, Brukmen; Meiliyah, Tri Nurul; Wahida, Wahida; Deviyanti, Komang; Bintang, Petra; Hasan, Radif; Haikal, Fikram; Sutoyo, Muhammad Nurtanzis; Nasuruddin, Nasruddin; Jahring, Jahring
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v7i3.8892

Abstract

Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November Kolaka Bersama beberapa orang dosen melaksanakan berbagai kegiatan di Desa Sumber Rejeki, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, pelaksanaan periode 5 Agustus hingga 15 September 2024, dengan tujuan memberdayakan masyarakat dan mewujudkan desa mandiri berkarakter BISA (Berintegrasi, Inovatif, Santun, dan Adaptif). Program yang dijalankan mencakup 7 kegiatan non-fisik, seperti sosialisasi menabung dan pembuatan tabungan untuk anak-anak yang melibatkan 35 siswa SMP, serta sosialisasi cuci tangan yang benar dengan 50 siswa SD, yang berhasil meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kebersihan dan literasi keuangan. Kegiatan fisik mencakup budidaya 150 bibit Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di 3 dusun dan pemasangan 10 papan nama aparat desa untuk meningkatkan akses informasi dan pemanfaatan tanaman obat keluarga. Selain itu, program tambahan seperti pemeriksaan kesehatan melibatkan 75 warga, sementara kegiatan Jumat Bersih dengan partisipasi 50 warga setiap minggu berhasil meningkatkan semangat gotong-royong dan kebersihan lingkungan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat, serta terciptanya lingkungan desa yang lebih sehat dan asri. Kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan program ini, memberikan dampak positif berkelanjutan bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Implementation of Tai-Type Cooperative Learning to Increase Students' Mathematical Representation Based on The Constructivist Approach Nasruddin, Nasruddin; Mashuri, Sufri; Djidu, Hasan; Jahring, Jahring
Journal of World Science Vol. 2 No. 7 (2023): Journal of World Science
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jws.v2i7.354

Abstract

This study aims to determine the average increase in the mathematical representation ability of students who are taught using Team Assisted Individualization (TAI) learning and conventional learning and to see the effectiveness of the TAI learning model with a constructivist approach. The subjects in this study were students of class VIII SMP Negeri 3 Samaturu in the even semester. Sampling was carried out using cluster random sampling technique as the experimental unit selected two research classes. Data analysis techniques using descriptive statistics and inferential statistics. Furthermore, the results of inferential statistics on hypothesis testing using the t-test. Based on the results and discussion in this study, several conclusions were obtained, namely: (1) students' mathematical representation abilities before being taught by the TAI model with a constructivism approach consisting of 19 students showed an average of 14.08, with a standard deviation of 5.78615; (2) students' mathematical representation abilities after being taught using TAI learning with a constructivism approach show an average value of 58.72, with a standard deviation of 7.332761; and (3) Learning mathematics through the TAI learning model is more effective than conventional learning.
Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Hasil Belajar Matematika Melalui Media Pembelajaran Digital Jahring; Hasan Djidu
GJET : Global Journal of Educational Technology Vol. 1 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/gjet.v1i1.35

Abstract

This study seeks to examine the impact of self-efficacy on mathematics learning outcomes via digital learning media. This research utilized a quantitative method with a descriptive correlational design. The sample comprised 57 tenth-grade pupils chosen by a saturation sampling technique. Data were gathered using a self-efficacy questionnaire employing a 5-point Likert scale consisting of 16 items, along with a curriculum-based assessment of learning outcomes. Regression analysis indicated that self-efficacy significantly affected learning outcomes, with a p-value of 0.044 at a 95% confidence interval. The negative regression coefficient (B = -1.024) suggested that an enhancement in self-efficacy correlated with a decline in students' learning results. This implies that additional factors, such as digital literacy or learning methodologies, may influence the association. These findings underscore the need of a pedagogical approach that not only bolsters self-efficacy but also fosters digital media proficiency to attain optimal learning outcomes
Implementation of Team-Assited Individualization Instructional Strategies Supported by Geogebra Software to Improve Mathematical Problem Solving Ability Nasruddin, Nasruddin; Mashuri, Sufri; Jahring, Jahring
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementation of team assisted individualization instructional strategies supported by GeoGebra software to improve mathematical problem solving ability. Objectives: This quasi-experiment study aims to determine the effectiveness of Team Assisted Individualization (TAI) instructional strategies assisted by Geogebra graphical software to improve students’ mathematical problem solving abilities. Method: By cluster random sampling techniques, 66 students in grade VIII at SMPN 1 Wundulako were selected as sample. Data collection was carried out using pretest and posttest by applying test and non-test instrument. The data analysis was carried out with descriptive and inferential statistics. Findings: The Tukey test results showed that the significance value was 0.005 (α<0.05) with the average scores of the experimental and control classes 80.42 and 76.03. Conclusion: TAI strategy with graphical software is more effective in improving the mathematical problem solving ability than conventional learning. Keywords: Team assisted individualization, GeoGebra, mathematical problem solving ability DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v9.i1.201903 
Pelatihan Pembuatan E-Modul Berbasis Digital untuk Guru SMP Negeri 1 Samaturu: Meningkatkan Kompetensi Teknologi dalam Pembelajaran Nisa Miftachurohmah; Nasruddin; Jahring
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pembuatan e-modul berbasis digital bagi guru-guru di SMP Negeri 1 Samaturu bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknologi dalam pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak akan inovasi pembelajaran berbasis digital, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi pendidikan. Metode pelatihan meliputi sesi teori dan praktik yang membekali peserta dengan pengetahuan dasar tentang e-modul serta kemampuan teknis dalam membuat dan mengimplementasikan e-modul menggunakan aplikasi seperti Microsoft PowerPoint dan Google Slides. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep e-modul, dengan kenaikan sebesar 80% pada tingkat pemahaman peserta. Selain itu, 85% peserta berhasil membuat e-modul yang interaktif dan mulai menggunakannya dalam kegiatan belajar mengajar. Penggunaan e-modul ini juga berdampak positif pada peningkatan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Meski terdapat beberapa kendala teknis, pendampingan lanjutan yang disediakan memungkinkan para guru untuk terus meningkatkan keterampilan dan memaksimalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong guru-guru untuk terus berinovasi dalam menggunakan media digital dalam pendidikan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS GEOGEBRA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP PADA MATERI FUNGSI Wilda Purnama Sari; Jahring Jahring; Chairuddin Chairuddin; Nasruddin Nasruddin; Sufri Mashuri; Irajuana Haidar
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i1.21235

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar matematika berbasis GeoGebra yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, serta menganalisis dampak penggunaan bahan ajar terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research & Development/R&D) dengan model Tessmer tipe evaluasi formatif. Subjek dalam penelitian ini terdiri atas 22 siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Latambaga. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, tes (soal), dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase validitas bahan ajar menurut ahli materi dan ahli media mencapai 87,17%. Sementara itu, tingkat praktikalitas berdasarkan penilaian kelompok one-to-one adalah 84,29%, dan dari kelompok small group sebesar 87,62%. Sebanyak 81,82% siswa mencapai ketuntasan dengan KKM 70, dan rata-rata nilai post-test siswa adalah 74,75, yang menunjukkan respons positif terhadap bahan ajar. Simpulan penelitian ini adalah bahan ajar matematika berbasis GeoGebra yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep fungsi siswa. Kata kunci: bahan ajar, GeoGebra, pemahaman konsep Abstract: This research aimed to develop and produce GeoGebra-based mathematics teaching materials that meet the criteria of validity, practicality, and effectiveness, as well as analyze the impact of using these teaching materials on students' conceptual understanding abilities. The research method used is research and development (Research & Development/R&D) with the Tessmer model formative evaluation type. The subjects in this study consisted of 22 students of class VIII A of SMP 2 Latambaga. Data collection techniques include observation, interviews, questionnaires, tests (questions), and documentation, while the data analysis technique used is qualitative descriptive analysis. The study results showed that the percentage of validity of open teaching materials according to material experts and media expertsreached 87.17%. Meanwhile, the level of practicality based on one-on-one group assessment was 84.29%, and it was 87.62% from small groups. 81.82% of students achieved completion with a Minimum Mastery Criteria (MMC) of 70 and an average student posttest score of 74.75 which showed a positive response to the teaching materials. This study concludes that the GeoGebra-based mathematics teaching materials developed have met the criteria of being valid, practical, and effective, and positively impacting students' abilities in understanding the concept of functions. Keywords: teaching materials, GeoGebra, conceptual understanding
DEVELOPMENT OF A MOODLE QUIZ AS A MATHEMATICS ASSESSMENT TOOL FOR GRADE VIII STUDENTS OF SMP NEGERI 1 KOLAKA Nurafni, A Dwi; Nasrum, Akbar; Jahring, Jahring
JME (Journal of Mathematics Education) Vol 10, No 1 (2025): JME
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jme.v10i1.2704

Abstract

This study aims to develop a digital-based mathematics assessment tool using the Moodle application for Grade VIII students at SMP Negeri 1 Kolaka, in response to the growing need for effective and accessible digital testing platforms in mathematics education. The development process followed the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), which supports a systematic and iterative approach to instructional design. The research involved 30 students from Class VIII D, selected through purposive sampling. Content validity was evaluated by two subject-matter experts using a structured rubric, resulting in an average score of 93% (very valid). Media validity was assessed by a media expert, yielding an average score of 82% (very valid). The practicality of the instrument was examined through student questionnaires focusing on usability and clarity, achieving an average score of 84%, indicating high practicality. These results suggest that the Moodle-based quiz is a valid and practical tool for mathematics assessment in junior high schools, with potential to enhance digital assessment practices in similar educational settings.