Articles
BERMAIN PEMBANGUNAN TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA DINI
Nabila J, Nova;
Sofia, Ari;
Fatmawati, Nia
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this research was children low motor skills aged 5-6 years old. This research aimed to determine the influences of constructive play toward fine motor skills. This research was conducted at Sekar Melati Kindergarten. The method of this study was associative research. The sample of this research consisted of 20 childrens aged 5-6 years old. The sample technique used was total sampling. Data was collected through observation and analyzed by using simple linear regression test. The results of the simple linear regression test showed that there was a significant influences of constructive play toward children fine motor skills.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan motorik halus pada pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain pembangunan terhadap keterampilan motorik halus. Penelitian dilaksanakan di PAUD Sekar Melati, metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian assosiatif. Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang anak usia 5-6 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari bermain pembangunan terhadap keterampilan motorik halus anak.Kata kunci: anak usia dini, bermain pembangunan, motorik halus
Hubungan Kualifikasi Guru dengan Pemahaman Pengelolaan Pembelajaran Anak Usia Dini di Kecamatan Metro Utara
Dita Aprilia;
Een Yayah Haenilah;
Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem of this study is variety of teacher qualification which influenced to the management of early childhood learning.This study aims to determine the relationship of teacher qualification with the management of early childhood learning.This research use quantitative method with correlational approach. Population in this study were PKK Banjarsari,Dharma Wanita TK,and TK Negeri Pembina Metro with 30 populations. collecting data in this study using observation.This research uses the analyst of correlation corona product.The results that there is a very strong correlation between academic qualification and learner management Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualifikasi guru dengan pengelolaan pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 30 guru.Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi.Analisis data digunakan teknik spearman rank.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat kuat antara kualifikasi akademik dengan pengelolaan pembelajaran.Kata kunci: kualifikasi guru, pembelajaran, pengelolaan pembelajaran
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP PERKEMBANGAN INTERAKSI SOSIAL ANAK
Pinka Olivia;
Ari Sofia;
Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this study is the social development of the children, especially the social interaction of children aged 5-6 years old has not been optimally developed. This study aims to determine the differences in the development of social interactions of the children before and after being given a learning treatment Make a Match. The method used in this study is a quantitative method with a Pre-Experimental Design design by using one experimental group. The sample used in this study was children aged 5-6 years old which are 23 children. Data collection techniques used in this study were observation and documentation. Data analysis was used to determine the differences of using the Wilcoxon test. The results of hypothesis testing showed that there are differences in children's social development after the application of Make a Match learning with the value of Sig= 0.000. Masalah dalam penelitian ini adalah perkembangan sosial anak khususnya interaksi sosial anak usia 5-6 tahun belum optimal perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perkembangan interaksi sosial anak sebelum dan setelah diberi perlakuan pembelajaran Make a Match. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental Design dengan menggunakan satu kelompok eksperimen. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 23 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui perbedaan menggunakan uji wilcoxon. Hasil pengujian hipotesis dapat disimpulkan terdapat perbedaan perkembangan sosial anak setelah penerapan pembelajaran Make a Match dengan nilai Sig 0.000. Kata kunci: anak usia dini, pembelajaran Make a Match, perkembangan interaksi sosial.
Kompetensi Guru PAUD dengan Kemampuan Mengevaluasi Perkembangan Anak
Indah Saputri;
Een Yayah Haenilah;
Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this study was the low of pedagogical competence in early childhood teachers, it meant the ability to evaluate child development was not optimal, the ability to evaluate the development of children was not optimal. The sample were 45 teachers which chosen by simple random sampling. This research was correlational. This research used product moment technique. The results showed that there was a significant relationship between pedagogic competence with the ability to evaluate the development of children of 0,673.Masalah dalam penelitian ini yaitu masih rendahnya kompetensi pedagogik guru PAUD sehingga kemampuan mengevaluasi perkembangan anak belum optimal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan kompetensi pedagogik guru PAUD dengan kemampuan mengevaluasi perkembangan anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 orang. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Penelitian ini menggunakan teknik analisis product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kompetensi pedagogik dengan kemampuan mengevaluasi perkembangan anak sebesar 0,673.Kata Kunci : evaluasi, pembelajaran anak usia dini, kompetensi pedagogik
Penggunaan Media Audio Visual dalam Menstimulasi Kecerdasan Linguistik Anak Usia Dini
Penda Wardani;
Sasmiati Sasmiati;
Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this research was linguistic intelligence of children aged 5-6 years old had not reached the expectation. This research aimed to determine the effect of audio visual media usage activity to linguistic intelligence of children. This research used experimental method with pre experimental design. The samples in this research were 41 children aged 5-6 years old. Data in this research were collected by observation, while the data analysis used a simple linear regression test. The result showed that there was significant effect of audio visual media usage activity to linguistic intelligence of children. This meant that using the audio visual media in a learning process of children could help to stimulate the linguistic intelligence of children. The teachers are expected to use audio visual media to stimulate linguistic intelligence of children.Masalah dalam penelitian ini adalah kecerdasan linguistik anak usia 5-6 tahun belum sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas dalam penggunaan media audio visual terhadap kecerdasan linguistik anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dengan desain pre-eksperimental. Sampel dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 41 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, sedangkan analisisis data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan aktivitas dalam penggunaan media audio visual terhadap kecerdasan linguistik anak usia dini. Hal ini berarti penggunaan media audio visual dalam pembelajaran pada anak usia dini dapat membantu menstimulasi kecerdasan linguistik anak usia dini. Dengan demikian, guru diharapkan menggunakan media audio visual untuk menstimulasi kecerdasan linguistik anak.Kata Kunci : anak usia dini, audio visual, kecerdasan linguistik.
Permainan Tradisional Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak di PAUD Cahaya Kartini Bandar Lampung
devrizal dev;
Riswanti Rini;
Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this study was the children's undeveloped find other word motoric skills. This research aimed to determine the corelation between traditional game and children’s motoric skill aged 5-6 years old. The sample in this research was 30 children with total sampling method. Data were collected by observation and documentation. The data was analyzed by using product moment correlation. The results showed that there was a significant relationship between traditional game and children's gross motoric skill of 0.778.Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik kasar pada anak usia dini yang belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan permainan tradisional dengan kemampuan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun. Sampel yang digunakan adalah 30 anak dengan menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik yang digunakan adalah analisis korelasi Product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara permainan tradisional dengan kemampuan motorik kasar anak sebesar 0.778.Kata Kunci: anak usia dini, motorik kasar, permainan tradisional
Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini melalui Bermain Peran Mikro
Oktasari Okta;
een haenilah;
nia fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this study was the children’s fine motoric physical develoment aged 5-6 years in ADZKIA kindergarten has not developed as expected. This study aimed to determine the differences in fine motoric physical development before and after micro role playing activities and to determine the effect of the use of micro role playing activities on the fine motoric physical development of children aged 5-6 years in ADZKIA kindergarten. The research method used was Pre-Exsperimental Designs. The sample of this study was 32 children aged 5-6years. The data collection technique in this studywas observation. In collecting the data, this study used t test 1.129 or t-test and simple linear regression test 258.7. The results of this study indicated that there is an increase in the use of micro roleplaying in the fine motoric physical development of children aged 5-6 years in ADZKIA Kindergarten.Masalah dalam penelitian ini adalah perkembangan fisik motorik halus anak usia 5-6tahun di TK ADZKIA belum berkembang sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perkembangan fisik motorik halus sebelum dan sesudah diberi aktivitas bermain peran mikro dan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aktivitas bermain peran mikro terhadap perkembangan fisik motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK ADZKIA. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Exsperimental Designs. Sampel penelitian ini berjumlah 32 anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi. Teknik analisis data menggunakan uji T 1,129 atau t-test dan uji regresi linear sederhana 258,7. Hasil penelitian 0,05% perbedaan dan pengaruh bermain peran mikro ini menunjukkan bahwa ada peningkatan penggunaan bermain peran mikro terhadap perkembangan fisik motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK ADZKIA.Kata kunci: anak usia dini, bermain peran mikro, motorik halus.
Studi Deskriptif Profesionalisme Guru TK dalam Pembelajaran Anak Usia Dini di Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur
Endang Kurniawati;
Een Yayah Haenilah;
Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this study was that many kindergarten teachers have not been good in planning, implementing and evaluating learning that was motivated by a lack of support for academic qualifications, and teaching experience. This study aims to describe the level of professionalism of kindergarten teachers in early childhood learning in Bandar Sribhawono District East Lampung Regency. This type of research was quantitative descriptive. The population in this study were kindergarten teachers in Bandar Sribhawono Subdistrict totaling 64 teachers. The sample of this study were 22 kindergarten teachers who were taken by purposive sampling technique based on the consideration of the S1 qualifying teacher. Data collection techniques using questionnaire and document techniques. Data analysis using quantitative descriptive. The results showed that most kindergarten teachers in Bandar Sribhawono Subdistrict were less professional in early childhood learning, which was 68 percent.Masalah dalam penelitian ini adalah banyaknya guru TK yang belum baik dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran yang dilatar belakangi oleh kurangnya dukungan kualifikasi akademik, dan pengalaman mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat profesionalisme guru TK dalam pembelajaran anak usia dini di Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru TK di Kecamatan Bandar Sribhawono yang berjumlah 64 guru. Sampel penelitian ini adalah 22 guru TK yang diambil dengan teknik purposive sampling berdasarkan pertimbangan guru TK yang berkualifikasi S1. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket dan dokumen. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru TK di Kecamatan Bandar Sribhawono kurang profesional dalam pembelajaran anak usia dini, yaitu sebesar 68 persen.Kata Kunci: kualifikasi akademik, pengalaman mengajar, pembelajaran anak usia dini
Bermain Pembangunan Terhadap Keterampilan Motorik Halus Pada Anak Usia Dini
Nova Nabila J;
Ari Sofia;
Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this research was children low fine motor skills aged 5-6 years old. This research aimed to determine the influences of constructive play toward fine motor skills. This research was conducted at Sekar Melati Kindergarten. The method of this study was associative research. The sample of this research consisted of 20 childrens aged 5-6 years old. The sample technique used was total sampling. Data was collected through observation and analyzed by using simple linear regression test. The results of the simple linear regression test showed that there was a significant influences of constructive play toward children fine motor skills. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan motorik halus pada pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain pembangunan terhadap keterampilan motorik halus. Penelitian dilaksanakan di PAUD Sekar Melati, metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian assosiatif. Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang anak usia 5-6 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari bermain pembangunan terhadap keterampilan motorik halus anak.Kata kunci: anak usia dini, bermain pembangunan, motorik halus
PENGGUNAAN MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ANAK
Siti Alifa Nabila Yasmin;
Een Haenilah;
Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem of this research was the lack of problem solving skill. This study aimed to examine the influence of discovery learning model toward problem solving skills of early childhood and the difference between before and after applying discovery learning model. The research was conducted with quasi experiment. The research subject was 20 early childhood aged 5-6 years old that was carried out through purposive sampling technique. Data was analyzed by using t-test and simple linear regression test. The result showed that there was a significant difference between after and before applying discovery learning model, and it has a significant influence toward problem solving skills of early childhood.Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah di TK Dharma Wanita masih rendah. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia dini serta perbedaan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yaitu melalui model pembelajaran discovery. Metode penelitian yang digunakan ialah quasi eksperimen, dengan subjek penelitian 20 anak. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji t-test dan uji regresi linear sederhana. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan melalui model discovery learning dan ada pengaruh pembelajaran model discovery terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia dini.Kata Kunci: model pembelajaran discovery, kemampuan pemecahan masalah, anak usia dini.