Pramudiyanti Pramudiyanti
Unknown Affiliation

Published : 76 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PBL) TERHADAP PENGUASAAN MATERI OLEH SISWA Dwi Febri Hidayati; Pramudiyanti Pramudiyanti; Darlen Sikumbang
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research objective was to know the influence of project besed learning model toward student’s material mastery. The design of the research was pretest-posttest group design. The sample of the research were the students of grade VIIb and VIIc of MTs Nurul Iman Sekincau that were chosen by using cluster random sampling technique. The research data were qualitative and quantitative data. The qualitative data were the description of students questionair comments. The quantitative data acquired from the mean test score that were analyzed used T-test and U-test. The research result showed that there was influence of that learning model with the mean of pretest score (7.64); posttest (47); and N-Gain (39,35). The mean of N-Gain analysis out come of each cognitif indicatore on C1 was 27.67 and C2 was 42.27. Learning using project based learning influence not significant toward students material mastery.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap penguasaan materi oleh siswa. Desain penelitian ini adalah pretest-posttest group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIb dan VIIc yang dipilih dengan menggunakan teknik cluster random sampling di MTs Nurul Iman Sekincau. Data penelitian ini berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa deskripsi angket tanggapan siswa. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai tes yang dianalisis menggunakan uji-T dan uji U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh model pembelajaran tersebut dengan rata-rata nilai pretes (7,64); postes (47); dan N-gain (39,35). Hasil analisis rata-rata N-gain setiap indikator kognitif pada C1 rata-ratanya sebesar 27,67 dan C2 sebesar 42,27. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan model pembelajaran project based learning berpengaruh tidak signifikan terhadap penguasaan materi oleh siswa.Kata kunci: organisasi kehidupan, penguasaan materi, project based learning (PBL)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Megasari - Megasari; Arwin Achmad; Pramudiyanti Pramudiyanti
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to know the influence of guided inquiry learning model toward students critical thinking (SCT) skill on living organism characteristic subject matter. This study used design pretest posttest non equivalent. The sample are VII A andVII B class that was elected by using cluster random sampling technique. The quantitative data which obtained was gain which analyzed using t-test at SPSS 17 program. The results showed  increased of to SCT skill which average N-gain of experiment class 29.67 was higher than control class 24.55. The average SCT skill of experiment class was increased on 22.2 %. The average percentage of students learning activitied in all aspects of that observed in experimental class was higher than the class of controls (experiment = 70.72; control = 66.52). Thus it can be concluded that guided inquiry learning model was influenced toward SCT skill on living organism characteristics subject matter as significantly. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pokok ciri-ciri makhluk hidup terhadap Kemampuan Berpikir Kritis (KBK) siswa. Desain penelitian ini adalah pretes postes kelompok tak ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII A dan VIIB yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Data kuantitatif berupa gain yang dianalisis menggunakan uji-tdengan program SPSS 17. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan KBK siswa pada kelas eksperimen dengan rata-rata gain 29,67 lebih tinggi dari rata-rata gain pada kelas kontrol 24,55. Selain itu, rata-rata indikator KBK siswa pada kelas eksperimen juga mengalami peningkatan 22,2 %. Rata-rata persentase aktivitas belajar siswa dalam semua aspek yang diamati pada kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol (eksperimen = 70,72; kontrol = 66,52). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan inkuiri terbimbing berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan KBK dan aktivitas belajar siswa pada materi pokok ciri-ciri makhluk hidup.Kata kunci: ciri-ciri makhluk hidup, inkuiri terbimbing, kemampuan berpikir kritis
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP PENGUASAAN MATERI SISWA Yulia Susidawati; Pramudiyanti Pramudiyanti; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This experiment aimed to find out the use of applicating cooperative learning model type talking stick towards improvement of students learning activities and outcomes. The research designs were non equivalent pretest – posttest. The research sample were students in VII1 and VII2 class that was selected by cluster random sampling. Data of the research were qualitative and quantitative. The qualitative data was gotten by students learning activity and questionnaire that was analyzed descriptively. The quantitative data was the average score of test, that was analyzed by t-test and U-test. The result of this study shown that the average of students outcomes in experimental class are higher than control (experiment= 77.92; control = 61.08). The average of student learning activities percentage in all observed aspects in experimental class shown higher enhancement than control (experiment = 82.22; control = 66.66). In addition,  the students also gives positive responses to applicating cooperative learning model type talking stick.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran talking stick terhadap aktivitas dan penguasaan materi siswa. Desain penelitian adalah pretes-postes tak ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII1 dan VII2 yang dipilih secara cluster random sampling. Data penelitian berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari aktivitas belajar siswa dan angket tanggapan siswa yang dianalisis secara deskriptif. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai tes yang dianalisis menggunakan uji-t dan uji-U. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar  kelas eksperimen lebih tinggi (eksperimen = 77,92; kontrol = 61,08). Rata-rata persentase aktivitas siswa semua aspek kelas eksperimen juga menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi (eksperimen = 82,22; kontrol = 66,66). Selain itu, semua siswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan model pembelajaran talking stick.Kata kunci : aktivitas belajar, penguasaan materi, talking stick
PENGARUH BIOREMEDIASI SEMANGGI PADA LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP KELULUSHIDUPAN BENIH IKAN LELEDUMBO Sobri Nuryadin; Darlen Sikumbang; Pramudiyanti Pramudiyanti
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of clover plants in bioremediation of wastewater out of the seed survival of African catfish at LC 50-96 hours. The parameters measured were survival factors catfish and chemical physics (BOD, COD, pH, and temperature) before and after bioremediation. Data  analyzed using the probit method. Research design using a completely randomized design.The treatment consisted of five variations of clover plant biomass, namely: 0 g (control), 400 g, 300 g, g, 200 g, 100 g, with 3 replications, while the waste volume was 10 liters respectively with actual treatment at a concentration of 50% for each treatment.The results showed that biomass was approaching LC 50-96 h at 292 885 g.The result of the research applied  in schools in the form of worksheets and tested with students' questionnaire responses, where the test results of the questionnaire 96% of students responded positively to the lab Bioremediation using clover.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bioremediasi tumbuhan Semanggi pada limbah cair tahu terhadap kelulushidupan benih ikan lele dumbo pada LC 50-96 jam. Parameter yang diamati adalah kelulushidupan ikan lele dan faktor fisika kimia (BOD,COD, pH,dan Suhu) sebelum dan sesudah bioremediasi. Data dianalisis  menggunakan metode probit. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan terdiri dari lima variasi biomassa tumbuhan semanggi, yaitu: 0 g (kontrol), 400 g, 300 g,  g, 200 g,  100 g,  dengan 3 kali pengulangan, sedangkan volume limbah adalah masing-masing 10 liter  dengan perlakuan sesungguhnya pada konsentrasi 50% untuk tiap perlakuan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa biomassa yang mendekati LC 50- 96 jam pada biomassa 292.885 g.Hasil penelitian diaplikasikan disekolah dalam bentuk LKS dan diuji dengan angket tanggapan siswa,dimana dalam hasil uji angket 96 % siswa positif tanggapanya terhadap praktikum Bioremediasi menggunakan semanggi.Kata kunci: bioremediasi, kelulushidupan, lele dumbo, limbah cair tahu, semanggi
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY-TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Electrina Rahmadani; Pramudiyanti Pramudiyanti; Rini Rita T. Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study known the influence of using learning method two stay-two stray toward students’ study result. Design of this study was pretest-postest equivalent group. The samples were  VIIA and VIIB that chosen by random sampling. This research used quantitative and qualitative data. The quantitative data were pretest and postest that analyzed by U-test. The Qualitative data was students activity that descriptive analysis. The result of research showed that students’ highly activity result with N-gain average was 94. Then the result of students activity such as working in group, discussing, and presentation of the result of discussion were also high with the average 85,8 %. Thus, it could be concluded that the learning through TSTS method was influenced to the result and student learning activity. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran TSTS terhadap hasil belajar siswa. Desain penelitian ini adalah pretes-postes kelas ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIA dan VIIB  yang dipilih secara random sampling. Data penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai pretes dan postes yang dianalisis menggunakan uji-U. Data kualitatif berupa data aktivitas belajar yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa tinggi dengan rata-rata nilai N-gain sebesar 94. Selanjutnya aktivitas bekerjasama dengan teman dalam mencari informasi, melakukan kegiatan diskusi, dan mempresentasikan hasil diskusi pada siswa juga tinggi dengan rata-rata 85,8%. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan model TSTS berpengaruh terhadap hasil dan aktivitas belajar siswa. Kata kunci : aktivitas belajar, ekosistem, hasil belajar, model pembelajaran TSTS
PROFIL KEMAMPUAN MAHASISWA BIOLOGI DALAM MEMBUAT LKS IPA JENJANG SMP Arinta Winsi; Pramudiyanti Pramudiyanti; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 6 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to know the Biology Education of Lampung University student’s profile in composing science worksheet for junior high school. The design was simple descriptive by purposive sampling so those 19 students participated in PPL year 2013 who composed science worksheet were choosen as subject. The qualitative data were obtained from score conversion in assessment result, questionnaire, and competencies test. The assessment result showed that students had a good composing skill reviewed from format (79.91) and content (62.93) aspect. From format aspect, was categorized passable (60.09) in structure and was categorized very good both in readability and attractivity (93.68 and 85.97). From content aspect, was categorized passable (42.10 and 53.50) in composing basic and advanced Science Process Skill then was categorized good (71.93) in composing activities appropriately to Basic Competence and Lesson Plan. The student’s understanding of composing worksheet based on the both of rules was categorized passable (59.17 and 60). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Lampung dalam menyusun LKS IPA jenjang SMP. Desain yang digunakan adalah deskriptif sederhana dengan purposive sampling sehingga 19 orang mahasiswa peserta PPL tahun 2013 yang membuat LKS diambil sebagai subjek. Data kualitatif didapat dari konversi skor penilaian LKS, angket, dan uji kompetensi. Hasil penilaian menunjukan mahasiswa berkemampuan baik dalam membuat LKS IPA ditinjau dari segi format (79,91) dan isi (62,93). Dari segi format, berkategori cukup (60,09) pada susunan serta berkategori sangat baik pada keterbacaan dan kemenarikan (93,68 dan 85,97). Dari segi isi, berkategori cukup (42,10 dan 53,50) dalam menyusun muatan Keterampilan Proses Sains dasar dan lanjut serta berkategori baik (71,93) dalam menyusun kegiatan yang sesuai dengan KD dan RPP. Pemahaman mahasiswa mengenai penyusunan LKS sesuai kaidah berkategori cukup (59,17 dan 60). Kata kunci : kemampuan, LKS IPA, mahasiswa pendidikan biologi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Fransiska Vitria Kristanti; Pramudiyanti Pramudiyanti; Rini Rita T. Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 1, No 7 (2013): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was knowing the influence of TPS model in improve activities and result students learning by using design pretest-posttest equivalent. The sample of this research were the students at VIIG and VIIH by random sampling. A qualitative data was learning activity and it got by observation. A quantitative data was the result of student learning which obtained from the average score of pretest, posttest, and N-gain. The research result of students learning activity from the whole aspects of student’s ability were the asking question aspect score, answering question, and giving opinion was average of high criterion. The result of students learning has increased with the average score of  N-gain (57.27). Thus, it can be concluded that TPS  model has a increased activities and result students learning.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran TPS dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan desain pretes postes ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIG dan VIIH yang dipilih dari populasi secara random sampling. Data kualitatif berupa aktivitas belajar siswa yang diperoleh dari lembar observasi. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai pretes, postes dan N-gain. Hasil penelitian aktivitas belajar dari aspek kemampuan siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan, dan mengemukakan pendapat berkriteria tinggi. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai N-gain (57,27). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TPS berpengaruh  dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata kunci : aktivitas belajar siswa, hasil belajar siswa, pengelolaan lingkungan, TPS
PENERAPAN MODEL STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR Salmah Salmah; Darlen Sikumbang; Pramudiyanti Pramudiyanti
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this stud was determined the increased in activities and student learning outcomes using the cooperative model STAD. Activities undertaken included planning, action, evaluation and reflection for each cycle. The research of data was quantitative data obtained from the average test scores that analyzed by calculating the score for the observation of students' learning activities and the value of student learning outcomes.The results of this study showed student activities on the first cycle of 60.33 and 82.78 at the second cycle so increased to 22.44 thus the implementation of STAD model affect the increased activities and student learning outcomes in the material characteristic features of living things. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model kooperatif Tipe STAD. Kegiatan yang dilakukan meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, evaluasi dan refleksi untuk tiap siklus. Data penelitian ini berupa data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai tes yang di analisis dengan menghitung skor terhadap hasil observasi aktivitas belajar siswa dan nilai hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan aktivitas siswa pada siklus I sebesar 60,33%  dan siklus II yaitu 82,78% sehingga dari kedua siklus meningkat menjadi 22,44%. Dengan demikian penerapan model STAD berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi ciri-ciri makhluk hidup. Kata kunci : aktivitas belajar, ciri-ciri makhluk hidup, hasil belajar IPA, model STAD.
PENGARUH PENGGUNAAN KARTU BERGAMBAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STAD TERHADAP AKTIVITAS DAN PENGUASAAN MATERI SISWA Trisnawati Trisnawati; Pramudiyanti Pramudiyanti; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was aim to determine the effect of the picture cards through STAD learning model in improving students' mastery of the material and activities. The study design was a pretest-posttest equivalent group. The samples were VIIC and VIIB classes selected by purposive sampling. This research data were qualitative and quantitative data. Qualitative data were the activities and students' questionnaire responses. Quantitative data was the average test scores were analyzed using t-test and U test. The results showed that the activity of working together, present their views, ask questions, listen to the discussion, and present the results of the discussion has increased. Mastery of students also increased, with the average value of N-gain of 60,43. So, the picture cards through STAD model was given  influence in increasing the activity and material mastery of students. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kartu bergambar melalui model pembelajaran STAD dalam meningkatkan aktivitas dan penguasaan materi siswa. Desain penelitian ini adalah pretes-postes kelompok ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIC dan VIIB  yang dipilih secara purposive sampling. Data penelitian ini berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa deskripsi aktivitas belajar dan angket tanggapan siswa. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai tes yang dianalisis menggunakan uji-t dan uji U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas bekerjasama, mengajukan pendapat, mengajukan pertanyaan, mendengarkan diskusi dan mempresentasikan hasil diskusi mengalami peningkatan. Penguasaan materi siswa juga mengalami peningkatan, dengan rata-rata nilai N-gain sebesar 60,43. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan kartu bergambar melalui model pembelajaran STAD berpengaruh dalam meningkatkan aktivitas dan penguasaan materi siswa. Kata kunci: aktivitas, kartu bergambar, model pembelajaran STAD, penguasaan materi.
HUBUNGAN ANTARA MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI Repa Septia Ratiana; Pramudiyanti Pramudiyanti; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to know the correlation between students’ interest and learning motivation toward biology learning product on the subject at SMAN 1 Way Tuba. The subjects of the research were the students of grade X that were chosen based on purposive sampling technique. The interest and learning motivation data were taken from questionnaire, while the learning product data was taken from block test. The data was analyzed using simple correlation (bivariate pearson) and double correlation. The result showed that there was a correlation between interest and learning product with the correlation grade 0.628 that categorized as strong, there was a correlation between learning motivation and learning product with the correlation grade 0.716 that categorized as strong, there was a correlation between interest and learning motivation  0.817 that categorized as strong. So, the interest and learning motivation have correlation with learning product, as good as the interest and motivation students, the learning product would be good.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara minat dan motivasi belajar dengan hasil belajar biologi siswa SMA N 1 Way Tuba. Subyek pada penelitian ini siswa kelas X yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Data minat dan motivasi belajar diambil dari angket, sedangkan data hasil belajar diambil dari tes uji blok. Data dianalisis menggunakan korelasi sederhana (bivariate pearson) dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara minat dengan hasil belajar dengan angka korelasi 0,628 berkategori kuat, ada hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar dengan angka korelasi 0,716, berkategori kuat, ada hubungan antara minat dan motivasi belajar dengan hasil belajar dengan korelasi 0,817 berkategori kuat. Jadi, minat belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar memiliki hubungan, semakin baik minat dan motivasi belajar siswa maka semakin baik hasil belajar yang diperoleh siswa.Kata kunci :  biologi, hasil belajar, minat, motivasi belajar