Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI CABAI RAWIT DI DESA TONALA KECAMATAN POSIGADAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Suleman, Delvi; Halid, Amir; Imran, Supriyo; Botutihe, Okta P
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 3, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.27765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Berapa biaya usahatani cabai rawit di Desa Tonala, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, 2) Bagaimana pendapatan usahatani Cabai Rawit di Desa Tonala, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan terhitung dari bulan Januari sampai dengan Februari 2024. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian survei dengan metode mempelajari sejumlah orang. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan populasi dan sampel sebanyak 40 orang yang menjadi responden yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Rata-rata usahatani cabai di Desa Tonala adalah Rp 16.452.661. 2) Rata-rata pendapatan usahatani cabai di Desa Tonala dengan 40 responden petani adalah Rp 152.142.859 per musim/ha.
Tingkat Partisipasi Petani Padi Sawah Pada Program Penyuluhan Bantuan Benih di Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Abdjul, Annisa; Baruwadi, Mahludin H; Halid, Amir
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 10, NO 1, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi petani padi sawah pada program penyuluhan bantuan benih di Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Adapun waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2023 di Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango dengan jumlah sampel 42 orang petani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode (kuesioner), analisis data yang digunakan adalah analisis skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi petani padi sawah pada program penyuluhan bantuan benih di Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango untuk indikator perencanaan program penyuluhan berada pada kategori setuju dengan nilai rata-rata 49,52%, indikator tahap pelaksanaan program penyuluhan berada pada kategori setuju dengan nilai rata-rata 60,00%, tahap pemanfaatan program penyuluhan pada kategori setuju dengan nilai rata-rata 67,14%, dan untuk yang terakhir yaitu tahap evaluasi program penyuluhan pada kategori dengan nilai rata-rata 69,52%. Sehingga rekapitulasi dari keseluruhan nilai rata-rata indikator berada pada angka 61,54% dengan demikian tingkatp artisipasi petani padi sawah pada program penyuluhan bantuan benih di Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango masuk dalam kriteria setuju.
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN BERBELANJA CABAI RAWIT DI PASAR TRADISIONAL DAN PASAR MODERN DI KOTA GORONTALO Rahman, Nur Anisa; Baruwadi, Mahludin H.; Halid, Amir
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 10, NO 1, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktot-faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen dalam  berbelanja cabai rawit di pasar tradisional dan pasar moderen di Kota Gorontalo. Dengan jumlah sampel pada penelitian ini adalah 60 responden yang terbagi pada masing-masing pasar tradisional dan pasar modern dengan menggunakan analisis data regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji pasar tradisional dan pasar moderen mempengaruhi jumlah pengujung pasar. Sehingga hasil pengujian hipotesis pada uji t (parsial) pada pasar tradisioanal  menujukan bahwa variabel X1 harga (3.650 2.003) dengan nilai Sig. 0,001 0,05. Variabel X2  Kualitas (2.502  2.003) dengan nilai Sig. 0,015 0,05. Variabel X3 Pelayanan(2.502  2.003) dengan nilai Sig. 0,015 0,05. Sedangkan untuk pasar moderen menujukan bahwa bahwa variabel X1 harga (3.726 2.003) dengan nilai Sig. 0,000 0,05. Variabel X2  Kualitas (2.298  2.003) dengan nilai Sig. 0,025 0,05. Variabel X3 Pelayanan(3.112 2.003) dengan nilai Sig. 0,015 0,05. Maka nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) Pasar tradisional sebesar 66,7% variasi variabel independen pada penelitian ini, yakni harga, kualitas dan pelayanan secara simultan. Sedangkan sisanya sebesar 33,3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Sedangkan untuk nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) Pasar moderen sebesar 70,9% variasi variabel independen pada penelitian ini, yakni harga, kualitas dan pelayanan secara simultan. Sedangkan sisanya sebesar  29,1% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
STRATEGI PENGEMBANGAN OLAHAN PRODUK BERBAHAN DASAR JAGUNG PULUTDALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA MULYONEGORO Halid, Amir; Moonti, Agustinus; Madjid, Tarisa; Nai, Gufrana Mukhlisa; Yusup, Nurhayati; Syukur, Rafiq Ramdan; Bayhaqi, Yody
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mulyonegoro Village is one of the corn-producing villages located in Pulubala District, the corn produced is hybrid corn, pulut corn and sweet corn. Based on these problems, there is a need for creativity and innovation in the utilization of corn in Mulyonegoro Village. In Mulyonegoro Village, farmers and MSME actors were chosen as the targets for this activity because given the large opportunities to improve skills in processing corn into a product that can add to the economy of the people in Mulyonegoro Village. The availability of raw materials, time and place is seen as a big capital, so that through this activity other needs in the form of production tools and marketing media as a complement will be provided by MBKM KKN Students. The purpose of this activity is to increase people's income by providing innovation in the utilization of corn into a contemporary product. Counseling and training took place at the Mulyonegoro Village Office, the target of this activity was BUMDES and communities that have MSMEs in Mulyonegoro Village. The method used is Community Development, namely conducting counseling and mentoring in the manufacture of processed pulut corn products. The result of this activity is to increase the income of the people of Mulyonegoro Village and to introduce corn products as an agricultural product that can be processed into various types of food that are ready to be marketed.
Prospek Pengembangan Jagung Pulut Untuk Mendukung Industri Di Desa Datahu Baruwadi, Mahludin; Halid, Amir; Taliki, Zulkipli; Gobel, Nurnafiza; Khali, Jihan A.; Chossy, Achmad; Bantilan, Rianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gorontalo is one of the main maize producing provinces in Indonesia. This extension aims to increase the selling value of pulut corn so that it is higher. Counseling was conducted in Tambuala Hamlet, Datahu Village, Tibawa District, Gorontalo Regency starting November 16, 2022. This counseling uses primary data, namely data collected through direct interviews with respondents and secondary data obtained from reports sourced from the datahu village office, Tibawa sub-district , Gorontalo district. The counseling participants totaled about 25 people. namely 10 MSME actors, 5 corn-pulp farmers and 10 youth youth organizations. Counseling on the creation of processed corn-pulp corn innovations was carried out by delivering counseling materials to groups of female MSME entrepreneurs and female corn-pulp farmers. Each related partner is given direction by students through counseling. The production aspect is also inseparable from how to pack properly and correctly so that the product can be marketed properly. This packaging aims to make the product look more attractive and follow the current era. This counseling also focuses on digital marketing of products that will be marketed later. Digital marketing also does not only focus on marketing product sales but how participants create advertisements on social media so that products can be known by many people
Literasi keuangan dan kesejahteraan rumah tangga petani di Gorontalo: Financial literacy and welfare of farmer households in Gorontalo Adam, Echan; Halid, Amir
AGROMIX Vol 13 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v13i2.2677

Abstract

Introduction: The decline in the Farmer's Exchange Rate index of Gorontalo Province in 2020 (96.93) compared to before four years ago (>100) indicates a decline in farmer welfare. On the other hand, increasing financial literacy is the government's focus on realizing people's welfare. The purpose of this study was to analyze the level of financial literacy of farmer households, as well as its effect on the farmer household welfare in Gorontalo Province. Methods: The sample was selected based on the purposive sampling technique with a total of 120 farmer households. The data analysis technique uses a linear regression model with a dummy variable technique and adds variable social support of the farmer's household in estimating the effect of financial literacy on the farmer's household welfare. Results: The results of this study indicate that financial literacy which consists of variable knowledge of financial institutions and ownership of savings account, has a positive and significant effect on the farmer's household welfare. Farmers who have literacy and access to capital at financial institutions are predicted to be 46.57% more likely to prosper than those who do not. Likewise, farmers who have savings accounts at financial institutions are estimated to be 44.1% more likely to prosper than farmers who do not have savings accounts. The variable of social support of farmer households, such as household heads’ age, number of household members, and number of employed households, also affected the farmer household's welfare in Gorontalo Province. Conclusion: Financial literacy determines the level of welfare of farmer households in Gorontalo Province. Efforts to increase the level of financial literacy of farmers in Gorontalo Province need to be realized in the form of financial education programs in order to support Government programs.
ANALISIS PENDAPATAN BUDIDAYA IKAN NILA (OREOCHROMIS NILLOTICUS) KEAMBA JARING APUNG DAN NON JARING APUNG DI DESA ILUTA KECAMATAN BATUDAA Lasena, Mirda; Baruwadi, Mahludin; Halid, Amir
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 2, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v7i2.21881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: Perbedaan pendapatan budidaya ikan Nila dengan sistem keramba jaring apung dan non jaring apung dan menganalisis keuntungan budidaya ikan Nila keramba jaring apung dan non jaring apung di Desa Iluta Kecamatan Batudaa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah  dengan menggunakan metode penelitian survei dan Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Dimana Teknik pengambilan sampel adalah menggunakan metode purpsive sampling (sengaja) karena populasi yang dijadikan sampel bersifat jenuh semua anggota populasi dijadikan sampel, dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 24 Pembudidaya ikan Nila yang terdiri dari 12 pembudidaya keramba jaring apung dan 12 pembudidaya non jaring apung. Analisis data yang digunakan yaitu Analisis biaya produksi dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan total biaya produksi yang dibutuhkan pembudidaya ikan Nila dalam sekali produksi pada keramba jaring apung yaitu sebesar Rp. 3.627.181, yang terdiri dari rata-rata biaya tetap yaitu sebesar Rp. 1.411.681 dan biaya variabel dengan rata-rata  sebesar Rp. 2.215.500 serta pada non jaring apung yaitu sebesar Rp. 2.728.875, yang terdiri dari biaya tetap rata-rata sebesar Rp. 880.375 dan biaya variabel rata-rata sebesar Rp. 1.848.500. Dengan rata-rata pendapatan keramba jaring apung yaitu sebesar Rp. 65.59.819 dan non jaring apung sebesar Rp. 51.799.125.
ANALISIS RANTAI PEMASARAN KOMODITAS CENGKEH DI KECAMATAN BILUHU KABUPATEN GORONTALO Rauf, Suserla; Halid, Amir; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 2, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v7i2.17965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan pemasaran komoditi cengkeh di Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo. (2) Menganalisis nilai margin yang diterima oleh petani pada rantai pemasaran komoditi cengkeh di Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo. Pendekatan penelitian yakni kuantitatif deskriptif. Populasi sebanyak 43 orang yang kemudian dengan metode sampel jenuh diperoleh sampel sebanyak 41 orang petani, 2 orang pedagang pengumpul dan 1 orang pedagang besar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan margin pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Pemasaran cengkeh oleh petani cengkeh di Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo dilakukan dengan cara pemasaran langsung kepada pedagang besar dan pemasaran tidak langsung melalui pedagang pengumpul. Pemasaran pada pedagang besar memperoleh harga yang tinggi namun adanya potongan kadar air yang membuat keuntungan pemasaran cengkeh petani kurang maksimal. (2) Marjin pemasaran yang diterima oleh petani dengan pemasaran langsung sebesar 30,14% namun karena adanya potongan kadar air 6% maka petani mengalami penurunan margin pemasaran sebesar 24,29%. Sementara untuk margin pemasaran secara tidak langsung sebesar 23,93% yang artinya selisih margin pemasaran sebesar 0,36% yang terhitung sangatlah kecil nilai perbedaannya.
Strategi Pengembangan Kelembagaan Kelompok Tani Pada Usahatani Jagung Hibrida di Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo Ali, Dinda Wahyuni; Halid, Amir; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 3, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.24991

Abstract

Strategi adalah sebagai alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu dan melibatkan elemen-elemen lain yaitu evaliasi situasi lingkungan, perencanaan teknis, pemilihan target pasar dan manajemen resiko. Lokasi penelitian di Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo, dengan jumlah sampel 40 petani jagung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan karakterisik anggota kelompok tani kelompok umur yang paling dominan adalah 40-47 tahun dengan tingkat frekuensi sebanyak 11 orang dan tingkat persentase 27,50%. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi yang digunakan terletak pada kuadran SO berada pada angka 2,68 dan 2,15 yaitu berada pada posisi strategi agresif. Perlu adanya pembagian tugas yang jelas dalam kepengurusan kelompok tani serta pelatihan bagi pengurus kelompok tani agar dapat melakasanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik. Strategi yang digunakan adalah Agresif yaitu menggunakan kekuatan yang ada dengan memanfaatkan peluang sebesar besarnya, kelompok tani memiliki kemampuan yang baik dalam pembuatan administrasi yang baik sehingga hal ini dapat menjadi kekuatan dalam memanfaatkan peluang untuk memperoleh bantuan pemerintah serta memanfaatkan peluang berupa dukungan dan kebijakan pemerintah dalam pengembangan elembagaan dan diharapkan dengan adanya berbagai bentuk dukungan, kelompok tani dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik.
STRATEGI PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI JAGUNG DI KECAMATAN ANTINGGOLA KABUPATEN GORONTALO UTARA Amin, Nur Silfiah; Halid, Amir; Indriani, Ria; Tangahu, Rivan
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 3, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.27078

Abstract

Nur Silfiah Amin. Institutional Development Strategy of Maize Farmers Group in Atinggola District North Gorontalo Regency. The research aims to analyze alternative institutional development strategies for corn farmers in Atinggola sub-district, North Gorontalo district. This research was conducted in Atinggola subdistrict, survey research method using probabaility sampling technique totaling 24 samples. Date analysis using SWOT analysis. Based on the results of SWOT testing, it can be seen that IFAS 1,47 and EFAS 1,79 are in quadrant I, which supports an aggressive strstegy or SO (Stenhgts-Opportunities) strategy. This indicates the existence of strengths and opportunities in strategies that can be applied in the research area to develop farmer group institutions, meaning that the alternatives carried out by farmer groups optimize to avpid weaknessees and threats there.
Co-Authors Abdjul, Annisa Abdul Zainal Lawani Abdurrahman Pakaya Afriyanto Saleh Agustin Kuadi Agustinus Moonti Aguswanto Aguswanto Ahmad Yusuf Akbar S, M. Ricci Akhmad Fauzi Ali, Dinda Wahyuni Amelia Murtisari Amir Hamza Hadju Ana Runtuwene Anak Agung Lis Sartika Anas Jusuf Angga Septian Fitra Harianto Arbie, Yayu Asda Rauf Asih Setianingsih Astri Julistri Geabo Bantilan, Rianti Bayhaqi, Yody Botutihe, Okta P Chossy, Achmad Deddy S. Sumaila Delvi Suleman Deria F.F Rumambi Devy Tsamara Echan Adam Efendi Yanto Fahmid Yusuf Fahrul Amshar Harun Fanny Daud Farid Nurhamidin Febrianti Tambio Febrianto Paputungan Gobel, Nurnafiza Hartin Ajuai Hermanto Payuyu Ilin Abuya Indahsari Kilo Irawati Abdul Irwan Bempah Ispan Yusuf Isran Jafar Jamaludin Hamsa N. Pilomonu Julindri N. Puluhulawa Khali, Jihan A. Laha, Rahmad D Lahidjun, Nur Mia Rahma Lakatara, Rima Larasati Sukmadewi Wibowo Lasena, Mirda Lasena, Nurhayati Madjid, Tarisa Mahludin H. Baruwadi Merlin Moha Mohamad Hamdi H. Payuyu Mohammad Ikbal Bahuwa Mohammad Zubair Hippy Monoarfa, Febri Yanti R. Muh. Amir Archam Muhammad Abrar Panigoro Muhammad Amir Arham Muhammad Muhtar Muhammad Mukhtar Nahriyati Usman Nai, Gufrana Mukhlisa Nasriati Nasriati Novaldy I. Nadi Nur Silfiah Amin Nurfadilah K. Pilowani Nurhayati Mangge Nurlaila Mantali Olvin Daud Puhi, Lusiana Rahayu, Baiq Handiningrat Rahmad D Laha Rahman Ibrahim Rahman, Nur Anisa Ramlan Mustafa Ratna Dewi Ratna Mohune Rauf, Suserla Rayan Sahari Regi Tumewu Ria Indriani Ria Indriani Rifni Mobi Rivai, Zulhadi Sarah Abubakar Siska Latongko Siti Yuliat Radji Soraya panigoro Ayu Sri Astuti Manoppo Sri Endang Saleh Sri Wahyuni Baharudin Sri Yusnani Mokodompit Sri Zakaria St. Aisyah Supriyo Imran Syukur, Rafiq Ramdan Taliki, Zulkipli Tangahu, Rahmat Tangahu, Rivan Tangkudung, Anggun Juwita Tiara Ayudia Musa Tity Iriani Datau Tongkonoo, Nurdiyatma Yanti Saleh Yuliana Bakari Yunus, Moh Zuhriansyah Yuriko Boekoesoe Yusran Lasantu Yusup, Nurhayati Zainudin Antuli Zulzain Ilahude