Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementasi Program Kampus Mengajar Terhadap Penguatan Civic Engagement Mahasiswa (Studi Kasus pada Mahasiswa FIS Unimed Peserta Kampus Mengajar) Fenny Simamora; Surya Dharma
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.3968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program Kampus Mengajar terhadap  penguatan civic engagement mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS UNIMED) yang terlibat sebagai peserta program. Civic engagement merupakan konsep penting dalam pendidikan tinggi yang menekankan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Studi ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data dari mahasiswa peserta Kampus Mengajar di Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Unimed yang terdiri dari mahasiswa jurusan PPKn, Sejarah, Antropologi dan Geografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Kampus Mengajar berkontribusi signifikan terhadap peningkatan civic engagement mahasiswa FIS UNIMED. Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan pengabdian, mahasiswa tidak hanya membantu memecahkan masalah sosial di masyarakat, tetapi juga mengalami pertumbuhan pribadi terkait kesadaran sosial dan keterampilan interaksi. Program ini juga membantu mahasiswa memahami lebih dalam realitas sosial dan budaya di lingkungan sekitar, sehingga membentuk karakter yang peduli, responsif, dan berempati terhadap kebutuhan masyarakat. Kesimpulannya, implementasi program Kampus Mengajar di FIS UNIMED merupakan langkah yang positif dalam memperkuat civic engagement mahasiswa dan memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat lokal. Diperlukan upaya berkelanjutan dalam memperluas dan meningkatkan efektivitas program ini untuk memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi semua pihak yang terlibat.
Contextual Approach Analysis In Improving Civics Learning Outcomes In Elementary Schools Br. Ginting, Susanna; Simanullang, Reno Francius; Yunita, Sri; Dharma, Surya
Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 2 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 0173/C3/DT
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v12i3.5674

Abstract

The purpose of this study was to examine students' civics learning outcomes using contextual methods. From the results of the study, it can be concluded that the contextual learning approach is suitable for use in civics learning in schools. By relying on previously existing ideas and understandings to be interpreted based on works that trigger discussion, the author of this study used descriptive-critical research with a greater focus on the strength of the analysis of existing sources and data. The results of the study showed that students were more confident, teachers were more responsive to students' needs, and student learning outcomes in class increased. The increasing seriousness and enthusiasm of students, the decreasing gap in knowledge between them, their increasing desire to learn outside of school, the emergence of innovative ideas from students and teachers to improve the quality of education in their respective schools, and the growing sense of unity and synergy between students and teachers are contributing factors. As a result, students actively participate in the learning process, so that learning becomes more meaningful. The results of observations during civics learning showed that students began to actively ask questions to build their understanding of Pancasila values. Students were able to share thoughts about other students' experiences of Pancasila values during group learning activities. Thus, it can be said that students' PPKn learning outcomes can be improved by using contextual learning strategies
Pengembangan Media Pembelajaran PKn dengan Pendekatan Dilema Moral Berbasis Android Berbantuan Augmented Reality Hodriani, Hodriani; Halking, Halking; Dharma, Surya; Nainggolan, Mangido; Junaidi, Junaidi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11832

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya literasi budaya dan kewargaan mahasiswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, khususnya dalam memahami dilema moral dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan berbasis dilema moral dengan bantuan teknologi Augmented Reality (AR) guna memperkuat literasi budaya dan kewargaan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall berupa analysis design, development, implementation, and evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh skor rata-rata 4,5 dari ahli materi dan 4,45 dari ahli media, yang keduanya termasuk kategori “Sangat Baik.” Penilaian dari praktisi pembelajaran juga menunjukkan hasil positif. Keseluruhan data membuktikan bahwa media pembelajaran ini layak untuk diujicobakan lebih lanjut sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang kontekstual dan berbasis dilema moral untuk meningkatkan literasi budaya dan kewargaan.
Eksplorasi Karakter Politik Demokrasi Buya Hamka Dalam Membentuk Civic Disposition Pada Mahasiswa Nababan, Ramsul; Safitri, Ira; Junaidi, Junaidi; Dharma, Surya; Hodriani, Hodriani
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.12395

Abstract

Saat ini, demokrasi di Indonesia belum secara maksimal terlaksana. Hal ini dibuktikan dengan masih adanya pelanggaran-pelanggaran demokrasi. Untuk itu, agar demokrasi pada masa kini dan pada masa yang akan datang menjadi lebih baik, maka mahasiswa sebagai agen perubahan sangat diperlukan kehadirannya. Membentuk mahasiswa yang berkarakter demokrasi, salah satu hal yang dapat dilakukan ialah dengan menelusuri karakter politik demokrasi Buya Hamka. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter politik demokrasi Buya Hamka dalam membentuk civic disposition (karakter kewarganegaraan) pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemikiran Buya Hamka memiliki relevansi kuat dalam membentuk civic disposition mahasiswa di era kontemporer. Tiga pilar utama yang ditekankan yaitu kepemimpinan berakhlak, musyawarah, dan ketakwaan sebagai landasan moral. Pilar-pilar ini membentuk karakter kewarganegaraan yang religius, bertanggung jawab, adil, dan menjunjung persatuan. Nilai-nilai tersebut dapat diinternalisasikan melalui aktivitas akademik dan sosial mahasiswa. Pemikiran Buya Hamka berkontribusi pada pengembangan demokrasi yang etis, humanis, dan berlandaskan Pancasila.
Pendampingan Kader Bunga Labu Melalui Pengembangan Kewirausahaan Sebagai Upaya Meningkatkan Profesional Vokasional di Desa Kelambir Nababan, Ramsul; Dharma, Surya; Ibrahim, Maulana; Darma, Jufri; Indah, Novita; Junaidi, Junaidi
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i1.5059

Abstract

Desa Kelambir termasuk wilayah dengan jumlah lansia yang cukup tinggi, mencapai 25% dari total populasi. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya beban ekonomi keluarga, karena banyak lansia yang sudah tidak produktif dan memerlukan biaya perawatan yang tidak sedikit. Situasi ini turut memengaruhi kesejahteraan generasi sandwich, yakni mereka yang harus menopang kehidupan orang tua dan anak sekaligus. Untuk mengatasi persoalan ini, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) diinisiasi sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendekatan pemberdayaan ekonomi. Fokus program adalah menumbuhkan jiwa kewirausahaan berbasis pangan lokal yang memanfaatkan potensi sumber daya desa. Program ini menggunakan metode Participatory Action Research yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap pelaksanaan. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan dilaksanakan secara intensif kepada Kader Bunga Labu, yang kemudian dilatih mengolah bahan lokal menjadi produk bernilai jual tinggi, seperti bakso. Kolaborasi dengan praktisi kuliner membantu meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta. Program ini tidak hanya berhasil mengembangkan potensi ekonomi, tetapi juga memberikan harapan baru bagi pemberdayaan lansia secara produktif. Keberhasilan inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan program serupa di desa-desa lain.
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS VII SMP NEGERI 26 MEDAN Agnes Sitanggang; Surya Dharma; Sri Hadiningrum; Oksari Sihaloho; Fazli Rachman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36374

Abstract

This study aims to determine the effect of differentiated learning on student learning outcomes in Pancasila Education in grade VII at SMP Negeri 26 Medan. This study was conducted based on the low learning outcomes of students, as indicated by the large number of students who did not meet the minimum passing grade (KKM), as well as the learning process that was still dominated by conventional methods without considering differences in learning styles, interests, and readiness of students. This study used a quasi-experimental method with a Pre-test-Post-test Control Group Design, involving 64 students consisting of class VII-E as the experimental class and class VII-H as the control class. The experimental class was given treatment in the form of differentiated learning that accommodated the readiness, interests, and learning profiles of students, while the control class was taught using conventional learning. The research instrument was a learning outcome test administered before and after the treatment. The data were analyzed using normality, homogeneity, Paired Sample T-Test, and Independent Sample T-Test tests with the help of the SPSS 25 program. The results showed a significant increase in the learning outcomes of the experimental class, with the average score increasing from 70.72 to 84.91 after the implementation of differentiated learning. Meanwhile, the control class only experienced a small increase from 69.38 to 70.03, or 0.65 points. The Paired Sample T-Test results showed Sig. (2-tailed) = 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between the pretest and posttest scores in the experimental class. The Independent Sample T-Test also produced a Sig. value of 0.000 < 0.05, with a posttest average difference of 14.88 points between the two classes, proving that differentiated learning has a significant effect on student learning outcomes. It can be concluded that the application of differentiated learning is ffective in improving Pancasila Education learning outcomes while creating an adaptive and student-centered learning process.