Claim Missing Document
Check
Articles

Pre-Toddler Development Examination Screening (KPSP) at Posyandu Jatikalang Village, Prambon District, Sidoarjo Regency: Skrining Pra Pemeriksaan Perkembangan Balita (KPSP) Di Posyandu Desa Jatikalang Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo Mudlikah, Siti; Putri, Lidia Aditama
Jurnal Kebidanan Midwiferia Vol. 7 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/midwiferia.v7i1.618

Abstract

Delay in the development of children under five occurs around 10% in children aged <5 years. The purpose of community service activities is to carry out checks on child development and assess child development using the Pre-Screening Questionnaire for Child Development. The method uses interviews and observations. The study population is all mothers who have children under five, the sample is all children aged <5 years who come to the posyandu. The results show that the age period of children 3 - 72 months, the majority of children aged 15 months are 11 children (14%), 6 months of age are 10 children (12.9%), 30 months of age are 9 children (11.6%), age 3 month totaling 8 children (10.3%). While children with appropriate development are 65 children (83%), development children are doubting 12 children (15.4%) and children with deviant development are 1 child (1.3%). Thus children who have doubts and deviant developments need to do counseling and stimulation interventions to improve children's optimal developmental abilities.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil terhadap Mual Muntah Kehamilan dengan Waktu Mual Muntah Kehamilan di PUSKESMAS Sumobito Kota Jombang: Relationship between Knowledge and Attitude of Pregnant Women on Nausea and Vomiting Pregnancy with Time of Nausea and Vomiting in Pregnancy at PUSKESMAS Sumobito, Jombang City Mudlikah, Siti; D H, Sutjiati; Ningrum, Neny Ilmia
Jurnal Kebidanan Midwiferia Vol. 5 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/mid.v5i1.2480

Abstract

Nausea vomiting (emesis gravidarum) 50-60% occurs at the beginning of pregnancy trimester I. causes of increased estrogen, progesterone, and the release of human chorionic gonadothropine. Excessive emesis gravidarum is at risk of hyperemisis gravidarum which threatens the life of pregnant women. placenta. Purpose of the study: To determine the relationship between knowledge and attitudes of pregnant women to emesis gravidarum at Sumobito Health Center, Jombang Regency. Obeservational, cross sectional, total population of 34 first trimester pregnant women statistics Spearman Rank Correlation Test and somers test. Pregnant women had good knowledge of 15 (44.1%), sufficient knowledge 13 (38.2%), and insufficient knowledge 6 (17.7%). While being positive 24 (71%) and being negative 10 (29%), Rank Spearman test. Knowledge α = 0.005. P value = 0.216. The attitude test somers a = 0.05 P value = 0.954. There was no correlation between knowledge and the incidence of emesis gravidarum and there was no correlation between the attitude of pregnant women and the incidence of emesis gravidarum.
PARITAS DAN USIA IBU DENGAN ANEMIA KEHAMILAN DI PUSKESMAS NELAYAN KABUPATEN GRESIK Arifah, Dwi Fitriyatul; Mudlikah, Siti
Jurnal Kebidanan VOLUME 16, NO.01 JUNI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v16i01.720

Abstract

The physiological alterations in blood circulation that occur during pregnancy result in an increase in blood volume, a condition known as hypervolemia. This increase also affects the volume of plasma and erythrocytes (red blood cells), leading to an imbalance characterized by a decrease in Hemoglobin concentration in the blood. This imbalance poses a risk of iron deficiency anemia in pregnant women. The objective of this study is to investigate the correlation between parity and maternal age with the incidence of anemia during pregnancy. Methodology: Analytical observational design, cross-sectional approach. Population of 48 first trimester pregnant women. Purposive sampling, sample of 40 pregnant women, age and parity data obtained from questionnaires and hemoglobin level data from measuring Hb levels of pregnant women using the Easy-Touch Hb tool.The statistical analysis was conducted using the Rank Spearman test. Results: The multiparous pregnant women 17 people (42.5%), aged 20-35 years 32 people (80.0%), Pregnant women who were not anemic 22 people (55.%), mild anemia 8 people (20%), anemia moderate10 (25%), Statistical analysis showed that there was no relationship between parity and pregnancy anemia (? 0.199) and there was no relationship between maternal age and pregnancy anemia at the Gresik Regency Nelayan Community Health Center (? 0.852). Conclusion: There is no relationship between parity and maternal age with pregnancy anemia. Factors that cause anemia vary between pregnant women and other pregnant women, so it is hoped that treatment of pregnancy anemia is based on the cause.
PENGARUH PENDAMPINGAN GIZI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN UKURAN LINGKAR LENGAN ATAS PADA IBU HAMIL DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (Di Wilayah Kerja Puskesmas Nelayan) Afshokhun Nabila, Mahcica; Mulyani, Endah; Esty S, Rizka; Mudlikah, Siti
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 13 No 1 (2024): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v13i1.2620

Abstract

Kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil ditandai dengan ukuran LiLA < 23.5cm merupakan kondisi ibu yang menderita kekurangan asupan energi. Pengukuran LILA sebagai alat yang cepat digunakan untuk memantau status gizi dan sangat berkolerasi dengan BMI. Ibu hamil dengan status gizi kurang selain berdampak pada kondisi janin yang dilahirkan juga berdampak pada proses persalinan, salah satu penanganan KEK pada ibu hamil dapat diatasi dengan memberikan edukasi gizi dengan pendampingan yang intensif oleh tenaga kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendampingan gizi online terhadap peningkatan pengetahuan dan ukuran lingkar lengan atas pada ibu hamil KEK. Menggunakan uji paired t-test dengan desain penelitian eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest research design. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah sampel 20 responden. Penelitian ini menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner dan pengukuran lingkar lengan atas menggunakan pita Lila. Hail penelitian ini adalah ada pengaruh pendampingan gizi terhadap peningkatan pengetahuan dan ukuran lingkar lengan atas ibu hamil KEK. Diperoleh pada pengetahuan sebelum dan sesudah pendampingan  p value (0.000<0.05), dan ukuran LILA sebelum dan sesudah pendampingan p value (0.034<0.05). Dari hasil penelitian yang didapat ada pengaruh pendampingan gizi terhadap peningkatan pengetahuan dan ukuran lingkar lengan atas pada ibu hamil KEK  
Relationship Between Parents' Education Level And Implementation Of Toilet Training In Children Aged 24-48 Month Nabila, Faza; Mudlikah, Siti; Triastin, Suci Aulia
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i12.18406

Abstract

Latar belakang: Toilet training merupakan usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol buang air kecil dan buang air besar dikamar mandi. Tingkat pendidikan adalah salah satu faktor yang berpengaruh agar ibu lebih tanggap dalam menerapkan toilet training di dalam keluarga. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu dengan penerapan toilet training pada anak usia 24-48 bulan. Metode: Jenis penelitian yang di gunakan yaitu menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan populasi sebanyak 150 ibu yang mempunyai balita usia 24-48 bulan di Desa Nyamplung, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan hasil uji statistik menggunakan uji Spearman Rho. Hasil: penelitian ini diperoleh nilai p-value sebesar 0,000, di mana p < α (0,05), yang menunjukkan bahwa hubungan yang ada signifikan antara tingkat pendidikan dengan penerapan toilet training. Nilai koefisien korelasi yang diperoleh adalah 0,12 yang menunjukkan bahwa kekuatan hubungan tersebut tergolong lemah. Kesimpulan: penelitan ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan penerapan toilet training pada anak usia 24-48 bulan. Semakin tinggi tingkat pendidikan ibu maka semakin baik pula pengetahuan dan sikap ibu dalam melakukan toilet training pada anak usia 24-48 bulan. Saran: perlu upaya edukasi terhadap ibu yang memiliki anak usia toddler agar dapat menerapkan bagaimana cara melakukan toilet training dengan baik dan tepat sesuai dengan perkembangan anak. Kata kunci: Balita Usia 24-48 Bulan, Pendidikan, Toilet Training ABSTRACT Background: Toilet training is an effort to train children to control urination and defecation in the bathroom. The level of education is one of the factors that influence mothers to be more responsive in implementing toilet training in the family. Objective: This study was conducted to determine the relationship between the level of education the mothers and the implementation of toilet training in children aged 24-48 months. Method: The type of research used is a descriptive correlation method with a cross-sectional approach. This study used total sampling with a population of 150 mothers who have toddlers aged 24-48 months in Nyamplung Village, Candi District, Sidoarjo Regency. Data collection used a questionnaire with statistical test results using the Spearman Rho test. Results: This study obtained a p-value of 0.000, where p <α (0.05), which indicates that there is a significant relationship between the level of education and the implementation of toilet training. The correlation coefficient value obtained was 0.12, indicating that the strength of the relationship is relatively weak. Conclusion: This study shows a significant relationship between the level of education of mothers and the implementation of toilet training in children aged 24-48 months. The higher the mother's education level, the better the mother's knowledge and attitude toward toilet training in children aged 24-48 months. Suggestion: educational efforts are needed for mothers who have toddler-aged children so that they can apply how to carry out toilet training properly and correctly according to the child's development. Keywords: Toddlers aged 24-48 months, Education, Toilet Training,
PENGARUH PEMBERIAN PERMEN JELLY BERBAHAN DASAR JERUK DAN KURMA TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DENGAN ANEMIA DI SMP MUHAMMADIYAH 1 GRESIK aina tusamma salsabila alikha; Mulyani , Endah; Mudlikah , Siti; Hamidah , Siti
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 13 No 2 (2024): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v13i2.2712

Abstract

Latar Belakang : Anemia kondisi dimana jumlah eritrosit lebih rendah dari jumlah normal atau penyakit kurang darah karena kurangnya konsumsi zat besi. Anemia dipengaruhi secara langsung oleh konsumsi makanan sehari-hari yang kurang mengandung zat besi, hal tersebut akan menimbulkan dampak pada remaja usia sekolah karena akan mengganggu aktivitas selama disekolah. Namun dapat diatasi dengan pemberian camilan yang berupa permen jelly yang disukai oleh remaja yang berbahan dasar buah jeruk dan buah kurma. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pemberian permen jelly berbahan dasar jeruk dan kurma terhadap peningkatan kadar Hemoglobin (Hb) pada remaja putri dengan anemia. Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan yaitu eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest with control group design. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Menggunakan uji independent sampel t test. Penelitian ini menggunakan instrument penelitian berupa lembar observasi dan alat GCHb. Hasil Penelitian : Diperoleh nilai rata-rata kadar hemoglobin sebelum dan sesudah adalah 3,40 gr/dL pada setiap remaja putri didapatkan nilai p value 0,000<0,05. Sehingga terdapat pengaruh dari pemberian permen jelly berbahan dasar jeruk dan kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Kesimpulan : Pemberian permen jelly berbahan dasar jeruk dan kurma efektif meningkatkan kadar hemoglobin bila dikonsumsi sebanyak 4 permen sehari selama 1 minggu. Permen jelly berbahan dasar jeruk dan kurma dapat menjadi salah satu terapi nonfarmakologi yang digunakan untuk mengatasi anemia.
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN KUNYIT ASAM TERHADAP KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI SMP MUHAMMADIYAH 1 GRESIK hariyani, ervin; Mudlikah, Siti; Mulyani, Endah; Handajani, Diani Octaviyanti
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 13 No 2 (2024): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v13i2.2765

Abstract

Latar Belakang : Keputihan patologis merupakan keputihan yang keluar dari vagina dengan ciri-ciri berwarna putih susu, kuning dan kehijauan, dengan cairan yang kental, berbuih, berbau amis, terasa gatal pada vagina. Keputihan patologis dapat menimbulkan dampak pada remaja putri karena akan menggaangu fungsi organ reproduksi pada remaja putri, namun dapat diatasi dengan terapi secara non-farmakologi salah satunya dengan minum-minuman kunyit asam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman kunyit asam terhadap kejadian keputihan pada remaja putri di SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Metode penelitian : Jenis penelitian kuntitatif. Desain penelitian ini yaitu eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest research design. Populasi siswa remaja putri sejumlah 38 orang, jumlah sampel yang diambil 15 orang. Teknik sampling yang digunakan non-probability. Intrumen menggunakan lembar observasi dan ceklist. Analisis uji regresi logistik. Hasil Penelitian : : Remaja putri sebagian besar berusia 14 tahun sejumlah 10 orang (66,7%), dan sebagian kecil berusia 15 tahun sejumlah 5 orang (33,3%) dimana dari 15 orang tersebut mengalami keputihan patologis sebelum diberikan minuman kunyit asam dan yang mengalami keputihan fisiologis sebanyak 0 (0%). Didapatkan hasil sesudah pemberian minuman kunyit asam yang mengalami keputihan fisiologis sejumlah 12 orang (80,0%) dan yang mengalami keputihan patologis sejumlah 3 orang (20,0%). Berdasarkan Analisis regresi logistik diperoleh nilai p value 0,032<0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian minuman kunyit asam terhadap kejadian keputihan pada remaja putri di SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Kata kunci : Keputihan, Remaja, Minuman, Kunyit asam
Acupressure Technique Point P6 (Nei Guan) to Reduce Nausea and Vomiting and Point L14 (Hegu) to Reduce Anxiety in Pregnant Women Siti Mudlikah
EMBRIO: Jurnal Kebidanan Vol 15 No 2 (2023): EMBRIO: Jurnal Kebidanan (NOVEMBER)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.v15i2.7742

Abstract

Nausea, vomiting, and anxiety can affect the food intake of pregnant women, and nutritional deficiencies can disrupt the growth and development of the fetus in the womb. This study aims to determine the difference between pre-test and post-test after applying acupressure techniques at point P6 (Nei Guan) to reduce nausea and vomiting, and at point L14 (Hegu) to reduce anxiety. The research method used a pure experimental design. The population consisted of first-trimester pregnant women, with a sample of 30 pregnant women divided into three groups of 10 each. Groups 1 and 2 were given acupressure techniques at points P6 (Nei Guan) and L14 (Hegu) for 15 minutes every morning upon waking for 7 days, while group 3 received no treatment. Data on the acupressure technique was collected through observation, using a checklist instrument. Data on nausea and vomiting was obtained from a questionnaire. Anxiety data was obtained from the Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A). The Wilcoxon analysis was used. Group 1 had an average decrease of 1.20 in nausea and a decrease of 1.10 in anxiety. Group 2 had an average decrease of 1.20 in nausea and a decrease of 1.50 in anxiety. Group 1 showed no difference in nausea but showed a difference in anxiety. Group 2 showed a difference in both nausea and anxiety.
Supplementation with sweet corn for weight gain in pregnant women Mudlikah, Siti; Nadhiroh, A`im Matun; Wiliyanarti, Pipit Festi
MEDISAINS Vol 22, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v22i3.24490

Abstract

Background: Inadequate nutrient intake during pregnancy can cause insufficient weight gain, chronic energy shortage, and difficulties for both the mother and the baby. This study highlights the benefits of sweet corn supplementation in improving weight gain and nutritional condition for pregnant women, addressing nutrient deficiencies and chronic energy shortages.Purpose: This study aims to determine the effect of sweet corn supplementation on increasing body weight in pregnant women.Method: The study employed a pre-experimental one-group pre-test-posttest design. Conducted in August 2024 at Posyandu in Jatikalang Village, it involved 18 pregnant women in their second and third trimesters who had not gained weight, with 15 selected purposively. Data analysis included a T-test statistical approach and the Subjective, Objective, Assessment, and Plan (SOAP) method for each participant.Results: The results showed that the average weight of pregnant women before the intervention was 63.87 kg; the average weight increased to 67.33 kg after the intervention (p<0.05). SOAP analysis found that after eating sweet corn, 67% of pregnant women obtained balanced nutrition, 60% gained weight, and the number of pregnant women with chronic energy deficit (CED) decreased from two to one (7%). In addition, 73% of pregnant women had a favorable opinion.Conclusion: The study suggests that sweet corn supplementation improves pregnant women's weight gain and overall nutritional condition.
Pencegahan Hipertensi Kehamilan Melalui Promosi dan Edukasi Komplikasi Hipertensi, Gizi Seimbang Dadan Sikap Pada Kader Kesehatan Mudlikah, Siti; Nabila, Faza; Suci Aulia Triastin; Sulasthia; A`im Matun Nadhiroh
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2025): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i3.2640

Abstract

Promosi dan edukasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dalam hipertensi kehamilan, gizi seimbang dan sikap positif kader kesehatan pada pencegahan komplikasi hipertensi kehamilan. Metode: 1) Promosi dan edukasi hipertensi kehamilan, 2) Promosi dan edukasi gizi seimbang ibu hamil, 3) Pendampingan kader kesehatan dalam pemantauan tekanan darah untuk pencegahan komplikasi hipertensi kehamilan. Pelaksanaan kegiatan pada kader kesehatan Kelurahan Karangpoh Kabupaten Gresik. Hasil: Sesudah dilakukan promosi dan edukasi pengetahuan kader kesehatan meningkat tentang hipertensi kehamilan dari 21,8% kategori pengetahuan kurang menjadi 74% kategori pengetahuan baik. Pengetahuan gizi seimbnag sesudah diberi promosi dan edukasi dari 56,5% kategori pengetahuan kurang menjadi 78% kategori pengetahuan baik. Sudah pendampingan sikap positif kader kesehatan dalam pencegahan hipertensi kehamilan dari 30% kategori sikap negative menjadi 82,6% Kategori sikap positif. Simpulan: Ada peningkatan pengetahuan pencegahan hipertensi kehamilan dan gizi seimbang ibu hamil serta sikap positif dalam pencegahan komplikasi hipertensi kehamilan.
Co-Authors Ade Irma Suryani Adinda Putri A.F Afkar, Miftachul Afshokhun Nabila, Mahcica Agnesia, Dian Agusari, Serly Regiani Aina Tusamma Salsabila Alikha Aina Tusmma Salsabila Anisa Tri Ariyani Aria Wardana, Awanda Arifah, Dwi Fitriyatul Arisandi, Tio Awanda Aria Wardana A`im Matun Nadhiroh D H, Sutjiati Della Putri Sabilila Diani Octaviyanti Handajani Endah Mulyani Endah Mulyani, Endah Endriani, Regita Nayla Erda Restiya Agustin Ervin Hariyani Esty S, Rizka Fany Krisdianto FITRIA NINGRUM, FITRIA Fitriyah, Khamidah Lu’lua Ghurotul B Ghurotul Basaria, Niken Hadhiroh, A`Im Matun Hamidah , Siti Handajani, Diani Oktavianti Hariyani, Ervin Hendri Pramudya, Muhammad Ida Nihayani Ida Susila Indrawati, Iing Yuli Lailah, Alfu Lidia Aditama Putri M. Choirul Sulistiyono Maulidia Maulidia Maulidia Maulidia, Maulidia Miftachul Afkar Mohammad Dafid Cahyono Mohammad Nizam Reinaldy Muhammad Hendri Pramudya Muhammad Roybafih Mulyani , Endah Munisah Munisah, Munisah Nabila, Faza Nafis, Fawwazzaidan Dian Nihayani, Ida Niken Ghurotul Basaria nikmah, khusnul Nikmah, Khusnul Ningrum, Neny Ilmia Ningsih, Dwi Purwati Ningsih, Dwi Purwati Nourma Yunita Nyimas Ainul Mala Rachmawati, Aidha Rahmawati Ika Sukarsih Rizka Esty Safriana Rosita, Rani Roybafih, Muhammad Sa'deyah, Zusniyah Khalimatus Shoihah, Khilyatus Siti Hamida Siti Hamidah Siti Hamidah Suci Aulia Triastin Sukarsih, Rahmawati Ika Sulasthia Suprapti Suprapti Susila, Ida Tio Arisandi Triasti, Suci Aulia Triastin, Suci Aulia Wasiah, Asyaul Wilianarti, Pipit Festi Wiwik Widiyawati