Claim Missing Document
Check
Articles

Research Starter Pack: Pelatihan Persiapan Judul dan Langkah Awal Penulisan Skripsi Yulfi Yulfi; Episiasi Episiasi; Sastika Selli; Syaprizal Syaprizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4357

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan mahasiswa dalam menentukan judul serta memahami langkah awal penyusunan skripsi sebagai tugas akhir untuk menyelesaikan pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Permasalahan utama mahasiswa adalah kesulitan dalam mengidentifikasi masalah penelitian, menentukan topik penelitian, menyusun judul penelitian yang sesuai dengan kaidah penulisan karya ilmiah serta langkah-langkah penulisan skripsi. Dalam pelaksanaannya menggunakan metode partisipasi aktif mahasiswa yaitu pelatihan, diskusi dan workshop. Tahapan kegiatan meliputi persiapan,pelaksanaan dan evaluasi. Pertama,mahasiswa diberikan materi tentang konsepdasar penelitian, teknik menemukan topikpenelitian serta prakteklangsung merumuskan judul sesuai dengan topik yang dipilih. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa dalam menentukan judul penelitian serta langkah awal penulisan skripsi. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam mempersiapkan dirimenghadapi penulisan skripsi secara lebih sistematis dan terarah.
CHARACTERISTICS OF ARTICLE TITLES IN HIGH-IMPACT LINGUISTICS & ENGLISH EDUCATION JOURNALS Syaprizal Syaprizal; Safnil Arsyad; Wisma Yunita
Linguists : Journal of Linguistics and Language Teaching Vol 11, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ling.v11i2.8395

Abstract

The Title is an integral part of a journal article because it advertises the article to readers; if it is attractive, readers will read it. However, studies on the characteristics of article titles published in reputable journals in Applied Linguistics and English Language Education are scarce in the literature. Based on quartile rankings, this study compares the linguistic features and content structure of scientific article titles in reputable international journals in Applied Linguistics and English Language Education. Using a content analysis design, 982 article titles from 12 international journals published between 2022 and 2024 were analysed quantitatively and qualitatively. The results showed that the title length varied according to quartile: Q1 and Q3 had a higher average title length than Q2 and Q4, reflecting the tendency to use more descriptive titles in highly reputable journals. Linguistically, noun phrases were the most commonly used syntactic structure, but Q1 journals used compound constructions and -ing verb phrases that reflected the complexity and dynamics of ideas. Regarding content, the research method feature appeared most frequently, followed by data and findings, especially in Q1 and Q3 journals. In contrast, topic-only titles were more dominant in Q4 journals. These findings confirm that the structure of article titles reflects a scientific communication strategy tailored to the Journal's reputation. This study offers a conceptual contribution through a combined classification framework between linguistic features and title content. It provides practical guidance for academic authors in designing effective titles according to the expectations of target journals.
IMPLEMENTASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENULIS AKADEMIK Dian Eka Chandra Wardhana; Safnil Arsyad; Arono Arono; Wisma Yunita; Mardi Juansyah; Syaprizal Syaprizal; Satinem Satinem
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26090

Abstract

Abstrak: Implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan keterampilan menulis akademik menawarkan potensi signifikan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas tulisan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dosen dalam mengoptimalkan peran AI dalam menulis akademik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di salah satu universitas negeri yang baru di Kota Lubuk Linggau. Partisipan dalam kegiatan ini adalah dosen sebanyak 50 orang. Pelaksnaan kegiatan dibagi menjadi 3 tahap yaitu (1) sosialisasi; (2) praktik dan pendampingan; serta (3) evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan manfaat kepada kelompok sasaran berupa meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengoperasikan ChatGPT untuk menunjang kegiatan menulis akademik. Hal tersebut ditunjukkan oleh hasil evaluasi yang dilakukan bahwa sebelum kegiatan sosialisasi dilakukan hanya 36% peserta yang mengenal ChatGPT dan 50% yang mengetahui peranannya dalam menulis akademik, dengan hanya 30% yang memahami cara mengoperasikannya. Namun, setelah kegiatan sosialisasi dan praktik, seluruh peserta (100%) memahami peranan ChatGPT dalam penulisan akademik, dan 84% mampu mengoperasikannya.Abstract: The implementation of Artificial Intelligence (AI) in the development of academic writing skills offers significant potential to improve the efficiency and quality of writing. Community service activities aim to improve lecturers' abilities in optimizing the role of AI in academic writing. This Community Service activity was carried out at one of the new state universities in Lubuk Linggau City. Participants in this activity were 50 lecturers. The implementation of the activity was divided into 3 stages, namely (1) socialization; (2) practice and mentoring; and (3) evaluation through pre-test and post-test. The evaluation results showed that community service activities provided benefits to the target group in the form of increased knowledge and skills of participants in operating ChatGPT to support academic writing activities. This was shown by the results of the evaluation that before the socialization activity was carried out, only 36% of participants knew ChatGPT and 50% knew its role in academic writing, with only 30% understanding how to operate it. However, after the socialization and practice activities, all participants (100%) understood the role of ChatGPT in academic writing, and 84% were able to operate it.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS V SD NEGERI 60 KOTA LUBUKLINGGAU Era Sintia; Syaprizal; Eka Lokaria
Linggau Journal Science Education (LJSE) Vol. 6 No. 1 (2026): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v6i1.995

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-LKPD berbasis Problem Based Learning pada pembelajaran IPAS kelas V Sekolah Dasar yang valid, praktis, dan efektif. Metode yang digunakan adalah R&D dengan menggunakan model ADDIE Subjek penelitian yaitu siswa kelas V SD Negeri 60 Lubuklinggau. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Adapun instrumen yang digunakan yakni berupa lembar angket dan soal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan valid dengan rata-rata kevalidan sebesar 0,94 dan praktis berdasarkan hasil rekapitulasi kepraktisan guru, one to one dan small group dengan klasifikasi tinggi sebesar 97,04%, serta efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa berdasarkan skor N-Gain pada uji coba kelompok besar sebesar 0,75 dengan klasifikasi tinggi. Simpulan utama penelitian ini adalah produk yang dikembangkan terbukti valid, praktis, dan efektif sehingga layak untuk digunakan dalam materi Keanekaragaman Hayati kelas V SD Negeri 60 Lubuklinggau.
PENINGKATAN LITERASI BAHASA INGGRIS ANAK SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM ENGLISH FUN LITERACY BERBASIS SONGS AND GAMES Syaprizal; Dewi Syafitri; Ani Fiani
Jurnal PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v6i1.1040

Abstract

Literasi bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan sejak usia sekolah dasar untuk mendukung kemampuan komunikasi dan kesiapan peserta didik menghadapi perkembangan global. Namun, anak-anak di wilayah pedesaan umumnya masih menghadapi berbagai kendala dalam pembelajaran bahasa Inggris, seperti keterbatasan kosakata, rendahnya motivasi belajar, serta minimnya akses terhadap kegiatan pembelajaran yang menarik dan interaktif. Oleh karena itu, diperlukan program pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi bahasa Inggris anak sekolah dasar melalui Program English Fun Literacy berbasis songs and games. Program dilaksanakan selama satu hari pada anak-anak usia sekolah dasar di desa lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelurahan Air Kati dengan jumlah peserta kurang dari 20 orang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi pembelajaran difokuskan pada pengenalan kosakata dasar bahasa Inggris yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti angka, warna, hewan, buah-buahan, anggota tubuh, dan benda-benda di lingkungan sekitar. Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan bernyanyi, permainan edukatif, kuis kelompok, serta praktik penggunaan kosakata secara sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengenali, mengingat, dan mengucapkan kosakata bahasa Inggris. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi belajar, keaktifan selama kegiatan, serta keberanian dalam menggunakan kosakata yang telah dipelajari. Aktivitas songs and games terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga peserta lebih mudah memahami dan mengingat materi pembelajaran. Program English Fun Literacy dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan pengabdian yang efektif dalam mendukung peningkatan literasi bahasa Inggris anak sekolah dasar di lingkungan masyarakat.
Pengembangan Media Permainan Kartu Unopada Pembelajaran Pendidikan Pancasila PADA Siswa Kelas IV Lia Utami; Dodik Mulyono; Syaprizal Syaprizal
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 9 No. 3 (2026): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/pjk6mk20

Abstract

This study aims to develop an engaging and interactive learning media in the form of the Uno card game, resulting in a valid, practical, and effective medium. The research method used was Research and Development (R&D) using the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Twenty students participated in the study. The results showed that the developed media was highly valid, with scores for the language validator of 0.93, the media validator of 0.90, and the material validator of 0.90. The average practicality percentage of the media was 94.6%, consisting of 100% individual testing, 95.23% small group testing, and 88.57% teacher response, thus categorizing it as highly practical. In conclusion, the media was proven effective in improving student learning outcomes, as indicated by an increase in the average pre-test score from 53 to 80.5 in the post-test, with an N-gain value of 0.57, which is in the moderate category.   Keywords: Learning Media, Uno Cards, Pancasila Education, ADDIE
PENERAPAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD AR RISALAH LUBUKLINGGAU Anggraini, Veronica; Syaprizal; Frima, Aren
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48025

Abstract

This study aims to measure the achievement of social studies learning outcomes of fourth grade students at SDIQ Ar-Risalah Lubuklinggau. The research method used was a quasi-experimental design with a one group pre-test and post-test design. The population in this study consisted of all fourth grade students of SDIQ Ar-Risalah Lubuklinggau in the 2025/2026 academic year, totaling 101 students. The sample of this study was class IV Al-Fatih, consisting of 20 students. The data collection technique used was a test. The results showed that the average pre-test score of students was 53.7, while the average post-test score increased to 89.2. The data analysis technique used was the t-test. The result of the final test (post-test) at a significance level of α = 0.05 showed that Tcount > Ttable (9,5302 > 1.72913), which means that H₀ is rejected and Hₐ is accepted. Thus, it can be concluded that students’ learning outcomes after the implementation of the Student Teams Achievement Division (STAD) model in social studies learning for fourth grade students at SDIQ Ar-Risalah Lubuklinggau in the 2025/2026 academic year significantly achieved the minimum mastery criteria (KKTP).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS V SD NEGERI 32 LUBUKLINGGAU Dinda Permata; Charli, Leo; Syaprizal
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.60872

Abstract

This research was motivated by the low Indonesian language learning outcomes of Grade V students at SD Negeri 32 Lubuklinggau. The study aimed to determine whether the Indonesian language learning outcomes of Grade V students significantly met the Minimum Learning Mastery Criteria (KKTP) following the implementation of the Think-Pair-Share (TPS) learning model. A pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design was employed. The population consisted of all Grade V classes at SD Negeri 32 Lubuklinggau, with Class VB comprising 19 students—serving as the sample. Data collection was conducted using tests. The results showed that the average pretest score was 46.44, which increased to 80.80 in the posttest. The t-test results indicated that t-count > t-table (4.7217 > 1.734) at a significance level of α = 0.05. Thus, it can be concluded that the application of the Think-Pair-Share (TPS) learning model resulted in students significantly meeting the KKTP.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA FLASH CARD PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS lV SD NEGERI WUKIRSARI Melisa Permata Sari; Syaprizal; Tiogustisatria
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Verified
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.63847

Abstract

This study was conducted to examine the effect of applying the Problem Based Learning (PBL) model supported by flash card media on the Science and Social Studies (IPAS) learning outcomes of fourth-grade students at SD Negeri Wukirsari, particularly on the topic of Indonesia's Cultural Diversity. The research adopted a quantitative approach using a Pre-Experimental Design with a One Group Pretest-Posttest Design. The participants consisted of all students in the fourth grade of SD Negeri Wukirsari, who served as both the population and the research sample. Data were obtained through a learning achievement test comprising 16 valid multiple-choice items that had previously met the criteria of validity, reliability, item difficulty, and discrimination index. The collected data were then analyzed using the Chi-Square normality test and the t-test to test the research hypothesis. The findings revealed an improvement in students' learning outcomes after the learning model was implemented. The average pre-test score was 50.85, while the average post-test score increased to 80.11. The results of the Chi-Square normality test indicated that both the pre-test and post-test scores were normally distributed. In addition, the hypothesis testing using the t-test confirmed that the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by flash card media significantly influenced students' learning outcomes in Science and Social Studies (IPAS). Based on these findings, it can be concluded that the use of the Problem Based Learning (PBL) model supported by flash card media contributed significantly to improving the Science and Social Studies (IPAS) learning outcomes of fourth-grade students at SD Negeri Wukirsari on the topic of Indonesia's Cultural Diversity.