Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Metagenomic and Functional Profiling of Endophytes from Indonesian Medicinal Plants: Potentials for Sustainable Bioprospecting Sakina, Zafira Naja; Imam Supriyadi; Budi Santoso
West Science Nature and Technology Vol. 3 No. 03 (2025): West Science Nature and Technology
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsnt.v3i03.2011

Abstract

Indonesia's extraodinary plant biodiversity remains underutilised in microbial bioprospecting, despite its vast potential to support sustainable biotechnological innovation. This study aims to explore and characterise endophytic microorganisms associated with selected Indonesian medicinal plants, focusing on their genetic and functional traits relevant to bioactive compound production. Addressing a gap in integrative profiling, the study adopts a qualitative literature-based methodology, synthesising findings from over 30 peer-reviewed, Scopus-indexed studies published between 2015 and 2024. These studies involve next-generation sequencing, biosynthetic gene cluster (BGC) analysis, and in vitro functional assays. Notably, endophytes isolated from plants such as Curcuma longa, Andrographis paniculata, and Phyllanthus niruri harbour diverse and unique BGCs, including non-ribosomal peptide synthetases (NRPS) and polyketide synthases (PKS), which are linked to antimicrobial, enzymatic, and plant growth-promoting activities. The originality of this study lies in its interdisciplinary synthesis bridging microbial ecology, genomics, and biotechnology, contributing to the theoretical advancement of microbial symbiosis and offering practical implications for natural product development, sustainable agriculture, and Indonesia's emerging bioeconomy
Strategi Program Subsidi Bahan Bakar Minyak Untuk Pengemudi Ojek Online Rahmandani, Enggar Putra; Supriyadi, Imam; Yoesgiantoro, Donny; Putri, Arananda Dwi
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5597

Abstract

Kebutuhan akan energi fosil sudah menjadi bagian dari peradaban manusia, tak heran keberadaannya pun harus dikendalikan terutama jika menyangkut hajat orang banyak. Perencanaan pemerintah Indonesia untuk menghapuskan program subsidi BBM pada bulan oktober 2024 lalu mendapatkan banyak sorotan dan respon dari masyarakat di tiap kelas salah satunya adalah pengendara Ojek Online, tentunya hal tersebut menjadi salah satu kajian yang menarik jika dilihat dari sudut pandang kebijakan public. Kajian mengenai subsidi BBM yang menyangkut berbagai aspek kehidupan masyarakat membutuhkan kolaborasi baik pemerintah maupun non-pemerintah, tujuannya agar terciptanya suatu kebijakan yang komprehensif dan berkelanjutan agar penyalahgunaan serta Subsidi BBM yang tidak tepat dapat terhindarkan dan harapannya hal tersebut akan meningkatkan kesejahteraan taraf hidup masyarakat yang membutuhkan. Penelitian ini berbasis Literatur review yang bertujuan untuk menganalisis dan merangkum berbagai sumber pustaka terkait topik penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat tiga skema yang bisa menjadi alternatif kebijakan yang mana ketiga hal tersebut adalah; Pembagian Subsidi BBM Berdasarkan Jam Kerja, Pembagian Subsidi BBM Berdasarkan Jumlah Order yang diterima, Pembagian Subsidi BBM Berdasarkan Tingkat Penghasilan.
Analisis Intelijen Peran Unit Pengawasan Orang Asing Satintelkam Polresta Tangerang Dalam Pengawasan Tenaga Kerja Asing Di PT CGC Azhari, Apreza; Hanita, Margaretha; Supriyadi, Imam
GEMA EKONOMI Vol 11 No 4 (2022): GEMA EKONOMI
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/https://doi.org/10.55129/.v12i4.2927

Abstract

Permasalahan sosial di lingkungan masyarakat semakin bervasiasi, dan potensinya cederung meningkat dari tahuan ketahun. Salah satunya yang sering terjadi adalah permasalahan orang asing dan ketenagakerjaan. Kabupaten Tangerang merupakan salah satu kawasan dengan tingkat aktifitas industri dan pembangunan yang tinggi. Industri dan pembangunan di negara berkembang sudah tentu memerlukan sumber daya manusia sebagai tenaga kerja, baik tenaga kerja yang berasal dari masyarakat lokal maupun luar negeri sebagai tenaga ahli dan program alih kemampuan. Namun pada kenyataannya banyak ketidaksesuaian antara yang seharusnya dan yang terjadi di lapangan. Oleh karena itu ketenagakerjaan asing perlu diawasi pelaksanaannya oleh pihak-pihak terkait seperti Dinas Imigrasi, TNI-Polri, dan unsur-unsur lainnya, yang pada pelaksanaanya dibentuk Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora). Di pihak Kepolisian, termasuk polisi di Polres Kota Tangerang dalam menghadapai permasalahan sosial tersebut merupakan salah satu tugas dari Unit Pengawasan Orang Asing (POA) dibawah Satuan Intelijen Keamanan (Satintelkam). Terkait dengan hal inilah maka tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis mekanisme atau praktik pengawasan orang asing oleh Unit POA di wilayah hukum Polres Kota Tangerang, termasuk potensi ancaman serta hal-hal yang menghambat yang menyertainnya. Untuk menjawab masalah ini, penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan teori intelijen dan dasar intelijen, manajemen SDM, pengawasan serta konsep imigrasi untuk menginterpretasikan pelaksanaan pengawasan orang asing oleh Kepolisian. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi, sementara data di analisis secara kualitatif dengan menggunakan metode interaktif.
KONSEP BELAJAR PERSPEKTIF IMAM AL-GHAZALI DITINJAU DARI PERSPEKTIF PENDIDIKAN MODERN Ma’rifati, Rr Kusuma Dwi Nur; Amin, Fathul; Afwah, Rifa’; Supriyadi, Imam
Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam Vol 16 No 1 (2022): Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi PAI, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/jt.v16i1.284

Abstract

Islam mewajibkan umatnya untuk menuntut ilmu atau belajar. Sebab dengan belajar manusia bisa maju dan memiliki kemampuan untuk membangun peradabannya. Salah satu tokoh besar Islam dalam bidang pendidikan adalah Imam Al-Ghazali melalui salah satu karyanya yakni kitab Ayyuhā al-Walad fī Nasīhati al-Mutawa Law‘izatihim Liya’lamū wa Yumayyizū ‘Ilman Nāfi‘an min Gayathi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep belajar perspektif Imam al-Ghazali dalam kitab Ayyuhā al-Walad fī Nasīhati al-Mutawa Law‘izatihim Liya’lamū wa Yumayyizū ‘Ilman Nāfi‘an min Gayathi dan mengaitkan dengan beberapa konsep pendidikan modern. Penelitian yang penulis lakukan ini adalah termasuk dalam penelitian library research dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif analisis kritis. Dalam pengumpulan datanya, penulis menggunakan metode dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisisnya, penulis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Kesimpulan dalam studi ini menunjukkan bahwa pendekatan dalam proses belajar perspektif Imam al-Ghazali dalam kitab Ayyuhā al-Walad fī Nasīhati al-Mutawa Law‘izatihim Liya’lamū wa Yumayyizū ‘Ilman Nāfi‘an min Gayathi adalah pendekatan yang penuh dengan nuansa teosentris. Hal ini dibuktikan dengan pandangannya bahwa belajar yang bernilai adalah apabila demi untuk mendekatkan diri kepada Allah, motivasi dalam belajar harus demi menghidupkan syari’at Nabi dan menundukkan hawa nafsu, siswa harus menjaga kesucian jiwanya, serta siswa juga harus mengamalkan ilmu yang diperolehnya. Konsep belajar menurut perspektif Imam Al-Ghazali memiliki beberapa persamaan dengan konsep pendidikan modern yang meliputi aspek : ciri-ciri perubahan tingkah laku sebagai akibat dari proses belajar; tahapan dalam belajar; dan metode belajar praktik. Sementara itu, perbedaan perspektif meliputi beberapa aspek yaitu: makna dan tujuan belajar; ranah dalam belajar; serta indikator keberhasilan dalam belajar.
Integrating Small Modular Reactors and Policy Frameworks for Sustainable Energy Security in Indonesia Mufatdhal; Imam Supriyadi; Rudy Laksmono
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 4 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/mudima.v4i11.12092

Abstract

This study evaluates the potential of Small Modular Reactors (SMRs) as a sustainable solution for Indonesia's energy diversification. Amid Indonesia’s rising energy demands and environmental commitments, SMRs-particularly Small Modular Molten Salt Reactors (SM-MSRs)-present an alternative to conventional power sources. SMRs offer advantages like modularity, operational efficiency, and safety, making them suitable for Indonesia’s geographically dispersed landscape. Using a qualitative descriptive approach, this research examines the technical, regulatory, and societal factors influencing SMR integration. Findings reveal that while SMRs show competitive Levelized Cost of Electricity (LCOE) compared to coal, challenges remain, including stringent regulatory requirements, high initial capital costs, and limited public acceptance due to nuclear safety concerns. Policy adjustments, community engagement, and collaboration with established SMR programs globally are suggested to address these issues. Additionally, SMRs’ scalability and compatibility with renewables support Indonesia’s goals for a resilient energy mix, potentially transforming remote energy access. This comprehensive approach underscores the viability of SMRs within Indonesia’s energy transition, contributing to a cleaner, more flexible energy infrastructure
Perhitungan Weton di Desa Banjaragung Sebagai Upaya Mewujudkan Keluarga Sakinah dalam Perspektif ‘Urf Rinwanto, Rinwanto; Aditama, Pepsi Juwita; Supriyadi, Imam; Nurcholis, Moch.
Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Vol. 5 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/minhaj.v5i2.3003

Abstract

Tradisi perhitungan weton sebelum pernikahan adalah sebuah tradisi yang di jalankan oleh masyarakat desa banjaragung kecamatan rengel kabupaten tuban, namun fiqih munakahat sebagai acuan hukum islam tidak ada aturan khusus tentang memperbolehkan atau melarang tradisi tersebut. Sehinga tradisi tersebut dalam aplikasinya masih menjadi perdebatan antara tradisi masyarakat yang berjalan dan hukum islam. Masalah inilah yang menjadi titik fokus dan kajian oleh peneliti. Penelitian ini di harapkan memberikan jawaban terhadap rumusan masalah (1) Bagaimana Praktek Perhitungan Weton Untuk Pernikahan Dalam Perspektif Urf di Desa Banjaragung? (2) Bagaimana Persepsi Masyarakat Terhadap Praktek Perhitungan Weton Dalam Proses Pernikahan Di Desa Banjaragung?. Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui bagaimana proses penentuan hari nikah melalui weton jawa di desa banjaragung rengel (2) untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap praktek perhitungan weton dalam proses pernikahan di desa banjaragung. Pendekatan dalam penelitian ini mengunakan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggali makna dan fungsi weton dalam kehidupan sehari-hari masyarakat desa banjaragung serta bagaimana perhitungannya dilihat dari sudut pandang urf. Data di peroleh melalui studi kasus, wawancara mendalam dengan masyarakat yang sudah menikah dan menggunakan perhitungan weton dalam pernikahannya dan para ahli/ sesepuh desa banjaragung yang menghitung weton, dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan weton memiliki landasan yang kuat dalam tradisi masyarakat desa banjaragung dan masih dipraktikkan hingga saat ini. Dari perspektif 'urf, weton dianggap sah dan memiliki nilai-nilai positif selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar syariat Islam. Selain itu, weton juga berfungsi sebagai sarana memperkuat ikatan sosial dan budaya dalam masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perhitungan weton dalam perspektif 'urf dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk kearifan lokal yang perlu dilestarikan dan diapresiasi. Dalam konteks modern, penting untuk memahami dan menghargai tradisi-tradisi lokal seperti weton, sambil tetap memperhatikan kesesuaian dengan ajaran Islam.
ANALISIS PERAN GAS BUMI TERHADAP TRANSISI ENERGI DI INDONESIA Wirajaya, Awaf; Adi Sasongko, Nugroho; Supriyadi, Imam; Adi Purwantoro, Susilo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1646-1658

Abstract

Pertumbuhan jumlah manusia dan pertumbuhan ekonomi mengakibatkan meningkatnya konsumsi energi di Indonesia. Pemakaian energi fosil masih menjadi dominan di Indonesia yang sumbernya tidak berkelanjutan dan menghasilkan banyak emisi sehingga mempercepat pemanasan global. Transisi energi menjadi salah satu kunci untuk mencapai agenda penggunaan energi yang berkelanjutan dan bersih. Transisi energi adalah sebuah agenda transformasi dari penggunaan energi yang tidak berkelanjutan dan banyak menghasilkan emisi ke penggunaan energi yang berkelanjutan dan lebih bersih sehingga dianggap baik untuk lingkungan. Banyak sumber daya energi yang dapat digunakan sebagai bagian dari proses transisi energi, contohnya adalah gas bumi. Gas bumi memiliki peran di berbagai sektor mulai dari sumber energi untuk ketenagalistrikan, bahan bakar gas untuk kendaraan dan bahan bakar untuk kegiatan masak – memasak rumah tangga yang dialirkan melalui jaringan gas kota. Hal ini terus dimasifkan agar tercapainya bauran energi primer sesuai dengan target RUEN dan target Indonesia di tahun 2060 yaitu Net Zero Emission
PELUANG DAN TANTANGAN DALAM PEMANFAATAN RARE EARTH MINERALS DI INDONESIA GUNA MENDUKUNG KETAHANAN ENERGI Dwi Putra, Dimas; Supriyadi, Imam; Yusgiantoro, Donny
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i5.2024.2091-2097

Abstract

Rare Earth Elements (REE) adalah kelompok logam yang krusial untuk perkembangan teknologi. REE biasanya diperoleh dari senyawa kimia seperti mineral monasit yang radioaktif dan senotim yang mengandung 54-65% erbium, cerium, dan thorium. China adalah produsen terbesar REE, sementara Amerika Serikat menjadi importir utama, sangat bergantung pada ketersediaan REE. Indonesia memiliki potensi untuk memproduksi REE berkat keberadaan mineral seperti monasit di beberapa wilayah, seperti Bangka Belitung dan Kalimantan. REE memiliki banyak aplikasi industri, termasuk perangkat militer, superkonduktor, dan tenaga nuklir. Meski eksplorasi REE di Indonesia masih terbatas, potensi mineral yang ada membuat REE diprediksi menjadi masa depan industri pertambangan Indonesia, karena bahan utama mineral REE sudah dimanfaatkan oleh perusahaan besar. Pengolahan REE melibatkan beberapa langkah utama: eksplorasi, penambangan, benefisiasi, pengolahan kimia, pemisahan, dan pemurnian. Proses penambangan bervariasi tergantung pada jenis bijih dan elemen yang diekstraksi, membutuhkan fasilitas yang kompleks. Ekstraksi pelarut, flotasi, dan proses elektrolitik digunakan dalam pengolahan logam lain. Data tentang penggunaan energi dalam pemrosesan REE, terutama pada tahap oksidasi, masih minim. Penelitian ini penting karena produk akhir REE yang dimurnikan perlu diproses lebih lanjut sebelum bisa digunakan secara komersial untuk mendukung ketahanan energi Indonesia.
DAMPAK PERTAMBANGAN BATU BARA TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP Daga, Molvin; Supriyadi, Imam; Tumanggor, Muliahadi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i8.2024.3229-3234

Abstract

Pertambangan adalah ekstraksi mineral yang bernilai ekonomi dan berharga dari kerak bumi. Batubara merupakan batuan sedimen yang komponen utamanya adalah karbon, hasil terbentuknya sisa-sisa tumbuhan yang belum terurai sempurna dan terawetkan dengan baik dalam kondisi bebas oksigen. Kenyataannya pada beberapa wilayah kegiatan pertambangan batubara ini dapat menimbulkan dampak negatif seperti tercemarnnya lingkungan hidup, sosial, ekonomi dan kesehatan masyarakat. Beberapa penelitian membuktikan bahwa kegiatan pertambangan batubara memberikan banyak dampak negatif bagi masyarakat maupun lingkungan hidup. Dampak yang diberikan pada lingkungan hidup adalah tercemarnya air, laut, turunnya kualitas tanah, polusi udara dan hutan menjadi gundul. Dampak lainnya yaitu masyarakat menjadi kurang berinteraksi dan menimbulkan masalah kesehatan terutama bagian pernafasan baik bagi pekerja maupun masyarakat disekitar lokasi tambang. Tujuan dibuat artikel ini adalah untuk dijadikan gambaran terkait dari dampak dari pertambangan batubara.
Energi Baru Terbarukan (EBT) dan Pertumbuhan Ekonomi: Analisis Kausal terhadap Substitusi Energi, Lapangan Kerja Hijau, dan Kontribusi terhadap PDB: New Renewable Energy (NRE) and Economic Growth: A Causal Analysis of Energy Substitution, Green Employment, and Contribution to GDP Khairunnisa, Nur; Supriyadi, Imam; Santoso, Budi
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i6.1045

Abstract

The transition from fossil fuels to Renewable Energy (RE) represents a key strategy for promoting sustainable and low-carbon economic growth in Indonesia. This study examines the causal relationship between renewable energy development and economic growth through four main channels: the substitution effect from fossil fuels, the creation of green jobs, contributions to the energy sector’s Gross Domestic Product (GDP), and the impact on local economic growth in high-potential regions such as Nusa Tenggara, Sulawesi, and Kalimantan. The research employs a literature review with a descriptive qualitative approach, utilizing secondary data from national and international sources (Bappenas, ESDM, IEA, IRENA, ILO, World Bank).The findings indicate that increasing renewable energy capacity contributes to fiscal efficiency by reducing subsidies and fuel imports, while generating large-scale green employment opportunities that support local economic transformation. Moreover, renewable energy development produces a significant multiplier effect on regional economies, particularly in eastern Indonesia where energy potential is high but infrastructure remains limited. Overall, renewable energy plays a strategic role as a new engine of inclusive, competitive, and sustainable economic growth—provided that policy integration, green industrial development, technology transfer, and local workforce capacity strengthening are effectively implemented.