Paternus Hanye
Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Tanjungpura, Pontianak

Published : 39 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

MEDAN MAKNA VERBA MENGAMBIL DALAM BAHASA DAYAK BANYADU? Endang, Asteria; Hanye, Paternus; Susilo, Firman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The general problem this research is taken verb meaning field in Dayak Banyadu> language. The purpose of this research is to describe meaning component, meaning field, and semantic function of taken verb meaning field. The method in this research is descriptive method. The data in this research are words that contain taken verb meaning. The source of data is Dayak Banyadu> language.The technique in data collecting is conversation involving gathering technique and the research instrument are questions list, recording tape, data card, pictures, and photos. The result showed that taken verb in Dayak Banyadu> language is a two taken with tool and taken without tool. Keywords: verb, taken verb, meaning. Abstrak: Masalah umum penelitian ini adalah medan makna verba mengambil dalam Bahasa Dayak Banyadu>. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan komponen makna, jenis makna dan fungsi semantis verba mengambil. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data penelitian ini adalah kata-kata yang mengandung makna verba mengambil. Sumber data adalah Bahasa Dayak Banyadu>. Teknik yang digunakan adalah teknik simak libat cakap dan alat pengumpulan data yaitu daftar pertanyaan, seperangkat perekam, kartu data, gambar dan foto. Hasilnya menunjukan bahwa verba mengambil dalam bahasa dayak Banyadu> ada dua yaitu mengambil menggunakan alat dan mengambil tanpa alat. Kata Kunci: verba, verba mengambil, makna
MENINGKATKAN AKTIVITAS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MEDIA KONKRIT KELAS II SDN 16 SAHEK Radiani, Paskasia; ., Halini; Hanye, Paternus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 9 (2014): September 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Masalah dalam penelitian ini adalah penggunaan media konkrit untuk meningkatkan aktivitas peserta didik dalam pembelajaran matematika kelas II SDN 16 Sahek. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas peserta didik dengan menggunakan media konkrit dalam pembelajaran matematika kelas II SDN 16 Sahek. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, dengan tahapan masing-masing siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Dengan tehnik pengumpulan data berupa lembar observasi guru, dan lembar observasi peserta didik. Dengan indikator kinerja yaitu aktivitas fisik, aktivitas mental, dan aktivitas emosional. Lembar observasi menunjukkan bahwa rata-rata persentase peserta didik untuk aktivitas fisik pada siklus I 49,99%, pada siklus II 73,07%. Untuk aktivitas mental pada siklus I 42,30%, pada siklus II 73,07%. Dan untuk aktivitas emosional pada siklus I 36,53%, pada siklus II 65,38%. Dari data yang diperoleh, dapat di simpulkan penggunaan media konkrit dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan aktivitas peserta didik kelas II SDN 16 Sahek.   Kata kunci: media konkrit, aktivitas pembelajaran, matematika   Abstract: This internal issue research is usage of concrete media to increase educative participant activity in study of class mathematics of II SDN 16 Sahek. Target of this research is to improve educative participant activity by using concrete media in study of class mathematics of II SDN 16 Sahek. Method Research the used is descriptive method, with research type that is research of class action. This research is done/conducted in 2 cycle, with step of is each cycle that is planning, execution, observation, and refleksi. technicsly data collecting in the form of teacher observation sheet, and educative participant observation sheet. With performance indicator that is physical activity, activity bounce, and emotional activity. Observation sheet indicate that mean percentage of educative participant for the activity of physical at cycle of I 49,99%, at cycle of II 73,07%. For activity to bounce at cycle of I 42,30%, at cycle of II 73,07%. And for emotional activity at cycle of I 36,53%, at cycle of II 65,38%. From obtained data, earn in concluding usage of concrete media in study of mathematics can improve educative by participant activity of class of II SDN 16 Sahek.   Keyword: concrete media, study activity, mathematics.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG CIRI-CIRI KHUSUS HEWAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS VI SDN 12 KELEPUK Panjaitan, Herris James; Hanye, Paternus; ., Halini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Meningkatkan hasil belajar IPA  tentang ciri-ciri khusus hewan dengan menggunakan media gambar pada siswa kelas VI SDN 12 Kelepuk.Penelitian ini di laksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA melalui media gambar di kelas VI SDN 12 Kelepuk Kabupaten Landak.Penelitian ini menggunakan metode deskritif dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas terhadap 15 orang siswa pada kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA dikelas VI SDN 12 Kelepuk yaitu hasil belajar siswa siklus I sebesar 33,33% dan hasil belajar siswa meningkat di siklus II sebesar 73,33%. Semula siswa yang kurang aktif dalam pembelajaran menjadi lebih aktif karena mereka senang terhadap pembelajaran dengan pendekatan kualitatif, siswa juga tampak antusias melalukan belajar. Kata Kunci: Hasil Belajar, Media Gambar, Pembelajaran IPA. Abstract Improving Students’Learning Outcomes of Natural Sciences Special Features Animal By Using Pictures On Sixth Grade Students of SDN 12 Kelepuk Landak District. This reserch was carried on with a view to improving student learning outcomes in natural science learning by using pictures in class VI SDN 12 Kelepuk Landak District.This research uses a qualitative descriptive approach . This type of research is classroom action research consist of 15 students in class VI .The results showed an increase in the activity of student learning outcomes with contextual approach to science learning in class VI SDN 12 Kelepuk that student learning outcomes first cycle of 39.99 % and increased student learning outcomes in the second cycle of 80.00 % . Initially students were less active in the learning becomes more active because they pleased to learn with a qualitative approach , students also seem enthusiastic about learning pass .   Keywords : Learning Outcomes , pictures , natural science learning.
KUALITAS BUTIR SOAL PADA BUKU DETIK-DETIK UJIAN NASIONAL BAHASA INDONESIA TERBITAN INTAN PARIWARA Fauziah, Inti Fadah; ., Abdussamad; Hanye, Paternus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Some errors were found on the national examination preparation guidebooks encourage the researcher to conduct an analysis related to the item quality which essentially affects students responses and interest to the books. The research problems focused on the areas of difficulty based on the aspect of item construction and language used. The method used in this research was descriptive qualitative method. The source of the data in this research was the book of Detik-detik ujian nasional Bahasa Indonesia for senior high school students published by Intan pariwara in 2013. The data of this research were five national examination preparation moduls which consisted of 237 items. The technique used in this research is documentary studies. the researcher became the key instrument in this research. The quality of the items from the item construction aspect was scored 5 (good) with the percentage of 80.16%. the quality of the items from the language used was scored 4 (good) with the percentage 64.13%. based on the results obtained, the researcher suggests that the item analysis should be carefully examined so that the multiple choice questions given to students are valid and meet the criteria of a good quality questions. Key words: quality, item analysis, item construction aspect, Language used aspect Abstrak: Beberapa kekeliruan dalam penyusunan butir-butir soal yang ditemukan dalam buku panduan UN memotivasi peneliti untuk melakukan analisis lebih lanjut terkait penyusunan butir soal yang pada dasarnya dapat memengaruhi jawaban siswa dan memengaruhi jumlah peminat buku tersebut. Peneliti memfokuskan masalah penelitian dalam bidang analisis soal berdasarkan aspek konstruksi dan bahasa. Metode dan bentuk yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku Detik-Detik Ujian Nasional Bahasa Indonesia tingkat SMA/MA yang diterbitkan Intan Pariwara tahun 2013. Data dalam penelitian ini berupa lima paket soal UN yang berjumlah 237 butir soal. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tidak langsung melalui studi dokumenter. Alat Pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri sebagai instrumen kunci. Kualitas butir soal dari aspek konstruksi mendapat nilai 4 (baik) dengan persentase 80,16%. Kualitas butir soal dari aspek bahasa mendapat nilai 4 (baik) dengan persentase 80,16%. Kualitas butir soal dari aspek konstruksi dan bahasa mendapat nilai 4 (baik) dengan persentase 64,13%.Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh, peneliti menyarankan bahwa analisis butir soal mesti dilakukan secara teliti agar soal-soal pilihan ganda yang diberikan kepada peserta tes tersusun valid dan memenuhi kriteria soal yang berkualitas. Kata kunci: kualitas, butir soal, aspek konstruksi, dan aspek bahasa.
MAKNA DALAM PROSESI ADAT TIJAK TANAH, BELAMEN, DAN PERKAWINAN KETURUNAN KESULTANAN TANJUNGPURA KABUPATEN KETAPANG Kurniasih, Putri; Hanye, Paternus; Amir, Amriani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 5 (2015): Mei 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bahasa daerah yaitu bahasa Melayu Daerah Ketapang yang dikhususkan pada Prosesi Tijak Tanah, Belamen, dan Perkawinan Pada Keturunan Kesultanan Tanjungpura Kabupaten Ketapang. Penelitian ini dilaksanakan di Ketapang dengan menggunakan narasumber dari orang keturunan asli Kesultanan Tanjungpura. Berdasarkan analisis data berupa wawancara diperoleh: Analisis komponen makna Leksem dalam Prosesi Tijak Tanah, yaitu sebanyak 37 kata. Prosesi Belamen sebanyak 26 kata dan prosesi Perkawinan sebanyak 7 kata. Deskripsi jenis Makna Dalam Prosesi Tijak Tanah sebanyak 37 kata, Prosesi Belamen sebanyak 26 kata, prosesi perkawinan sebanyak 7 kata. Deskripsi Fungsi Semantis Makna Dalam Prosesi Tijak Tanah sebanyak 37 kata, Prosesi Belamen sebanyak 26 kata, Prosesi Perkawinan sebanyak 7 kata. Kata Kunci : Makna, Prosesi Adat, Semantik, Melayu Ketapang. Abstract: This research is a qualitatif research that is used to describe local language that is Melayu Ketapang language especially in Tijak Tanah prosession, Belamen, dan Perkawinan Keturunan Kesultanan Tanjungpura Kabupaten Ketapang. This research is held in Ketapang whom the resource from citizen Kesultanan Tanjungpura Kabupaten Ketapang. From data analisis like interview can componen mean analisis Leksical semantic in Tijak Tanah prosession in generation Kesultanan Tanjungpura Kabupaten Ketapang more 37 word, Belamen prosession in generation Kesultanan Tanjungpura Kabupaten Ketapang more 26 word, dan Perkawinan prosession in generation Kesultanan Tanjungpura Kabupaten Ketapang more 7 leksem; Description kind of  meaning in Tijak Tanah prosession in generation Kesultanan  Kesultanan Tanjungpura Kabupaten Ketapang more 37 word, Belamen in generation Kesultanan Tanjungpura Kabupaten Ketapang more 26 word, Perkawinan in generation Kesultanan Tanjungpura Kabupaten Ketapang more 7 word; Deskripsi Semantis function meaning in Tijak Tanah prosession in generation Kesultanan Tanjungpura Kabupaten Ketapang more 37 word, Belamen in generation Kesultanan Tanjungpura Kabupaten Ketapang  more 26 word and Perkawinan in generation Kesultanan Tanjungpura Kabupaten Ketapang more 7 word. Keyword: Meaning, Customary Prosession, Semantic, Melayu Ketapang.
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR IPA MENGGUNAKAN METODE INKUIRI KELAS IV SDN 15 SALATIGA Julian, Emakulata; Hanye, Paternus; ., Halini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Improving Learning Activities Natural Science Inquiry Method Using Class IV SDN 15 Salatiga. This study aims to gain clarity about the use of inquiry method to improve the learners' learning activities in science teaching fourth grade at SDN 15 Salatiga. In this study the researchers used the descriptive method with qualitative approach. Study is a form of classroom action research. Based on this research, the use of inquiry method in teaching Natural Sciences can enhance learners' learning activities fourth grade at SDN 15 Salatiga. The resulting increase in aktivitsa learners is evident in the implementation of the first cycle and second cycle. Where in the first cycle an average of 72% of physical activity, mental activity 53%, 70% emotional activity. After the second cycle executed learner activity significantly increased which average physical activity by 87%, 82% mental activity and emotional activity by 91%. Keywords: Learning Activities, Natural Sciences, and the Inquiry Method Abstrak: Meningkatkan Aktivitas Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Menggunakan Metode Inkuiri Kelas IV SDN 15 Salatiga. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kejelasan tentang penggunaan metode inkuiri untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dalam pembelajaran IPA kelas IV SDN 15 Salatiga. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Bentuk penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan metode inkuiri dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik kelas IV SDN 15 Salatiga. Hasil peningkatan aktivitsa peserta didik terlihat jelas pada pelaksanaan siklus I dan siklus II. Dimana pada siklus I rata-rata aktivitas fisik sebesar 72%, aktivitas mental 53%, aktivitas emosional 70%. Setelah dilaksanakan siklus II aktivitas peserta didik  mengalami peningkatan yang signifikan dimana rata-rata aktivitas fisik sebesar 87%, aktivitas mental 82% dan aktivitas emosional sebesar 91%.   Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Metode Inkuiri
PERISTILAHAN DALAM “MUAR WANYEK” (TRADISI MENGAMBIL MADU) MASYARAKAT MELAYU SAMBAS Mursidin, .; Hanye, Paternus; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian terhadap tradisi masyarakat merupakan sebuah tindakan yang baik sebagai upaya menggali potensi lokal terhadap pemerkayaan bahasa daerah dan bahasa Indonesia, juga sebagai upaya pelestarian dan penginventarisasian peristilahan tradisi muar wanyek di Kabupaten Sambas, khususnya di Kecamatan Tangaran dan Teluk Keramat. Peneliti menggunakan metode deskriptif, bentuk penelitian kualitatif, dan menggunakan pendekatan etnolinguistik yang memandang hubungan bahasa dengan unsur budaya dalam masyarakat. Analisis yang dilakukan peneliti terhadap data yang dikumpulkan mencakup istilah alat, proses, dan mantra adalah analisis bentuk istilah, yaitu monomorfemis, polimorfemis, dan frasa. Peneliti juga melakukan analisis makna dalam tradisi muar wanyek secara leksikal dan kultural. Penelitian ini berhasil menghimpun 66 istilah sebagai data penelitian Hasil analisis keseluruhan data tersebut berupa 28 istilah berupa monomorfemis, 21 istilah berupa polimorfemis yang terdiri dari 9 afiksasi dan 12  komposisi, serta 17 istilah berupa frasa. Istilah-istilah tersebut secara keseluruhan memiliki makna leksikal dan makna kultural.   Kata Kunci: Muar Wanyek, etnolinguistik, Melayu Sambas Abstract: Research to society tradition is a great action  as effort to dig a local potency for enrichment of local language and Indonesian Language, and also this research as presevartion effort and inventory the muar wanyek terminology in Sambas, especially in Tangaran and Teluk Keramat sub-district. Researcher using descriptive method, qualitative research method, and using ethnolinguistics approach which seeing the relation from language element and culture in society. Analysis conducted by researcher towards the collected data is the terms of tools, process, and spells is analyisis the shape of term, namely monomorphemic, polymorphemic, and phrase. Researcher also analyzing terms of meaning of the muar wanyek tradition in lexical and cultural. This research succed collecting 66 terms as research data. The result of whole data is 28 terms such as monomorphemic, 21 terms such as polymorphemic that consists of 9 affixation and 12 composition, and 17 such as phrase. That terminology in whole has lexical and cultural term. Keywords: Muar wanyek, ethnolinguistic, Sambas Malay
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM KELAS IV SDN 34 KUNINGAN SEMPATUNG F 34211777, Sabirin; ., Halini; Hanye, Paternus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penggunaan Media Gambar Untuk Peningkatan Aktivitas Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IV SDN 34 Kuningan Sempatung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan  media gambar dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam kelas IV sdn 34 Kuningan Sempatung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sedangkan bentuk penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data berupa observasi. Penelitian dilakukan dengan tahapan dua siklus. Pada siklus II aktivitas belajar peserta didik mengalami peningkatan yang signifikan, hal ini diketahui berdasarkan hasil observasi siklus I ke siklus II, Aktivitas fisik 71% meningkat menjadi 96%, aktivitas mental 64% meningkat menjadi 86%, dan aktivitas emosional 75% meningkat menjadi 97%, sehingga rata-rata aktivitas peserta didik 70% pada siklus I meningkat menjadi 93% pada siklus II. Dengan demikian hal ini berarti penggunaan media gambar dapat meningkatkan aktivitas belajar ilmu pengetahuan alam kelas IV SDN 34 Kuningan Sempatung.   Kata Kunci: media gambar, aktivitas belajar, ilmu pengetahuan alam   Abstract : The use of Media Images For Improved Learning Activities Natural Science Elementary School Fourth Grade 34 Kuningan Sempatung . This study aims to determine whether the use of media images can enhance learners' learning activities in science teaching fourth grade sdn 34 Kuningan Sempatung . This study uses descriptive qualitative approach , while the form of research is action research . Data collection techniques such as observation . The study was conducted with two stages of the cycle . In the second cycle of learning activities of students has increased significantly , it is known based on the observation of the first cycle to the second cycle , physical activity increased 71 % to 96 % , 64 % mental activity increased to 86 % , and 75 % emotional activity increased to 97 % , so the average activity of 70 % of students in the first cycle increased to 93 % in the second cycle . Thus this means that the use of media images can enhance learning activities fourth grade science SDN 34 Kuningan Sempatung. Keywords : media images , learning activities , science
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN ALAT PERAGA KERTAS LIPAT PADA PESERTA DIDIK Daris, Hamdani; ., Halini; Hanye, Paternus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Masalah pada penelitian ini adalah  upaya  Peningkatan  Hasil  Belajar Matematika Peserta didik Menggunakan alat Peraga . Tujuan penelitian ini adalah Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan alat Peraga Kertas Lipat pada materi FPB dan KPK pada peserta didik kelas VI SDN 57 Pakatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Tindakan  kelas (PTK)  terdiri dari dua siklus  tiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VI semester I SDN 57 Pakatan  tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 10 peserta didik  dimana terdapat 7  laki-laki dan 3  perempuan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini  :pada siklus I berdasarkan  pengamatan Aktivitas belajar peserta didik 58,1 % dan pada siklus II 73,3 %. Pada siklus I IPKG I 2,47 pada siklus  II 2,89. Pada siklus I IPKG II 2,66 pada siklus II IPKG II 2,97. artinya  ada  terjadi peningkatan Hasil Belajar pada peserta didik untuk menyelesaikan soal  FPB dan KPK pada peserta didik  kelas VI semester I SDN 57 Pakatan Kecamatan Sengah Temila tahun pelajaran 2013 /2014. Semester Ganjil 2013/ 2014.   Kata Kunci: Matematika , Alat Peraga, Kertas lipat   Abstrac : The problem in this study is an attempt Improved Learning Outcomes Students Math Using Viewer tool . The purpose of this study is Improved Learning Outcomes Math Using Paper Folding Viewer tool on the material FPB and the Commission on the sixth grade students of SDN 57 Pakatan . The research method used was action research methods class ( PTK ) is composed of two cycles each cycle includes planning , implementation , observation , and reflection . As for the subject of the study is the first semester of the sixth grade students of SDN 57 Pakatan academic year 2013/2014 which consisted of 10 students where there are 7 men and 3 women . The results obtained in this study : in the first cycle based on observations of learners' learning activities 58.1 % and 73.3 % in the second cycle . In the first cycle I IPKG 2.89 2.47 in the second cycle . In the first cycle IPKG II 2.66 in the second cycle IPKG II 2.97 . means there is an increase in the Learning Outcomes for learners to solve the FPB and the Commission in the sixth grade students of SDN 57 first half Pakatan District of Sengah Temila academic year 2013/2014 . Odd Semester 2013/2014 .   Keywords : Mathematics , Viewer Tool , Paper folding
NOMINA BAHASA DAYAK POMPAKNG Mustaqim, Nursuki; Hanye, Paternus; Simanjuntak, Hotma
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Penelitian tentang Nomina Bahasa Dayak Pompakng bertujuan mendeskripsikan ciri-ciri, bentuk dan fungsi nomina dalam bahasa Dayak Pompakng.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif sinkronis dengan bentuk penelitian kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ciri-cirinomina BDPyaitu, dalam kalimat yang predikatnya verba, nomina cenderung menduduki fungsi subjek, objek atau pelengkap, dan keterangan, nomina BDP dapat diikuti oleh adjektiva.Bentuk nomina BDP terbagi atas nomina dasardan  nomina turunan. Nomina BDP dapat menduduki fungsi sebagai subjek, predikat, objek,keterangan dan pelengkap.Afiks pembentuk nomina BDP menyatakan beberapa makna, yaitu, menyatakan makna orang yang dituakan, menyatakan makna orang yang bersifat, orang yang melakukan perbuatan yang dinyatakan oleh verba, sebagai tempat  atau wilayah kekuasaan. Kata kunci: Nomina, Bahasa, Dayak Abstract: Research onLanguageNounsDayakPompakngaims to describethe characteristics, form, functionandmeaning ofthe nounon the Dayak languagePompakng. The used methodisdescriptivesynchronousmethodwiththe qualitativeresearch form. Based on the resultsof this study concludedthatthe characteristics ofthe BDPnounthat is, thesentencepredicateverbs,nounstend tooccupythe function ofsubject, objectorcomplement, anddescription, the BDPcan befollowedby anounadjective. Nounform ofBDPis divided intobasicnounsandnounderivative. BDPnouncanoccupya functionassubject, predicate, object, informationandcomplementary. AffixformingnounsBDPstatedseveralmeanings, namely, conveys the meaning ofthe elder person, statingthenatureof meaning, peoplewhocommitacts thatexpressedbythe verb, asa placeorareaof power.   Keywords: Nouns, Language, Dayak