Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

In-Vitro Anticancer Activity of Chemical Constituents from Etlingera alba Poulsen against Triple Negative Breast Cancer and in silico Approaches towards Matrix metalloproteinase-1 Inhibition W. Wahyuni; Ajeng Diantini; Mohammad Ghozali; Anas Subarnas; Euis Julaeha; Riezki Amalia; Adryan Fristiohady; Andini Sundowo; Sofa Fajriah; Yuni Elsa Hadisaputri; Raden Maya Febrianti; Fauzia Azzahra; Agung W.M. Yodha; I. Sahidin
Indonesian Journal of Science and Technology Vol 7, No 2 (2022): IJOST: VOLUME 7, ISSUE 2, September 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijost.v7i2.50547

Abstract

Etlingera alba (EA) is one of the endemic plants grown in Sulawesi. We determined the cytotoxic and anti-metastatic activity of isolates obtained from EA rhizome extract. IC50 value for 1,7-diphenyl-6-heptene-3-one, sitostenone, sinapyl alcohol diacetate, and sinapyl alcohol acetate were 134.59; 170 ; 128.11; and 161.96 μg/mL, respectively. The compounds also had anti-migration activity. 200-μg/mL Sitostenon exhibited the lowest migration rate (3.32%). The free bond energies of sitostenon, 1,7-diphenyl-6-heptene-3-one, sinapyl alcohol acetate, and sinapyl alcohol diacetate were -11.81; -8.25; -6.64; and -6.28 kcal/mol, respectively. All compounds were more effective in stabilizing the Matrix metalloproteinase 1 complex. Isolation from EA rhizomes have the potential to be developed as anti-metastatic for Triple-Negative Breast Cancer.
IMPROVING EWE OOCYTE VIABILITY AFTER VITRIFICATION WARMING USING COMBINATION OF DIFFERENT CRYOPROTECTANT AND CARRIER SYSTEM Rini Widyastuti; Rangga Setiawan; Mas Rizky Anggun Adipurna Syamsunarno; Mohammad Ghozali; Takdir Saili; Arief Boediono
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 12, No 3 (2018): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.347 KB) | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v12i3.11398

Abstract

The aim of this study was to determine the best combination of cryoprotectant (Ethylene glycol, EG), dimethyl sulfoxide (DMSO) and propanediol (PrOH) and carrier system (hemistraw and cryotop) in improving ewe oocytes viability during cryopreservation. Oocytes with multi layers of compact cumulus cells were colleted from abbatoir and matured in TCM 199 medium supplemented with 10% fetal calf serum for 24-26 h at 38.5° C under 5% CO2 in the air. Matured oocyte was divided into six parts and vitrified in three different vitrification solutions; (i) 17% EG+17% DMSO with hemistraw as carrier system, (ii) 34% EG with hemistraw as carrier system, (iii) 17% EG+17% PrOH in hemistraw (iv), 17% EG+17% DMSO with cryotop as carrier system (v), 34% EG with cryotop as carrier system (vi), and 17% EG+17% PrOH in cryotop. Oocytes were cryopreserved for one week before revived and evaluated for viability. The result showed that oocytes vitrified in media containing EG and DMSO in cryotop had the highest viability (88.16%) compared to media containing EG only or EG and PrOH (70.95% and 68.76%, respectively) (P0.05). Moreover, oocytes viability that vitrified using cryotop and hemistraw as carrier system were not significantly different. The present results indicated that vitrification using combination of EG and DMSO as permeable cryoprotectant and cryotop as carrier system was the best system to maintain oocyte viability after vitrification-warming.
AKTIVITAS IMUNOSTIMULATOR EKSTRAK ETANOL BUAH Etlingera rubroloba A.D. POULSEN TERHADAP KADAR CD8 MODEL IN VIVO: IMMUNOSTIMULATORY ACTIVITY OF Etlingera rubroloba A.D. POULSEN FRUIT ETHANOL EXTRACT AGAINST CD8 LEVELS IN VIVO MODEL Muhammad Ilyas Y.; Ajeng Diantini; Mohammad Ghozali; I Sahidin; Wa Ode Nurfinti
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v6i2.284

Abstract

Pendekatan kemotaksonomi genus Etlingera memungkinkan Etlingera rubroloba A.D. Poulsen memiliki kandungan metabolit sekunder sebagai agen imunomodulator. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek imunostimulator ekstrak etanol buah E. rubroloba A.D. Poulsen dengan parameter kadar CD8 (Cluster of differentiation) pada tikus jantan galur wistar. Hewan uji tikus sebanyak dua puluh empat ekor dibagi dalam enam kelompok perlakuan yaitu kontrol normal, kontrol pelarut (Na.CMC 0,5%), kontrol positif (ekstrak meniran komersil®), perlakuan ekstrak dosis 200, 300, 400 (mg/kgBB). Perlakuan diberikan selama tujuh hari berturut-turut secara per oral  dan pada hari kedelapan masing-masing kelompok diinfeksi bakteri Staphylococcus aureus 0,5 mL secara intraperitonial. Kadar CD8 diukur dengan metode ELISA dan data dianalisis dengan one way ANOVA. Hasil penelitian menunjukan perlakuan dosis ekstrak etanol buah E. rubroloba A.D. Poulsen memiliki efek imunostimulator berdasarkan kadar CD8 yang berbeda signifikan dengan kontrol pelarut (p<0,05), sehingga berpotensi dikembangkan sebagai imunomodulator alamiah.
TALAMATCH “Thalassemia Awareness Through Choices” - Edukasi Talasemia dengan Bantuan Media Interaktif Board Game untuk Meningkatkan Kesadaran Skrining pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Safa Pratistha Anindya Putri; Aliya Muthia Hasna; Stefanie Darleen Amanda; St. Alisya Rezky Amalia Mahris; Ryoko Liberty Roma Br. Simanjuntak; Salsabila Arsyad; Marshanda Triutami; Paridj Al Ghazaly; Aileen Calosa; Sharon Fay Olivia Hukom; Mohammad Ghozali; Edhyana Sahiratmadja
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p185-191

Abstract

Talasemia merupakan penyakit kelainan genetik yang menyebabkan anemia kronis sejak masa kanak-kanak dan mengharuskan penderitanya menjalani transfusi darah seumur hidup. Di Indonesia, jumlah kasus talasemia terus meningkat setiap tahun, dengan Jawa Barat menjadi provinsi dengan kontribusi kasus terbanyak. Sayangnya, kesadaran mengenai pentingnya skrining pranikah untuk mencegah kelahiran anak dengan talasemia mayor masih tergolong rendah, termasuk di kalangan mahasiswa kedokteran yang seharusnya menjadi agen promosi kesehatan. Artikel ini bertujuan mengevaluasi efektivitas metode edukasi interaktif melalui permainan kartu TALAMATCH dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran tentang talasemia dan urgensi skrining pranikah. Kegiatan edukasi dilakukan pada 24 mahasiswa angkatan 2022–2024 menggunakan pre-test dan post-test, penyampaian materi interaktif, serta permainan TALAMATCH. Analisis peningkatan pengetahuan dilakukan melalui uji t berpasangan, sedangkan tingkat kesadaran diukur menggunakan kombinasi indikator pengetahuan dan perilaku. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 47,9 meningkat signifikan menjadi 114,5 setelah intervensi (p=5,12×10⁻¹²). Sebanyak 87,5% peserta mencapai tingkat kesadaran II atau III, melampaui indikator keberhasilan minimal sebesar 80%. Mayoritas peserta juga menyatakan metode TALAMATCH menarik, mudah dipahami, dan membantu mereka memahami risiko pewarisan talasemia. Berdasarkan temuan ini, edukasi berbasis permainan interaktif TALAMATCH terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa, serta memiliki potensi sebagai media promosi kesehatan yang inovatif dan aplikatif di masyarakat.