Claim Missing Document
Check
Articles

Phubbing dalam Interaksi Sosial di Lingkungan Mahasiswa UNP Fitri, Nabilla Dzakia; Hasmira, Mira Hasti
Jurnal Perspektif Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i1.939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya phubbing dalam interaksi sosial mahasiswa UNP. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena mahasiswa sebagai orang berpendidikan seharusnya mencontohkan hal yang baik namun malah menjadi pelaku phubbing. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori ketergantungan sistem media oleh Melvin Defluer dan Sandra Ball Roceach tahun 1976 dan teori interaksi simbolik oleh George Herbert Mead. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus deskriptif. Teknik pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purpose sampling dengan jumlah informan sebanyak 16 orang dengan kriteria informan pertama 8 mahasiswa yang menggunakan smartphonenya lebih dari 5 jam sehari, 8 teman informan pertama yang mengetahui aktifitas dan keseharian informan pertama. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipasi aktif dimana peneliti terlibat langsung dalam kegiatan mahasiswa yang sedang berkumpul. Wawancara mendalam dilakukan secara langsung dan terbuka terhadap informan dengan fokus permasalahan yang dikaji dalam jangka waktu 45-60 menit terkait aktivitas apa saja yang dilakukan mahasiswa ketika mahasiswa berkumpul dengan temannya. Studi dokumentasi meliputi foto dan rekaman suara yang peneliti ambil saat berada di lapangan. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa melakukan perilaku phubbing karena adanya 2 faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Pertama, faktor internal meliputi kecanduan media sosial, merasa tidak nyaman, dan kurangnya kontrol diri. Kedua, faktor eksternal meliputi kepentingan mendesak dan pengaruh teman.
PANDANGAN PELAKU MUSIK METAL TERHADAP GENRE MUSIK BLACK METAL DI KOTA BUKITTINGGI M.Robby Fadli; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i1.626

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menjelaskan pandangan pelaku musik metal terhadap genre musik Black Metal di kota Bukittinggi. Penelitian ini menarik untuk diteliti karena terdapat kontradiksi antara citra global Black Metal yang identik dengan ideologi satanisme dan anti-agama dengan realitas yang terjadi di Bukittinggi, sebuah kota yang masyarakatnya dikenal kuat dalam memegang adat dan nilai-nilai keagamaan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana pelaku musik metal di Bukittinggi memahami dan menafsirkan genre Black Metal dalam konteks budaya lokal mereka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe studi intrinsik. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi oleh Alfred Schutz. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan secara langsung dengan 18 informan yang merupakan pelaku musik Black Metal di kota Bukittinggi untuk menggali pandangan mereka secara mendalam mengenai genre ini. Hasil penelitian menunjukkan pandangan pelaku musik metal terhadap ideologi, musik, serta penampilan genre Black Metal di kota Bukittinggi.
Interaksi Gay Dengan Masyarakat Di Kota Padang Hesty Diana; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i2.957

Abstract

Penelitian ini penting untuk dilakukan untuk melihat bagaimana interaksi sosial gay dan masyarakat di Kota Padang. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena gay selama 5 tahun belakang ini terjadi peningkatan sehingga berpengaruh atau memiliki dampak ke social Masyarakat salah satunya interaksi. Teori yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini ialah teori tindakan sosial dari Max Weber. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis penelitian ini menggunakan pengumpulan data dengan informan berjumlah 10 orang keriterianya masyarakat di kota padang beserta perangkat setempat (RT/RW, alim ulama ) yaitu dengan melakukan observasi non partisipan dimana peneliti tidak ikut serta terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang informan lakukan, tetapi observasi dilakukan pada saat wawancara. Teknis analisis data dirujuk dari pemikiran Miles dan Huberman. Hasil penelitiannya yang pertama, berkenalan melalui pandangan pertama dimana pelaku gay memulai sapaan yang hangat kepada lelaki yang membuat mereka tertarik. Kedua, merawat hubungan dengan melakukan aktivitas seksual dimana para Gay di kota Padang memiliki group WA tersendiri antar sesama pelaku gay. Yang ketiga, saling menjaga rahasia antar sesama pasangan Gay dimana pasangan Gay harus berhati-hati dan waspada dalam meminjamkan HP kepada teman agar tindakan Gay ini tidak dapat diketahui oleh siapapun. Dan yang keempat, merawat sikap dalam bergaul, dilingkungan sekitar kita tinggal tentu ada yang kurang senang dengan keberadaan kita jadi yang perlu kita lakukan adalah bersikap “Bodoh Amat”
Faktor Keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH) di Nagari III Koto Aur Malintang Timur Vilnia Asista; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 8 No 3 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i3.1242

Abstract

Program PKH merupakan bantuan sosial yang dikeluarkan oleh pemerintah dengan tujuan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan melalaui akses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Ternyata realita di Nagari III Koto Aur Malintang Timur keberhasilan PKH membantu keluarga kurang mampu sudah berjalan dengan baik. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH) di Nagari III Koto Aur Malintang Timur, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman. Perspektif teori struktural fungsional oleh Robert K. Merton dijadikan pisau analisis terhadap data yang di peroleh. Metode penelitian yang digunakan, yaitu penelitian kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Informan dalam penelitian ini berjumlah 21 orang, yang dipilih secara purposive. Adapun kriteria yang telah ditentukan, seperti pendamping PKH, perangkat nagari, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan koordinator PKH. Teknik pengumpulan data melalui observasi partisipasi, peneliti secara langsung datang ke lokasi penelitian. Selain observasi, peneliti juga melakukan wawancara mendalam yang dilakukan dirumah penerima PKH setelah sholat dzuhur, serta melakukan studi dokumen terhadap data-data yang diperoleh dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan pemerintah nagari. Teknik analisis data dari Miles dan Huberman dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor penyebab keberhasilan PKH pada keluarga kurang mampu yaitu, proses seleksi calon penerima/ketepatan sasaran, peran aktif pendamping dan sosialisasi penyuluhan, mindset dan tanggung jawab KPM, serta pemanfaatan bantuan PKH dibidang pendidikan. Penelitian ini memberikan perspektif baru dengan menekankan peran tanggung jawab dan sosialisasi dalam keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH).
Dualitas Struktur dan Agen dalam Pembentukan Pandangan Positif terhadap Billiard di Kota Padang Yemade Laura Puti Anjungan; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 8 No 4 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i4.1426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan perilaku masyarakat terhadap olahraga billiard di Kota Padang, yang sebelumnya identik dengan citra negatif seperti perjudian, hiburan malam, dan perilaku menyimpang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan tipe pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Pemilihan informan dilakukan secara purposive dengan total 23 orang yang terdiri dari pemain billiard pemula dan aktif, masyarakat umum, atlet, pengelola rumah billiard, pengurus Persatuan Olahraga Billiard Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Padang, serta akademisi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan metode. Penelitian ini menggunakan perspektif teori strukturasi Anthony Giddens, yang menyatakan bahwa hubungan antara tindakan dan struktur yang berupa relasi dualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agen memainkan peran penting dalam menafsirkan ulang billiard sebagai aktivitas positif melalui praktik rutin, refleksi pengalaman, dan interaksi sosial. Pada saat yang sama, struktur institusional seperti POBSI, KONI, dan Universitas Negeri Padang menyediakan kerangka regulatif dan ruang fisik yang mendukung pergeseran persepsi tersebut. Proses strukturasi ini berlangsung secara bertahap namun konsisten, sehingga tercipta struktur makna baru yang lebih positif dalam masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa perubahan sosial terjadi melalui relasi dialektis antara agen dan struktur serta memperluas penerapan teori strukturasi dalam konteks olahraga dan budaya lokal.
Rendahnya Partisipasi Pemilahan Sampah Organik Masyarakat pada Pengelolaan Lubang Resapan Biopori di Kota Padang Zahara Syahranti; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 8 No 4 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i4.1430

Abstract

Permasalahan lingkungan di Kota Padang semakin kompleks seiring meningkatnya volume sampah harian yang mencapai 750 ton, dengan 65% berupa sampah organik yang belum terkelola. Program Padang Bagoro bertema “Satu Rumah Satu Biopori” diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai solusi untuk mengurangi genangan air dan mengelola sampah organik melalui teknologi lubang biopori. Faktanya, banyak lubang biopori di Kota Padang tidak berfungsi karena rendahnya partisipasi masyarakat.Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan biopori di Kota Padang serta mengkaji keterlibatan masyarakat berdasarkan empat tahapan partisipasi Cohen dan Uphoff (1977): pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 25 orang, yang dipilih secara purposive. Adapun kriteria yang telah ditentukan meliputi masyarakat partisipan dan non-partisipan, perangkat RT/Camat, serta pegawai DLH. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipatif untuk menilai kondisi dan fungsi biopori pascapemasangan, wawancara mendalam untuk menggali kendala dalam partisipasi, serta studi dokumen terkait kebijakan dan implementasi program. Data dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat hanya terjadi pada tahap pelaksanaan dan tidak berlanjut pada tahap pemanfaatan maupun evaluasi. Faktor penyebab utamanya mencakup minimnya sosialisasi dan edukasi lingkungan, keterbatasan sarana biopori dan fasilitas pemilahan sampah, tiadanya pemilahan lanjutan sampah organik, serta tidak adanya evaluasi program. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan program lingkungan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh pemberdayaan dan rasa memiliki masyarakat terhadap program.
Rancangan Kampanye Gerakan Membawa Tumbler Minimalisir Sampah Botol Plastik Alfirdausy Alfirdausy; Abdul Hadi; Mutiara Maharani; Nayla Clarissa Olivia Firdaus; Reskika Ade Sastia; Mira Hasti Hasmira
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.155

Abstract

Limbah botol plastik sekali pakai menjadi masalah penting dalam perang iklim dan krisis lingkungan di seluruh dunia, dan Indonesia adalah salah satu penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. Karena botol plastik yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari sulit terurai secara alami dan berkontribusi besar terhadap pencemaran darat dan laut, mereka memiliki efek jangka panjang. Kampanye "Tanpa Botol" muncul sebagai upaya perubahan sosial berbasis kampanye yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong orang-orang, terutama generasi muda, untuk beralih ke penggunaan botol minum isi ulang atau tumbler yang lebih ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat dan menganalisis strategi komunikasi kampanye yang dapat memengaruhi perilaku target audiens di media sosial, khususnya Instagram. Temuan menunjukkan bahwa menggunakan pendekatan komunikasi yang menggabungkan elemen edukatif, persuasif, partisipatif, dan kolaboratif dapat meningkatkan keterlibatan audiens dan meningkatkan kesadaran ekologis. Pemilihan kanal distribusi yang sesuai dengan gaya hidup digital target audiens juga merupakan bagian penting dari keberhasilan kampanye.
Rancangan Kampanye Hijau Bareng: Strategi Komunikasi Lingkungan Matahari Department Store Menuju Zero Waste Kota Padang 2050 Aura Fairana; Nadia Kirana Velisa; Viola Ramadhani Lubis; Aufa Raihan; Muhammad Rizky; Mira Hasti Hasmira
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.156

Abstract

Permasalahan sampah plastik di Kota Padang telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, menjadikannya sebagai kota dengan volume sampah plastik tertinggi di Sumatera Barat. Dalam upaya mendukung program Zero Waste 2050 yang dicanangkan Pemerintah Kota Padang, Matahari Department Store meluncurkan kampanye “Hijau Bareng” melalui akun Instagram khusus @hijaubareng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi lingkungan dalam kampanye tersebut serta keterkaitannya dengan perubahan perilaku masyarakat menuju konsumsi yang lebih ramah lingkungan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten, peneliti mengamati 9 unggahan kampanye dan interaksi pengguna seperti komentar dan like. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye “Hijau Bareng” menggunakan pendekatan edukatif berbasis visual dan emosional tanpa mengandalkan influencer, namun tetap mampu membangun kesadaran dan respons positif dari masyarakat. Meskipun skalanya masih terbatas, kampanye ini efektif dalam membentuk komunikasi dua arah dan menyampaikan pesan lingkungan yang kontekstual. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi sektor swasta dalam mendukung kebijakan lingkungan pemerintah melalui strategi komunikasi yang partisipatif dan relevan secara lokal.
Rancangan Kampanye Sobat TP dalam Meningkatkan Penggunaan Transportasi Umum di Kota Padang Ardian Ardian; Raihani Syaidah; Azizah Rihadatul Aisya; Rajul Muttaqin Caniago; Suci Azriani; Mira Hasti Hasmira
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.157

Abstract

Kampanye #SobatTP bertujuan untuk meningkatkan penggunaan transportasi umum di Kota Padang, khususnya Trans Padang, dengan menanggapi masalah polusi udara dan kemacetan yang diakibatkan oleh penggunaan kendaraan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kampanye ini dalam membangun kesadaran masyarakat melalui media sosial, serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap perubahan perilaku audiens dalam memilih transportasi umum. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis konten terhadap data interaksi audiens pada akun Instagram @sobat_tp, yang mencakup komentar, likes, shares, dan tayangan pada setiap postingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten video, seperti Reels dan Vlog, lebih efektif dalam menarik perhatian dan mendorong keterlibatan audiens dibandingkan dengan konten statis seperti flyer. Meskipun terdapat keterlibatan positif, tingkat share yang rendah menunjukkan bahwa audiens belum cukup terdorong untuk membagikan konten kampanye. Kesimpulannya, meskipun kampanye ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya transportasi umum yang ramah lingkungan, tantangan dalam viralitas dan penyebaran konten perlu diperbaiki. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan strategi komunikasi yang lebih baik dan peningkatan kualitas layanan Trans Padang untuk meningkatkan dampak kampanye di masa depan.
Rancangan Kampanye Sehat Cuan: Cuci Tangan Sebelum dan Sesudah Berkegiatan Muhammad Afghan Arrazy; Kristin Okvita; M. Dzaky Putra S; Nurul Husni; Intan Triva Alhamra; Mira Hasti Hasmira
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.158

Abstract

Masyarakat masih kurang kesadarannya untuk cuci tangan yang mengakibatkan meningkatnya kasus penyakit menular seperti diare terutama untuk balita di Kota Padang. Dinas kesehatan Kota Padang mencatat ada 27.273 kasus diare pada tahun 2023, dengan total 13.068 kasus menyerang balita. Kampanye CUAN merupakan upaya dari PT Semen Padang untuk kepentingan sosial dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan untuk mencegah penyakit menular. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis efektivitas kampanye CUAN sebagai bentuk strategi edukasi kesehatan masyarakat. Landasan teori yang digunakan adalah konsep perilaku bersih dan sehat diiringi dengan pendekatan kampanye. Metode yang digunakan merupakan studi literatur dan analisis data sekunder dari Dinas Kesehatan Kota Padang.
Co-Authors AB Sarca Putera Abdul Hadi Abdul Razak Agnes Frisischa Aulia Ahmaddul Hadi, Ahmaddul Alfajri Yusra Alfirdausy Alfirdausy Alim Vernando Alzena, Raihani Sava Anisa Silvina Putri Annatasya Annisa Mulyasri Annisa Putri Aprizon Putra Ardian Ardian Arif Rahman Hakim Arman A Arone, Chikita Aruni Widya Kusuma Aufa Raihan Aura Fairana Ayu Adriyani Azizah Rihadatul Aisya Bima Abie Budiono Chevy Maidie Arzulan Chici Amedea Darmiati, Yeni Delmira Syafrini Dendy Marta Putra Deptiana Sari, Manya Difo Hanggoro Dwi Marsiska Driptufany Dwita, Vidyarini Eni Kamal Enjelita Esa Putri Erda Fitriani Eri Barlian Erianjoni Erianjoni Fajri Utama Fajrin Fajrin Fathariq Fathur Fitra Ramadhan Arman Fitri, Nabilla Dzakia Ganefri . Gary Dea Satriani Gibra Alhamdi Hanafi Saputra, Hanafi Handayuni, Linda Hasra Nofriani Henny Yulius Hesty Diana Ikhwan Indang Dewata Intan Putri Savira Intan Triva Alhamra Iswandi U Julia Putri Ayu Kartika, Rani Khairani Rizky Khairul Fahmi Kristin Okvita Laori Zola Endria Lia Amelia Lidya Putri Muchlisa Loveni Vebri M. Dzaky Putra S M.Robby Fadli Maharani, Nurhaliza Mardhiah, Desy Muhammad Afghan Arrazy Muhammad Algifari Muhammad Fadhil Muhammad Hidayat Muhammad Rizki Alvarizi Muhammad Rizky Mutiara Maharani Mutiara Mita Nada Akrami Nada, Azzahra Qhutrun Nadia Kirana Velisa Nasywa Salsabila Kamal Nasywa Salsabila Kamal Nayla Clarissa Olivia Firdaus Nora, Desri Novia Amirah Azmi Nurida Wita Nurlizawati Nurul Husni Olivia Anjani Osronita Osronita Pebyola Mayestika Pricilia Vesky Putri Elastia Qavka Navisa Rabiatul Adawia Raihani Syaidah Rajul Muttaqin Caniago Ramadani Fitriyah Harahap Rammadani Yusran Randha Rizky Resa Afriani Reskika Ade Sastia Reva Lina Putri Reynaldi Aprinel Putra Rina Rasyada Rori Nofianri Sahdatul Atira Santalia Hasugian Santi, Titen Darlis Saputri, Fadilla Sefrilina Sefrilina Septrizola, Whyosi Serly Mutia Sari Sri Wahyuni Suci Azriani Syifa Chairunnisa Viandra Taufik Paku Alam Uli Arta Meritua Samosir Veithzal Rivai Zainal Vilnia Asista Viola Ramadhani Lubis Widia Widia Yemade Laura Puti Anjungan Yunhendri Danhas yusra, alfajri Zahara Syahranti Zikra Adiyofa