Claim Missing Document
Check
Articles

Pemasaran Sosial Media dan Pengembangan Produk pada Pelaku UMKM Makanan di Carocok Pesisir Selatan Dwita, Vidyarini; Septrizola, Whyosi; Hasmira, Mira Hasti
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 23, No 1 (2023): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.03570

Abstract

Large- and small-scale enterprises have a growing need to expand marketing access by employing social media as a platform for selling and product development to increase sales. Community service activities were conducted in Carocok, Pesisir Selatandistrict, West Sumatra, with the participation of fifteen seafood-related business actors. The Community Service team provides SME business owners with training and expertise regarding marketing access on social media and product development to enhance sales and maximize profitability for MSME owners in the food business that process marine raw materials. The outcomes of service activities supply business owners with the knowledge necessary to formulate marketing strategies, particularly social media marketing and product development.
Phubbing dalam Interaksi Sosial di Lingkungan Mahasiswa UNP Fitri, Nabilla Dzakia; Hasmira, Mira Hasti
Jurnal Perspektif Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i1.939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya phubbing dalam interaksi sosial mahasiswa UNP. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena mahasiswa sebagai orang berpendidikan seharusnya mencontohkan hal yang baik namun malah menjadi pelaku phubbing. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori ketergantungan sistem media oleh Melvin Defluer dan Sandra Ball Roceach tahun 1976 dan teori interaksi simbolik oleh George Herbert Mead. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus deskriptif. Teknik pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purpose sampling dengan jumlah informan sebanyak 16 orang dengan kriteria informan pertama 8 mahasiswa yang menggunakan smartphonenya lebih dari 5 jam sehari, 8 teman informan pertama yang mengetahui aktifitas dan keseharian informan pertama. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipasi aktif dimana peneliti terlibat langsung dalam kegiatan mahasiswa yang sedang berkumpul. Wawancara mendalam dilakukan secara langsung dan terbuka terhadap informan dengan fokus permasalahan yang dikaji dalam jangka waktu 45-60 menit terkait aktivitas apa saja yang dilakukan mahasiswa ketika mahasiswa berkumpul dengan temannya. Studi dokumentasi meliputi foto dan rekaman suara yang peneliti ambil saat berada di lapangan. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa melakukan perilaku phubbing karena adanya 2 faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Pertama, faktor internal meliputi kecanduan media sosial, merasa tidak nyaman, dan kurangnya kontrol diri. Kedua, faktor eksternal meliputi kepentingan mendesak dan pengaruh teman.
PANDANGAN PELAKU MUSIK METAL TERHADAP GENRE MUSIK BLACK METAL DI KOTA BUKITTINGGI M.Robby Fadli; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i1.626

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menjelaskan pandangan pelaku musik metal terhadap genre musik Black Metal di kota Bukittinggi. Penelitian ini menarik untuk diteliti karena terdapat kontradiksi antara citra global Black Metal yang identik dengan ideologi satanisme dan anti-agama dengan realitas yang terjadi di Bukittinggi, sebuah kota yang masyarakatnya dikenal kuat dalam memegang adat dan nilai-nilai keagamaan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana pelaku musik metal di Bukittinggi memahami dan menafsirkan genre Black Metal dalam konteks budaya lokal mereka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe studi intrinsik. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi oleh Alfred Schutz. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan secara langsung dengan 18 informan yang merupakan pelaku musik Black Metal di kota Bukittinggi untuk menggali pandangan mereka secara mendalam mengenai genre ini. Hasil penelitian menunjukkan pandangan pelaku musik metal terhadap ideologi, musik, serta penampilan genre Black Metal di kota Bukittinggi.
Interaksi Gay Dengan Masyarakat Di Kota Padang Hesty Diana; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i2.957

Abstract

Penelitian ini penting untuk dilakukan untuk melihat bagaimana interaksi sosial gay dan masyarakat di Kota Padang. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena gay selama 5 tahun belakang ini terjadi peningkatan sehingga berpengaruh atau memiliki dampak ke social Masyarakat salah satunya interaksi. Teori yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini ialah teori tindakan sosial dari Max Weber. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis penelitian ini menggunakan pengumpulan data dengan informan berjumlah 10 orang keriterianya masyarakat di kota padang beserta perangkat setempat (RT/RW, alim ulama ) yaitu dengan melakukan observasi non partisipan dimana peneliti tidak ikut serta terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang informan lakukan, tetapi observasi dilakukan pada saat wawancara. Teknis analisis data dirujuk dari pemikiran Miles dan Huberman. Hasil penelitiannya yang pertama, berkenalan melalui pandangan pertama dimana pelaku gay memulai sapaan yang hangat kepada lelaki yang membuat mereka tertarik. Kedua, merawat hubungan dengan melakukan aktivitas seksual dimana para Gay di kota Padang memiliki group WA tersendiri antar sesama pelaku gay. Yang ketiga, saling menjaga rahasia antar sesama pasangan Gay dimana pasangan Gay harus berhati-hati dan waspada dalam meminjamkan HP kepada teman agar tindakan Gay ini tidak dapat diketahui oleh siapapun. Dan yang keempat, merawat sikap dalam bergaul, dilingkungan sekitar kita tinggal tentu ada yang kurang senang dengan keberadaan kita jadi yang perlu kita lakukan adalah bersikap “Bodoh Amat”
Faktor Keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH) di Nagari III Koto Aur Malintang Timur Vilnia Asista; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 8 No 3 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i3.1242

Abstract

Program PKH merupakan bantuan sosial yang dikeluarkan oleh pemerintah dengan tujuan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan melalaui akses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Ternyata realita di Nagari III Koto Aur Malintang Timur keberhasilan PKH membantu keluarga kurang mampu sudah berjalan dengan baik. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH) di Nagari III Koto Aur Malintang Timur, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman. Perspektif teori struktural fungsional oleh Robert K. Merton dijadikan pisau analisis terhadap data yang di peroleh. Metode penelitian yang digunakan, yaitu penelitian kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Informan dalam penelitian ini berjumlah 21 orang, yang dipilih secara purposive. Adapun kriteria yang telah ditentukan, seperti pendamping PKH, perangkat nagari, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan koordinator PKH. Teknik pengumpulan data melalui observasi partisipasi, peneliti secara langsung datang ke lokasi penelitian. Selain observasi, peneliti juga melakukan wawancara mendalam yang dilakukan dirumah penerima PKH setelah sholat dzuhur, serta melakukan studi dokumen terhadap data-data yang diperoleh dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan pemerintah nagari. Teknik analisis data dari Miles dan Huberman dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor penyebab keberhasilan PKH pada keluarga kurang mampu yaitu, proses seleksi calon penerima/ketepatan sasaran, peran aktif pendamping dan sosialisasi penyuluhan, mindset dan tanggung jawab KPM, serta pemanfaatan bantuan PKH dibidang pendidikan. Penelitian ini memberikan perspektif baru dengan menekankan peran tanggung jawab dan sosialisasi dalam keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH).
Dualitas Struktur dan Agen dalam Pembentukan Pandangan Positif terhadap Billiard di Kota Padang Yemade Laura Puti Anjungan; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 8 No 4 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i4.1426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan perilaku masyarakat terhadap olahraga billiard di Kota Padang, yang sebelumnya identik dengan citra negatif seperti perjudian, hiburan malam, dan perilaku menyimpang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan tipe pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Pemilihan informan dilakukan secara purposive dengan total 23 orang yang terdiri dari pemain billiard pemula dan aktif, masyarakat umum, atlet, pengelola rumah billiard, pengurus Persatuan Olahraga Billiard Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Padang, serta akademisi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan metode. Penelitian ini menggunakan perspektif teori strukturasi Anthony Giddens, yang menyatakan bahwa hubungan antara tindakan dan struktur yang berupa relasi dualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agen memainkan peran penting dalam menafsirkan ulang billiard sebagai aktivitas positif melalui praktik rutin, refleksi pengalaman, dan interaksi sosial. Pada saat yang sama, struktur institusional seperti POBSI, KONI, dan Universitas Negeri Padang menyediakan kerangka regulatif dan ruang fisik yang mendukung pergeseran persepsi tersebut. Proses strukturasi ini berlangsung secara bertahap namun konsisten, sehingga tercipta struktur makna baru yang lebih positif dalam masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa perubahan sosial terjadi melalui relasi dialektis antara agen dan struktur serta memperluas penerapan teori strukturasi dalam konteks olahraga dan budaya lokal.
Rendahnya Partisipasi Pemilahan Sampah Organik Masyarakat pada Pengelolaan Lubang Resapan Biopori di Kota Padang Zahara Syahranti; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 8 No 4 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i4.1430

Abstract

Permasalahan lingkungan di Kota Padang semakin kompleks seiring meningkatnya volume sampah harian yang mencapai 750 ton, dengan 65% berupa sampah organik yang belum terkelola. Program Padang Bagoro bertema “Satu Rumah Satu Biopori” diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai solusi untuk mengurangi genangan air dan mengelola sampah organik melalui teknologi lubang biopori. Faktanya, banyak lubang biopori di Kota Padang tidak berfungsi karena rendahnya partisipasi masyarakat.Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan biopori di Kota Padang serta mengkaji keterlibatan masyarakat berdasarkan empat tahapan partisipasi Cohen dan Uphoff (1977): pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 25 orang, yang dipilih secara purposive. Adapun kriteria yang telah ditentukan meliputi masyarakat partisipan dan non-partisipan, perangkat RT/Camat, serta pegawai DLH. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipatif untuk menilai kondisi dan fungsi biopori pascapemasangan, wawancara mendalam untuk menggali kendala dalam partisipasi, serta studi dokumen terkait kebijakan dan implementasi program. Data dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat hanya terjadi pada tahap pelaksanaan dan tidak berlanjut pada tahap pemanfaatan maupun evaluasi. Faktor penyebab utamanya mencakup minimnya sosialisasi dan edukasi lingkungan, keterbatasan sarana biopori dan fasilitas pemilahan sampah, tiadanya pemilahan lanjutan sampah organik, serta tidak adanya evaluasi program. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan program lingkungan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh pemberdayaan dan rasa memiliki masyarakat terhadap program.
Peran Urang Tuo dalam Menyampaikan Informasi pada Masyarakat yang Terhambat Teknologi dan Infrastruktur Yeni Darmiati; Mira Hasti Hasmira
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 7 No 2 (2025): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (June 2025)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v7i2.205

Abstract

Artikel penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Urang Tuo dalam menyampaikan informasi pada masyarakat Korong Kubu Alahan Kuranji Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena di tengah kemajuan teknologi komunikasi saat ini masih terdapat daerah yang terkendala dalam memperoleh informasi. informasi yang dimaksud adalah informasi dari nagari mengenai bantuan dan infrastruktur yang disebabkan oleh jarak yang jauh, jaringan telekomunikasi yang buruk .Urang Tuo merupakan salah satu pimpinan dalam suatu kampung memiliki tugas secara adat. Berdasarkan permasalahan tersebut pertanyaan peneliti adalah bagaimana peran Urang Tuo sebagai tokoh masyarakat yang membantu masyarakat dalam penyelesaian permasalahan tersebut. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori peran Biddle dan Thomas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan informan terdiri dari Datuak Mudo, Urang Tuo dan anggota masyarakat Korong Kubu Alahan Kuranji. Pengumpulan dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah dalam penyampaian informasi pada masyarakat Urang Tuo memiliki peran sebagai berikut: (1) menjembatani informasi dari nagari kepada masyarakat, (2) menjamin kebenaran informasi kepada masyarakat (3) menyampaikan aspirasi masyarakat kepada nagari.
Media Sosial Sebagai Sarana Kritik Masyarakat Terkait Paslon Gubernur di Sumatera Barat Nurhaliza Maharani; Qavka Navisa; Muhammad Rizki Alvarizi; Nurida Wita; Ramadani Fitriyah Harahap; Mira Hasti Hasmira; Novia Amirah Azmi; AB Sarca Putera
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.38

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran media sosial sebagai sarana ataupun alat bagi  masyarakat dalam menyampaikan kritik. Berdasarkan perspektif teori media kritik yang diusulkan oleh Frankfurt School, media itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyampaian informasi saja, akan tetapi juga berfungsi sebagai agen tertentu yang dapat membantu dan membentuk kesadaran sosial dan politik. Media sosial dianggap sebagai platform yang efektif untuk menyampaikan kritik dan aspirasi masyarakat, karena di media sosial siapapun bisa berkritik tanpa diketahui identitas sekalipun, terutama dalam kegiatan politik yang kompetitif seperti pilkada. Melalui pendekatan studi pustaka serta wawancara dengan beberapa mahasiswa, ditemukan bahwa media sosial memfasilitasi partisipasi politik masyarakat dengan cara menyediakan ruang untuk kritik publik terhadap kandidat. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa media sosial menjadi alat yang dapat memengaruhi persepsi atau pandangan politik publik dan membantu masyarakat dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini juga berfokus pada bagaimana media sosial meskipun sering sekali menjadi sarana informasi, media sosial tetap berperan penting dalam mengungkapkan suara masyarakat yang tidak terdengar oleh media konvensional.
Perkembangan Teknologi Informasi Menciptakan Inovasi di Bidang Transportasi Online: Ojek Online Annatasya; Mira Hasti Hasmira; Difo Hanggoro; AB Sarca Putera; Ayu Adriyani; Nasywa Salsabila Kamal
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.39

Abstract

Kemajuan yang sangat pesat dalam teknologi informasi telah merusak banyak industri, termasuk sektor transportasi. Lahirnya layanan ojek online adalah bukti nyata tentang seberapa cepat inovasi dapat mengubah cara transportasi konvensional dilakukan. Ojek online menawarkan cara yang praktis, nyaman, dan terjangkau untuk orang-orang di kota melalui aplikasi mobile. Sistem sosial mengadopsi ojek online setelah menyebar melalui saluran komunikasi digital, menurut teori difusi inovasi. Keuntungan relatifnya, kompatibilitas, dan kemudahan penggunaan telah mempercepat adopsinya. Persaingan mendorong inovasi, meskipun menghadapi masalah seperti konflik dengan regulasi dan transportasi konvensional. Pemerintah bertanggung jawab untuk memastikan bahwa inovasi ojek online tersebar dengan cara yang paling efektif. Secara keseluruhan, ojek online menunjukkan cara teori difusi inovasi dapat menjelaskan bagaimana inovasi diterima masyarakat. Penelitian ini menyelidiki bagaimana inovasi menyebar dan diterima oleh masyarakat dengan menggunakan teori difusi inovasi. Penelitian menunjukkan bahwa ojek online memiliki fitur penting seperti keunggulan dan kemudahan penggunaannya, yang membuatnya diterima masyarakat. Komunikasi adalah bagian penting dari proses difusi inovasi, menurut penelitian ini. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang seberapa pentingnya mendukung inovasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan menggunakan teori difusi inovasi, penelitian ini menyelidiki bagaimana inovasi, dalam hal ini layanan ojek online, menyebar dan diterima oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk mengkaji penyebaran dan adopsi inovasi layanan ojek online di Indonesia berdasarkan teori difusi inovasi.
Co-Authors AB Sarca Putera Abdul Hadi Abdul Razak Agnes Frisischa Aulia Ahmaddul Hadi, Ahmaddul Alfajri Yusra Alfirdausy Alfirdausy Alim Vernando Anisa Silvina Putri Annatasya Annisa Mulyasri Annisa Putri Aprizon Putra Ardian Ardian Arif Rahman Hakim Arman A Aruni Widya Kusuma Aufa Raihan Aura Fairana Ayu Adriyani Azizah Rihadatul Aisya Bima Abie Budiono Chevy Maidie Arzulan Chici Amedea Delmira Syafrini Dendy Marta Putra Difo Hanggoro Dwi Marsiska Driptufany Dwita, Vidyarini Eni Kamal Erda Fitriani Eri Barlian Erianjoni Erianjoni Fajri Utama Fajrin Fajrin Fathariq Fathur Fitra Ramadhan Arman Fitri, Nabilla Dzakia Ganefri . Gary Dea Satriani Gibra Alhamdi Handayuni, Linda Hasra Nofriani Henny Yulius Hesty Diana Indang Dewata Intan Putri Savira Intan Triva Alhamra Iswandi U Julia Putri Ayu Kristin Okvita Lia Amelia Lidya Putri Muchlisa Loveni Vebri M. Dzaky Putra S M.Robby Fadli Mardhiah, Desy Muhammad Afghan Arrazy Muhammad Algifari Muhammad Fadhil Muhammad Hidayat Muhammad Rizki Alvarizi Muhammad Rizky Mutiara Maharani Mutiara Mita Nada Akrami Nadia Kirana Velisa Nasywa Salsabila Kamal Nayla Clarissa Olivia Firdaus Novia Amirah Azmi Nurhaliza Maharani Nurida Wita Nurlizawati Nurul Husni Olivia Anjani Osronita Osronita Pebyola Mayestika Pricilia Vesky Putri Elastia Qavka Navisa Rabiatul Adawia Raihani Sava Alzena Raihani Syaidah Rajul Muttaqin Caniago Ramadani Fitriyah Harahap Rammadani Yusran Randha Rizky Resa Afriani Reskika Ade Sastia Reva Lina Putri Reynaldi Aprinel Putra Rina Rasyada Rori Nofianri Sahdatul Atira Santalia Hasugian Santi, Titen Darlis Sefrilina Sefrilina Septrizola, Whyosi Serly Mutia Sari Sri Wahyuni Suci Azriani Syifa Chairunnisa Viandra Taufik Paku Alam Uli Arta Meritua Samosir Veithzal Rivai Zainal Vilnia Asista Viola Ramadhani Lubis Widia Widia Yemade Laura Puti Anjungan Yeni Darmiati Yunhendri Danhas Zahara Syahranti Zikra Adiyofa