Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Pribadi Bagi Nelayan Bojongsalawe Kabupaten Pangandaran Fauzan, Farisadri; Akbarsyah, Nora; Thirafi, Luthfi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i2.43321

Abstract

Perikanan tangkap merupakan salah satu sektor yang memiliki peranan penting bagi perekonomian di Indonesia, khususnya bagi daerah-daerah yang memiliki potensi laut yang melimpah. Hanya saja selama ini kesejahteraan masih menjadi isu yang kerap dihadapi oleh para nelayan. Salah satu hal yang mendorong terjadinya hal tersebut adalah ketidakpastian yang dihadapi para nelayan dalam melaut serta kurangnya pemahaman para nelayan tentang bagaimana mengelola keuangan dengan baik. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas nelayan skala kecil di Desa Bojongsalawe Kabupaten Pangandaran melalui peningkatan literasi keuangan. Kegiatan sosialisasi literasi keuangan dilaksanakan dengan metode luring. Nelayan yang mengikuti kegiatan ini adalah kelompok nelayan yang tergabung dalam rukun nelayan Bojongsalawe. Setiap kelompok nelayan diwakili oleh ketua dan satu perwakilan anggota. Nelayan Bojongsalawe termasuk dalam kategori nelayan mampu, dengan pendapatan di atas poverty line Provinsi Jawa Barat. Setelah dilakukan sosialisasi, para nelayan yang hadir mengalami peningkatan pengetahuan tentang pengelolaan pribadi, setidaknya sampai dengan tahapan pengelolaan arus kas dan resiko keuangan. Lebih lanjut lagi berdasarkan hasil diskusi dengan perwakilan nelayan yang hadir, perlu adanya tindak lanjut berupa pelatihan untuk para istri nelayan, karena diketahui para istri nelayan merupakan sosok dibalik pengelolaan keuangan nelayan di Bojongsalawe. 
PENYUSUNAN EMERGENCY RESPONSE PLAN DI KANTOR DESA KARANGJALADRI, KECAMATAN PARIGI, KABUPATEN PANGANDARAN, JAWA BARAT Thirafi, Luthfi; Akbarsyah, Nora; Fauzan, Farisadri
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v5i2.51818

Abstract

Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu desa yang terletak di pesisir pantai selatan Pulau Jawa. Sebagai daerah pesisir, Desa Karangjaladri menghadapi risiko bencana khususnya tsunami. Meski menghadapi risiko yang tinggi kesiapan Desa Karangjaladri cenderung masih minim. Hal ini terlihat dari tidak adanya Emergency Response Plan (ERP) di Kantor Desa. Untuk itu tim berinisiasi menyusun ERP guna meningkatkan kesiapan aparatur desa dan masyarakat Desa Karangjaladri dalam menghadapi risiko bencana tsunami. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 tahapan yakni survei, analisa data dan penyusunan ERP. Hasil dari kegiatan ini adalah ERP yang meliputi informasi penting mengnai jalur evakuasi, assembly point, denah gedung hingga nomor penting untuk dihubungi saat terjadi bencana. ERP lalu diserahkan untuk dimanfaatkan dan disosialisasikan oleh pihak Desa.
Pengetahuan Stunting Ibu Rumah Tangga di Pesisir Pangandaran Studi Kasus: Desa Kondangjajar, Kabupaten Pangandaran Akbarsyah, Nora; Thirafi, Luthfi; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.53176

Abstract

Stunting merupakan isu kesehatan yang mendapat perhatian banyak pihak termasuk di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan namun angka prevalensi stunting Indonesia belum mencapai batas ideal yang ditetapkan WHO yakni dibawah 20%. Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu daerah di Indonesia yang gencar memerangi kasus stunting. Salah satu desa yang masih memiliki kasus stunting di Kabupaten Pangandaran adalah Desa Kondangjajar. Selain kasus aktif, risiko stunting di desa ini juga masih cukup besar. Untuk menghasilkan program pengentasan yang baik dan berkelanjutan diperlukan pengetahuan mengenai tingkat pengetahuan ibu mengenai stunting di desa ini. Kegiatan ini bertujuan menggali informasi tersebut menggunakan metode survey yang dilakukan di posyandu-posyandu di Desa Kondangjajar. Hasil survey menunjukkan Ibu-ibu responden yang ada di Desa Kondangjajar, memberikan informasi bahwa edukasi stunting dan pencegahannya sudah cukup merata. Pada beberapa pernyataan yang diajukan hampir semuanya lebih dari 90% yang menyatakan “Benar” atau “sepakat”. Sehingga tinggal sebagian kecil ibu-ibu yang mungkin perlu diberikan edukasi dan perhatian lebih terhadap stunting dan pencegahannya.
Analisa Pola Konsumsi Ikan Keluarga Desa Kondangjajar Kabupaten Pangandaran Thirafi, Luthfi; Akbarsyah, Nora; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.52707

Abstract

Ikan merupakan salah satu sumber gizi dan protein yang baik untuk dikonsumsi. Indonesia sebagai negara dengan potensi ikan yang tinggi nyatanya memiliki tingkat konsumsi ikan per kapita yang rendah. Kabupaten Pangandaran sebagai daerah penghasil ikan memiliki permasalahan yang sama, khususnya Desa Kondangjajar. Tinggi atau rendahnya konsumsi ikan suatu wilayah dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat ekonomi maupun non-ekonomi. Untuk itu dalam merancang program peningkatan konsumsi ikan diperlukan informasi detil mengenai pola konsumsi dan preferensi mengkonsumsi ikan. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisa hal tersebut. Kegiatan dilakukan dengan metode survey kepada para ibu rumah tangga yang ada di Desa Kondangjajar. Hasil langkah awal pengabdian kepada masyarakat di Desa Kondangjajar ini telah diketahui bahwa rentang usia responden sekitar 22-45 tahun yang mana merupakan usia fase dewasa awal, mempunyai potensi besar untuk berkembang baik secara pemikiran dan finansial. Frekuensi konsumsi ikan desa Kondangjajar sendiri masih beragam, yaitu 36% mengonsumsi ikan sebanyak 4-6 kali seminggu, 28% mengonsumsi ikan sebanyak 3 kali seminggu, dan sebesar 36% sisanya mengonsumsi iakn sebanyak 1-2 kali seminggu. Tidak ada keluarga yang tidak makan ikan dalam waktu perminggunya. Ikan yang banyak dikonsumsi yaitu dari jenis ikan laut dan ikan air tawar. Adapun diantaranya adalah Ikan Tongkol, Ikan Mujair, Ikan Gurame, Ikan Lele, Ikan Bawal, Patin, Tawes, Ikan Mas, Ikan Layur.
Peningkatan Minat Membaca dan Public Speaking pada Siswa SDN 2 Ciliang Kabupaten Pangandaran Thirafi, Luthfi; Masrina, Dwi; Akbarsyah, Nora
ACITYA BHAKTI Vol. 4 No. 1 (2024): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v4i1.36074

Abstract

Kemampuan membaca, menulis, menyimak dan berbicara adalah hal penting dalam berbahasa. Sayangnya banyak generasi muda kehilangan minat akan membaca. Selain itu banyak wilayah pesisir yang mengalami kesulitan sarana dan prasarana pendukung dalam upaya meningkatkan literasi membaca. SDN 2 Ciliang berada di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu sekolah dasar di daerah pesisir yang kemampuan literasi membaca dan public speaking para siswa belum terasah dengan baik. Tim menemukan masih adanya siswa yang tidak bisa membaca, kesulitan dalam menyimak serta kesulitan berbicara di depan umum. Tim bersama komunitas @baca.pnd dan Lentera Mengajar bekerja sama untuk menumbuhkan kegemaran membaca dan kemampuan public speaking sejak dini di sekolah tersebut. Peserta dari kegiatan ini adalah 20 orang siswa kelas satu hingga tiga SDN 2 Ciliang. Kegiatan ini menggunakan metode pelatihan melalui praktek membaca bersama, bercerita, menyimak cerita dan tanya jawab. Selain itu dilakukan pula pemberian sumbangan buku bacaan bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan. Hasil kegiatan ini menunjukkan antusiasme peserta yang cukup tinggi. Kepercayaan diri para peserta dalam berbicara serta kemampuan memahami bacaan menunjukkan perubahan yang positif.
PENINGKATAN LITERASI MEMBACA PELAJAR PANGANDARAN MELALUI KEGIATAN PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MEMBACA KOMPREHENSIF Masrina, Dwi; Thirafi, Luthfi; Akbarsyah, Nora
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.46008

Abstract

Membaca merupakan kegiatan penting yang harus dilakukan dalam proses belajar. Pada kegiatan ini diperkenalkan teknik membaca SQ3R pada siswa/i SMPN 1 Sidamulih. Metode ini dapat digunakan untuk mengasah kemampuan membaca peserta didik secara komprehensif. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca para pelajar SMPN 1 Sidamulih. Hasil dari kegiatan ini adalah dengan digunakannya metode SQ3R, peserta dapat memahami bacaan dengan baik sesuai dengan materi yang diberikan.
Interdisciplinary Collaboration to Prevent and Reduce the Rate of Stunting in Toddlers in Tourism Areas Khoirunnisa, Khoirunnisa; Kurniawan, Kurniawan; Akbarsyah, Nora
Media Karya Kesehatan Vol 7, No 2 (2024): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v7i2.56681

Abstract

Stunting is still a national problem in Indonesia, especially Pangandaran Regency. It has not reached the national target of zero stunting in 2023. An interdisciplinary approach between parents and cadres in screening growth and development status can support the government's targets in handling stunting. The aim of this community service was to improve the knowledge and skills of cadres and parents with toddlers regarding the growth and development of toddlers to prevent and handle stunting. The stages of the activity consisted of Training of Trainee, screening for the growth and development of toddlers, and Growth and Development Detection Training for Cadres. The participants of this activity were toddlers and Posyandu cadres in Bojong village, Pangandaran Regency. Growth and development screening was integrated with Posyandu activities using developmental pre-screening questionnaire (KPSP). Training for cadres used lecture method with modules as learning media. The results of the activity obtained the growth and development status of toddlers was not in accordance with age. Cadre knowledge has increased by 22% after participating in training activities. Training activities for cadres have a significant impact in improving the knowledge and skills of cadres related to the growth and development of toddlers as an effort to detect stunting early. The establishment of an information center for the community is expected to optimize stunting prevention efforts in the future. Keywords: cadre; development; growth; stunting; toddlers.
Peningkatan Kapasitas Para Ibu di Pesisir Pangandaran Menuju Generasi Indonesia Merdeka Stunting dan Mandiri Finansial 2025 (Studi di Desa kondangjajar Kabupaten Pangandaran) Akbarsyah, Nora; Thirafi, Luthfi; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 2 (2024): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i2.59902

Abstract

Desa Kondangjajar Kabupaten Pangandaran merupakan satu dari banyak desa di Indonesia yang masih mengalami permasalahan stunting. Kondisi masyarakat desa yang masih hidup di bawah standar kesejahteraan menjadi salah satu penyebab munculnya kasus stunting. Minimnya literasi mengenai asupan gizi dan pola asuh anak juga meningkatkan potensi stunting di desa ini. Sulitnya para ibu berkomunikasi dengan anak perihal makanan bergizi semakin menyulitkan tugas para ibu di desa ini dalam memastikan asupan makanan bagi anak-anaknya. Berangkat dari hal tersebut tim melaksanakan sosialisasi mengenai komunikasi asertif dan asupan gizi anak sebagai upaya mendukung pengentasan stunting di desa ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kondangjajar ini yaitu dengan memberikan edukasi mengenai komunikasi asertif ibu terhadap anak dan juga pemenuhan gizi anak melalui konsumsi ikan. Adapun rata-rata konsumsi ikan mingguan keluarga di Desa Kondangjajar adalah 3 hari perminggu. Keluarga yang mempunyai tingkat pendidikan yang lebih tinggi mengonsumsi ikan lebih sering dari keluarga yang mempunyai tingkat pendidikan lebih rendah.
Sosialisasi Gerakan Sehat Mulai dari Cuci Tangan (GESMUCITA) pada Siswa SDN 2 Cintaratu Kabupaten Pangandaran Akbarsyah, Nora; Thirafi, Luthfi
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Laboratorium Ilmu Politik dan Pemerintahan FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v2i2.33

Abstract

Permasalahan yang dihadapi anak-anak di SD Negeri 2 Cintaratu adalah rendahnya kesadaran dan pengetahuan tentang cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar, oleh karena itu program edukasi penyuluhan adalah menjadi solusinya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak Sekolah Dasar tentang pentingnya cuci tangan yang bersih dan benar guna mencegah penyakit yang masuk dalam tubuh, mengubah kebiasaan anak-anak agar mencuci tangan secara teratur terutama sebelum makan dan setelah melakukan kegiatan. Metode pelaksanaan pada program meningkatkan kesadaran dan kebiasaan cuci tangan yang bersih ini adalah dengan memberikan materi edukasi, aksi lapangan dan permainan melatih konsentrasi. Hasil dari program ini yaitu bertambahnya pengetahuan anak-anak tentang bagaimana perilaku yang bersih dan hidup sehat.
Mengurangi Jejak Sampah Laut melalui Aksi Bersih Pantai: Inisiatif Lokal di Teluk Penyu, Kabupaten Cilacap Wijayanti, Lady Ayu Sri; Khoerunnisa, Nurani; Akbarsyah, Nora; Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi; Pasaribu, Buntora; Firdaus, Mochamad Ramdhan
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i1.60374

Abstract

Aksi bersih pantai merupakan salah satu upaya strategis untuk mengurangi dampak sampah laut yang mengancam ekosistem pesisir dan kehidupan masyarakat. Program ini dilaksanakan di Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah, yang dikenal sebagai destinasi wisata penting. Program ini juga bertujuan untuk menciptakan sinergi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, guna memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Metode yang digunakan dalam program kegiatan ini adalah observasi, deskriptif, dan partisipatif. Subjek penelitian pada pengabdian kepada masyarakat ini yaitu Pengelola Pantai Teluk Penyu, para penggiat wisata di sekitar Pantai Teluk Penyu, para mahasiswa dan civitas akademik Prodi Perikanan Laut Tropis, PSDKU Unpad, Pangandaran. Melalui pendekatan berbasis komunitas, program ini berhasil mengumpulkan 16,651 kilogram sampah dalam satu hari. Selain kegiatan pembersihan, edukasi tentang pengelolaan sampah dan konservasi lingkungan juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan dampak positif berupa pengurangan volume sampah di pesisir, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan, dan penguatan sinergi antara berbagai pihak dalam mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir. Program ini diharapkan menjadi model pengelolaan sampah laut terpadu yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya untuk mengatasi tantangan pencemaran laut secara efektif.