Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

Dampak Psikologis Dan Hukuman Bagi Prilaku Bullying Terhadap Anak Di Sekolah SMK BBC Medan Sri Ramadhani; Inggrit Puspita Sari; Meliala, Sinarsi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying atau perundungan merupakan salah satu bentuk intimidasi dari individu atau kelompok. Hal ini menjadi salah satu issue yang menarik perhatian masyarakat dewasa ini karena perilaku ini menyebabkan adanya rasa tidak nyaman bahkan menyakiti baik secara fisik dan juga psikis. Banyak kasus perundungan ini kerap menimpa anak – anak usia remaja, tidak jarang beberapa kasus terjadi di dalam lingkungan sekolah, Maka kenapa pentingnya sekolah melakukan sosialisasi terhadap para siswa-siswi mengenai dampak perilaku bullying dan jerat hukum bagi pelakunya. Kasus bullying marak terjadi disebabkan kurangnya kemampuan dalam mengontrol perilaku hingga ketidakmampuan mengelola emosi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Beberapa orang mungkin kurang memahami dampak emosional dan hukuman bagi perilaku bullying terhadap korban. Kurangnya empati dan pengetahuan tentang bagaimana tindakan mereka mempengaruhi orang lain dapat memicu perilaku bullying. Intervensi dini baik berupa penyuluhan dan komunikasi yang sehat dari orang tua dan guru kepada anak pada kondisi bullying dan hukuman adalah cara terbaik untuk mengurangi kemungkinan konsekuensi jangka panjang. Hal ini perlu dikaji mengenai bagaimana perlindungan yang diberikan hukum terhadap pelaku maupun korban tindak pidana bullying sebab, memang perlunya upaya pencegahan maupun penanggulangan supaya korban merasa terpenuhi hak-haknya dan pelaku tidak mengulangi tindak pidana bullying dikarenakan sanksi yang cukup memberikan efek jera yang dapat menanggulangi dan mengurangi jumlah tindak pidana bullying di Sekolah
Upaya Memelihara Kesehatan Mental Dan Menjadi Lansia Produktif Dan Mandiri Ningsih, Siska Dwi; Inggrit Puspita Sari; Sri Ramadhani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat lansia menghadapi tekanan hidup merasa kesepian, ditinggal anak atau suami ataupun istri dan kurang menghargai akan diri di usia senjanya maka kesehatan mental lansia bisa terganggu. Untuk itu lansia harus bisa produktif dan mandiri agar di usia senjanya menjadi individu yang tetap aktif di masyarakat dan komunitasnya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para lansia dalam menyikapi dan memahami tentang pentingnya edukasi dalam upaya memelihara kesehatan mental di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Dinas Sosial Sumatera Utara. Metode pengabdian masyarakat ini dengan edukasi dalam upaya memelihara kesehatan mental lansia dan menjadi lansia yang produktif dan mandiri. Metode dalam pegabdian masyarakat ini adalah dalam bentuk ceramah dan Tanya jawab serta menonton video lansia sehat, produktif dan mandiri. Hasil Pengabdian masyarakat ini adalah menambah pengetahuan para lansia untuk lebih mengerti, memahami pengertian kesehatan mental, ciri-ciri kesehatan mental, upaya memelihara agar tetap sehat mental dan hal yang dapat dilakukan agar lansia menjadi produktif dan mandiri. Diharapkan setelah dilakukan edukasi dalam upaya memelihara kesehatan mental pada lansia dan menjadi lansia yang produktif dan mandiri di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Dinas Sosial Sumatera Utara pengetahuannya semakin meningkat.
UPAYA PENCEGAHAN STRES UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL MASYARAKAT: PENGABDIAN MASYARAKAT DI KLINIK PRATAMA NUSANTARA KESEHATAN Puspita sari, Inggrit; Siska Dwi Ningsih; Sri Ramadhani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6136

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kesejahteraan hidup, namun sering diabaikan pada layanan kesehatan primer. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan mental melalui edukasi pencegahan stres pada masyarakat sekitar Klinik Pratama Nusantara Kesehatan. Sebanyak 25 peserta mengikuti penyuluhan, diskusi, dan praktik teknik relaksasi sederhana (mindfulness dasar dan self-talk positif). Hasil pre-test menunjukkan hanya 30% peserta memahami pentingnya pencegahan stres, meningkat menjadi 70% setelah kegiatan. Peserta juga melaporkan perasaan lebih tenang dan lebih percaya diri. Edukasi kesehatan mental berbasis komunitas terbukti efektif meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan ini merekomendasikan pelaksanaan rutin untuk memperluas dampak promotif kesehatan mental di masyarakat.
MENJAGA KESEIMBANGAN EMOSI ANAK PANTI : STRATEGI UNTUK KESEHATAN MENTAL YANG LEBIH BAIK Sri Ramadhani; Sari , Inggrit Puspita; Siska Dwi Ningsih
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6705

Abstract

Latarbelakang: Remaja yang tinggal di panti asuhan memiliki kerentanan tinggi terhadap gangguan emosi dan kesehatan mental akibat keterbatasan dukungan keluarga dan figur kelekatan. Kondisi ini menuntut adanya intervensi psikososial yang terstruktur dan berkelanjutan. Tujuan: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keseimbangan emosi dan kesehatan mental remaja melalui program psikoedukasi dan pelatihan regulasi emosi di Panti Asuhan Al Washliyah P. Brayan. Metode: yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain one-group pretest–posttest yang melibatkan 50 remaja. Intervensi dilaksanakan selama empat sesi dalam satu bulan, meliputi psikoedukasi kesehatan mental, pelatihan mindfulness, dan emotional journaling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan kesehatan mental, DASS-21 (Depression, Anxiety, Stress Scales-21), serta lembar observasi perilaku oleh pengasuh. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji t berpasangan. Hasil: menunjukkan peningkatan pengetahuan kesehatan mental sebesar 45,4%, disertai penurunan tingkat stres sebesar 24,5%, kecemasan 23,0%, dan depresi 21,6%. Selain itu, observasi perilaku memperlihatkan berkurangnya konflik dan meningkatnya komunikasi positif antar penghuni panti. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa pendekatan holistik berbasis psikoedukasi dan regulasi emosi efektif dalam memperbaiki keseimbangan emosi remaja panti asuhan. Program ini berimplikasi penting bagi pengabdian kepada masyarakat, khususnya sebagai model intervensi promotif-preventif yang dapat direplikasi dengan dukungan kolaboratif antara pengelola panti dan tenaga profesional kesehatan mental.