Gunawan Dwi Haryadi
Department Of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 85 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search
Journal : Rotasi

Pengaruh Jarak Penembakan pada Pelapisan 95MXC Terhadap Sifat Kekerasan dan Keausan Material SS 304 dengan metode Twin Wire Arc Spray (TWAS) Fitriyana, Deni Fajar; Haryadi, Gunawan Dwi; Sulardjaka, Sulardjaka; Iskandar, Norman; Amrizal, Abdi Gilang
ROTASI Vol 20, No 4 (2018): VOLUME 20, NOMOR 4, OKTOBER 2018
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.087 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.20.4.202-206

Abstract

Proses pelapisan pada SS 304 dengan metode thermal spray dapat di pertimbangkan sebagai metode untuk peningkatan ketahan aus. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak penembakan pada proses pelapisan SS 304 dengan metode twin wire arc spray coating terhadap peningkatan ketahanan aus dengan material coating 95MXC. Variasi jarak penembakan yang digunakan adalah 100 mm, 200 mm, 300 mm dan 400 mm dengan air pressure 4 bar. Dari hasil penelitian, pada jarak penembakan 100 mm menghasilkan nilai kekerasan 1227 HV, nilai laju keuasan 4,0x10-4 mm3/s, nilai presentase porositas dan unmelt 9,278% dan kekuatan lekat coating sebesar 22,62 MPa. Semakin dekat jarak penembakan, nilai kekerasan yang dihasilkan akan semakin tinggi sehingga nilai laju keausan yang didapatkan menurun. Hal tersebut dikarenakan rendahnya nilai presentase porositas dan unmelt.
PENGARUH PENGELASAN TIG FILLER ER 4043 DAN POST-WELD HEAT TREATMENT ALUMINIUM PADUAN TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO Haryadi, Gunawan Dwi; Kustomo, Himawan Kristian
ROTASI Vol 17, No 4 (2015): VOLUME 17, NOMOR 4, OKTOBER 2015
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.614 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.17.4.189-196

Abstract

Aluminium paduan di dunia industri pada saat ini terus berkembang pesat karena aluminium memiliki sifat mekanik yang baik, seperti tahan korosi, bobot yang ringan, kekuatan dan kekerasan yang tinggi, serta mampu di daur ulang.Pengelasan merupakan salah satu penyebab terjadinya kegagalan pada sebagian besar komponen di dunia industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan tarik, kekerasan dan struktur mikro dari Aluminium Alloy 6061-O dengan arah pengelasan tungsten inert gas (TIG) longitudinal yang di-post weld heat treatment (PWHT) ataupun yang tidak di PWHT, kemudian menyimpulkan hasil perubahan sifat mekanik dari material uji. Penenlitian ini menggunakan perlakuan panas T6 dengan temperatur solution 520oC dan quenching air dingin, kemudian artificial aging dengan temperatur 175oC dan variasi waktu selama 8 jam, 18 jam, dan 24 jam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kekuatan tarik material mengalami peningkatan setelah di-PWHT dengan kekuatan tarik tertinggi yaitu PWHT 24 jam sebesar 389.492 MPa, ini lebih besar dari material PWHT 18 jam yaitu 378.021 MPa dan PWHT 8 Jam yaitu 365.294 MPa. Adanya penurunan regangan pada material yang telah di-PWHT 8 jam, 18 jam, dan 24 jam masing-masing sebesar 5.9%, 2.4%, dan 3.2%. Nilai kekerasan mengalami peningkatan setelah di-PWHT. PWHT selama 8 jam memiliki nilai kekerasan tertinggi pada daerah heat affected zone (HAZ) yaitu sebesar 109.7 Hv. Sedangkan material pengelasan tanpa PWHT dan PWHT 8 jam dan 24 jam masing-masing hanya memiliki nilai kekerasan tertinggi 81.4 Hv, 100.2 Hv, dan 104.7 Hv. Dari hasil pengamatan struktur mikro terlihat adanya perbedaan struktur butir, material tanpa PWHT memiliki ukuran butir yang lebih besar dari material yang di-PWHT. Proses PWHT meningkatkan kekuatan tarik dan nilai kekerasan, tetapi menurunkan sifat elastis dari material. Material PWHT 8 jam memiliki sifat mampu bentuk yang paling baik, sedangkan kekuatan material tertinggi yaitu PWHT selama 24 jam
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH PADA ALUMINIUM MELALUI PROSES SEPARASI IRON OXIDE DAN COAL TERHADAP KEKUATAN IMPAKNYA Haryadi, Gunawan Dwi
ROTASI Volume 9, Nomor 2, April 2007
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.801 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.9.2.47-53

Abstract

Fly ash adalah abu ringan yang merupakan salah satu sisa hasil pembakaran batubara yang dipisahkan dari saluran keluar instalasi pembangkit daya dengan menggunakan electrostatic atau mechanical precipitators. Berton-ton fly ash dihasilkan oleh instalasi pembangkit daya tiap harinya, hal ini dapat mengakibatkan masalah pencemaran terhadap lingkungan ekitarnya. Maka dari itu perlu dilakukan penelitian pemanfaatan fly ash. Partikel utama yang terkandung dalam fly ash antara lain silika, alumina, besi oxida dan karbon yang tidak terbakar. Dengan mempelajari sifat-sifat komponen tersebut dimanfaatkan beberapa komponen saja sebagai penguat aluminium. Komponen yang digunakan adalah alumina dan silika. Tujuan penggunaan alumina dan silika diharapkan agar fly ash dapat tercampur merata pada aluminium dan sifat mekanis aluminium bisa lebih baik. Untuk itu diperlukan proses pemisahan, yaitu pemisahan besi oxida dengan menggunakan pemisahan magnetik, sedangkan pemisahan karbon yang tidak terbakar dengan cara fluidisasi. Fly ash sisa hasil pemisahan digunakan sebagai aluminium-fly ash metal matrix composites dengan menggunakan metode stir casting. Untuk mengetahui pengaruh penambahan fly ash pada aluminium dilakukan pengujian impak dengan metode charpy. Penambahan fly ash 5%, 10% dan 15% menyebabkan penurunan kekuatan impak aluminium sebesar 2,24%, 22,87% dan 38,56%. Hasil pengujian dibandingkan dengan hasil pengujian penelitian Eka Priyono (2005)
SISTEM PERBAIKAN TRANSPORTASI (MATERIAL HANDLING) PADA INDUSTRI YANG MENGACU PADA PERUMUSAN ULANG BAN BERJALAN (BELT KONVEYOR) DAN SARANA TRANSPORTASI LAIN Haryadi, Gunawan Dwi
ROTASI Volume 3, Nomor 1, Januari 2001
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.78 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.3.1.18-22

Abstract

It still finds such the belt konveyor, truck, just the Material Handling, to move the material, components, andgood from a place to another place. The thing just it can implement the system, is not changeable from that system.That’s correct, because need the coordination such a function to move it. But it can learn by simpleable, jointable, anderaseable is three steps (basic) to forward the improvement.
Pengaruh Koefisien Gesek Terhadap Tegangan Fiber Optik dalam Akrilik Menggunakan Metode Elemen Hingga Kurdi, Ojo; Haryadi, Gunawan Dwi; Rahman, Aulia; Yulianti, Ian
ROTASI Vol 20, No 3 (2018): VOLUME 20, NOMOR 3, JULI 2018
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.33 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.20.3.190-194

Abstract

Saat ini akrilik banyak digunakan sebagai bahan dinding dan atap dan untuk keperluan sensor suhu dan tekanan maka serat optik ditanam dalam bahan bangunan tersebut.  Simulasi dilakukan dengan menggunakan Metode Elemen Hingga (MEH) dengan menggunakan perangkat lunak komersial ABAQUS.  Kontak antara serat optic dan   akrilik dimodelkan dengan keadaan tanpa gesekan (frictionless) dan dengan adanya gesekan dengan koefisien gesek tertentu. Kofisien gesek divariasikan sebesar 0,3, 0,5 dan 0,8.  Hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan von Misses terbesar adalah sebesar 39,49 MPa untuk koefisien gesek 0,8 dan tegangan von Misses terendah adalah sebesar 37,33 MPa untuk keadaan tanpa gesekan.  Maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi koefisien gesek tegangan von Misses pada akrilik akan semakin rendah dan tegangan von Misses pada serat optic akan semakin tinggi.
Pengaruh Post Weld Heat Treatment (Pwht) dengan Pemanas Induksi Terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Sambungan Las Shield Metal Arc Welding (Smaw) pada Pipa API 5l X52 Haryadi, Gunawan Dwi; Ismail, Rifky; Haira, Mahmuda
ROTASI Vol 19, No 3 (2017): VOLUME 19, NOMOR 3, JULI 2017
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.302 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.19.3.117-124

Abstract

Saluran perpipaan telah digunakan sebagai salah satu metode yang paling praktis dan  berharga murah untuk transportasi minyak dan gas. Penyambungan pipa sendiri dilakukan dengan proses pengelasan. Pada pengelasan memunculkan efek pemanasan setempat dengan temperatur tinggi yang menyebabkan logam mengalami ekspansi termal maupun penyusutan saat pendinginan. Hal itu menyebabkan terjadinya tegangan sisa, perubahan struktur mikro, kekerasan dan ketangguhan yang berbeda-beda pada tiap-tiap daerah konstruksi. Salah satu cara untuk memperbaiki hal tersebut yaitu dengan cara melakukan post weld heat treatment (PWHT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PWHT terhadap sifat mekanik dan struktur mikro pada pengelasan shield metal arc welding (SMAW). PWHT dilakukan dengan menggunakan alat pemanas induksi pada temperatur 400ºC, 500 ºC 600 ºC, 700 ºC dan 800 ºC dengan holding time selama 15 detik dan didinginkan di udara terbuka. Selanjutnya dilakukan pengujian impak, kekerasan dan struktur mikro untuk mengetahui pengaruh PWHT yang dilakukan. Dari hasil pengujian impak dan kekerarasan diketahui bahwa semakin tinggi temperature PWHT maka semakin tinggi juga nilai ketangguhan dan semakin menurun nilai kekerasannya. Dan dari pengamatan struktur mikro daerah weld metal PWHT mengakibatkan terjadinya peningkatan jumlah struktur acicular ferrite dan penurunan jumlah struktur widmanstatten ferrite.
Pengaruh Sudut Penembakan pada Pelapisan WC12Co Terhadap Sifat Kekerasan dan Keausan Material untuk Bahan Baku Pembuatan Impeller Pompa dengan Metode High Velocity Oxy-Fuel (HVOF) Haryadi, Gunawan Dwi; Fitriyana, Deni Fajar; Karomi, Dimas Adib
ROTASI Vol 20, No 3 (2018): VOLUME 20, NOMOR 3, JULI 2018
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.039 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.20.3.165-171

Abstract

Proses pelapisan bahan untuk impeller pompa dengan metode thermal spray coating dapat di pertimbangkan sebagai aplikasi ketahan aus. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu high velocity oxy-fuel. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sudut penembakan lapisan WC12Co terhadap material untuk impeller pompa terhadap nilai kekerasan dan keausan. Didapatkan nilai variasi sudut penembakan terbaik pada sudut 90° dengan nilai kekerasan 1629 HV dan nilai laju keausan 0,00006685 mm3/s. Hal ini karena kecilnya/rendahnya persentase porositas dan un-melted partikel sebesar 4,845%.
ANALISIS PATAHAN BAHAN PART CHAINLINK PADA DRAG CHAIN CONVEYOR DENGAN PENGUJIAN FRAKTOGRAFI MENGGUNAKAN SEM DAN EDX Haryadi, Gunawan Dwi
ROTASI Volume 10, Nomor 2, April 2008
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8225.243 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.10.2.13-18

Abstract

Failure of production tool components is undesirable for several reasons, one of them is economic because it can increase maintenance cost. Drag chain conveyor is one of the important tool which is used for coal handling in cement industries. The problem that often happens is  failure of chainlink. This paper is aimed to analyze the characteristics of chainlink's fracture. Material examination which have been done is frctographic test for fractograph analysis. The result showed that overload was the root cause of failure. Overload that indicated by dimple rupture mode on its fracture apperence was caused by jam of chainlink movement on its way. In addition, low quality of surface finish introduced so many stress raiser and unfortunately severe wear also contributed to reduce its strength.
PROSES PRODUKSI MUFFLER TIPE KEHL DAN BALANCING TIME PADA PROSES BENDER Haryadi, Gunawan Dwi
ROTASI Volume 9, Nomor 4, Oktober 2007
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.42 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.9.4.19-26

Abstract

Dalam proses manufacturing muffler tipe KEHL ( Honda New Mega Pro ), melewati 42 tahapan proses, baik proses permesinan, pengelasan, pengecatan, pelapisan permukaan dengan logam dan lain-lainnya. Proses-proses tersebut terdiri dari tahapan sub assy, bender, Main assy, buffing, plating, inner painting, dan final assy. Masing – masing proses dilakukan pada line produksi yang bersesuaian.
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH 35% TERHADAP KEKUATAN TARIK, KEKERASAN, DAN ENERGI IMPAK KOMPOSIT ALUMINIUM FLY ASH (ALFA) Haryadi, Gunawan Dwi
ROTASI Volume 9, Nomor 3, Juli 2007
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.565 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.9.3.27-32

Abstract

Fly ash merupakan salah satu hasil sisa pembakaran batubara pada suatu power plant yang diperoleh dari penyaringan gas yang dikeluarkan melalui cerobong. Fly ash yang dihasilkan tiap tahunnya semakin menumpuk sehingga diperlukan usaha untuk mengatasinya karena fly ash ini dapat menimbulkan polusi terhadap lingkungan. Karakteristik dari fly ash ini ternyata mendukung bahan ini digunakan sebagai partikel penguat (reinforcement). Aluminium yang merupakan material yang banyak digunakan manusia dijadikan sebagai matriks bagi pemanfaatan fly ash. Penggunaan fly ash sebagai partikel penguat terhadap matriks aluminium ini diharapkan dapat meningkatkan sifat mekanik dari aluminium. Dalam penelitian sebelumnya telah diteliti mengenai pengaruh fly ash terhadap sifat mekanis dari aluminium dengan persentase 5%, 10% dan 15%. Dalam tugas sarjana ini dilakukan penelitian mengenai pengaruh fly ash terhadap sifat mekanis dari aluminium dengan variasi penambahan fly ash sebesar 35%. Pengujian mekanis yang dilakukan adalah pengujian tarik, uji kekerasan, dan uji impak. Sebelum melakukan pengujian terlebih dahulu dibuat komposit aluminium fly ash dengan menggunakan metode stir casting. Dari hasil pengujian mekanis didapatkan bahwa penambahan fly ash sebesar 35% dapat meningkatkan kekuatan tarik sebesar 50,4%, meningkatkan kekerasan sebesar 24,42%, dan menurunkan energi impak sebesar 18,39% dari aluminium tanpa partikel penguat (reinforcement).
Co-Authors A.P. Bayu Seno Adhityo Sarwo Nugroho Adibawa, Adham Adhwa Adityo Ristyanto Agus Suprihanto Agus Suprihanto Agus Suprihanto Agus Suprihanto Agus Tri Hardjuno Agus Tri Hardjuno Agus Tri Hardjuno Agy Randhiko Al Azis, Bimasakti Sulthan Amrizal, Abdi Gilang Andrea Tri Wibowo Arijanto Arijanto Arya Erlangga Athanasius Soedira Aulia Rahman Berlin, Rilo Billy Boazter Sebastian Siregar Bintang Satria Hartadi Budi Setiyana Butarbutar, Martin Chrisman Chrisman Deivandra Ginanjar Bhakti Deka Setyawan Diwonsyah, Fadel Muhammad Djarot B Darmadi Djoeli Satrijo Dwi Basuki Wibowo Dwi Basuki Wibowo Ekaputra, I. M. W. Eko Saputra Farhani, Ilham Fakhri Fidrioza Althaf Ferdinand Fitriyana, Deni Fajar Garry Rahadian Muslim Glenn Natanael Samudera Grandy Yustisio Rizaldi Ginting Haira, Mahmuda Hanif, Dimas Naufal Hanifa, Kana Hanny Widura Septriana Harlian Kadir Heru Danarbroto Hocky Adiatmika Huda Fathu Rohman I Made Wicaksana Ekaputra I.M.W EKAPUTRA Ian Wiharja Ian Yulianti, Ian Ignatius Devin Gunawan Ikhsan Aresy Ismoyo Haryanto Ismoyo Haryanto Jericho Jericho Joga Dharma Setiawan Joshua Misael Juan Pratama Anandika Karomi, Dimas Adib Khoiri Rozi Khoiri Rozi Khoiri Rozi Kim Jeon Korna Ariesta Kustomo, Himawan Kristian Kustomo, Himawan Kristian Lie, Calvin M Rafly Rafiqi Matheus Agung Putra Yoga Mhd. Brian Awiruddin Mochammad Ariyanto Mohammad Fauzan Muhammad Ali Yafi Muhammad Fachry Ramadhany Muhammad Fakhri Aji Pratomo Muhammad Zahran Ramadhan Munadi Munadi Norman Iskandar Norman Iskandar Nurul Widiyanto Ojo Kurdi Pratomo, Muhammad Fakhri Aji Purbonugroho, Hanindhieto Dias Andra Purwiantoro, Arman Rafi Ziyad Akbar Rando Tungga Dewa Reihan Rahmadi Rhyienaldi Hardian Dhammaputra Rifky Ismail Rusaily, A. Wildan Sadrach Othniel David Raja Seon Jin Kim Seon Jin Kim Setyoko, Adi Tri Sianipar, Daniel Sri Nugroho Sri Nugroho Stefanus Prasetyo Sulardjaka Sulardjaka Sumar Hadi Suryo Susanto, Alexander Eka Susilo Adi Widyanto Sutopo, Farrel Rico Alifta Utomo, Angelius Fredy Wahyu Eko Purnomo Waruwu, Kezia Gracelynn Wibisono, Yustinus Akas Yonathan Jalu Bagaskara Yusuf Umardani