Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENINGKATAN PELAYANAN PANGKAS RAMBUT DAN MANAJEMEN PEMASARAN MELALUI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DI ERA NEW NORMAL: Upaya meningkatkan Kemandirian Ekonomi Pesantren, dan Alumni Terdampak Pandemi Haryono, Akhmad; Sofianti, Septarina; Adnan, Fahrobby
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v9i2.28118

Abstract

Berdasarkan hasil riset dan pengabdian sebelumnya, diketahui bahwa semenjak covid 19 melanda, terjadi penurunan jumlah konsumen. Penurunan tersebut juga dipengaruhi pengelolaan/manajemen yang kurang memadai. PKM ini secara khusus bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan manajemen pemasarannya dengan mengintegrasikan teknologi informasi serta pengayaan model sehingga akan meningkatkan kembali konsumen pangkas rambut yang juga dapat berdampak pada produktivitas kewirausahaan pangkas rambut dipesantren dan para alumninya untuk memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan hidupnya menuju kemandirian.  Menyadari bahwa komitmen Tim Pengabdian Universitas Jember untuk mengembangkan kemandirian santri, maka rangkaian kegiatan pengabdian dilakukan untuk santri PPMU dan kapster alumni santri PPMU. Metode pelaksanaan mencakup: a)  Survei  Lokasi;  b)  FGD  (Focus  Group  Discussion);  c)  Pendampingan  dan Pelatihan; dan d) Monitoring dan Evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: 1) Santri memahami reservasi system informasi potong rambut; 2) santri dan alumni mendapatkan penyegaran ilmu mengenai kewirausahaan, marketing digital dan pengelolaan keuangan; 3) santri dan alumni memiliki keterampilan dalam memotong rambut dengan model kekinian, sehingga kelak bisa menginisiasi/mengekskalasi usaha potong rambut setelah lulus dan kembali ke kampung halamannya4;  Hasil evaluasi sementara menghasilkan rekomendasi bahwa system reservasi online perlu dikembangkan dan ditingkatkan lagi fiturnya. Kata Kunci: kemandirian santri, system reservasi online, kewirausahaan    
Tendensi Pola Komunikasi Interaksional di SMK PGRI 2 Jember (Kajian Etnografi Komunikasi) Yusnita, Titis Rizka; Haryono, Akhmad; Badrudin, Ali
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/kls.v9i1.3541

Abstract

Each individual's language skills influence the effectiveness of ongoing communication interactions andthis is in line with optimizing the communication goals themselves. This research aims to identify trendsin interactional communication patterns that occur at SMK PGRI 2 Jember and describe the types ofconversation topics and language boundaries that influence the meanings that emerge behind thespeaker's actions. This research was analyzed using qualitative descriptive methods. The data in thisresearch is in the form of communication interactions that occur consistently and contain interactionalcommunication patterns. The data acquisition stage is through observation and recording the finding ofcommunication patterns. Data were analyzed using the ethnographic communication theory proposedby Spradley and supported by literature study. The stage of presenting the results of data analysis usesinformal methods. The research results show that interactional communication patterns are brokendown into several mappings, namely between students and students, students and teachers, andteachers and teachers. The communication patterns that occur tend to have a systematic consistencythat is formed naturally and operates interactionally. The topics of discussion that emerged ininteractions between participants focused on several specific themes, namely learning, administration,finance, entertainment and friendship problems. Meanwhile, topics that are avoided in conversationinclude political contexts, bullying and social mistakes. The languages used in communicationinteractions consist of Indonesian, Madurese, Javanese and English. This is influenced by the geographical location of SMK PGRI 2 Jember which is located near the center of Jember Regency.
Communication barriers between gen Z and alpha in the cultural digitalization era Wibisono, Bambang; Yusnita, Titis Rizka; Haryono, Akhmad
JOALL (Journal of Applied Linguistics and Literature) Vol. 10 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joall.v10i1.35077

Abstract

The role of culture in the interaction process also determines the effectiveness of communication that takes place between generations. This research aims to describe communication barriers that impact the effectiveness of interactions between Gen Z and Alpha in the era of cultural digitalization. The literature used is Chaney and Martin's theory of communication barriers which was processed through a process of observation and interviews. The research results showed that there were nine types of barriers found, namely physical, cultural, perceptual, motivational, experiantial, emotional, linguistic, non-verbal, and competition. The nine types of communication barriers are supported by explanations from sources or participants in the data. These findings show that there is a gap between Gen Z and Alpha, in this case in the context of cross-cultural communication. This has an impact on the emergence of quite complex communication barriers. Of the nine types of barriers, the barriers most frequently encountered are linguistic, motivational, and competition. Based on these findings, motivational communication barriers have the potential to give rise to conflict between Gen Z and Alpha due to a feeling of not being appreciated when interacting. The role of digital in this era also has an impact on hampering effectiveness of communication. Nevertheless, communication barriers from a cultural aspect need to be seen as the complexity of cultural diversity that exists in Indonesia, both language differences and other differences. This should not be claimed as a reason for conflict, but rather as a medium for tolerance and mutual respect so that communication barriers can be minimized. So, the communication process that occurs in the future can be more effective and harmonious.
REVITALISASI TRADISI: STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UNTUK CAFE HERBAL YANG BERORIENTASI PADA GENERASI MUDA: Upaya Meningkatkan Keterampilan Manajemen UMKM Sofianti, Septarina; Siti Muslichah; Margaretta Andini Nugraha; Akhmad Haryono; Ida Srisurani Wiji Astuti
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v11i1.36387

Abstract

Indonesia kaya akan tradisi pengobatan tradisional, salah satunya yaitu jamu. Di era modern saat ini eksistensi minuman herbal seperti jamu mulai memudar terkalahkan dengan minuman-minuman kekinian yang lebih menarik. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan kafe herbal yang menawarkan produk inovatif dengan tetap menerapkan strategi pemasaran digital dan layanan berkualitas untuk memaksimalkan omzetnya. Untuk mewujudkan tujuan tersebut dilakukan beberapa rangkaian kegiatan untuk Café Herbal Omahkui. Metode pelaksanaan mencakup a) FGD (Focus Group Discussion); b) Pelatihan kewirausahaan; c) Praktik manajemen berbasis digital; d) Pendampingan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa : (1) manajemen dan staff café memahami manajemen keuangan dan pemasaran berbasis digital: (2) manajemen dan staff cafe mampu membuat inovasi produk yang lebih kekinian: (3) manajemen dan staff café mampu melaksanakan pencatatan keuangan dan pemasaran secara digital. Hasil evaluasi pengabdian ini menghasilkan rekomendasi bagi manajemen Café Herbal Omahkui untuk meningkatkan kegiatan operasinya kearah digital serta membuat SOP yang jelas dan tertulis sebagai acuan dalam pelakasanaan operasional café. Kata Kunci: Café Herbal, Gen-Z, Pemasaran Digital
PENGGUNAAN BAHASA DAN GAYA BAHASA SEBAGAI BENTUK KEARIFAN LOKAL MADURA YANG BERFUNGSI SEBAGAI RESOLUSI KONFLIK Akhmad Haryono; Akhmad Sofyan
SAWERIGADING Vol 16, No 3 (2010): Sawerigading, Edisi Desember 2010
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v16i3.531

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan bahasa dan gaya bahasa sebagai salah satu kearifan lokal madura yang berfungsi sebagai sarana resolusi konflik.Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah pendekatan kualitatif. Daya diperoleh dengan teknik observasi, partisipasi, dan wawancara. Deskripsi kualitatif digunakan sebagai analisis data yang berhasil digali di lapangan. Dalam bahasa Madura terdapat tingkat tutur merupakan norma sosial yang harus dipatuhi. Hal yang harus dihindari dalam penggunaan bahasa Madura adalah mapas dan bhasa kasar. Penggunaan partikel dalam bahasa Madura berhubungan dengan tingkat kesopanan dalam berkomunikasi yang ditentukan oleh tinhkat kesopanan atau dikap mitra tutur. Dalam mengemukakan sesuatu yang bersifat emosional, sensual, serta jorok, atau kritikan orang madura sering menggunakan gaya bahasa komunikasi tidak langsung atau menggunakan kata-kata yang bermakna prismatis, disampaikan secara tidak langsung dan jenaka dengan menggunakan bangsalan dan papreghan. Tujuannya adalah agar orang yang dituju tidak tersinggung perasaannya.