p-Index From 2021 - 2026
6.986
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemberian Gipsum Terhadap Perubahan Beberapa Sifat Fisik Dan Kimia Entisols Lembah Palu Mukmin Mukmin; Danang Widjajanto; Uswah Hasanah
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 3 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh pemberian gipsum terhadap perubahan beberapa sifat fisik dan kimia Entisol Lembah Palu. Metode penelitian dilakukan melalui percobaan laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan diulang sebanyak 6 kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Perlakuan pemberian gipsum meliputi gipsum 0 t.ha-1atau kontrol, pemberian gipsum 10 t.ha-1, pemberian gipsum 20 t.ha-1, dan pemberian gipsum 30 t.ha-1. Data diolah menggunakan sidik ragam untuk menentukan pengaruh gipsum sedangkan perbedaan antar perlakuan menggunakan uji beda nyata terkecil (BNT).Variabel percobaan yang diamati terdiri dari: kadar air tanah jenuh, kadar air kapasitas lapang, bobot isi tanah, porositas tanah, indeks plastisitas tanah, kalsium dapat ditukar (Cadd), daya hantar listrik, kapasitas tukar kation,. Pemberian gipsum berpengaruh sangat nyata terhadap semua variabel amatan kecuali terhadap porositas dan KTK tanah.
Pengaruh Bokashi Kotoran Sapi Terhadap Beberapa Sifat Fisik Entisol Lembah Palu Trisno Trisno; Danang Widjajanto; Uswah Hasanah
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 3 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh pemberian bokashi kandang sapi terhadap beberapa sifat fisik Entisol Lembah Palu. Penelitian ini dimulai pada bulan Maret sampai dengan Desember 2015 yang berlokasi di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako dengan sampel tanah diambil dari Desa Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan yang diberikan adalah dosis pupuk kandang sapi pada taraf 0%, 5%, 10%, dan 15%. Data diuji dengan sidik ragam untuk melihat pengaruh perlakuan dan dilanjutkan uji beda nyata terkecil (BNT) bila perlakuan berpengaruh nyata. Hasil terbaik untuk variabel bobot isi tanah (1,28 g cm-3), porositas (50,75%), kadar air setara kapasitas lapang (33,22%), dan kadar air setara kondisi jenuh (56,38%) terdapat pada perlakuan 15% bokashi kotoran sapi. Sedangkan untuk variable indeks plastisitas tanah terendah (36,43) dan batas cair terendah (54,17) juga terdapat pada perlakuan 15% bokashi kotoran sapi.
Prediksi Laju Erosi Pada Penggunaan Lahan Berbeda Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kawatuna Propinsi Sulawesi Tengah Andi Aghir A. Lanyala; Uswah Hasanah; Ramlan Ramlan
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi besarnya laju erosi tanah dan indeks bahaya erosi pada DAS Kawatuna Propinsi Sulawesi Tengah. Kegunaan dari penelitian adalah sebagai sumber informasi bagi pemerintah dalam kaitannya dengan kebijakan penggunaan lahan dan tindakan konservasi tanah. Peta kelas lereng, peta tanah dan peta pengunaan lahan ditumpangsusunkan dengan mengunakan aplikasi ArcGIS 10.0, sehingga diperoleh sebelas unit lahan yang meliputi penggunaan lahan hutan, semak belukar, persawahan ladang kebun campuran dan pemukiman. Prediksi erosi dilakukan pada semua unit lahan kecuali pada penggunaan lahan pemukiman. Survei kemudian dilakukan pada tujuh unit lahan untuk dilakukan pengamatan terhadap panjang lereng, kemiringan lereng, vegetasi yang dominan, dan melihat unit lahan yang masih berpotensi untuk dilakukan pengelolaan lahan pertanian jangka panjang. Pengambilan sampel tanah dilakukan secara acak pada setiap unit lahan, diambil sebanyak tiga sampel untuk masing-masing contoh tanah. Prediksi laju erosi tanah menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation). Hasil penelitian menunjukan bahwa indeks bahaya erosi yang terjadi pada DAS Kawatuna tergolong pada tingkat rendah sampai sedang. Erosi rendah terjadi pada lahan sawah dan hutan, untuk erosi tingkat sedang terjadi pada lahan kebun campuran, lahan semak belukar, dan ladang. Faktor yang dominan mempegaruhi terjadinya erosi pada wilayah ini adalah erovisitas tanah, diikuti oleh pengelolaan tanaman, dan tindakan konservasi.
Prediksi Erosi Pada Beberapa Penggunaan Lahan Di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Kasmawati Kasmawati; Uswah Hasanah; Abdul Rahman
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erosi merupakan salah satu factor penyebab menurunnya kemampuan tanah sehingga hasil produksi menurun, hal ini terjadi pada beberapa penggunaan lahan yang diolah tanpa memperhatikan kaidah-kaidah konservasi atau tidak sesuai dengan kemampuannya. Prediksi laju erosi pada wilayah ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi pemerintah pada umumnya dan memberikan informasi tentang besarnya indeks bahaya erosi pada beberapa penggunaan lahan pertanian maupun non pertanian sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memprediksi laju erosi tanah dan menentukan indeks bahaya erosi berdasarkan prediksi erosi pada beberapa penggunaan lahan di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala dan analisis tanah dilaksanakan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2015 sampai Januari 2016. Penelitian ini menggunakan metode survai secara langsung di lapangan dan dilanjutkan dengan pengambilan sampel tanah untuk bahan analisis di laboratorium. Kemudian hasil analisis tersebut diolah dengan menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation). Hasil penelitian menunjukan bahwa indeks bahaya erosi yang terjadi di Desa Labuan Toposo beragam yaitu indeks bahaya erosi terendah terdapat pada penggunaan lahan hutan, sedangkan tertinggi terdapat pada penggunaan lahan jati dan kelapa. Hal ini disebabkan oleh pola penggunaan lahan, tindakan pengelolaan tanah, selain itu indeks bahaya erosi yang tinggi berpotensi menyebabkan terjadinya erosi. Sehingga penting dilakukan tindakan konservasi untuk mencegah terjadinya erosi, sebaiknya dilakukan penanaman tumpang sari dan penggunaan sisa-sisa tanaman sebagai mulsa.
Beberapa Sifat Fisika Inceptisol Watutela Dalam Kaitannya Dengan Pemberian Bahan Organik Dan Suhu Pemanasan Jusman Jusman; Danang Widjajanto; Uswah Hasanah
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 2 (2017): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan beberapa sifat fisika Inceptisols Watutela dalam kaitannya dengan pemberian bahan organik dan suhu pemanasan. Metode penelitian dilakukan melalui percobaan laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 Faktor. Faktor pertama adalah perlakuan pemberian bahan organik tanah yang berasal dari kotoran kambing sedangkan faktor kedua adalah perlakuan suhu pemanasan. Setiap perlakuan terdiri dari 3 Level dan diulang sebanyak 6 kali sehingga didapatkan 54 unit percobaan. Perlakuan-perlakuan pemberian bahan organik kotoran kambing meliputi : tanpa pemberian bahan organik atau Kontrol (A0), pemberian bahan organik dengan taraf 2,5 % dari berat tanah (A1) , dan pemberian bahan organik dengan taraf 5 % dari berat tanah yang digunakan dalam penelitian (A2). Taraf-taraf yang digunakan pada perlakuan suhu pemanasan meliputi pemanasan pada suhu kamar (P0), pemanasan dalam oven pada suhu 50°C (P1) dan pemanasan dalam oven pada suhu 70°C (P2). Pengolahan data penelitian untuk menentukan pengaruh diantara perlakuan dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan sidik ragam uji F, selanjutnya perlakuan yang memberikan pengaruh diuji lanjut dengan uji beda nyata jujur (BNJ). Variabel penelitian yang diamati terdiri dari : kadar air tanah jenuh, kadar air kapasitas lapang, bobot isi tanah, porositas tanah dan kemantapan agregat tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik Inceptisols Watutela pada analisis tanah awal menunjukkan tekstur lempung berpasir, kandungan C- organik 0,89% (tergolong rendah). Berdasarkan hasil pengamatan menunjukkan bahwa perlakuan pemberian bahan organik kotoran kambing dan suhu pemanasan secara individu memberikan pengaruh sangat nyata terhadap semua variabel sifat fisika tanah yang diamati. Interaksi antara bahan organik dan suhu pemanasan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air tanah jenuh dan porositas tanah. Di lain pihak, interaksi antara pemberian bahan organik dan suhu pemanasan berpengaruh tidak nyata terhadap pengukuran kadar air kapasitas lapang, bobot isi tanah dan kemantapan agregat tanah.
Respon Pertumbuhan Padi Gogo (Oryza sativa) Kultivar Lokal Pada Berbagai Tingkat Kelengasan Tanah Ferdian Suete; Sakka Samudin; Uswah Hasanah
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 2 (2017): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman padi (Oryza sativa) kultivar lokal pada berbagai tingkat kelengasan tanah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok yang terdiri dari (1) Kultivar Padi lokal sebagai faktor pertama yang terdiri atas (K1) = Padi Kultivar Ranta, (K2) = Padi Kultivar Njengi dan (K3) = Padi Kultivar Sampara, (2) tingkat kelengasan tanah sebagai faktor kedua yang terdiri dari (T1) = Tingkat Kelengasan Tanah 100% (Kapasitas Lapang), (T2) = Tingkat Kelengasan Tanah 75%, (T3) = Tingkat Kelengasan Tanah 50% dan (T4) = Tingkat Kelengasan Tanah 25%. Hasil penelitian menunjukan bahwa kultivar njengi menghasilkan tinggi tanaman dan diameter batang lebih besar dibanding dengan kultivar lain. Kultivar ranta menunjukan jumlah daun, jumlah anakan dan luas daun yang lebih tinggi dibanding dengan kultivar lain. Tingkat kelengasan tanah 100% (Kapasitas Lapang) juga menghasilkan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, kehijauan daun (Klorofil) dan diameter batang lebih besar dibanding dengan tingkat kelengasan tanah lainnya.
Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Salak (Salacca Zalacca (Gaertn.)Voss) Di Desa Tamarenja Kecamatan Sindue Tobata Kabupaten Donggala Fathul Azis; Uswah Hasanah; Abd. Rahim Thaha
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 1 (2020): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian lahan untuk budidaya tanaman Salak di Desa Tamarenja Kecamatan Sindue Tobata Kabupaten Donggala. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode survai. Unit lahan di tentukan dari hasil overlay peta kelerengan dan peta penggunaan lahan pada skala 1:80.000. Analisis data dalam penelitian dilakukan dengan sistem kunci. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelas kesesuaian lahan actual untuk tanaman salak dibedakan menjadi tiga kelas yaitu kelas S2 (cukup sesuai), S3 (sesuai marginal) dan N1 (tidak sesuai untuk saat ini), dengan factor pembatas ada pada tekstur tanah dan kemiringan lereng. Dan setelah dilakukan usaha perbaikan didapatkan kelas potensial untuk tanaman salak menjadi dua kelas yaitu S1 (sesuai) dan S3 (sesuai marginal) dengan factor pembatas tekstur tanah dan kemiringan lereng.
Respon Pertumbuhan Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor. L.) Terhadap Tingkat Kelengasan Dan Dosis Pupuk Kandang Sapi Yang Berbeda Amiruddin Amiruddin; Uswah Hasanah; Sakka Samudin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 6 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman sorgum terhadap tingkat kelengasan dan dosis pupuk kandang sapi yang berbeda. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama pemberian air terdiri 25% kapasitas lapang, 50% kapasitas lapang, 75% kapasitas lapang dan 100% kapasitas lapang. Faktor kedua adalah tanpa pupuk kandang sapi dan pemberian pupuk kandang sapi 40 ton/ha dan 60 ton/ha, dengan demikian diperoleh 4x3 =12 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 12 x 3 = 36 percobaan. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, kehijauan daun, luas daun, berat basah tanaman dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara pemberian air dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan tanaman sorghum. Pemberian pupuk kandang sapi tidak berpengaruh terhadap semua komponen pertumbuhan sorghum sedangkan perlakuan pemberian air berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan sorghum, bobot segar tanaman dan bobot kering tanaman.
Pengaruh Kadar Air Tanah Dan Bokashi Daun Gamal Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Sorgum (Sorghum Bicolor L.) Syafria Hasyim; Uswah Hasanah; Anthon Monde; Sri Wahidah Prahastuti
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 2 (2018): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pertumbuhan sorghum (Sorghum bicolorL.) pada berbagai tingkat kadar air yang berbeda. Percobaan disusun dalam pola faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang di ulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama yaitu bokashi daun gamal dengan 3 taraf perlakuan yaitu tanpa pupuk bokashi gamal (b0), bokashi gamal 20 ton/ha (b20)dan bokashi gamal 40 ton/ha (b40). Faktor kedua yaitu kadar air dengan 3 taraf perlakuan, setara 100% kapasitas lapang (k100), kadar air setara 75% kapasitas lapang (k75), dan kadar air setara 50% kapasitas lapang (k50). Interaksi antara perlakuan bokashi daun gamal dan kadar air tanah nyata mempengaruhi semua variabel amatan baik pertumbuhan tanaman maupun bobot isi tanah. Pertumbuhan vegetatif tanaman sorgum tidak berkurang secara signifikan ketika ditumbuhkan pada kondisi tanah dengan kadar air setara 75% atau 50% sepanjang ditambahkan bahan organik sebanyak 20 t/ha kapasitas lapang. Bobot isi tanah meningkat seiring meningkatnya dosis bokashi pada berbagai kadar air tanah.
Prediksi Bahaya Erosi Pada Perkebunan Kelapa Sawit (elaise guineneensis jack) Di PT. Agro Nusa Abadi Desa Molino Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara Susiyadma Rizkia Pandji; Anthon Monde; Uswah Hasanah
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 3 (2018): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi tingkat bahaya erosi berdasarkan pada beberapa kemiringan lahan di Desa Molino Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara. Kegunaan penelitian ini dapat digunankan sebagai sumber informasi bagi pemerintah pada umumnya dan memberikan informasi tentang besarnya tingkat bahaya erosi. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2015 sampai Februari 2016. Penelitian ini menggunakan metode survey secara langsung di lapangan dan pengambilan sampel tanah untuk bahan analisis di labpratorium. Kemudian hasil analisis tersebut diolah dengan menggunakan rumus USLE (Universal Soil Loss Equation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat bahaya erosi yang terjadi di PT. Agro Nusa Abadi tergolong tinggi, sedang sampai rendah. Erosi yang tertinggi terdapat pada kemiringan 3 % dan 8 % sedangkan erosi tingkat sedang pada kemiringan 3 % pada ulangan 2 dan 3, kemiringan 8 % pada ulangan 1 (pertama) sedangkan erosi tingkat rendah terdapat pada kemiringan 1 %.
Co-Authors A. Lanyala, Andi Aghir A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rahim Thaha Abd. Rahman Abdul Rahman Abdul Rahman Ady, Syifa Salsabilla Frisca Amiruddin Amiruddin Anas Latae Andi Aghir A. Lanyala Andi Idham M Anthon Monde Anthon Monde Anthon Monde Anthon Monde Anthon Monde Ardiyansyah Ardiyansyah Ayip Rosidi Danang Widjajanto Danang Widjajanto Danang Widjajanto Danang Widjajanto Danang Widjajanto Danang Widjajanto Danang Widjajanto Danang Widjajanto Danang Widjajanto Darma Wijaya Dinda Puspita Tanjung Efry Kurnia Elijonnahdi Elijonnahdi Elni Elni Farah Aliyah Nafiza Sembiring Fathul Azis Fera Ferdian Suete Fikri Rizalsyah Harahap Fira Fermila Lawenga Fitriani Fitriani Frans Yunus Halim, Suhasrianto S Hangga Parnianto Harahap, Nur Rizky Ardianty Hasyim, Syafria Henry N Barus Henry N Barus I Ketut Suartana . Imam Wahyudi Imelda Saragih Isra Hayati Japar, Karmila Julia Rafika Jumarni Jumarni Jusman Jusman Kabeakan, Jesica Kasmawati Kasmawati Khaira Sitohang, Mutiah Khairatun Hisan Khaliq, Moh. Adnan Latae, Anas Leonidas Paarrang Lisa Lisa, Lisa M. Iqbal M. Iqbal Mengawa, Reni Gloria Mochammad Imron Awalludin Moh Akbar Muh. Subair G Baso Muhammad Anshar Muhammad Basir Muhammad Natsir Muhammad Nuzul Napitupulu Muhammad Rivai Mukmin Mukmin Munardi, Benny Muslimin Muslimin Mutiah Khaira Sihotang Nadlrah Naimi Naimi, Nadlrah Nasution, Ina Zainah Natasya Agustia Sari Novi Safriadi Nst, Salman Nur Afifah Usman Nur Afifah Usman Nur Sakinah Nur Sakinah Nuraisya Nuraisya Nurfadila Nurfadila, Nurfadila Nurfatimah Nurfatimah Pagiu, Salapu Pandji, Susiyadma Rizkia Prahastuti, Sri Wahida Prahastuti, Sri Wahidah Prahastuti, Sri Wahidah Putra, Nurul Pratama Putri Lestari, Putri Putri, Naila Rachmad Zainuddin Rachmat Zainuddin Rahmad Rahmad Rahmat Zainuddin Rahmat Zainuddin, Rahmat Ramlan Ramlan Ramlan, H. Rizky Andika Rois Rosmaniar Gailea Rully Akbar Saiful Darman Saiful Darman Saiful Darman Sakka Samudin Salabi, Adrianus Salapu Pagiu Samsu Samsu Samsu Samsu Sasmita, Maria SATRIYAS ILYAS Serli Jayanti Serli Jayanti, Serli Shahabuddin Saleh Siagian, Mahmud Khoil Shofa Sihotang, Mutiah Khaira Siti Haryati Siti Haryati, Siti Sri Wahidah Prahastuti St Sukmawati Suete, Ferdian Sufyan Sufyan Suhasrianto S Halim Susiyadma Rizkia Pandji Syafria Hasyim syamsul Syukur Syehnaz Sahin Shiddiqi Toana, Moh. Rizqi Chaldun Trisno Trisno Tursina Tursina Ulwan, Mishiyyah Nashih Yosep Soge Patadungan Yosep Soge Pata’dungan Yosep Soge Pata’dungan Yulianti, Hasnia Yunita, Dina Rizky Yuris Asbi Yusriadi Yusriadi Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Rachmat Zaitun Zaitun