Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Uji Antioksidan Ekstrak Etanol Biji Alpukat (Persea americana Mill.) serta Aplikasinya Sebagai Masker Gel Peel Off Adzkya Al Qudsiyyah Burhan; Nunung Kurniasih; Tina Dewi Rosahdi
Gunung Djati Conference Series Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman alpukat (Persea americana Mill.) merupakan salah satu tumbuhan yang dapat digunakan sebagai obat tradisional. Bagian-bagian dari tumbuhan ini memiliki banyak khasiat, salah satunya adalah biji alpukat. Biji alpukat terbukti memiliki aktivitas antioksidan dan dapat menghambat laju stress oksidatif penangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder melalui uji fitokimia, menentukan kadar total fenolik, menguji aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol biji alpukat, aplikasi ekstrak tersebut sebagai masker gel peel off, mengidentifikasi sifat fisik dan keasaaman, serta menganalisis formula yang paling disukai. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol, ekstrak diuji fitokimia sehingga diidentifikasi mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan saponin. Kadar total fenolik diidentifikasi dengan metode Folin-ciocalteu. Uji aktivitas antioksidan diidentifikasi dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil), kemudian serapannya diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Formula sediaan masker dilakukan dengan penambahan variasi konsentrasi ekstrak biji alpukat sebesar 0; 0,25; 0,50; 0,75; dan 1%. Hasil uji kadar total fenolik dari ekstrak biji alpukat diperoleh nilai sebesar 228,08 mgGAE/g. Hasil uji antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak biji alpukat memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 4,8721 ppm, yang menunjukkan potensi sebagai sumber antioksidan alami dengan kategori sangat kuat. Formula yang paling disukai oleh panelis adalah F2 dengan penambahan ekstrak biji alpukat 0,50%.
Uji Aktivitas Antibakteri Streptococcus pyogenes Terhadap Sediaan Sabun Mandi Cair Kombucha Berbasis Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Tika Audi Rahmawati; Assyifa Junitasari; Tina Dewi Rosahdi
Gunung Djati Conference Series Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstrak kulit buah manggis memiliki banyak kandungan senyawa metabolit sekunder yang bermanfaat bagi kesehatan, selain itu juga dapat dijadikan sebagai media pengganti teh dalam pembuatan kombucha. Kombucha ekstrak kulit buah manggis ditambahkan ke dalam sediaan sabun mandi cair sebagai bahan aktif potensial untuk memperkuat efek antibakteri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi kualitas mutu sabun yang dihasilkan dengan penambahan kombucha ekstrak kulit buah manggis berdasarkan SNI 4085:2017, mengidentifikasi hasil uji organoleptik, serta mengidentifikasi aktivitas antibakteri yang dimiliki oleh sabun mandi cair dengan penambahan kombucha ekstrak kulit buah manggis. Pengujian kualitas mutu sabun mandi cair meliputi pH, total bahan aktif, alkali bebas atau asam lemak bebas, pengujian organoleptik dilakukan terhadap 30 panelis tidak ahli, sedangkan pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun mandi cair dengan penambahan kombucha ekstrak kulit buah manggis sesuai dengan syarat SNI 4085:2017. Pengujian organoleptik mendapatkan hasil warna yang paling disukai pada variasi F0, aroma yang paling disukai vaiasi F2, dan tekstur yang paling disukai variasi F0. Hasil pengujian aktivitas antibakteri pada sabun mandi cair kombucha ekstrak kulit buah manggis hanya mampu menghambat pertumbuhan bakteri tanpa membunuh bakteri, ditandai dengan adanya zona hambat (irradical zone). Zona hambat tertinggi yang dihasilkan berada pada variasi sabun mandi cair kombucha ekstak kulit buah manggis variasi F3 dengan zona hambat sebesar 9,55 mm.
PRODUKSI BENIH G0 KENTANG VARIETAS CP3 di DESA BARUAJAK CV. BUMI AGRO TECHNOLOGY LEMBANG Althira Zulvanissa; Tina Dewi Rosahdi
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentang merupakan bagian dari tanaman hortikultura yang biasa dijadikan bahan baku sayuran yang memiliki potensi untuk dipasarkan di dalam dan luar negeri. Produksi benih kentang umbi G0 penting dilakukan untuk memenuhi kebutuhan benih dalam produksi kentang dengan kelas G1 atau G2 dan seterusnya. Kentang dengan varietas IPB CP3 merupakan produk unggulan IPB yang menjadikan kentang serbaguna. Umbi kentang IPB CP3 berbentuk lonjong berukuran besar sehingga sangat menguntungkan dalam proses pengupasan dan pemotongan. CV. Bumi Agro Technology merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam sub sektor hortikultura sebagai contoh kentang dengan varietas IPB CP3. Teknik produksi benih G0 kentang varietas CP3 yang dilakukan diantaranya dari kultur jaringan di laboratorium, aklimatisasi, pindah tanam meja indukan, cutting, pindah tanam tray semai, pindah tanam ke lahan, pemeliharaan, panen dan pasca panen. Dengan memanfaatkan limbanh sabut kelapa produksi umbi IPB CP3 dengan menggunakan media tanam cocopeat mampu memberikan hasil yang maksimal.
BUDIDAYA TANAMAN SELADA KERITING HIJAU (Lactuca sativa. L) PADA MEDIA COCOPEAT DI CV. BUMI AGROTECHNOLOGY LEMBANG Amara Pratiwi; Tina Dewi Rosahdi
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selada keriting hijau (Lactuca sativa L.) merupakan tanaman sayuran yang sangat diminati masyarakat karena memiliki kandungan gizi yang baik dan bagus untuk kesehatan sehingga membuat tanaman ini berpotensi untuk terus berproduksi. Kandugan yang terdapat pada tanaman selada yaitu kalsium, fosfor, besi, vitamin A,B dan C. Tujuan dari laporan ini yaitu untuk mengetahui hasil tanaman budidaya Selada Keriting Hijau (Lactuca sativa L.) dengan sistem hidroponik substrat dengan menggunakan media tanam cocopeat di CV. Bumi Agrotechnology. Teknik budidaya tanaman selada keriting hijau yaitu dimulai dari persemaiaan, pembumbunan, persiapan media tanam, pindah tanam, pemupukan, penyiraman, penyiangan, pengendalian hama dan penyakit, panen dan pasca panen. Penggunaan media tanam cocopeat mampu memberikan hasil yang baik pada tanaman selada sehingga hasil yang diproleh tanaman selada menjadi lebih lebat daunnya, batangnya lebih berisi, warna daun yang hijau serta memiliki ukuran yang jauh lebih besar dibandingan dengan yang menggunakan media tanam tanah.
BUDIDAYA TANAMAN SELADA MERAH (Lactuca sativa L.) DENGAN METODE HIDROPONIK MEDIA COCOPEAT DI CV. BUMI AGROTECHNOLOGY LEMBANG Aulia Rahmah Madaniyah; Tina Dewi Rosahdi
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selada merah (Lactuca sativa L.) menjadi salah satu jenis tanaman sayuran dengan permintaan yang terus meningkat. Hal ini tentunya diiringi dengan peningkatan jumlah penduduk dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan serta kebutuhan gizi. Tingginya nilai ekspor membuat selada merah mempunyai prospek untuk dikembangkan oleh pelaku usaha tani. Kandungan gizi per 100 g selada merah yaitu 68 mg kalsium, 25 mg fosfor, 1.4 mg besi, 9 mg natrium, 264 mg kalium, 1900 IU vitamin A, 18 mg vitamin C, 0.05 mg tiamin, 0.08 mg riboflavin, 0.4 mg niasin, 18 mg asam askorbik, 94% air, dan 0.7 g serat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui teknik budidaya selada merah varietas Olga Red menggunakan metode hidroponik pada media tanam cocopeat. Proses budidaya meliputi persiapan media tanam, persiapan benih, pindah tanam, penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, panen dan pasca panen. Hasil budidaya menggunaan metode hidroponik pada media tanam cocopeat mampu meningkatan pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, pertambahan diameter batang, dan biomassa tanaman.
PANEN DAN PASCA PANEN BENIH KENTANG (Solanum tuberosum L.) DI CV. BUMI AGRO TECHNOLOGY Budi Rayhan Mumtaz Karya A.B; Tina Dewi Rosahdi
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan tanaman yang tergolong ke dalam tanaman Solenaceae yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Tanaman kentang menjadi salah satu tanaman pokok karena memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Berkembangnya industri keripik kentang di Indonesia menyebabkan kebutuhan kentang meningkat sehingga diperlukan benih kentang yang baik untuk meningkatkan produksi kentang. CV. Bumi Agro Technology merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi bibit kentang G0. Varietas kentang yang di produksi adalah kentang industri, yaitu varietas IPB CP1 dan IPB CP3. Dalam produksi benih kentang umbi calon benih sering kali mengalami kerusakan akibat adanya serangan hama dan penyakit serta akibat panen dan penanganan pasca panen yang kurang baik. Kegiatan pasca panen dilakukan untuk menjaga kualitas bibit dari hama dan penyakit pada fase penyimpanan sehingga produktivitas bibit tetap terjaga. Kegiatan panen dan pasca panen di CV. Bumi Agro Technology meliputi pemanenan, penjemuran, sortasi dan grading, perlakuan pestisida, penyimpanan pada Cold Storage, dan penyimpanan pada gudang. Hasil identifikasi hama penyakit menunjukkan adanya serangan akibar ulat penggorok umbi (Phthorimae operculella), penyakit busuk kering umbi (Fusarium sp.) dan penyakit busuk daun (Phytophthora infestans). Kegiatan panen dan pasca panen yang dilakukan CV. Bumi Agro Technology sudah dilakukan dengan baik, adanya serangan hama dan penyakit dapat disebabkan karena hama dan penyakit terbawa oleh umbi dari lahan pembibitan sehingga perlu penanganan yang lebih efektif agar hama dan penyakit tidak menimbulkan kerugian
BUDIDAYA TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) PADA MEDIA COCOPEAT DI CV. BUMI AGROTECHNOLOGY Irfan Maulana Sidiq; Tina Dewi Rosahdi
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pakcoy merupakan sayuran yang banyak diminati oleh masyarakat di Indonesia. Pakcoy memiliki kandungan vitamin C, B2, B6, B, A, tembaga, kalsium, serat, fosfor, protein, magnesium, dan zat besi. Kegiatan praktek kerja lapangan ini bertujuan untuk mengetahui teknik budidaya pakcoy dari hulu ke hilir pada media tanam cocopeat di CV. Bumi Agrotechnology. Media tanam untuk pakcoy di CV. Bumi Agrotechnology menggunakan media tanam cocopeat sebagai media tanam utama. Teknik budidaya terdiri dari persemaian, persiapan media tanam, proses pindah tanam, pemeliharaan, serta panen dan pasca panen. Hasil praktek kerja lapangan mengenai budidaya pakcoy dengan media tanaman cocopeat ini menunjukkan tanaman tumbuh dengan hasil yang baik ditandai dengan batang lebih berisi, daun banyak, dan warna daun hijau.
PRODUKSI BENIH G0 KENTANG (Solanum tuberosum L.) VARIETAS CP1 DI CV. BUMI AGROTECHNOLOGY LEMBANG Pujiyanti Lestari; Tina Dewi Rosahdi
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) memiliki peranan penting untuk dikembangkan karena memiliki nilai ekonomi tinggi serta permintaan yang semakin meningkat. CV. Bumi Agrotechnology memanfaatkan peluang untuk memproduksi benih kentang unggul untuk memenuhi permintaan pasar. Tujuan dilakukannya penelitian yaitu untuk mengetahui teknik budidaya benih G0 kentang CP1 di CV. Bumi Agrotechnology. Varietas kentang CP1 merupakan salah satu varietas kentang yang dikembangkan dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya. Teknik budidaya benih G0 kentang varietas CP1 di CV. Bumi Agrotechnology menggunakan media tanam cocopeat melalui beberapa tahapan diantaranya aklimatisasi, penanaman planlet ke indukan, pemotongan/mini cutting, penanaman hasil mini cutting, pemeliharaan meliputi (penyiraman, penyulaman, penyiangan, pemupukan susulan, dan pengendalian OPT), serta panen dan pasca panen. Budidaya benih kentang menggunakan media tanam cocopeat memiliki hasil yang lebih maksimal. Hasil stek mini cutting kentang G0 dapat mencapai sebanyak 30.000/bulan, sedangkan untuk umbi benih kentang G0 sebanyak 10.000/bulan. Kata kunci : Budidaya, Benih Kentang G0 CP1, Cocopeat.
BUDIDAYA TANAMAN STROBERI (Fragaria sp) PADA MEDIA COCOPEAT DI CV. BUMI AGRO TECHNOLOGY LEMBANG Rahayu Anggraini; Tina Dewi Rosahdi
Gunung Djati Conference Series Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroberi (Fragaria sp.) merupakan tanaman hortikultura yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Stroberi merupakan tanaman yang dibudidayakan pada iklim subtropis. Budidaya stroberi di Indonesia sedang mengalami penurunan yang signifikan. Dalam menunjang proses budidaya stroberi maka memerlukan bibit yang berkualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui teknik budidaya stroberi pada media tanam cocopeat dan tingkat keberhasilan pembibitan stroberi di CV. Bumi Agro Technology. Teknik budidaya dan pembibitan stroberi yaitu persiapan tanaman indukan, persiapan media tanam, pindah tanam, penanaman stolon atau anakan, pemupukan, penyiraman, penyiangan, pemangkasan, pengendalian hama penyakit, panen dan pasca panen. Hasil budidaya stroberi menggunakan media tanam cocopeat mampu memproduksi bibit stoberi dengan kualitas dan kuantitas yang baik. Bibit yang dihasilkan CV. Bumi Agro Technolgy dalam setahun bisa mencapai 46.300 bibit.
PENERAPAN TEKNOLOGI PERTANIAN MELALUI PENGGUNAAN ALSINTAN PADA LAHAN FAKULTI PERLADANGAN UiTM JASIN, MALAYSIA Mohammad Zinedine Maulidan Rustian; Tina Dewi Rosahdi
Gunung Djati Conference Series Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaysia Merupakan negara yang berbatasan dengan Indonesia yang mengandalkan sektor pertanian. Hasil pertanian dan perkebunan utama Malaysia adalah kelapa sawit, padi, dan karet. Alsintan merupakan alat alat yang digunakan dalam bidang pertanian untuk melancarkan kebutuhan pertain untuk mengolah lahan dan hasil pertanian. Universitas Teknologi Mara (UiTM) merupakan salah satu universitas di Malaysia yang merupakan universitas khusus untuk kaum Bumi Putera atau kaum melayu. Universitas Teknologi Mara ini tersebar di berbagai penjuru negeri di Malaysia. UiTM kampus Jasin merupakan universitas yang memiliki lahan sebanyak 88 hektar yang ditanami tanaman seperti kelapa sawit, karet, kopi, dll. Untuk mengelola lahan yang luas di ladang UiTM kampus Jasin diperlukan alat alsintan untuk mempermudah pekerjaan. Alat alat alsintan di fakulti perladangan UiTM Jasin disimpan di empat ruangan yaitu stor peralatan, stor kimia, garasi, dan juga bengkel. Dalam perawatan dan keamanan alat alsintan di fakulti perladangan UiTM Jasin dibuat peraturan agar alat alat alsintan tetap terjaga dari kerusakan ataupun kehilangan.