Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Hipertensi di Puskesmas Wanaherang dan Tinjauannya Menurut Perspektif Islam Nurhaliza, Erisan; Armellia, Linda; Syam, Edward; Hidayat, Roni
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan hipertensi pada laki-laki dan perempuan usia produktif dalam rentang usia 35-55 tahun dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Penelitian ini dilakukan dengan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 150 orang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling melalui rumus Lemeshow. Pengukuran aktivitas fisik dilakukan sebanyak tiga kali dengan selang waktu 1-2 menit menggunakan latihan aktivitas fisik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik memiliki peran penting dalam pengendalian tekanan darah pada responden usia 35–55 tahun di Puskesmas Desa Wanaherang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,05, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan aktivitas fisik sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi.
Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Desa Wanaherang dan Tinjauannya Menurut Padangan Islam Aulia, Dina; Armelia, Linda; Syam, Edward; Hidayat, Roni
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penyakit hipertensi dengan kebiasaan merokok pada laki-laki berusia 35-55 tahun di Puskesmas Gunung Putri, Desa Wanaherang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross-sectional, dengan sampel sebanyak 150 orang yang dipilih menggunakan rumus Lemeshow. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis menunjukkan kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada laki-laki usia 35–55 tahun. Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai Pearson Chi-Square sebesar 8,653 dengan derajat kebebasan (df) = 1 dan nilai signifikansi (p-value) = 0,003. Nilai p tersebut lebih kecil dari α = 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara variabel yang diteliti dengan kejadian hipertensi pada responden penelitian ini. Responden yang memiliki kebiasaan merokok cenderung menunjukkan tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan responden yang tidak merokok. Responden dengan intensitas merokok yang lebih tinggi, baik dari segi jumlah batang rokok per hari maupun lamanya kebiasaan merokok, cenderung memiliki tingkat tekanan darah yang lebih tinggi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kebiasaan merokok memiliki kaitan erat dengan hipertensi pada laki-laki usia produktif.
Kirkpatrick model assessment of nutmeg farming training in North Maluku Sugihono, Chris; Hidayat, Roni; Setiyowati, Tri; Syukur, Abdul; Cahyaningrum, Hermawati; Suwarno, Kuad
Agriekonomika Vol 14, No 1: April 2025
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v14i1.27387

Abstract

Nutmeg, a strategic export commodity for Indonesia, faces challenges in productivity and quality due to farmers' limited knowledge of proper cultivation techniques. This study assessed the effectiveness of technical training in nutmeg cultivation using the Kirkpatrick model. Conducted in four North Maluku locations between September and November 2022, the study involved nutmeg farmers and agricultural extension workers. Level-1 evaluation (participant feedback) was gathered through questionnaires, while Level-2 (learning outcomes) utilized pre- and post-test assessments. Data analysis with SPSS (t-test) revealed overall participant satisfaction and a significant knowledge increase. However, some participants showed decreased knowledge post-training, highlighting a need to identify causes and improve training effectiveness. The Kirkpatrick Model proved valuable for evaluating technical training in nutmeg farming and can guide future agricultural evaluations.
PANDANGAN EKONOMI ISLAM TERHADAP RIBA Alivia Maharani; Agita Destiani Putri; Nizma Amanda Rizki; Roni Hidayat
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 2 (2026): April : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/cp6k7m71

Abstract

This study aims to analyze the Islamic economic perspective on riba and its implications in the modern financial system. Riba is strictly prohibited in Islam as it involves elements of injustice and economic exploitation. This research employs a qualitative approach with a normative method through library research. The data used are secondary data obtained from the Qur’an, Hadith, books, and scientific journals related to Islamic economics and riba. The findings indicate that riba has substantial similarities with interest in the modern financial system, particularly due to the predetermined additional payment without risk-sharing. Furthermore, riba has negative impacts on economic and social structures, such as increasing wealth inequality, debt burdens, and the potential for financial crises. As an alternative, Islamic economics offers a profit and loss sharing system that is more just and sustainable. Therefore, the prohibition of riba is not only normative but also relevant in creating a stable and equitable economic system.
Political Education the Young Generation Increases Political Participation: Collaboration Educational Institutions and the KIP Hidayat, Roni; Erick, Benni; Handoyo, Budi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1189-1198

Abstract

This study examines political education in increasing the political participation of the younger generation through collaboration between educational institutions and the West Aceh KIP. The study used a qualitative approach to analyze the research results. The informants who served as the main source of information were ten people consisting of three members of the West Aceh KIP, five teachers of SMAN and two lecturers of STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. The selection of informants for this study was based on considerations of the competency of the informants in providing the research data information needed by the researcher. This study was conducted for three months. Data collection techniques used interview and documentation techniques. To analyze the findings in the field using triangulation techniques. The results of the field study indicate that collaboration between educational institutions and the West Aceh KIP can increase political participation through political education for the younger generation in West Aceh Regency through a collaborative program between educational institutions and the KIP. Conclusion The collaborative program between KIP and educational institutions in increasing political participation through political education for the young generation of West Aceh is a new breakthrough in providing political education. This activity is also very effective in providing political understanding to the young generation and can increase their participation in political events in West Aceh Regency. Therefore, this program is very good and can be adopted by related institutions in providing political education in a broader context.
Salat Sebagai Jembatan Mewujudkan Ketenangan Jiwa Dalam Menghadapi Tekanan Hidup (Studi Kasus: 2E Akuntansi UIN Syarif Hidayatullah) Zahra Putri Anandini; Raiqa Aqila Zahira; Arinda Swani; Roni Hidayat
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students are often trapped under enormous pressure. The sheer volume of assignments and the fear of the future are major obstacles to their mental well-being. This is evident in the high levels of stress experienced by students. The purpose of this study focuses on how effective prayer helps students maintain their mental health during their studies. Furthermore, this research aims to understand how prayer can help students maintain mental health and achieve peace of mind. This study uses a qualitative approach based on interpretive understanding. The qualitative method applied is a phenomenological study, with the aim of exploring the meaning of individuals' subjective experiences from their perspectives. The data source comes from a questionnaire distributed to informants via WhatsApp. This study involved 21 informants until data saturation was achieved. The analytical technique used is descriptive analysis, where the researcher in-depth analyzes the responses of the questionnaire informants. Based on the results of the data obtained from an open-ended questionnaire distributed via WhatsApp on April 10, 2026, to 21 informants who are active students of the Accounting Study Program, class 2E, Faculty of Economics and Business, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. The results of the questionnaire and data grouping show that the list of questions in the distributed questionnaire has three response frequencies: 1 (Yes), 2 (Sometimes), and 3 (No). It can be concluded that prayer is an effective spiritual tool for achieving peace of mind and soul for students facing the pressures of life and academic responsibilities. It is recommended that readers, especially in prayer, not only fulfill obligations but also calm the mind and soul amidst the hustle and bustle of the learning process. Keywords: Prayer, Peace of Mind, Life Pressure.   Abstrak Mahasiswa sering kali terjebak dalam tekanan yang sangat berat. Banyaknya tugas serta ketakutan akan masa deoan menjadi penghalang utama bagi kesetahan menta mahasiswa. Hal ini terlihat dari tingginya tingkat stres yang dialami para mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini fokus pada seberapa efektif salat membantu mahasiswa menjaga kesehatan mental yang dialami selama masa studi mereka. Selain penelitian ini tertuju pada pemahaman bagaimana salay dapat membantu mahasiswa menjaga kesehatan mental dan meraih ketenangan jiwa. Penelitian  ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertumpu pada pemahaman interpretif. Metode kualitatif yang diterapkan adalah studi fenomenologi, dengan tujuan mengeksplorasi makna pengalaman subjektif individu sesuai sudut pandang mereka. Sumber data berasal dari angket yang didistribusikan kepada informan melalui aplikasi WhatsApp. Penelitian ini melibatkan 21 informan hingga tercapai saturasi data. Teknik analisis yang diterapkan adalah analisis deskriptif, di mana peneliti mendalami respon dari informan angket. Berdasarkan hasil data yang diperoleh dari angket terbuka yang dibagikan melalui WhatApp pada 10 April 2026 kepada 21 informan yang merupakan mahasiswa aktif dari Program Studi Akuntansi kelas 2E, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hasil angket dan pengelompokan data menunjukkan daftar pertanyaan dalam angket yang telah disebarluaskan dengan 3 frekuensi jawaban, yaitu 1 (Ya), 2 (Kadang-kadang), dan 3 (Tidak). Dapat disimpulkan bahwa salat merupakan alat spiritual yang efektif dalam meraih ketenangan pikiran dan jiwa bagi mahasiswa yang menghadapi tekanan hidup dan tanggung jawab akademik. Disarankan kepada pembaca, khususnya dalam beribadah, bukan sekedar memenuhi kewajiban, melainkan juga untuk menenangkan pikiran dan jiwa di tengah hiruk pikuk proses belajar. Kata kunci: Salat, Ketenangan Jiwa, Tekanan Hidup.
Pemahaman Mahasiswa dalam Menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) melalui Platform Digital Crowdfunding (Studi Kasus: FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) Chelsy Monika; Najwa Hafidzin Nisa; Putri Lestari; Roni Hidayat
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how well students understand digital Zakat, Infaq, and Sedekah (charity), and their interest in using crowdfunding platforms. The approach used was quantitative, using a survey to examine the relationship between variables. The study population was active students of the Faculty of Economics and Business at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, with a sample of 53 respondents obtained through convenience sampling. Data were collected using a Likert-based questionnaire and analyzed using descriptive statistics and the Pearson Product Moment correlation test. The results indicate that students have a good understanding of the basic concepts of ZIS (Zanzibar Islamic Fund), particularly the obligation to donate zakat and its positive impact on society. However, there is still a gap between what they learn in theory and what they do in practice, particularly regarding zakat calculation and understanding how digital platforms work. Regarding digital literacy, students are aware of the existence of digital ZIS, but their knowledge and understanding of the platform are still limited. Currently, students have not used digital platforms extensively, but they are very interested in using them. This study concludes that students do not fully understand how to use digital ZIS according to their knowledge and interests. Therefore, to truly enhance the use of digital ZIS in Islam, it is necessary to improve practical skills, enhance technology-focused learning, and build greater trust in digital platforms to fully unlock the potential of Islamic philanthropy in the digital age. Keywords: Digital ZIS, Crowdfunding, Digital Literacy, Interest in Use, Students.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa baik mahasiswa dalam memahami Zakat, Infaq, dan Sedekah secara digital, serta seberapa besar minat mereka dalam menggunakan platform crowdfunding. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, menggunakan survei yang melihat hubungan antar variabel. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan sampel sebanyak 53 responden yang diperoleh melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memahami dengan baik konsep dasar ZIS, khususnya kewajiban menyumbang zakat dan dampak positifnya bagi masyarakat. Namun, masih terdapat kesenjangan antara apa yang dipelajari secara teori dan apa yang dilakukan dalam praktik, terutama dalam hal penghitungan zakat dan pemahaman cara kerja platform digital. Terkait literasi digital, mahasiswa sudah mengetahui keberadaan ZIS digital, namun pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap platform tersebut masih terbatas. Saat ini, mahasiswa belum terlalu banyak menggunakan platform digital, namun mereka sangat tertarik untuk menggunakannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa belum begitu memahami bagaimana menggunakan ZIS digital sesuai dengan pengetahuan dan minat mereka. Oleh karena itu, untuk benar-benar meningkatkan penggunaan ZIS digital dalam Islam, perlu untuk meningkatkan keterampilan praktis, meningkatkan pembelajaran yang berfokus pada teknologi, dan membangun lebih banyak kepercayaan pada platform digital untuk sepenuhnya membuka potensi filantropi islam di era digital. Kata Kunci: ZIS Digital, Crowdfunding, Literasi Digital, Minat Penggunaan, Mahasiswa.