Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENDAMPINGAN KAMPUNG SAWUNGGALING, MENUJU KAMPUNG PENDIDIKAN –KAMPUNGE AREK SURABAYA (KP-KAS) Nur Laily; Ihsan Budi Raharjo; David Efendi
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 1 No 2 (2019): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3498.87 KB) | DOI: 10.31540/jpm.v1i2.173

Abstract

Program pemerintah kota Surabaya adalah terciptanya kondisi daerah tinggal (kampung) yang nyaman, aman dan ramah bagi proses tumbuh kembang anak dalam dukungan masyarakat yang menjamin pemenuhan hak anak dan mengupayakan perlindungan anak secara optimal. Pemerintah Kota Surabaya meyakini bahwa untuk menjadikan Surabaya sebagai Kota layak Anak Yaitu Kampung Pendidikan Kampung arek Surabaya (KP KAS) yang memiliki 7 (Tujuh ) karakteristik: (1) Kampung Kreatif; (2) Kampung Belajar ; (3) Kampung Asuh; (4) Kampung Aman; (5) Kampung Sehat; (6) Kampung Literasi dan (7) Pemuda Penggerak Literasi. Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo , Kota Surabaya masuk dalam kategori kampung Madya. Permasalahan yang dihadapi adalah Bagaimana menyusun Portofolio Lomba KP-KAS yang baik dan benar, sesuai dengan kriteria lomba KP-KAS Tahun 2018. Tujuan Pendampingan yaitu Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo mampu menghasilkan Portofolio Lomba KP-KAS yang tersusun sesuai dengan ketentuan Pemerintah Kota Surabaya mampu meng-eksplorasi potensi dan keunggulan-keunggulan yang dimiliki, serta mengungkap-kannya dalam Portofolio Lomba KP-KAS secara optimal serta mampu menyelesaikan penyusunan Portofolio Lomba KP-KAS tepat waktu. Hasil dari pendampingan tersusunya Portofolio Lomba KP KAS Kategori Kampung Madya, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo , Kota Surabaya tepat pada waktunya
The Effect Of Knowledge Sharing And Innovation Behavior On The Performance Of Batik Entrepreneurs Nur Laily; Dyah Poespita Ernawati
Jurnal Manajemen Vol. 24 No. 2 (2020): June 2020
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jm.v24i2.643

Abstract

The purpose of this research was to determine the effect of knowledge sharing and innovation behavior on the performance of Batik entrepreneurs. It was also meant to examine the indirect impact of knowledge sharing on entrepreneurial performance through innovation behavior as a mediator. This is a causality study with 62 batik SME in Surabaya as samples. The inclusion criteria involved batik businesses with a minimum of 3 employees, the enterprise owned by Indonesian citizens, a legal entity, and at least 3 years operation. This research uses primary data with questionnaire and interviews with batik entrepreneurs as data collection instruments. The Partial Least Square (PLS) and Sobel tests to determine the indirect effect of variables. The results showed that knowledge sharing affected the performance of Batik entrepreneurs and their innovation behavior. The Sobel test results showed that innovation behavior mediates the influence of knowledge sharing and entrepreneurial performance.
Simple Booking Training For Batik Jonegoro Wirausahaan Women In Bojonegoro District Nur Laily; Yudi Sidharta; Achmad Djuraidi
Kontribusia : Research Dissemination for Community Development Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : OJS Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.997 KB) | DOI: 10.30587/kontribusia.v3i1.1139

Abstract

The purpose of Community Service Activities Simple Bookkeeping Training for Women entrepreneur batik Jonegoro can make simple bookkeeping so that it is orderly in carrying out its financial records so that it can be measured the expenditure, income, and profits obtained and can know the progress of the business. The method used by training. The results obtained from this training activity can increase entrepreneurial knowledge and skills in making simple bookkeeping to increase motivation in work. The conclusion is simple bookkeeping training received a positive response and businesses get knowledge and skills about new insights in running their business through simple financial bookkeeping/recording that is easy to apply.
SOSIALISASI STRATEGI REBRANDING PADA UMKM PRODUK KREATIF DI KABUPATEN GRESIK Nur Laily; Ikhsan Budi Rihardjo; Prijati Prijati; Kurnia Kurnia; Yudhi Sidharta
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 4 No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v4i4.4826

Abstract

Bisnis UMKM merupakan bidang yang sangat luas salah satunya sektor produk kreatif. Ragam produk kreatif atau kerajinan tangan memiliki nilai jual yang tinggi, keunggulannya terletak pada Keunikan dan artistiknya. Tantangan utama yang dihadapi UMKM kerajinan adalah mayoritas belum memiliki brand yang bisa menarik konsumen dan meningkatkan penjualan . Pelaku UMKM Kerajinan di Kabupaten Gresik masih belum menemukan brand yang sesuai dengan identitas produknya, hal ini disebabkan UMKM belum memahami ilmu branding. Karena itu diperlukan pelatihan dan pendampingan strategi branding . Diharapkan dengan menerapkan Strategi rebranding, UMKM kerajinan mampu untuk memperbarui citra brand, dengan memberikan nama baru, simbol, atau perubahan desain untuk merek yang sudah ada. Tujuannya untuk menciptakan identitas yang berbeda untuk sebuah brand, dari pesaingnya di pasar, dengan rebranding akan semakin mendekatkan hubungan baik di antara konsumen dengan UMKM, dapat memperbarui kondisi UMKM sesuai dengan perkembangan perekonomian, untuk memperkenalkan nilai-nilai baru UMKM Kerajinan, dengan penyesuaian nilai hingga keinginan konsumen, produk UMKM kerajinan akan semakin banyak dikenal dan diminati, dampaknya keuntungan UMKM kerajinan akan semakin meningkat dan mampu bersaing dengan kompetior.
MODELING OF FAILED RISK FACTORS AFFECTING ON NON PERFORMING LOAN TO MSME’S IN PANDEMIC COVID-19 Luhgiatno Luhgiatno; Rauly Sijabat; Aprih Santoso; Nur Laily; Nurhidayati Nurhidayati
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/j25485024.y2022.v6.i4.5053

Abstract

The contribution of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) performance has a strategic role as a buffer for the national economy. The economic crisis that has hit Indonesia several times, including during the COVID-19 pandemic, has hit the MSME sector, so the sector is no longer able to repay its loans. Even though at that time the MSME sector was working to fix the classic problems that hampered it is performance. Departing from this phenomenon, this study examines the results of previous studies to map five exogenous variables, namely debt character factors, financial factors, management factors, operational factors as well as market and marketing factors as explanatory variables that allegedly cause MSMEs to experience the risk of failing to pay credit which has an impact on the poor NPL. The results of the SEM analysis of data from 125 MSMEs in Semarang City affected by COVID-19 showed that the high risk of default experienced by MSMEs was caused by debt character factors, financial factors, management factors, operational factors, and poor market and marketing factors which then impact on increasing the NPL ratio.
The Role of Innovation as the Key to Successful Muslim Women Entrepreneurs Nur Laily; Triyonowati Triyonowati; Suwitho Suwitho; Dyah Poespita Ernawati
Jurnal Minds: Manajemen Ide dan Inspirasi Vol 9 No 1 (2022): June
Publisher : Management Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/minds.v9i1.26200

Abstract

Muslim women can run their businesses to support the family economy and the country's economy. This study aims to determine the effect of Knowledge Sharing and Social Capital on Innovation and Business Performance. The population in this study is Muslim women as owners of SMEs in Indonesia. Three hundred seventeen respondents were selected using specific criteria. The data was obtained by using a questionnaire—data analysis using PLS-SEM. The results showed that Knowledge Sharing and Social Capital affected Innovation and Business Performance. Besides that, innovation can be a mediator of Knowledge Sharing and Social Capital influencing business.
OPTIMALISASI INDUSTRI BATIK JONEGOROAN DI KABUPATEN BOJONEGORO Nur Laily; Dewi urip Wahyuni; Ikhsan Budi Rihardjo; Ardilla Ayu Kirana
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2023): DedikasiMU Maret 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v5i1.4988

Abstract

Memenuhi program merdeka belajar kampus merdeka yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat pada umumnya setiap perguruan tinggi di harapkan bisa bekerja sama dengan aktivitas yang di selenggarakan oleh masyarakat yang berkaitan dengan usaha masyarakat yang mempunyai nilai – nilai secara kultur salah satunya adalah batik. Sampai saat ini batik merupakan keunggulan handycraft dari masyarakat dari berbagai daerah tentunya harus di lestarikan keberadaannya terutama dari kualitas agar dapat sesuai dengan yang di harapkan oleh konsumen. Berkaitan dengan hal tersebut maka diperlukan pengelolaanya secara konsisten dan continue untuk mengembangkan kreativitasnya dan seni karakter batik yang mana disesuaikan dengan daerahnya masing–masing. Mengingat berkembangnya kondisi lingkungan yang semakin mengglobal baik secara local maupun internasional maka kreativitas dan inovasi sangat di butuhkan agar dapat menumbuhkan ciri khas pada masing-masing daerah terhadap produksi sehingga dapat di kembangkan lagi menjadi batik tulis, printing, cap dan ecoprint dengan menggunakan pewarna alami. Fenomena yang terjadi pada batik marely jaya adalah pada saat covid 19 mengalami penurunan bahkan ada beberapa karyawan yang di rumahkan karena produksi batik mengalami penurunan, bahan untuk membuat batik juga mengalami kenaikan sehingga pembuatan batik berdasarkan pemesanan saja. Sekarang ini dengan beralihnya teknologi sumber daya manusia yang di miliki batik marely jaya masih kurang kompeten terutama di bidang: (1) pemasaran : masih belum menggunakan e-commerce sehingga banyak yang belum tahu tentang batik marely jaya, (2) pengelolaan keuangan : masih menggunakan pencatatan sederhana sehingga masih tercampur dengan keuangan pribadi dan keuangan untuk usaha dan (3) produksi : masih kesulitan di dalam mengembangkan produksinya. Hal ini di sebabkan karena belum mempunyai meja desain/meja pola yang dapat memudahkan mitra di dalam mendesain batik, selain itu peralatan batik cap yang dimiliki masih terbatas dan masih tradisional. Hasil pelaporan ini menunjukkan bahwa batik marely jaya mulai melakukan inovasi dan kreatif agar desain batiknya dapat di kenal oleh masyarakat luas baik dalam negeri maupun luar negeri melalui e-commerce sehingga harapannya dapat meningkatkan produksinya lagi dan dapat memberdayakan masyarakat sekitarnya untuk bekerja kembali. Berkaitan dengan MBKM bagi mahasiswa maka dapat memberikan tantangan dan kesempatan untuk pengembangan inovasi, kreativitas, serta mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan melalui kenyataan yang di hadapi di lapangan seperti kemampuan, berinteraksi sosial, berkolaborasi, manajemen diri, tuntutan kinerja, target dan pencapaiannya. Melalui MBKM ini mahasiswa dapat mempunyai pengalaman baik soft skill maupun hard skill sehingga akan terbentuk dengan kuat. Hal ini merupakan salah satu aktivitas yang dapat di banggakan karena adanya nilai – nilai secara historis terhadap masyarakat sekitarnya dan juga Kegiatan MBKM bagi mahasiswa dan kampus.
SOSIALISASI KEWAJIBAN PAJAK BAGI PELAKU UMKM KERAJINAN (HANDY CRAFT) DI KABUPATEN GRESIK Laily, Nur; Riharjo, Ikhsan Budi; Sidharta, R. Yudi; Prijati, Prijati; Kurniat, Kurniat
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/leecom.v4i2.3508

Abstract

Kerajinan tangan ini merupakan sebuah kerajinan seni yang dibuat menggunakan tangan atau secara sederhana yang berguna sebagai hiasan, pernak-pernik, dan untuk digunakan sehari- hari. UMKM kerajinan di bawah binaan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Gresik merupakan UKM produk kreatif masyarakat Gresik. Produk kerajinan yang dihasilkan meliputi songkok, tas sekolah, topi, anyaman bambu, dan anyaman rotan. Awalnya sistem pemasaran produk kerajinan tangan ini masih banyak yang dijual dengan cara tradisional, namun saat ini sudah menggunakan pemasaran online, maka banyak hasil kreativitas warga Gresik yang tereksplorasi dengan baik. Permasalahan yang dihadapi UMKM kerajinan adalah tentang masalah perpajakan, hal ini terjadi ketika mereka harus berhadapan dengan instansi yang terkait dengan pajak. Oleh karena itu diperlukan sosialisasi memahami tentang kewajiban pajak, memahami prinsip dasar PPh final UMKM, dan memahami bagaimana mekanisme pelaporan perpajakan. Diharapkan setelah adanya sosialisasi pemahaman perpajakan bagi pelaku UMKM kerajinan akan mendorong peningkatan penjualan dan perekonomian nasional yang berkelanjutan.
TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN DALAM PROSES PEMBUATAN BATIK-TULIS MADURA MOTIF SAMPANG . Amirullah; Tri Wardoyo; Achmad Yulianto; Nur Laily; Muhammad Iqbal Syaifullah; Dimas Putra Ikhwansyah; Haitzam Yamil Aziz; Aldi Nur Akbar
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 5, No 1 (2023): Fifth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra PM-UPUD adalah UD Shalempang Batik Madura (Mitra 1) dan Kelompok Pembatik Rumahan, Pemasok Bahan, dan Penjahit Dusun Pliyang (Mitra 2). Permasalahan ditinjau dari aspek produksi, pasca proses produksi batik-tulis khususnya yang menggunakan bahan-bahan kimia, pengrajin Mitra 1 biasanya langsung membuang air limbah begitu saja ke selokan atau sungai terdekat tanpa melalui proses pengolahan limbah sebelumnya. Tujuan program adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas batik-tulis Madura motif Sampang yang ramah lingkungan di Desa Tanggumong Kecamatan Samapangi Kabupaten Sampang. Metode kegiatan ditempuh melalui implementasi kegiatan, berupa penerapan Teknologi Tepat Guna instalasi pengolah air limbah (IPAL) residu proses produksi batik tulis ke Mitra 1. Bangunan IPAL Batik-Tulis terdiri dari bak penangkap lilin, bak pengendap dan perata aliran berjumlah tiga buah, bak koagulasi berisi filter tawas, bak absorbsi karbon aktif berisi filter arang kayu atau batok kelapa berjumlah tiga buah, dan bak kontrol akhir. Bak kontrol akhir berfungsi menampung air limbah terakhir yang relatif aman bagi lingkungan sebelum dibuang ke saluran selokan atau sungai. Air limbah juga dapat dimanfaatkan untuk proses pencucian batik kembali atau dipakai untuk menyiram tanaman.
Leaves to Lifestyle: Raising Awareness of Responsible Production Through Eco-Print Training in Yosowilangun, Gresik Laily, Nur; Yahya, Yahya; Baihaqy, Ahmad; Zuhroh, Nur Fatimatuz; Satria, Vinza Hedi
Kontribusia : Research Dissemination for Community Development Vol 8 No 1 (2025): Kontribusia, January 2025
Publisher : OJS Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/kontribusia.v8i1.8709

Abstract

The dimension of Responsible Consumption and Production encompasses the conscientious manufacturing process of a product, with a focus on minimizing waste and residues that may pose environmental risks. Strategically situated within an industrial region, Gresik plays a pivotal role in advancing Sustainable Development Goal 12: Responsible Consumption and Production. This research endeavors to achieve a dual objective. Firstly, it aims to raise awareness about the significance of responsible production in Yosowilangun, Gresik, one of the busiest villages in the area. Additionally, the research seeks to economically empower women residing in this village. The Eco-Print fabrication employed in this study goes beyond utilizing random waste materials; instead, it leverages the recycling of dried leaves waste, a readily available resource in Gresik. Acknowledging certain limitations, such as the scale of prototype production and the ongoing nature of the study due to the gradual nature of awareness-raising efforts, this research introduces a novel aspect by uniquely applying recycled leaf waste in textile production. This approach, not extensively explored in the industry, opens a new avenue for sustainable manufacturing and women's empowerment in developing regions. The product resulting from this research is not only environmentally friendly but also holds the potential to improve the socio-economic well-being of women in Yosowilangun Village.