Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

The Feasibility of a Hypercontent Digital Magazine as Teaching Material on the Human Reproductive System Alamsyah, Muhammad Radian Nur; Maulina, Rika; Ramadani, Shefa Dwijayanti
Indonesian Journal of Biology Education Vol. 8 No. 1 (2025): INDONESIAN JOURNAL OF BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijobe.v8i1.1801

Abstract

This research was motivated by problems identified in a school where the presentation of teaching materials on the human reproductive system did not align with the characteristics of Generation Z students, thereby reducing their interest in learning. To address this issue, relevant and engaging teaching materials are needed. Therefore, a digital magazine format was selected as a potential solution. This study aims to assess the feasibility of a hypercontent digital magazine as teaching material for the human reproductive system, based on material and media aspects. The research employed a Research and Development (R&D) design adapted from Borg and Gall (1983) which is limited to the stages of developing the initial product and conducting expert validation. The research results showed that the product achieved a feasibility rating of 80% (High) for the media aspect and 78% (high) for the material aspect. These findings suggest that the developed hypercontent digital magazine is feasible for use as teaching material on the human reproductive system.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK PADA MATERI VIRUS Kinanti, Galuh Nurani Esa; Permadani, Karunia Galih; Ramadani, Shefa Dwijayanti
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol. 8 No. 1 (2024): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/didaktikabiologi.v8i1.63

Abstract

Lembar kerja Peserta Didik (LKPD) ideal semestinya mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran, mengembangkan kemampuan berpikir, serta memberikan pengetahuan baru yang diperoleh melalui kegiatan belajar yang sistematis. Namun demikian, masih dijumpai pembelajaran yang menggunakan LKPD hanya memuat kumpulan soal dan ringkasan materi, sehingga belum mampu meningkatkan aktifitas peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yakni menganalisis kelayakan LKPD berbasis Learning Cycle 7E berdasarkan aspek validitas dan praktikalitas serta menganalisis peningkatan pemahaman konsep peserta didik. LKPD dikembangkan melalui model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) dan diimplementasikan melalui desain pre-eksperimental. Hasil validasi LKPD oleh ahli bahan ajar dan ahli materi memperoleh persentase masing-masing sebesar 76,38% dan 83% dengan kriteria sangat layak; sementara penilaian  aspek praktikalitas oleh guru dan peserta didik menunjukkan persentase masing-masing sebesar 97,91% dan 83,32% dengan kriteria sangat layak. Hasil uji t juga menunjukkan bahwa pemberian LKPD berbasis Learning Cycle 7E berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep peserta didik, dengan efektivitas sedang (N-Gain = 0,7). Dengan demikian, LKPD berbasis Learning Cycle 7E layak digunakan serta memainkan peran yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik.
Enhancing preservice teachers’ metacognition and critical thinking through the ERIC Darmawan, Ericka; Ramadani, Shefa Dwijayanti; Normawati, Afi; Krisma, Dita Aldila; Admawati, Harsi; Agustyaningrum, Nina
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 6 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v6i3.5026

Abstract

Metacognitive and critical thinking skills are essential skills for being an effective learner. However, the results of previous studies indicate that these two skills in preservice teachers still require improvement. This research aimed to investigate the potential impact of the Exploring-Resuming Integrated Criticizing (ERIC) learning strategy on enhancing the metacognitive and critical thinking skills of preservice teachers. The study employed a quasi-experimental research design with a pretest and post-test component. The research population consisted of all biology education students at a university in Magelang City, Central Java, Indonesia. The sample consisted of 54 students from two classes enrolled in Plant Physiology, selected via cluster random sampling. Data on metacognitive and critical thinking skills were collected through pretest and posttest essay assessments. The data were analyzed using Analysis of Covariance (ANCOVA). The results of this study showed that the ERIC learning strategy has a significant impact on the preservice teachers’ metacognitive and critical thinking skills. We found that implementing ERIC learning led to higher metacognitive and critical thinking skills than those taught with a traditional approach. The research results recommend that ERIC be implemented as an active learning strategy to encourage the development of metacognitive and critical thinking skills.
Pemberdayaan kelompok wanita dalam pengolahan sampah organik menjadi kompos sebagai upaya penanggulangan sampah Ramadani, Shefa Dwijayanti; Kusumaningrum, Serafica Btari Christiyani; Riyadi, Azahra Nabila Intan; Astuti, Iga Metri; Nuzula, Laela; Ifada, Fiki; Nabila, Rizka Husnia Putri; Ningtyas, Cindy Rahayu
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34226

Abstract

AbstrakPermasalahan pengelolaan sampah, khususnya sampah organik, masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Desa Wringin Putih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah menyebabkan pencemaran lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan. Oleh karenanya, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam pengolahan sampah organik menjadi kompos menggunakan komposter skala rumah tangga yang dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan materi, pelatihan, dan praktik pembuatan komposter dan proses pengomposan, serta evaluasi program yang dilaksanakan di awal dan akhir kegiatan untuk mengetahui peningkatan kemampuan peserta. Sebanyak 33 anggota Fatayat NU berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil program pengabdian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 87,87 menjadi 93,94, dan keterampilan dari 83,64 menjadi 88,48 setelah pelatihan. Pelatihan ini juga berhasil mendorong perubahan perilaku partisipan untuk mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan melalui bantuan teknologi komposter skala rumah tangga guna mendukung keberlanjutan program. Dengan demikian, sosialisasi dan pelatihan menjadi upaya yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengurangi sampah organik, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas lingkungan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Kata kunci: kompos; komposter skala rumah tangga; pelatihan; sampah organik; sosialisasi AbstractWaste management issues, especially organic waste, are still a challenge in Indonesia, including in Wringin Putih Village, Borobudur District, Magelang Regency. Low public awareness in sorting and processing waste causes environmental pollution and has a negative impact on health. Thus, this community service activity aims to improve the knowledge and skills of residents in processing organic waste into compost using a household-scale composter through socialization and training. The methods used include material counseling, training and practice of composting, and evaluation carried out at the beginning and end of the activity to determine the improvement of participants' abilities. A total of 33 Fatayat NU members actively participated in this activity. The results showed an increase in the average score of knowledge from 87.87 to 93.94, and skills from 83.64 to 88.48 after the training. This training also succeeded in encouraging changes in participants' behavior to manage waste independently and sustainably through household-scale composter technology assistance to support program sustainability. Therefore, socialization and training can serve as effective strategies to enhance community knowledge and skills in reducing organic waste, thereby contributing to improved environmental quality and supporting sustainable development. Keywords: compost; household scale composter; training; organic waste; socialization.
In Silico Phylogeny of Magelang Taro (Colocasia esculenta) Using rbcL and matK DNA Barcodes Kusumaningrum, Serafica Btari Christiyani; Kusumasri, Clara Ancilia Pramita; Ramadani, Shefa Dwijayanti
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.11034

Abstract

Colocasia esculenta (taro) is an important tropical crop with high morphological diversity, particularly in Magelang Regency and City, Indonesia. However, morphologically based identification is often unreliable due to strong environmental influences, which limit its effectiveness in resolving genetic relationships among local varieties. Therefore, molecular approaches such as DNA barcoding are required to obtain more accurate and consistent genetic information. This study aimed to analyse the phylogenetic relationships among C. esculenta varieties from Magelang and to evaluate the effectiveness of the chloroplast genes rbcL and matK as DNA barcodes using an in silico approach. Secondary nucleotide sequence data for rbcL and matK were retrieved from the NCBI GenBank database and analysed using multiple sequence alignment with ClustalW in MEGA X. Phylogenetic trees were reconstructed using the Neighbour-Joining method with the Tamura-3-Parameter model and 1,000 bootstrap replications. At the same time, genetic distances were calculated using pairwise distance analysis. The results showed that matK exhibited a high level of sequence conservation, effectively resolving interspecific relationships within the genus Colocasia, but showed limited resolution at the intraspecific level. The rbcL gene displayed slightly higher nucleotide variation than matK, yet remained insufficient to discriminate local C. esculenta varieties clearly. Genetic distance analysis confirmed very low divergence among several varieties, indicating close evolutionary relationships. In conclusion, the use of rbcL or matK as single markers is inadequate for distinguishing local taro varieties. It is recommended that future studies employ multilocus approaches by combining rbcL–matK with faster-evolving markers, such as ITS, ITS2, or trnH–psbA, to achieve higher resolution at the intraspecific level and to support conservation and breeding programs of local taro germplasm.
KONTRIBUSI MINAT BACA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MODEL REMAP-PBL Hotimah, Hosnol; Ramadani, Shefa Dwijayanti
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.505

Abstract

Pendidikan di abad ke-21 menyoroti literasi membaca dan berpikir kritis sebagai kompetensi penting bagi siswa. Namun, pada kenyataannya, banyak siswa Indonesia masih menunjukkan minat baca yang rendah dan keterampilan berpikir kritis yang terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara minat baca dan keterampilan berpikir kritis siswa melalui penerapan model REMAP-PBL (Reading, Mapping, Problem Based-Learning). Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasional kuantitatif yang melibatkan siswa sekolah menengah atas kelas 10 (IPA C) yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data diperoleh melalui penggunaan angket minat baca dan tes keterampilan berpikir kritis berdasarkan indikator Ennis, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana menggunakan Jamovi versi 2.6.44. Temuan penelitian mengungkapkan adanya korelasi positif dengan nilai R2 sebesar 0,435 dan signifikan dengan nilai sig p < 0,001 antara minat baca dengan keterampilan berpikir kritis, yang menunjukkan bahwa 43,5% variasi dalam berpikir kritis siswa dapat dijelaskan oleh minat baca. Hasil ini mengindikasikan bahwa model REMAP-PBL menjadi inovasi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan minat baca sekaligus keterampilan berpikir kritis siswa, serta mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21.
The effect of teams games tournament assisted by Quizizz paper mode on motivation and biology learning outcomes Ingka Liantri; Shefa Dwijayanti Ramadani; Weni Anggraini
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 6, No 3 (2024): October 2024
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v6i3.19325

Abstract

Motivation as a critical factor in supporting academic achievement is well-established. However, efforts to enhance student motivation and improve learning outcomes remain a significant challenge. This research aims to analyze the effect of using the Teams Games Tournament (TGT) learning model assisted by Quizizz Paper Mode (Q-Cards) on motivation and cognitive learning outcomes of class XI students at SMA IT Ihsanul Fikri Mungkid on the immune system material. The research design was quantitative quasi-experimental with a non-equivalent control group pretest-posttest design. The research results showed a significant influence of the Teams Games Tournament (TGT) learning model assisted by Quizizz Paper Mode (Q-Cards) on learning motivation with a significance value of 0.000 and student learning outcomes with a significance value of 0.000. The results of this research can be used as input for teachers and prospective teachers in considering the appropriate models and media to increase student motivation and learning outcomes to improve the quality of education and as a reference base for further research related to student motivation and cognitive learning outcomes.Abstrak. Peran motivasi sebagai faktor penting dalam mendukung prestasi akademik sudah diketahui dengan baik. Namun, upaya untuk meningkatkan motivasi siswa dan meningkatkan hasil belajar masih menjadi tantangan yang signifikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Quizizz Paper Mode (Q-Cards) terhadap motivasi dan hasil belajar kognitif siswa kelas XI SMA IT Ihsanul Fikri Mungkid pada materi sistem imunitas. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen kuantitatif dengan non-equivalent control group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Quizizz Paper Mode (Q-Cards) terhadap motivasi belajar dengan nilai signifikansi 0,000 dan hasil belajar siswa dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi guru dan calon guru dalam mempertimbangkan model dan media yang tepat untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa guna meningkatkan mutu pendidikan dan sebagai bahan acuan untuk penelitian selanjutnya terkait motivasi dan hasil belajar kognitif siswa.
The correlation of self-efficacy and learning motivation with cognitive learning outcomes in high school student learning biology Sari, Difa Arum; Kusumaningrum, Serafica Btari Christiyani; Ramadani, Shefa Dwijayanti
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 19 No. 1 (2026): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.55927

Abstract

Learning outcomes reflect students' mastery of the material taught. However, low self-efficacy and minimal motivation to learn can be inhibiting factors in achieving optimal learning outcomes.This phenomenon was seen in some class XI MIPA students at a public school in Magelang City, who showed a lack of self-confidence when facing material that was considered difficult and appeared less involved in discussions or other class activities.Based on these conditions, this study aims to examinethe relationship between self-efficacy and learning outcomes, learning motivation and learning outcomes, and the combination of self-efficacy and learning motivation with student learning outcomes.The research approach used was quantitative with a correlational method. The population in this study were all students of grade XI MIPA, which was taken using a simple random sampling technique to obtain a sample of 101 students. Data collection was carried out using instruments in the form of questionnaires to measure self-efficacy and learning motivation, and tests to measure learning outcomes. The results of the data analysis showed that there was a significant, strong, and positive relationship between self-efficacy and learning outcomes, learning motivation and learning outcomes, and self-efficacy and learning motivation on student learning outcomes.
PENGARUH PEMBELAJARAN STEAM BERBASIS PJBL (PROJECT-BASED LEARNING) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN BERPIKIR KRITIS Fitriyah, Anis; Ramadani, Shefa Dwijayanti
Inspiratif Pendidikan Vol 10 No 1 (2021): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v10i1.17642

Abstract

Perkembangan revolusi industri 4.0 telah menggeser tuntutan sumber daya manusia dengan kualifikasi yang lebih tinggi, yakni mereka yang memiliki keterampilan abad ke-21. Sayangnya, keterampilan berpikir kreatif maupun berpikir kritis yang merupakan bagian dari keterampilan abad-21 masih belum diberdayakan dengan baik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kedua macam keterampilan tersebut yaitu melalui pembelajaran STEAM berbasis PjBL (project-based learning). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menguji adanya pengaruh pembelajaran STEAM berbasis PjBL terhadap keterampilan berpikir kreatif dan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan rancangan quasi experiment dengan desain nonequivalent pretest-posttest control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MA Miftahul Ulum Bettet Pamekasan Tahun Pelajaran 2020/2021; sementara sampel yang digunakan meliputi satu kelas X IPA B untuk kelas eksperimen dan satu kelas X IPS I digunakan sebagai kelas kontrol. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan uji anakova. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) Pembelajaran STEAM berbasis PjBL berpengaruh secara signifikan  terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa  (P 0,000 < 0,005; Fhitung = 35,551). 2) Pembelajaran STEAM berbasis PjBL berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa (P 0,003 < 0,05, Fhitung = 9,401). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran STEAM berbasis PjBL dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk memberdayakan keterampilan abad ke-21.
Peningkatan Kompetensi Guru SLB Negeri Bugih Pamekasan Melalui Pemanfaatan Media Pembelajaran dan Aplikasi Belajar Online Ramadani, Shefa Dwijayanti; Budiyono, Agus; Makruf, Masdukil
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v6i2.5548

Abstract

The conditions of the Covid-19 pandemic caused extraordinary changes in various sectors of life, including in the education sector. The closure of all school institutions "forced" the teachers transform their learning into online learning to reduce the potential spread of the Corona Virus in one school environment. Unfortunately, it had been a year after the implementation of learning from home began; the challenges and obstacles in implementing online learning were still felt at SLB Negeri Bugih Pamekasan. This community service aims to improve the ability of teachers to create and use learning media, as well as using online learning applications to support the learning process during pandemic situation. The method used was training which was packaged in a Focus Group Discussion (FGD) format. The results of the activity showed that: (1) 100% of teachers were able to use information and communication technology, especially the internet to find digital learning media that suits student needs, (2) 80% of teachers were able to make simple learning videos, and (3) 100% of teachers were able to use online learning applications to support the learning process.