Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat melalui Aktualisasi Kegiatan Kader Peduli Lingkungan di Desa Wringinputih Kusumaningrum, Serafica Btari Christiyani; Ramadani, Shefa Dwijayanti; Almadana, Aulia Vidya; Maulana, Rizki; Nashih, Masngadun
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 01 (2025): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2025.6.01.1-8

Abstract

Karang Taruna, sebagai komunitas pemuda desa, memiliki potensi besar untuk berperan aktif dalam menggerakkan masyarakat untuk memilah sampah rumah tangga, namun belum dioptimalkan. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan Karang Taruna sebagai kader peduli lingkungan yang mampu menggerakkan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal yang melibatkan sosialisasi, pelatihan manajemen organisasi, pembentukan kader peduli lingkungan, dan pendampingan pemilahan sampah rumah tangga. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemilahan sampah sebesar 42,12% setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, pembentukan komunitas budidaya maggot dari sampah organik telah terbentuk, yang didukung oleh implementasi teknologi seperti mesin pencacah sampah dan oven pengering maggot. Program ini juga meningkatkan kapasitas produksi maggot di TPS-3R Merti Bumi serta mengurangi residu sampah yang dibuang ke TPA.
Strengthening the management and productivity of waste bank through organic waste processing to support green economy in Ngargogondo Village, Magelang Regency Joko Tri Nugraha; Shefa Dwijayanti Ramadani; Ari Mukti; Choirin Nashiroh; Fauzan Muhammad Rizqullah
Community Empowerment Vol 9 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12381

Abstract

A green economy in rural areas requires effective and sustainable waste management strategies to reduce environmental impact and improve community welfare. The Dahlia Waste Bank in Ngargogondo Village, Magelang Regency, faces challenges in enhancing management quality and productivity, particularly in organic waste processing. This community service program aims to strengthen the management of the Dahlia Waste Bank through training in processing organic waste into economically valuable compost, education on waste management based on the 4R principles (refuse, reduce, reuse, recycle), and the introduction of innovative waste processing technologies. This program employs a community empowerment approach to increase awareness, responsibility, and active participation in waste management. The program outcomes show a significant increase in the amount of waste processed into compost and improved waste bank management quality. Additionally, it has successfully expanded the community's understanding of the importance of waste management as part of the green economy, resulting in reduced environmental damage risks and enhanced local welfare.
Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Dasar Furniture berbasis Ecobrick: Pemberdayaan Masyarakat Desa Dompelan, Tegalrejo, Kabupaten Magelang Rizki, Dias; Ramadani, Shefa Dwijayanti; Lathifa, Vianti Amalia; Siwi, Suci Rery Raka
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2397

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan masyarakat desa Dompelan mengenai pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan dasar furniture berbasis ecobrick. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan tahap to know, to understand, to plan, to act, dan pro change. Penelitian ini dilakukan di Dompelan, Tegalrejo Magelang dengan masyarakat sasaran terdiri atas warga Desa Dompelan. Evaliasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran terhadap kemampuan akhir peserta mengenai pengolahan sampah menjadi ecobrick. Hasil pengabdian menunjukan bahwa rerata skor pemahaman, kesadaran, dan keterampilan Masyarakat sebesar 96. Dengan demikian, kegiatan yang dilakukan dapat memberikan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat di Dompelan.
Botol Toga (BOGA) Sebagai Pemanfaatan Barang Bekas untuk Meningkatkan Pemahaman Anak dalam Menjaga Lingkungan Susanto, Sabilla Hana; Ramadani, Shefa Dwijayanti; Romauli Sihite, Amelia Caroline; Rahmawati, Qorlina Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2455

Abstract

Masyarakat yang terdiri dari anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur`an Masjid Isna’in Al-Hidayah diketahui kurang peduli terhadap keadaan lingkungan hidup dan kurangnya kesadaran serta pemahaman bagaimana mengolah sampah yang baik. Pada kegiatan pengabdian sebelumnya sudah pernah dilakukan penanaman Tanaman Obat Keluarga namun belum memanfaatkan botol bekas sebagai media tanam.  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan pemahaman anak mengenai kesadaran lingkungan sebagai upaya pemanfaatan dalam meminimalisir pencemaran sampah plastik. Metode pendekatan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) yang terdiri dari 5 tahap yaitu tahap to Know, tahap to Understand, tahap to Plannd, tahap to Act, dan tahap to Change dengan masyarakat sasaran terdiri atas anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur`an Masjid Isna’in Al - Hidayah. Hasil pengabdian Masyarakat menunjukkan bahwa pada aspek daur ulang sampah yakni sebesar 100% berada dalam kategori paham, sementara pada aspek pengetahuan mengenai upaya pelestarian lingkungan sebesar 75% termasuk dalam kategori paham. Adapun pemahaman peserta terhadap media yang digunakan untuk Tanaman Obat Keluarga, penggunaan kembali barang bekas, dam dampaknya terhadap lingkungan yakni masing-masing sebesar 50%, 100%, dan 87,50%.  Dapat disimpulkan bahwa anak-anak rata-rata paham dalam cara mendaur ulang sampah, menjaga lingkungan, mengolah kembali barang bekas, dan mengetahui dampak limbah plastik bagi lingkungan.
Pengembangan Instrumen Penilaian Higher Order Thinking Skills (HOTS) Pada Materi Ekologi di SMA: (Development of Higher Order Thinking Skills (HOTS) Assessment Instruments on Ecology Material in High School) Rizki, Dias; Pakarti Almay, Fathan Abiyyu; Ramadani, Shefa Dwijayanti
BIODIK Vol. 10 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v10i4.36741

Abstract

Evaluation results from national and international education show that students' critical and analytical thinking skills still need to be improved. One way to improve these skills is to develop HOTS questions that can stimulate and assess students' higher-order thinking abilities. However, many schools in Indonesia have not developed enough in creating HOTS instruments that meet good validity standards. Therefore, this research aims to develop a HOTS assessment instrument that meets the criteria for good content and construction validity in ecological material. This research uses a development method (Research & Development) with a 4D approach, which includes the define, design, develop and disseminate stages. The research results showed that the questions developed were valid and reliable. As many as 20% of the questions fall into the very good differential power category. The difficulty level of the questions developed consists of 15% easy questions, 65% medium questions and 20% difficult questions. In addition, construct validity shows that the instrument developed meets the very good criteria based on its aspects. Abstrak. Hasil evaluasi dari pendidikan nasional dan internasional menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis dan analitis siswa masih perlu ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan ini adalah dengan mengembangkan soal-soal HOTS yang dapat merangsang dan menilai kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Namun, banyak sekolah di Indonesia belum cukup berkembang dalam menciptakan instrumen HOTS yang memenuhi standar validitas yang baik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian HOTS yang memenuhi kriteria validitas isi dan konstruksi yang baik pada materi ekologi. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan (Research & Development) dengan pendekatan 4D, yang mencakup tahap define, design, develop, dan disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa soal yang dikembangkan valid dan reliabel. Sebanyak 20% dari soal termasuk dalam kategori daya beda sangat baik. Tingkat kesulitan soal yang dikembangkan terdiri dari 15% soal mudah, 65% soal sedang, dan 20% soal sulit. Selain itu, validitas konstruksi menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat baik berdasarkan aspeknya.
Empowering prospective teachers’ scientific and digital literacy through exploring-resuming integrated criticizing (ERIC) in biology classroom Ramadani, Shefa Dwijayanti; Lestari, Ayu
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 17 No. 1 (2024): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.40886

Abstract

Prospective Science teachers need well-developed science and digital literacy to help the process of thinking, learning, communicating, working together, and working with their creativity. Unfortunately, various studies show that students' abilities regarding these two types of literacy still need to improve, especially in first-year students. This study aims to (1) analyze the potential impact of the ERIC learning model with the lesson study-based TPACK framework on science and digital literacy and (2) analyze the contribution of lesson study implementation during ERIC learning to the professional development of educators. This study used a concurrent mixed method. In-depth analysis through lesson study was conducted during the implementation of the ERIC learning model in a quasi-experimental setting. The collected data was then analyzed using the ANCOVA test to reveal the difference in mean scores between the experimental and control classes. At the same time, the results of learning observations and reflection on the lesson study phase were analyzed qualitatively. The results showed that the ERIC learning model with the TPACK framework had a significant effect on scientific and digital literacy. In addition, implementing lesson study enables educators to become more aware of students' learning difficulties and needs and, therefore, develop deeper knowledge about learning requirements
The Feasibility of a Hypercontent Digital Magazine as Teaching Material on the Human Reproductive System Alamsyah, Muhammad Radian Nur; Maulina, Rika; Ramadani, Shefa Dwijayanti
Indonesian Journal of Biology Education Vol. 8 No. 1 (2025): INDONESIAN JOURNAL OF BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijobe.v8i1.1801

Abstract

This research was motivated by problems identified in a school where the presentation of teaching materials on the human reproductive system did not align with the characteristics of Generation Z students, thereby reducing their interest in learning. To address this issue, relevant and engaging teaching materials are needed. Therefore, a digital magazine format was selected as a potential solution. This study aims to assess the feasibility of a hypercontent digital magazine as teaching material for the human reproductive system, based on material and media aspects. The research employed a Research and Development (R&D) design adapted from Borg and Gall (1983) which is limited to the stages of developing the initial product and conducting expert validation. The research results showed that the product achieved a feasibility rating of 80% (High) for the media aspect and 78% (high) for the material aspect. These findings suggest that the developed hypercontent digital magazine is feasible for use as teaching material on the human reproductive system.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK PADA MATERI VIRUS Kinanti, Galuh Nurani Esa; Permadani, Karunia Galih; Ramadani, Shefa Dwijayanti
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol. 8 No. 1 (2024): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/didaktikabiologi.v8i1.63

Abstract

Lembar kerja Peserta Didik (LKPD) ideal semestinya mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran, mengembangkan kemampuan berpikir, serta memberikan pengetahuan baru yang diperoleh melalui kegiatan belajar yang sistematis. Namun demikian, masih dijumpai pembelajaran yang menggunakan LKPD hanya memuat kumpulan soal dan ringkasan materi, sehingga belum mampu meningkatkan aktifitas peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yakni menganalisis kelayakan LKPD berbasis Learning Cycle 7E berdasarkan aspek validitas dan praktikalitas serta menganalisis peningkatan pemahaman konsep peserta didik. LKPD dikembangkan melalui model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) dan diimplementasikan melalui desain pre-eksperimental. Hasil validasi LKPD oleh ahli bahan ajar dan ahli materi memperoleh persentase masing-masing sebesar 76,38% dan 83% dengan kriteria sangat layak; sementara penilaian  aspek praktikalitas oleh guru dan peserta didik menunjukkan persentase masing-masing sebesar 97,91% dan 83,32% dengan kriteria sangat layak. Hasil uji t juga menunjukkan bahwa pemberian LKPD berbasis Learning Cycle 7E berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep peserta didik, dengan efektivitas sedang (N-Gain = 0,7). Dengan demikian, LKPD berbasis Learning Cycle 7E layak digunakan serta memainkan peran yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik.
Enhancing preservice teachers’ metacognition and critical thinking through the ERIC Darmawan, Ericka; Ramadani, Shefa Dwijayanti; Normawati, Afi; Krisma, Dita Aldila; Admawati, Harsi; Agustyaningrum, Nina
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 6 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v6i3.5026

Abstract

Metacognitive and critical thinking skills are essential skills for being an effective learner. However, the results of previous studies indicate that these two skills in preservice teachers still require improvement. This research aimed to investigate the potential impact of the Exploring-Resuming Integrated Criticizing (ERIC) learning strategy on enhancing the metacognitive and critical thinking skills of preservice teachers. The study employed a quasi-experimental research design with a pretest and post-test component. The research population consisted of all biology education students at a university in Magelang City, Central Java, Indonesia. The sample consisted of 54 students from two classes enrolled in Plant Physiology, selected via cluster random sampling. Data on metacognitive and critical thinking skills were collected through pretest and posttest essay assessments. The data were analyzed using Analysis of Covariance (ANCOVA). The results of this study showed that the ERIC learning strategy has a significant impact on the preservice teachers’ metacognitive and critical thinking skills. We found that implementing ERIC learning led to higher metacognitive and critical thinking skills than those taught with a traditional approach. The research results recommend that ERIC be implemented as an active learning strategy to encourage the development of metacognitive and critical thinking skills.
Pemberdayaan kelompok wanita dalam pengolahan sampah organik menjadi kompos sebagai upaya penanggulangan sampah Ramadani, Shefa Dwijayanti; Kusumaningrum, Serafica Btari Christiyani; Riyadi, Azahra Nabila Intan; Astuti, Iga Metri; Nuzula, Laela; Ifada, Fiki; Nabila, Rizka Husnia Putri; Ningtyas, Cindy Rahayu
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34226

Abstract

AbstrakPermasalahan pengelolaan sampah, khususnya sampah organik, masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Desa Wringin Putih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah menyebabkan pencemaran lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan. Oleh karenanya, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam pengolahan sampah organik menjadi kompos menggunakan komposter skala rumah tangga yang dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan materi, pelatihan, dan praktik pembuatan komposter dan proses pengomposan, serta evaluasi program yang dilaksanakan di awal dan akhir kegiatan untuk mengetahui peningkatan kemampuan peserta. Sebanyak 33 anggota Fatayat NU berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil program pengabdian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 87,87 menjadi 93,94, dan keterampilan dari 83,64 menjadi 88,48 setelah pelatihan. Pelatihan ini juga berhasil mendorong perubahan perilaku partisipan untuk mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan melalui bantuan teknologi komposter skala rumah tangga guna mendukung keberlanjutan program. Dengan demikian, sosialisasi dan pelatihan menjadi upaya yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengurangi sampah organik, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas lingkungan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Kata kunci: kompos; komposter skala rumah tangga; pelatihan; sampah organik; sosialisasi AbstractWaste management issues, especially organic waste, are still a challenge in Indonesia, including in Wringin Putih Village, Borobudur District, Magelang Regency. Low public awareness in sorting and processing waste causes environmental pollution and has a negative impact on health. Thus, this community service activity aims to improve the knowledge and skills of residents in processing organic waste into compost using a household-scale composter through socialization and training. The methods used include material counseling, training and practice of composting, and evaluation carried out at the beginning and end of the activity to determine the improvement of participants' abilities. A total of 33 Fatayat NU members actively participated in this activity. The results showed an increase in the average score of knowledge from 87.87 to 93.94, and skills from 83.64 to 88.48 after the training. This training also succeeded in encouraging changes in participants' behavior to manage waste independently and sustainably through household-scale composter technology assistance to support program sustainability. Therefore, socialization and training can serve as effective strategies to enhance community knowledge and skills in reducing organic waste, thereby contributing to improved environmental quality and supporting sustainable development. Keywords: compost; household scale composter; training; organic waste; socialization.
Co-Authors Admawati, Harsi Afi Normawati Agus Budiyono Ahmad Fauzi Alamsyah, Muhammad Radian Nur Aloysius Duran Corebima Aloysius Duran Corebima Angga Hermana Budi Ari Mukti Astuti, Iga Metri Atika Atika Aulia Vidya Almadana Aulia Vidya Almadana Ayu Lestari Bea Hana Siswati Bella Septi Yoana Putri Budi, Angga Hermana Choirin Nashiroh Christiyani Kusumaningrum, Serafica Btari Eka Lestari Ericka Darmawan Fauzan Muhammad Rizqullah Fiki Wafara Amali Fitriyah, Anis Hadi Suwono Haikal, Moch. Hosnol Hotimah I Gusti Bagus Wiksuana Ifada, Fiki Iga Metri Astuti Ika Sukmawati Ika Sukmawati Ika Sukmawati, Ika Ingka Liantri Iswahyudi Iswahyudi Joko Tri Nugraha Karunia Galih Permadani, Karunia Galih Kinanti, Galuh Nurani Esa Krisma, Dita Aldila Kusumaningrum, Serafica Btari Christiyani Kusumasri, Clara Ancilia Pramita Laksono Trisnantoro Lathifa, Vianti Amalia Lukluk Ibama Lukluk Ibana Mas’udhatul Qibtiyah Masdukil Makruf, Masdukil Mas’udhatul Qibtiyah Maulina, Rika Mukti, Ari Muqtada, Moh. Rikza Nabila, Rizka Husnia Putri Najib Adiburrohman Nashih, Masngadun Niken Dwi Pratiwi Nina Agustyaningrum Ningtyas, Cindy Rahayu Nuzula, Laela Pakarti Almay, Fathan Abiyyu Prashinta Nita Damayanti Rahmawati, Qorlina Nur Restu Rakhmawati Riyadi, Azahra Nabila Intan Rizki Maulana, Rizki Rizki, Dias Romauli Sihite, Amelia Caroline Safira Putri Salsabila Samsul Arifin Serafica Btari Christiyani Kusumaningrum Setiyo Prajoko Shada Alayya Putri Ryon Siska Aulia Putri Siti Zubaidah Siti Zubaidah Siwi, Suci Rery Raka Susanto, Sabilla Hana Suwandoko Triastanti, Resti Kurnia Weni Anggraini