p-Index From 2021 - 2026
6.732
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

MULTIDIMENSIONAL CHALLENGES OF THE AGRICULTURAL SECTOR AT NATIONAL AND GLOBAL LEVELS Karimah, Rafifah; Afifah, Munafatin; Ibnu, Muhammad
Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jiia.v13i2.10704

Abstract

 The diverse challenges faced by the agricultural sector make prioritization crucial. This approach allows stakeholders to focus on the most urgent and critical issues first before addressing lower priority ones. This study aims to analyze the main (priorities) challenges for the agricultural sector, both nationally and globally. This study employed a qualitative approach through a literature review of 100 studies published over the past 10 years (2013-2023). The findings identify 8 (eight) major challenges in the agricultural sector, namely climate change and risks of water deficits, energy, biodiversity and ecosystem services, social infrastructure, governance and policies, food supply chains, consumption patterns, and intensification of sustainable agriculture. This study concludes that achieving sustainable agriculture and food systems necessitates a robust and balanced understanding of both agronomy and ecology, enhancement of social capital through farmer and community participation, and policies that prioritize environmental preservation and human welfare while remaining unaffected by the political interests of a few parties.
Kritik terhadap Rezim Kebijakan Pertanian Negara Maju dan Dampaknya terhadap Indonesia Ibnu, Muhammad
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan Vol 9 No 2 (2025): Vol. 9 No. 2, November 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32630/sukowati.v9i2.2246

Abstract

Abstract. This study examines how agricultural policy regimes developed by the United States, the European Union, and New Zealand since the end of World War II have contributed to structural inequalities in the global food system, particularly in relation to developing countries such as Indonesia. The primary focus is a critical analysis of moral narratives—such as hunger alleviation—used to legitimize protectionist policies, including export-based food aid in the United States, multifunctional subsidies in the European Union, and market liberalization in New Zealand. Employing a historical-political approach and critical policy analysis and supported by a systematic literature review following the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) guidelines, this study reveals how these policies reinforce the dominance of developed countries in global food governance while undermining food sovereignty in the Global South. The findings underline the urgency for Indonesia to formulate agricultural policies that are locally grounded, socially just, and environmentally sustainable. Approaches such as agroecology, agrarian reform, and protections for smallholder farmers are proposed as more contextually a
Implementasi Kebijakan Sertifikasi Guru dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah MTs Al-Ittihadiyah Mamiyai Medan Adinda Lubis, Nurul; Hasanah, Uswatun; Ibnu, Muhammad; Usiono, Usiono
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2298

Abstract

Kebijakan sertifikasi guru merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan profesionalisme dan kinerja guru sebagai faktor utama penentu mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan sertifikasi guru serta kontribusinya terhadap peningkatan kinerja guru di MTs Al-Ittihadiyah Mamiyai Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala madrasah dan guru yang telah tersertifikasi. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan sertifikasi guru telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan memberikan dampak positif terhadap kinerja guru, khususnya dalam aspek kedisiplinan, tanggung jawab profesional, perencanaan pembelajaran, serta pelaksanaan proses belajar mengajar, meskipun peningkatan kinerja tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih adanya pemahaman guru yang memaknai sertifikasi sebatas pemenuhan administratif. Dengan demikian, sertifikasi guru berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja guru, namun efektivitasnya perlu diperkuat melalui pembinaan berkelanjutan dan penguatan komitmen profesional guru agar berdampak maksimal terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Peranan Penyuluh Kehutanan Dalam Pembinaan Petani Repong Damar: Kasus di Wilayah Kerja Penyuluhan Kehutanan (WKPK) II KPH Krui Kabupaten Pesisir Barat M Ma'aruf; Sumaryo Gitosaputro; Yuniar Aviati Syarief; Muhammad Ibnu; Irwan Effendi
Journal Media Public Relations Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Media Public Relation (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jmp.v5i1.2554

Abstract

Penyuluh kehutanan memiliki peranan penting dalam keberlanjutan pengelolaan repong damar, namun efektivitas penyuluhan seringkali terhambat oleh keterbatasan sumber daya, akses terhadap teknologi, dan dinamika pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peranan penyuluh kehutanan dalam pembinaan petani repong damar di Wilayah Kerja Penyuluhan Kehutanan (WKPK) II KPH Krui Kabupaten Pesisir Barat. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Pesisir Tengah, Karya Penggawa dan Way Krui, penelitian berlangsung dari Desember 2022 hingga November 2023 dengan menggunakan data primer dan sekunder. Sampel terdiri dari 30 responden petani repong damar untuk mengetahui karateristik responden dan 10 responden tokoh kunci (key person) sebagai narasumber yang terdiri dari petani damar, pedagang damar dan petugas penyuluh kehutanan. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, peranan penyuluh kehutanan dalam pembinaan petani di WKPK II KPH Krui dalam mempertahankan produksi damar melalui kegiatan penyuluhan pembibitan, perawatan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, pemanenan dan pengolahan hasil. Peranan penyuluh sebagai edukator, diseminator, konsultan, supervisor, pemantau, dan evaluator dilaksanakan secara baik, namun peranan fasilitator pada kegiatan pengolahan hasil, akses pemasaran, akses permodalan dan akses pada penyedia sarana produksi belum berjalan dengan baik, hal ini karena petani repong damar di areal binaan penyuluhan belum memperoleh izin pengelolaan lahan repong damar oleh pemerintah sehingga fasilitasi belum dapat diberikan oleh penyuluh. Kedua, peranan penyuluh kehutanan secara tidak langsung terkait dengan tingkat produksi dan pendapatan petani damar