p-Index From 2021 - 2026
7.092
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Agro Ekonomi Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar Pelita Perkebunan Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development AGRIMOR Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Jurnal Agro Industri Perkebunan Jurnal Agribisnis Terpadu Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JURNAL AGRIBISAINS Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK JURNAL PANGAN JURNAL AGRIBISNIS DAN KOMUNIKASI PERTANIAN (Journal of Agribusiness and Agricultural Communication) Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan Jurnal Agro Ekonomi Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Journal Media Public Relations PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies Jurnal Eksakta Kebumian Pinisi Journal of Sociology Education Review JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Journal of Agriculture and Social Development Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Jurnal Ilmu Multidisiplin Journal of Social Sciences and Technology for Community Service
Claim Missing Document
Check
Articles

Kritik terhadap Rezim Kebijakan Pertanian Negara Maju dan Dampaknya terhadap Indonesia Ibnu, Muhammad
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan Vol 9 No 2 (2025): Vol. 9 No. 2, November 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32630/sukowati.v9i2.2246

Abstract

Abstract. This study examines how agricultural policy regimes developed by the United States, the European Union, and New Zealand since the end of World War II have contributed to structural inequalities in the global food system, particularly in relation to developing countries such as Indonesia. The primary focus is a critical analysis of moral narratives—such as hunger alleviation—used to legitimize protectionist policies, including export-based food aid in the United States, multifunctional subsidies in the European Union, and market liberalization in New Zealand. Employing a historical-political approach and critical policy analysis and supported by a systematic literature review following the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) guidelines, this study reveals how these policies reinforce the dominance of developed countries in global food governance while undermining food sovereignty in the Global South. The findings underline the urgency for Indonesia to formulate agricultural policies that are locally grounded, socially just, and environmentally sustainable. Approaches such as agroecology, agrarian reform, and protections for smallholder farmers are proposed as more contextually a
Implementasi Kebijakan Sertifikasi Guru dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah MTs Al-Ittihadiyah Mamiyai Medan Adinda Lubis, Nurul; Hasanah, Uswatun; Ibnu, Muhammad; Usiono, Usiono
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2298

Abstract

Kebijakan sertifikasi guru merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan profesionalisme dan kinerja guru sebagai faktor utama penentu mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan sertifikasi guru serta kontribusinya terhadap peningkatan kinerja guru di MTs Al-Ittihadiyah Mamiyai Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala madrasah dan guru yang telah tersertifikasi. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan sertifikasi guru telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan memberikan dampak positif terhadap kinerja guru, khususnya dalam aspek kedisiplinan, tanggung jawab profesional, perencanaan pembelajaran, serta pelaksanaan proses belajar mengajar, meskipun peningkatan kinerja tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih adanya pemahaman guru yang memaknai sertifikasi sebatas pemenuhan administratif. Dengan demikian, sertifikasi guru berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja guru, namun efektivitasnya perlu diperkuat melalui pembinaan berkelanjutan dan penguatan komitmen profesional guru agar berdampak maksimal terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Peranan Penyuluh Kehutanan Dalam Pembinaan Petani Repong Damar: Kasus di Wilayah Kerja Penyuluhan Kehutanan (WKPK) II KPH Krui Kabupaten Pesisir Barat M Ma'aruf; Sumaryo Gitosaputro; Yuniar Aviati Syarief; Muhammad Ibnu; Irwan Effendi
Journal Media Public Relations Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Media Public Relation (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jmp.v5i1.2554

Abstract

Penyuluh kehutanan memiliki peranan penting dalam keberlanjutan pengelolaan repong damar, namun efektivitas penyuluhan seringkali terhambat oleh keterbatasan sumber daya, akses terhadap teknologi, dan dinamika pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peranan penyuluh kehutanan dalam pembinaan petani repong damar di Wilayah Kerja Penyuluhan Kehutanan (WKPK) II KPH Krui Kabupaten Pesisir Barat. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Pesisir Tengah, Karya Penggawa dan Way Krui, penelitian berlangsung dari Desember 2022 hingga November 2023 dengan menggunakan data primer dan sekunder. Sampel terdiri dari 30 responden petani repong damar untuk mengetahui karateristik responden dan 10 responden tokoh kunci (key person) sebagai narasumber yang terdiri dari petani damar, pedagang damar dan petugas penyuluh kehutanan. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, peranan penyuluh kehutanan dalam pembinaan petani di WKPK II KPH Krui dalam mempertahankan produksi damar melalui kegiatan penyuluhan pembibitan, perawatan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, pemanenan dan pengolahan hasil. Peranan penyuluh sebagai edukator, diseminator, konsultan, supervisor, pemantau, dan evaluator dilaksanakan secara baik, namun peranan fasilitator pada kegiatan pengolahan hasil, akses pemasaran, akses permodalan dan akses pada penyedia sarana produksi belum berjalan dengan baik, hal ini karena petani repong damar di areal binaan penyuluhan belum memperoleh izin pengelolaan lahan repong damar oleh pemerintah sehingga fasilitasi belum dapat diberikan oleh penyuluh. Kedua, peranan penyuluh kehutanan secara tidak langsung terkait dengan tingkat produksi dan pendapatan petani damar
Go Digital UMKM Perempuan: Penguatan Literasi Digital di Kabupaten Pesawaran Syafani, Tyas Sekartiara; Syarief, Yuniar Aviati; Sumaryo; Ibnu, Muhammad; Rara, Rara; Putri, Aniza; Febyanti, Fadhilah
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1620

Abstract

UMKM perempuan di Kabupaten Pesawaran memainkan peran strategis dalam perekonomian lokal, namun masih terus menghadapi tantangan signifikan seperti rendahnya literasi digital, pencatatan keuangan yang lemah, dan dinamika kelompok yang belum berkembang. Siger Jejama adalah salah satu komunitas pemasaran para pelaku UMKM Perempuan di Kabupaten Pesawaran yang masih menghadapi kendala tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas literasi digital para wirausaha perempuan. Hal ini akan dicapai melalui pelatihan dalam pemasaran digital, pencatatan keuangan digital, dan penguatan kolaborasi kelompok menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA). Implementasi metode terdiri dari lima tahap: persiapan, pelatihan, pembimbingan, pemantauan, dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup berbagai topik, termasuk penggunaan media sosial untuk tujuan promosi, pembuatan konten digital, pengelolaan platform e-commerce, dan penerapan pencatatan keuangan melalui penggunaan aplikasi yang disederhanakan. Proses evaluasi melibatkan pretest dan posttest pada fokus materi utama, yaitu pemasaran digital dan pembukuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 63,94%, dengan tingkat partisipasi aktif mencapai 83,33%. Diskusi interaktif mengungkap kebutuhan nyata para pelaku UMKM, seperti strategi konten, pengelolaan toko online, dan pencatatan keuangan yang akuntabel. Hasil program mentoring menyoroti pentingnya ekosistem digital yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan. Kegiatan ini menjadi landasan proses transformasi digital UMKM perempuan, mendorong adaptabilitas, produktivitas, dan daya saing yang lebih besar dalam operasional bisnis.
Pengaruh Media Komunikasi Terhadap Tingkat Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Oleh Petani Florikultura Di Kecamatan Langkapura Kota Bandar Lampung Nurbaiti, Salsa Putri; Listiana, Indah; Nurmayasari, Indah; Ibnu, Muhammad
Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development Vol 8 No 1 (2026): Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsp.Vol8.No1.2026.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh media komunikasi terhadap tingkat penerapan good agriculture practices (GAP) oleh petani florikultura. Penelitian dilakukan di Kecamatan Langkapura Kota Bandar Lampung pada bulan Juni-Juli 2023. Responden penelitian diambil melalui teknik nonprobability sampling yaitu snowball sampling dengan total responden akhir sebanyak 70 petani florikultura. Metode penelitian ini menggunakan metode survei melalui pendekatan deksriptif kuantitatif. Analisis data penelitian menggunakan analisis partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS Versi 3. Hasil penelitian menunjukan bahwa media komunikasi dilihat dari dua kategori yaitu karakteristik media komunikasi dan pemanfaatan media komunikasi memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan GAP oleh petani florikultura di kecamatan langkapura. Tingkat penerapan GAP pada aspek penyiapan media tanam, penggunaan bibit, pemupukan, perlindungan tanaman, penyiraman, panen dan pasca panen berada pada kategori sudah menerapkan sedangkan aspek penanaman berada pada kategori cukup menerapkan.