Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implikasi Perbedaan Qira’at terhadap Hukum dan Penafsiran dalam Kitab Tafsir Jāmi‘ al-Bayān fī Ta’wīl al-Qur’ān Rahman, Muhammad Fadli; Imran, Muhammad; Nurain, St. Nur Syahidah Dzatun
Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies Vol 4 No 1 (2025): June
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/mustafid.v4i1.1493

Abstract

Qira’at merupakan perbedaan cara baca al-Qur’an, yang diterima oleh Nabi Muhammad saw. dari Allah Swt. yang kemudian banyak ditentang oleh kelompok orientalis. Penelitian kali ini bertujuan untuk membuktikan perkataan orientalis, yang berpendapat bahwasannya perbedaan bacaan yang terjadi, dikarenakan bahasa Arab pada zaman awal, ditulis tanpa menggunakan harakat dan titik, sehingga menimbulkan pemahaman yang berbeda dari orang yang membacanya, dan tidak sama sekali berpengaruh terhadap pemaknaan sebuah ayat. Maka dari itu, penelitian ini dibuat untuk melihat perbedaan Qira’at dan implikasinya terhadap hukum dan penafsiran, dalam kitab tafsir monumental karya Imam aṭ-Ṭabarī yakni kitab tafsir Jāmi‘ al-Bayān fī Ta’wīl al-Qur’ān. Sehingga penelitian ini diberi judul “Implikasi Perbedaan Qira’at terhadap Hukum dan Penafsiran dalam Kitab Tafsir Jāmi‘ al-Bayān fī Ta’wīl al-Qur’ān.” Dengan menggunakan metode penelitian Library Research (penelitian kepustakaan) dan dengan menggunakan metode penelitian tafsir Muqarran (perbandingan), yakni dengan membandingkan antara riwayat Qālūn dari Imam Nāfi’ dan riwayat Ḥafṣ dari Imam ‘Āṣim dari segi farsy al-Ḥurūf dalam Q.S. Āli ‘Imrān dan Q.S. anNisā’. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan adalah, terdapat perbedaan penafsiran di dalam ayat-ayat yang memiliki perbedaan bacaan (farsy al-Ḥurūf) diantara riwayat Qālūn dari Imam Nāfi’ dan riwayat Ḥāfṣ dari Imam ‘Āṣim, dan tidak ditemukan perbedaan Qira’at diantara keduanya dalam surah yang diteliti yang berimplikasi terhadap sebuah hukum. Namun, ditemukan perbedaan Qira’at yang berimplikasi pada hukum, dalam perbandingan riwayat yang lain, pada Q.S. an-Nisā’ ayat 43.
Improved Performance on Inverted V Eccentrically Braced Frames (EBF) by Implementing Shear Link and Installing Web Stiffener in Link Panjaitan*, Arief; Hasibuan, Purwandy; Putra, Rudiansyah; Afifuddin, Mochammad; Bermansyah, Surya; Hasan, Muttaqin; Fauzi, Muhammad; Haiqal, Muhammad; Imran, Muhammad; Hanafi, Muhammad Fujii; Shimizu, Masaru
Aceh International Journal of Science and Technology Vol 14, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Graduate School of Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/aijst.14.1.44305

Abstract

Eccentrically Braced Frame (EBF) is a structural system that is advised to be built in seismically active areas since they are characterized by good stiffness and ductility. A large and stable hysteretic curve, which corresponds to good seismic performance, is produced by the combination of improved stiffness and ductility in EBF. The diagonal component of EBF, known as a brace, contributes to its stiffness. Meanwhile, the short beam, also known as the link element, provides ductility in EBF. One element that is essential as an energy dissipator in EBF is a link element. By displaying a sizable and steady hysteretic curve, a prior study found that EBF with a flexural link could effectively dissipate the seismic energy. But to achieve a higher EBF, the seismic performance still needs to be enhanced. An analysis of various EBF models in Inverted V configurations was conducted in this paper. Each model was prepared with different shear link characteristics. Installing web stiffeners in the link to improve its seismic performance was also taken into consideration in this study. To obtain seismic performance, the cyclic loads were employed to each model under conditions of yield displacement control. Analysis of the data resulted in the load-displacement hysteretic curve. Next, using the hysteretic curve, the three seismic performance parameters, i.e., strength, stiffness, and dissipation energy were further developed. The investigation showed that compared to earlier studies, the EBF with shear links showed a bigger and more stable hysteretic curve which means better dissipated energy. Additionally, adding web stiffeners significantly increases the EBF's seismic capability. Therefore, because of the improved seismic characteristics, it is advised to establish the EBF using a shear link reinforced by web stiffeners in an earthquake-hazard area.
Rereading Nightlife Policy: From Social Regulation to the Reality of Prostitution Imran, Muhammad; Fathia Bailusy, Ummi Suci; Fichriyadi Hastira, Muh; Astuti, Widya; Mujiburrahman
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 10 No. 2 (2025): Palita : Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v10i2.8035

Abstract

This study discusses the dynamics of nightlife tax policy in Makassar City, particularly in the Nusantara Street area, which is known as a center of nightlife activities and a location for covert prostitution. Using a descriptive qualitative approach, this study examines how Local Regulation No. 1 of 2024, which stipulates a 75% increase in nightlife tax, functions not only as a fiscal instrument to increase Local Own-Source Revenue (PAD), but also as a social regulatory instrument. The results of the study show that this policy has dual implications: on the one hand, it strengthens the political legitimacy of the city government in responding to the moral demands of the community, but on the other hand, it gives rise to unexpected consequences in the form of new negotiations between the government, nightlife entrepreneurs, and sex workers. High taxes actually encourage the capitalization of sex workers' bodies, widen the economic dependence of the surrounding community on the nightlife industry, and open up space for informal political compromise between entrepreneurs and officials. This study confirms that fiscal policy is never neutral, but is always linked to local social, political, and economic dynamics. The necessary follow-up is strengthening alternative policies based on a humanistic and inclusive approach, such as providing formal employment, economic empowerment programs for women, and more transparent and accountable supervision. Keywords: Nightlife tax, prostitution, fiscal policy, social regulation
Peningkatan SDM Guru Profesional Di Kabupaten Sumbawa Barat Dengan Literasi Baru Guna Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 Larassati, Minten Ayu; Imran, Muhammad
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v11i1.7020

Abstract

Abstrak (Indonesia)Kompetensi guru profesional di era revolusi industri 4.0 perlu ditingkatkan sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan program pemerintah KSB. Melalui DIKBUD bagaimana pemerintah meningkatkan kompetensi guru profesional dengan literasi baru agar siap menghadapi pendidikan di era revolusi industri 4.0. Penelitian jenis field research bersifat kualitatif dengan studi kasus mengumpulkan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Perolehan data dianalisis secara kualitatif dengan model Miles and Huberman, yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ditarik kesimpulan (1) Strategi peningkatan SDM guru dengan mengeluarkan kebijakan DIKBUD KSB dengan; menaikan indikator ketercapaian bidang pendidikan menjadi literasi baru, regulasi, pemetaan kompetensi guru, analisis hambatan untuk menyusun program, sosialisasi dengan melibatkan pakar yang kompeten, pembinaan, himbauan ,memfasilitasi, membudayakan dan memberdayakan gerakan literasi baru lewat Gugus dan Kelompok Kerja Guru (KKG). (2) Program peningkatan lewat; diklat pelatihan intens untuk guru dan tenaga pendidik tentang literasi baru, mengadakan pembinaan, pengembangan, sosialisasi secara berkelanjutan, lomba-lomba inovasi, pameran atau unjuk kerja Gerakan Literasi Sekolah (GLS), memperbanyak sarana dan prasarana IT, Mendukung komunitas-komunitas penggiat literasi baru, menghilangkan penyakit-penyakit guru seperti gaptek (gagap teknologi) atau kudis (kurang disiplin) melalui pemberdayaan KKG, Penguatan kapasitas guru terhadap kurikulum dan pendampingan dalam peningkatan mutu dan kualitas satuan pendidikan di KSB.
Eksistensi Ibadah Terhadap Kesehatan Mental Bahar, Meutia Sarini; Imran, Muhammad; Anggrainy, Nur Evira
Jurnal JINNSA (Jurnal Interdipliner Sosiologi Agama) Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jinnsa.v3i2.795

Abstract

Menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik, karena kesehatan mental merupakan hal yang sangat penting bagi manusia sama halnya dengan kesehatan fisik. Dalam Islam mental identik dengan ibadah atau pengabdian manusia kepada Allah dan agama-Nya. Masalah gangguan kesehatan mental semakin hari semakin meningkat sehinggah hal ini tidak bisa diremehkan. Sebagai muslim kita memiliki pedoman hidup yaitu Al-Qur’an yang dengan pedoman itu kita tidak hanya diarahkan melakukan perbuatan-perbuatan yang baik tetapi perbuatan-perbuatan itu memiliki dampak yang baik pula terhadap kesehatan mental, sehinggah dapat dijadikan sebagai pemeliharaan kesehataan mental kita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa eksis pengaruh ibadah terhadap kesehatan mental berdasarkan sudut pandang Al-Qur’an dengan menggunakan penafsiran Tafsir Al-Misbah. Penelitian ini adalah penelitian pustaka dan lapangan dengan metode kualitatif. Teknik analisis data adalah deskriptif-analisis untuk studi pustaka dan studi lapangan menggunakan model miles dan huberman. Sumber data primer menggunakan kitab Tafsir Al-Misbah dan hasil dari penelitian lapangan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ibadah diantaranya zikir, shalat, dan puasa dapat memeberikan pengaruh yang baik terhadap kesehatan mental seperti ketenangan jiwa, optimis menghadapi problematika hidup, semangat melakukan ibadah lainnya, lebih sabar, dan merasa bahagia.
Implementasi Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro Syariah Dalam Pengembangan Usaha Mikro Mongkito, Abdul Wahid; Putra, Trisno Wardy; Imran, Muhammad; Novita, Kiki; Ansar, Andi Nasrawati
Robust: Research of Business and Economics Studies Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/robust.v1i1.2886

Abstract

Penelitian yang berjudul “Implementasi Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro Syariah dalam Pengembangan Usaha Mikro (Studi Kasus pada BSI KC Kendari Abd Silondae 2)” bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana pelaksanaan Pembiayaan KUR Mikro Syariah pada BSI KC Kendari Abd Silondae 2 dan bagaimana peran Pembiayaan KUR Mikro Syariah dalam Pengembangan Usaha Mikro. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari metode penelitian ini diperoleh informan yang terdiri dari para pegawai BSI KC Kendari Abd Silondae 2 yang terlibat dalam pelaksanaan Pembiayaan KUR Mikro Syariah serta beberapa nasabah Pembiayaan KUR Mikro Syariah pada BSI KC Kendari Abd Silondae 2. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa implementasi Pembiayaan KUR Mikro Syariah pada BSI KC Kendari Abd Silondae 2 berjalan dengan baik dan tidak ditemukan adanya pembiayaan macet. Prosedur Pembiayaan KUR Mikro Syariah Pembiayaan KUR Mikro Syariah pada BSI KC Kendari Abd Silondae 2 dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu: tahap pengajuan pembiayaan, tahap BI Checking, tahap survei, tahap analisis pembiayaan, tahap pemberian putusan pembiayaan, tahap pencairan/akad pembiayaan, tahap monitoring, disertai pertimbangan kaidah syariah. Pembiayaan KUR Mikro Syariah berperan membantu siklus usaha mikro tetap berjalan, perputaran usaha lancar, omzet usaha meningkat, serta dapat mengembangkan usaha nasabah lebih dari satu jenis. Dalam rangka optimalisasi implementasi Pembiayaan KUR Mikro Syariah pada BSI KC Kendari Abd Silondae 2, diharapkan pihak bank dan pemerintah daerah mengoptimalkan sosialisasi mengenai KUR Mikro Syariah agar masyarakat luas mengenal dan memahami maksud dan tujuan Pembiayaan KUR Mikro Syariah. Perlu adanya kerja sama antara bank dan pemerintah daerah sehingga tercipta sinergitas dalam pengelolaan Pembiayaan KUR Mikro Syariah. Kepada pelaku usaha mikro untuk tidak mencampur adukkan penggunaan dana KUR Mikro Syariah dengan kebutuhan konsumsi agar pemanfaataan lebih bijak dan efisien sehingga dapat dirasakan hasil yang maksimal.
Peningkatan Kapasitas Perempuan Miskin Perkotaan Melalui Pendidikan Keterampilan Berbasis Kewirausahaan Imran, Muhammad
Robust: Research of Business and Economics Studies Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/robust.v1i2.3608

Abstract

Upaya memberdayakan  masyarakat miskin perkotaan dengan jalan mewujudkan proses belajar tentang kecakapan hidup di kalangan perempuan, berupa pendalaman keterampilan bagi masyarakat pra sejahtera yang selama ini telah menjadi bagian dari masyarakat Kendari yang  ingin menekuni kecakapan hidup. Masalah dari penelitian ini masyarakat yang tinggal di wilayah terdiri dari kelompok sosial yang beragam, dan umumnya para ibu dan anak-anak dari kelompok sosial ini cenderung berdiam dan menetap di rumah. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui program pemberdayaan dalam bentuk pendidikan kecakapan hidup berbasis wirausaha..Proses pembelajaran dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menggunakan pendekatan dua arah. Di antaranya; teori dan peraktek pemilihan bahan yang berkualitas, serta pengetahuan manajemen pengelolaan usaha. Metode yang diterapkan adalah : ceramah, tanya jawab dan latihan atau praktek. Dengan demikian, kondisi yang diharapkan terjadi pada subyek dampingan adalah  terciptanya keterampilan yang pada gilirannya akan menumbuhkan minat usaha melalui skill yang didapatkan dari program pemberdayaan.Hasil penelitian yang didapatkan secara umum pelatihan yang dilaksanakan pada komunitas remaja tuna karya telah memberikan kesadaran kritis bagi  komunitas remaja tuna karya sebagai konsekuensi dari perubahan sosial (social change) yang dilakukan melalui  penguatan kemandirian berupa pelatihan life skill perbengelan dalam rangka mempersiapkan remaja tuna karya untuk kompetisi dunia kerja baik dalam skala regional dan global sekaligus mampu memberikan solusi untuk mengatasi masalah ekonomi bagi komunitas remaja tuna karya.
Analisis Metode Camel: Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah di Indonesia Imran, Muhammad
Robust: Research of Business and Economics Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/robust.v2i2.5214

Abstract

This study aims to compare the financial performance of Bank Muamalat Indonesia, Bank Mega Syariah and Bank Syariah Mandiri in terms of capital (capital), asset quality (asset quality), management (management), earnings (income) and liquidity (liquidity) using the CAMEL method. This is a quantitative comparative descriptive research with data collection techniques, namely by using the SPSS tool to search for data or financial statements already in each bank. This study shows that based on the results of data analysis, it can be obtained that the financial performance between Bank Muamalat Indonesia, Bank Mega Syariah and independent Islamic banks, the ratio of CAR, KAP, ROA, and LDR of Bank Mega Syariah is better than Bank Syariah Mandiri and Bank Muamalat Indonesia. While the NIM and BOPO ratios of Bank Syariah Mandiri are better than Bank Mega Syariah and Bank Muamalat Indonesia.
PROFIL PENDAKI GUNUNG PADA KOMUNITAS PGI KORWIL RIAU DI KOTA PEKANBARU Imran, Muhammad; Bahri, Syamsul
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 5: Edisi I Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on the development of urban communities to do because that is marked by the advance of science and technology as well as the development of industrialization, this becomes a motor of economic development, it raises issues environmental concern such as pollution, environmental degradation and destruction of natural resources that cannot be renewed. Environmental issues is one who becomes the driving factor in the birth and development of the social groups in the form of such a community, PGI (Mountaineers Indonesia) with the purpose to provide education, science and activity the wild and besides that there are also environmental preservation activities in the mountains and forests. And interest on the curiosity of anyone and from what social class, as a social group, how can the community build the identity of the Group and develop the symbols of life and different styles or with a group or community other social as well as what activities or programs in the areas of social, economic, and cultural community do PGI Korwil Riau in strengthening a sense of social solidarity among members of the community as well as society. The development of qualitative research methodology within the next twenty years it's quite rapidly, so that a variety of methods and approaches as well as experimental data analysis strategy is already done in many studies, including data analysis methods also participated developing. As explained in the previous section that in the tradition of qualitative research are some of the methods of data collection also is a method of data analysis so that method against the explanation at the same time discuss the methods, functions both as a methods of data collection and data analysis. from this research it is known that members of the community come from among the students and workers, developing and establishing the identity of the group through social media, events, and activities of the environment. It also has a Community program in the field of environment, social and economic. Keywords: community, environment, social class, Social Identity, social solidarity.
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN EFISIENSI PENGGUNAAN TIGA ALTERNATIF ALAT BERAT PEKERJAAN RIGID PAVEMENT JALAN TOL (Studi Kasus: Rest Area Seksi 3 Jalan Tol Sigli – Banda Aceh) Imran, Muhammad; Zulfikar, Zulfikar; Irwansyah, Abdullah
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenggunaan alat berat dalam konstruksi berperan penting untuk memperlancar proses pelaksanaan, memudahkan pekerjaan, dan mempercepat waktu penyelesaian proyek. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efisiensi dan produktivitas alat berat pada pekerjaan rigid pavement rest Area seksi 3 jalan tol Sigli–Banda Aceh dengan membandingkan tiga alternatif; 1) menganalisis dan membandingkan total biaya, 2) mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing alternatif alat berat, 3) menentukan alternatif alat berat yang paling ekonomis dan optimal untuk digunakan pada masing-masing pekerjaan. Perhitungan dilakukan berdasarkan analisis harga satuan pekerjaan (AHSP) kementerian PUPR no.01 tahun 2022 dengan memperhitungkan kapasitas produksi, biaya pasti, biaya operasional, dan efisiensi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih ekonomis menggunakan alternatif 1 dengan biaya pekerjaan timbunan hasil galian Rp1.504.058.330,00, lapis pondasi agregat kelas A (LPA) Rp291.552.219,00, dan lean concrete (LC) Rp1.288.776.563,00, sedangkan pekerjaan utama rigid pavement lebih ekonomis dan optimal menggunakan alternatif 3 dengan biaya Rp5.666.057.023,00. Secara total, alternatif 1 merupakan opsi paling hemat dengan biaya Rp 9.854.789.000,00 atau lebih rendah 1,28% dari alternatif 2 dan 0,68% dari alternatif 3. Secara teknis, alternatif 1 unggul pada aspek biaya meskipun produktivitasnya lebih rendah, alternatif 2 berada pada posisi menengah dengan keseimbangan biaya dan produktivitas, sementara alternatif 3 memiliki produktivitas yang tinggi meskipun biaya lebih besar. Oleh karena itu, strategi yang paling tepat adalah menggunakan alternatif 1 pada pekerjaan persiapan (pekerjaan timbunan, LPA, dan LC) serta alternatif 3 pada pekerjaan inti rigid pavement. Kombinasi ini dinilai sebagai pilihan paling ekonomis dan optimal dari segi biaya, mutu, dan waktu pelaksanaan. Kata kunci: alat berat, produktifitas efesiensi