Claim Missing Document
Check
Articles

Bahasa Pelesetan sebagai Olok-olokan dalam Roasting Kiki Saputri di YouTube Channel Nanik Setyawati; Eva Ardiana Indrariani; Icuk Prayogi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.639

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sasaran bahasa pelesetan sebagai olok-olokan dalam roasting Kiki Saputri di YouTube Channel. Penelitian berjenis kualitatif ini bersumber data dari roasting Kiki Saputri di YouTube Channel. Data berupa bahasa pelesetan dalam roasting tersebut. Data divalidasi dengan triangulasi sumber. Sampel penelitian ditentukan secara purposive sampling. Dalam penelitian ini dimanfaatkan metode agih dan metode padan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahasa pelesetan sebagai olok-olokan ditujukan kepada: crazy rich, artis, gubernur, politikus, menteri, dan anggota DPR. Pelesetan sebagai olok-olokan kepada crazy rich paling dominan ditemukan karena terdapat kedekatan emosional antara Kiki Saputri dengan para crazy rich. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar bagi peneliti lain saat meneliti hal serupa; memberi wawasan kepada khalayak luas akan adanya wujud kreativitas bahasa berupa bahasa pelesetan, dan memotivasi pengguna pelesetan agar dapat menggunakan bahasa pelesetan dengan lebih baik.
Kohesi dan Koherensi dalam Video Food Vlogger Farida Nurhan Rimbawati, Kiki; setyawati, Nanik; Indrariani, Eva Ardiana
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18377

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud kohesi gramatikal dan leksikal yang terdapat dalam video food vlogger Farida Nurhan, mendeskrisikan wujud koherensi yang terdapat dalam video food vlogger Farida Nurhan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.  Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tuturan yang terkandung dalam video food vlogger Farida Nurhan yang diperoleh sejak Januari sampai Desember 2019. Teknik penyediaan data menggunakan teknik simak dan teknik catat. Teknik penyajian hasil analisis data dilakukan dengan cara informal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan 55 data kohesi gramatikal berupa 19 data persona, 7 data demostratif, 2 data, elipsis 5 data komperatif, i 4 data substitus, 18 data konjungsi dilanjutkan 34 data kohesi leksikal yang berupa 8 data repetisi, 21 data hiponimi, 5 data kolokasi,  dan diakhiri 18 data koherensi berupa spesifik-generik, generik-spesifik, hubungan sebab akibat, hubungan sarat simpulan, dan hubungan makna alasan (argumentatif). 
Analisis Wujud Konjungsi dalam Cerbung “Sang Tandak” pada Surat Kabar Suara Merdeka Larasati, Dwi; Indrariani, Eva Ardiana; Utami, H.R.
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18373

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud konjungsi dalam cerbung “Sang Tandak” pada Surat Kabar Suara Merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitiatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan teknik catat. Berdasarkan hasil analisis ditemukan penggunaan konjungsi dalam cerbung “Sang Tandak” pada Surat Kabar Suara Merdeka yang terdiri dari 53 data konjungsi koordinatif, 5 data konjungsi korelatif, 82 data konjungsi subordinatif, dan 14 data konjungsi antarkalimat. Konjungsi koordinatif meliputi penggunaan konjungsi yang menyatakan penambahan, pendampingan, pemilihan atau pilihan, dan perlawanan. Konjungsi subordinatif meliputi penggunaan konjungsi yang menyatakan waktu, syarat, tujuan, konsesif, pembandingan, sebab, hasil, alat, cara, komplementasi, dan atributif. Konjungsi antarkalimat meliputi penggunaan konjungsi yang meyatakan pertentangan dengan keadaan sebelumnya dan akibat. Saran diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian cerita pada objek kajian berbeda. AbstractThe purpose of this study is to describe the form of conjunctions in the story of “Sang Tandak” in Suara Merdeka Newspaper. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques in this study used listening techniques and note-taking techniques. Based on the results of the analysis, it was found that the use of conjunctions in “Sang Tandak” in the Suara Merdeka Newspaper consisted of 53 coordinating conjunction data, 5 correlative conjunction data, 82 subordinating conjunction data, and 14 inter-sentence conjunction data. Coordinative conjunctions include the use of conjunctions that express addition, assistance, selection or choice, and resistance. Subordinating conjunctions include the use of conjunctions that express time, condition, purpose, concession, comparison, cause, result, means, method, complementation, and attributive. Conjunctions between sentences include the use of conjunctions that express opposition to the previous state and result. Suggestions are expected that further researchers can conduct story research on different study objects.
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan yang Terkandung dalam Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi Adianto, Ratno; Indrariani, Eva Ardiana; Nayla, Azzah
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.16171

Abstract

The purpose of this study is to describe the educational values contained in the novel Negeri 5 Menara. Approach The method used in this research is descriptive qualitative with literature study technique. Data collection techniques used using reading and note-taking techniques. The results of the research that have been carried out have found that there are four educational values contained in the novel Negeri 5 Menara, namely the value of moral education, the value of social education, the value of cultural education and the value of aesthetic education.ABSTRAKTujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Negeri 5 Menara. Pendekatan Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan teknik baca dan catat. Hasil penelitan yang telah dilakukan ditemukan adanya empat nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Negeri 5 Menara yaitu nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, nilai pendidikan budaya dan nilai pendidikan estetika. 
Pola Interaksi Pendidik Dan Peserta Didik Dalam Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi Kelas VII SMPN 31 Semarang Marius Warkuta; Siti Ulfiyani; Eva Ardiana Indrariani
Simpati Vol. 2 No. 1 (2024): Januari: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v2i1.512

Abstract

Humans are individual creatures and social creatures. Thus, human life activities will always be accompanied by a process of interaction or communication, whether interaction with the natural environment, interaction with fellow individuals, or interaction between teachers and students, whether intentional or unintentional (Sardiman, 2004). The method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach. This method is used because this research aims to describe interaction patterns in learning as they are. The researcher is the key instrument for combined data collection techniques, data analysis is qualitative, and the results of qualitative research emphasize meaning rather than general conclusions from an event. The data results are in accordance with the research objectives, namely in the form of one-way interaction patterns, two-way interaction patterns, and multi-way interaction patterns used in learning to write poetry. The results obtained from each of these data are (1) one-way interaction patterns (5 data), (2) two-way interaction patterns (6 data), and (3) multi-way interaction patterns (3 data). Based on these findings, it can be concluded that one-way interaction patterns and two-way interaction patterns are the interaction patterns most widely used between teachers and class VIII students in learning to write descriptive text.
Penerapan Strategi ‘Ada Tawa Ceria’ Dan Media Film Pendek Dalam Pembelajaran Menulis Teks Narasi Peserta Didik Kelas VII SMPN 25 Semarang 2022/2023 Wiwin Kurnia; Eva Ardiana Indrariani; Rawinda Fitrotul Mualafina
Simpati Vol. 2 No. 1 (2024): Januari: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v2i1.524

Abstract

This research was motivated by the writing ability of class VII participants which was still not optimal. All of this is based on the fact that interest in writing is still low, difficulty in expressing ideas or ideas into narrative texts, often looking at original texts when creating stories or essays. This research aims to describe the application of the "Ada Tawa Ceria" strategy and short film media by Elka Sinema in learning to write narrative texts for class VII students at SMPN 25 Semarang for the 2022/2023 academic year. This research uses a qualitative approach. Data collection techniques use test and non-test techniques. The test technique consists of assigning narrative text writing skills according to the short film shown by paying attention to the structure of the narrative text. Non-test techniques include observation, interviews, questionnaires and documentation. Based on the results of data analysis, it can be concluded that the "Ada Tawa Ceria" strategy and short film media can be applied to students, especially when learning Indonesian with narrative text learning material. This learning strategy and learning media can be an alternative for teachers in teaching narrative text material.
Tindak Tutur Direktif Pada Kumpulan Cerpen Rokat Tase Karya Muna Masyari Ratnasari Ratnasari; Eva Ardiana Indrariani; H.R. Utami
Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan  Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/pragmatik.v2i1.171

Abstract

The aim of this research is to describe and analyze the form of directive speech acts and the background of the speech in the short story collection Rokat Tase by Muna Masyari. This research is a type of qualitative research. The approach used is a sociopragmatic approach. The data collection techniques used are listening techniques and note-taking techniques. The instrument used is a data card for the classification of forms of directive speech acts. The analysis technique used is descriptive analysis technique. Presentation of the results of data analysis is carried out informally. The forms of directive speech acts found were (9) directive speech acts of giving advice, (31) directive speech acts of commands, (8) directive speech acts of requests, (3) directive speech acts of ordering, and () directive speech acts of criticism. Meanwhile, the background causes of speech are influenced by physical environmental factors, social influences, culture, social status, social relationships and work. This research can have implications for literature learning at junior high school level.
PEMANFAATAN KONJUNGSI SUBORDINATIF DALAM TEKS MOTIVASI DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Setyawati, Nanik; Prayogi, Icuk; Indrariani, Eva Ardiana; Kurniawan, Latif Anshori
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Good knowledge and understanding of conjunctions, especially subordinating conjunctions, will help language users communicate effectively. In this research, the relationship between meaning and subordinating conjunction markers in motivational texts on Instagram social media will be explored through a qualitative approach. Data collection was carried out by observing the use of subordinating conjunctions in motivational texts on social media from four accounts on Instagram. To find out the meaning relationship contained in subordinating conjunctions, the researcher carried out data analysis using the matching method; Meanwhile, to find out the markers for subordinating conjunctions, the data was analyzed using the agih method. Data that has been successfully analyzed is presented informally. The results obtained are that there are ten relationships in the meaning of subordinating conjunctions and their markers, namely: (1) relationships in the meaning of time, including: the beginning of the event marked since; the beginning of the time of an event marked by another event marked by, when, and while; the beginning of an event that is preceded by another event marked after; and the duration of an event marked with a certain event marked until; (2) the meaning relationship of terms marked as long as, if, if, if, and if; (3) the relationship between meaning and goal marked in order; (4) concessive meaning relationships marked although and although; (5) the meaning relationship between marked comparisons such as; (6) the meaning relationship of comparison is marked rather than;  (7) causal meaning relationship marked because; (8) the meaning relationship of the results marked then, until, and so; (9) the relationship between the meaning of marked tools with and without; and (10) the meaning relationship of complementation is marked by that. Pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang konjungsi, khususnya konjungsi subordinatif akan membantu para pemakai  bahasa dalam berkomunikasi secara efektif. Dalam penelitian ini akan dieksplorasi seputar hubungan makna dan penanda konjungsi subordinatif dalam teks motivasi di media sosial Instagram melalui pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyimakan terhadap pemanfaatan konjungsi subordinatif dalam teks motivasi di media sosial dari empat akun di Instagram. Untuk mengetahui hubungan makna yang terdapat dalam konjungsi subordinatif, analisis data peneliti lakukan dengan metode padan; sedangkan untuk mengetahui penanda konjungsi subordinatif, data dianalisis dengan  memanfaatkan metode agih. Data yang telah berhasil dianalisis disajikan secara informal. Hasil yang diperoleh adalah adanya sepuluh hubungan makna konjungsi subordinatif dan penandanya, yaitu: (1) hubungan makna waktu, meliputi: awal peristiwa berpenanda sejak; awal waktu peristiwa yang ditandai dengan peristiwa lain berpenanda demi, ketika, dan selagi; awal suatu peristiwa yang didahului dengan peristiwa lain berpenanda setelah; dan lamanya suatu peristiwa yang ditandai dengan peristiwa tertentu berpenanda hingga; (2) hubungan makna syarat berpenanda asalkan, bila, apabila, jika, dan kalau; (3) hubungan makna tujuan berpenanda agar; (4) hubungan makna konsesif berpenanda walau dan meski; (5) hubungan makna pembandingan berpenanda seperti; (6) hubungan makna  perbandingan berpenanda daripada;  (7) hubungan makna sebab  berpenanda karena; (8) hubungan makna hasil berpenanda maka, sampai, dan sehingga; (9) hubungan makna alat berpenanda dengan dan tanpa; dan (10) hubungan makna komplementasi berpenanda bahwa. 
Perilaku Bahasa Berdasarkan Gender: Studi Kasus di SMK PGRI 3 Salatiga Mualafina, Rawinda Fitrotul; Ulfiyani, Siti; Indrariani, Eva Ardiana
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1299

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perilaku bahasa antara laki-laki dan perempuan atas kiriman di media sosial Instagram. Data diperoleh dari hasil studi kasus di SMK 3 Salatiga dengan teknik survei pada sampel yang ditentukan secara purposif. Berdasarkan hasil yang diperoleh adalah bahwa laki-laki dan perempuan menunjukkan perilaku bahasa yang berbeda. Pada survei berupa angket yang dilakukan, kecenderungan pemberi komentar pada kiriman adalah responden perempuan. Adapun responden laki-laki cenderung tidak terlalu memperdulikan isi kiriman yang ada sehingga memilih tidak berkomentar.
Mengungkap Hubungan Makna Konjungsi Koordinatif dalam Teks Motivasi di Media Sosial Instagram Setyawati, Nanik; Prayogi, Icuk; Indrariani, Eva Ardiana; Kurniawan, Latif Anshori
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1307

Abstract

Keutuhan sebuah teks motivasi dapat dibangun dengan hadirnya konjungsi koordinatif. Fungsi konjungsi tersebut sebagai penghubung antarkata, antarklausa atau antarkalimat, dan bisa pula antarparagraf; sehingga dapat memiliki hubungan yang lebih kuat dan jelas antarunsur tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis konjungsi koordinatif dan hubungan makna konjungsi koordinatif dalam teks motivasi di media sosial Instagram. Penentuan sampel dalam penelitian kualitatif ini secara purposive sampling. Sumber data yang berasal dari media sosial Instagram diambil dari akun yang bervariasi dan data disiapkan secara bervariasi agar tujuan penelitian dapat tercapai. Pengumpulan data menggunakan metode observasi atau penyimakan. Metode agih, dengan teknik dasar berupa teknik bagi unsur langsung dan teknik lanjutan berupa teknik lesap dan teknik parafrase dimanfaatkan sebagai analisis data. Metode padan dengan teknik teknik pilah unsur penentu dimanfaatkan sebagai analisis data pula. Hasil analisis data disajikan secara informal. Hasil penelitian ini terlihat adanya hubungan makna konjungsi koordinatif berupa: (a) makna penambahan dengan penanda dan sejumlah 7 data; (b) makna pemilihan dengan penanda atau sejumlah 4 data; (c) makna pertentangan ada 2 data (1 data berpenanda padahal dan 1 data berpenanda sedangkan); (d) makna perlawanan sebanyak 9 data (1 data berpenanda tetapi dan 8 data berpenanda tapi); dan makna pembatasan dengan penanda kecuali terdapat 2 data.