Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ANALYSIS OF THE RELATIONSHIP OF INVENTIVE THINKING AND SCIENCE-RELATED ATTITUDE Eka Ad'hiya; Maefa Eka Haryani; Rodi Edi; Diah Kartika Sari; Nadila Nur Savitri
ALOTROP Vol. 8 No. 2 (2024): Alotrop 2024
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/alo.v8i2.37518

Abstract

This study aims to analyze the relationship between inventive thinking (IT) and science-related attitude (SRA). This study is a quantitative study with a cross-sectional study design. Participants in this study were 109 chemistry education students, Sriwijaya University. The instruments used in this study were an adaptation of the inventive thinking measurement instrument and an adaptation of the science-related attitude (TOSRA) measurement instrument. Data analysis was carried out using Rasch Analysis to determine the validity and reliability of the instrument, as well as to measure inventive thinking and science-related attitude, which was then analyzed using Pearson correlation analysis. The results of the validity analysis showed that the MNSQ Outfit of both instruments (IT = 1.01 and SRA = 1) was in the range of 0.5-1.5 which was classified as valid or could measure what was to be measured well. The reliability of both instruments (IT = 0.98 and SRA = 0.99) was in the range> 0.94 which was classified as special. The results of the analysis of the relationship between inventive thinking and science-related attitude show that r = 0.273 is included in the low category. This shows that the relationship between science-related students and inventive thinking is low, or in other words there is no close relationship between inventive thinking ability and science-related students. The results of the Pearson correlation analysis also show a positive sign. This shows that the relationship between inventive thinking and science-related students is also positive, or not contradictory.
Pendampingan Pengembangan Modul Ajar Berbasis STEM bagi Guru Kimia di Kota Palembang Suhery, Tatang; Sofia, Sofia; L, M. Hadeli; Yuriska, Agustina; Auliya, Ardifa; Rodiana, Rodiana; Lestari, Novi; Noviyani9, Zalfa; Haryani, Maefa Eka
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i06.2274

Abstract

Era revolusi industri 4.0 menuntut transformasi di sektor pendidikan, termasuk penerapan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan global. Namun, guru-guru kimia di Kota Palembang masih menghadapi kendala dalam mengembangkan modul ajar berbasis STEM, padahal kurikulum Merdeka mendorong inovasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan pengembangan modul ajar berbasis STEM bagi 25 guru kimia anggota MGMP Kota Palembang. Metode yang digunakan meliputi presentasi, workshop, diskusi, dan simulasi, dilaksanakan secara hybrid (online dan offline) selama 8 bulan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep STEM (90%) serta terciptanya 4 modul ajar inovatif yang mengintegrasikan pendekatan hands-on dan berpikir kritis. Umpan balik peserta (85% positif) mengindikasikan keberhasilan kegiatan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Studi ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan untuk optimalisasi implementasi STEM dalam kurikulum Merdeka.
Kebutuhan Modul Pembelajaran Kimia Kewirausahaan Topik Produktivitas Ikan Nila bagi Generasi Milenial Rohman, Alif Nur; Haryani, Maefa Eka; Sari, Diah Kartika; Ad'hiya, Eka; Sofia, Sofia; W, K Anom
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjec.v6i1.22495

Abstract

This research aims to analyze the need for a Chemistry Entrepreneurship Learning Module on the Topic of Tilapia Fish Productivity for the Millennial Generation. This research uses a qualitative descriptive method, with three stages of triangulation, there are questionnaires, interviews, and documentation. The data questionnaire was taken from student respondents in the 5th semester of the 2023/2024 academic year of the Sriwijaya University Chemistry Education Study Program. Interview data was taken from (1) students, (2) lecturers teaching entrepreneurship courses, and (3) Coordinator of the Chemistry Education Study Program. Data documentation was retrieved in the archives of data documentation was carried out in the archives at the Sriwijaya University Chemistry Education Study Program and lecturers who taught entrepreneurship courses. The researchresult show that there is a great need for chemistry learning modules with a STEM approach for entrepreneurship courses on the topic of Tilapia Fish Productivity for the Millennial Generation.
Penyuluhan Implementasi Pembelajaran STEM dalam Kurikulum Merdeka Belajar bagi Guru Kimia Kabupaten Banyuasin Sofia; Sofia, Sofia; W, K Anom; Suhery, Tatang; Suharman, Andi; Ad'hiya, Eka; Sari, Diah Kartika; Haryani, Maefa Eka
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 02 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i02.930

Abstract

Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Banyuasin sudah mulai menerapkan kurikulum Merdeka Belajar. Salah satu pembelajaran yang sesuai untuk digunakan oleh sekolah yang menerapkan kurikulum merdeka belajar adalah pembelajaran berbasis STEM. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan pada guru kimia SMA/SMK/MA di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan untuk mengimplementasikan Pembelajaran STEM pada Kurikulum Merdeka Belajar. Pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan diskusi. Beberapa hasil kerja peserta pengabdian yaitu 1) pembuatan pupuk organik cair menggunakan hasil fermentasi dari sisa/limbah kulit buah dan sayur yang dicampur dengan gula merah dan air dengan perbandingan 1:3:10. 2) pembuatan minyak kelapa murni tanpa pemanasan, yang dilakukan dengan membuat santan dari kelapa dan didiamkan di suhu 30oC selama 24 jam sampai minyak muncul. 3) Pemanfaatan kulit buah naga sebagai bahan tambahan pembuatan sabun padat. 4) pembuatan lilin aromaterapi dengan menambahkan pewarna dan aroma pada lilin cair. 5) Freeze dried buah buahan dan sayuran lokal untuk penyimpanan lebih lama dan menaikkan nilai ekonomis. 6) Pemanfaatan air kelapa menjadi Nata de Coco. 7) Pembuatan agar-agar materi koloid. 8) pembuatan telur asin dengan metode osmosis. Dan 9) Pembuatan Virgin Coconut Oil dengan metode fermentasi.
Profile of High School Students’ Sustainability Awareness in Chemistry Learning Sari, Diah Kartika; Fethya, Revnika; Sofia, Sofia; Ad’hiya, Eka; Haryani, Maefa Eka; Sanjaya, Sanjaya
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Vol 8, No 1 (2026): January 2026
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijisedu.v8i1.9707

Abstract

This study aims to characterize students’ sustainability awareness in the context of chemistry learning at SMA Negeri 1 Indralaya Utara and to provide a basis for developing worksheets aligned with the Sustainable Development Goals (SDGs). A quantitative descriptive design was employed with a sample of 34 grade XII students selected through simple random sampling. The research instrument was a 36-item sustainability awareness questionnaire adapted from Kelfina et al. (2025), encompassing three dimensions: behavioral and attitudinal awareness, emotional awareness, and awareness of sustainability practices. Data were analyzed using mean scores and percentage distributions. The results show that students’ sustainability awareness was generally high, with an overall mean score of 82.33%. Each dimension also demonstrated high levels of awareness: 82.67% for behavioral and attitudinal awareness, 82.67% for emotional awareness, and 81.67% for awareness of sustainability practices. These findings suggest that chemistry learning particularly topics such as corrosion, green chemistry, and chemical bonding supports the development of students’ conceptual understanding, emotional engagement, and sustainable practices in daily life. Overall, the study provides an empirical foundation for developing chemistry worksheets integrated with the SDGs to further strengthen students’ sustainability awareness
VALIDASI LKPD IPA TERPADU TOPIK ZAT ADIKTIF BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING Amelpa Andena; Sofia Sofia; Maefa Eka Haryani
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning yang valid. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan ADDIE dengan tahap evaluasi menggunakan evaluasi formatif Tessmer. Data dikumpulkan melalui walktrough dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD IPA Terpadu berbasis problem-based learning valid. Uji kevalidan LKPD terdiri dari uji kevalidan desain, pedagogik dan materi oleh 3 dosen ahli yang dilakukan pada tahap expert review. Hasil analisis data rata-rata dari skor validasi ini valid atau layak digunakan dengan persentas sebesar 0.89 yang kategori tinggi menurut teori Aiken’V. Produk hasil penelitian diharapkan menjadi fasilitas perangkat pembelajaran untuk guru dan peserta didik serta disarankan agar dapat digunakan dalam proses pembelajaran
KEAKTIFAN SISWA DALAM PENGGUNAAN E-LKPD BERBASIS STEM DI SMA NEGERI 19 PALEMBANG Yessy Mardalena; Maefa Eka Haryani
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan siswa dalam penggunaan E-LKPD berbasis STEM pada materi Struktur Atom di SMA Negeri 19 Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas X SMA Negeri 19 Palembang yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data diperoleh melalui lembar observasi keaktifan siswa dan dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan aktivitas siswa selama penggunaan E-LKPD berbasis STEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa tampak lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran ketika menggunakan E-LKPD berbasis STEM, seperti aktif berdiskusi, mengemukakan pendapat, serta bekerja sama dalam kelompok. Berdasarkan hasil observasi selama dua kali pertemuan, diperoleh rata-rata persentase keaktifan sebesar 84% dengan kategori sangat aktif. Dengan demikian, penggunaan E-LKPD berbasis STEM dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, khususnya pada materi Struktur Atom.
The The Effect of Using Student Worksheets (LKPD) on Student Learning Outcomes in Cross-Interest Chemistry Subjects Salsabila Sifi Erlawina; Maefa Eka Haryani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol. 14 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out whether there is a significant influence from the use of Student Worksheets (LKPD) on student learning outcomes in cross-interest chemistry subjects in class X of SMA Negeri 2 Indralaya Utara. In this study, it was divided into two classes into an experimental group (with Lavoisier LKPD with KPS) and control (normal LKPD). The data collection technique used consists of two main methods, namely the learning outcome test and the observation sheet. It was concluded that the use of Student Worksheets (LKPD) based on the Law of Lavoisier oriented Science Process Skills (KPS) had a significant effect on student learning outcomes in cross-interest Chemistry subjects in class X of SMA Negeri 2 Indralaya Utara. This was proven through the results of the Independent Samples T-Test which showed a significance value of 0.002 (< 0.05). These findings indicate that KPS-oriented LKPD is effective in increasing student active involvement, conceptual understanding, and achieving more optimal learning outcomes in accordance with the learning objectives of the Independent Curriculum.
DESAIN DAN PENGEMBANGAN BUKU PETUNJUK PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK BERBASIS PROJECT BASED LEARNING Eka Ad’hiya; Maefa Eka Haryani; Rodi Edi; K Anom W; Diah Kartika Sari; Maulina Dinda Putri; Irvan Avandi
SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains Vol. 9 No. 2 (2023): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Physics Education Study Program, Faculty of Education and Teacher Training, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/0kp2bx59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku petunjuk praktikum mata kuliah kimia anorganik yang valid dan praktis. Pengembangan buku petunjuk praktikum ini menggunakan model pengembangan 4-D. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan Kimia Universitas Sriwijaya. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah walk-through untuk mendapatkan validitas buku petunjuk praktikum, dan metode angket untuk mendapatkan data kepraktisan buku petunjuk praktikum. Hasil penelitian pada tahap define menunjukkan bahwa dibutuhkan bahan ajar yang berbasis project based learning untuk mendukung pembelajaran yang dilakukan. Pada tahap design didapatkan terdapat 9 topik yang dimuat didalam buku petunjuk praktikum, dimana pada masing-masing topik terdiri dari bagian pendahuluan dan dilanjutkan dengan kegiatan 1) Merencanakan Proyek, 2) Fase penelitian awal untuk memperoleh informasi, 3) Pengembangan dan Evaluasi awal Prototipe Produk, 4) Fase penelitian kedua (pelaksanaan praktikum), 5) Pengembangan Presentasi Akhir (Laporan), dan 6) Publikasi (Presentasi). Hasil tahap development menunjukkan bahwa pada aspek materi rata-rata penilaian ahli yaitu 96,87% dinyatakan sangat valid, dan pada aspek pedagogik dan desain mendapat rata-rata sebesar 100% dinyatakan sangat valid. Hasil proyek mahasiswa menggunakan buku petunjuk praktikum berbasis projek based learning berada menunjukkan hasil sangat baik. Dan hasil kepratisan menunjukkan bahwa rata-rata pada aspek desain, materi dan pedagogik yaitu 100% dinyatakan sangat praktis. Dengan demikian, buku petunjuk praktikum berbasis Project Based Learning dinyatakan layak dan praktis untuk digunakan.
Pendampingan Peningkatan Student’s Awareness terhadap Prinsip Kimia Hijau di SMA Srijaya Negara Hartono Hartono; Fakhili Gulo; Eka Ad'hiya; Sofia Sofia; Diah Kartika Sari; Maefa Eka Haryani; Deika Zhilla Fatharani; Yoni Saputra
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.10946

Abstract

Bahan kimia berpotensi membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan apabila digunakan secara tidak bijak, ceroboh, tidak terkendali, tidak tepat, dan tidak aman. Maka diperlukan dan mendesak adanya penyiapan manusia (dalam hal ini peserta didik di sekolah) yang memahami lingkungannya, yang sadar akan konsep kimia hijau. Pergeseran paradigma ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan dari praktik kimia tetapi juga mempromosikan keberlanjutan. Kebutuhan mitra yaitu pendampingan mengenai prinsip kimia hijau yang dapat diterapkan di sekolah, baik dalam pembelajaran maupun kesadaran siswa dalam kehidupan sehari-hari untuk lebih peduli lingkungan. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa potensi bahan alam yang dapat digunakan sebagai pengganti bahan kimia berbahaya, seperti bunga yang memiliki warna cerah yang dapat dijadikan indikator asam basa, bahan makanan yang mudah dicari karena posisi sekolah didekat pasar, misal membutuhkan lemon untuk praktikum redoks.  Solusi atas permasalahan yaitu dilakukan pendampingan guna meningkatkan student’s awareness terhadap kimia hijau. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 6 kegiatan yaitu 1) Penyampaian Materi (Sosialisasi 12 prinsip kimia hijau), 2) Demonstrasi Praktikum, 3) Penguatan Materi dan Kuis, 4) Diskusi Kelompok, 5) Pembuatan Produk dan 6) Presentasi Produk. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa siswa di SMA Srijaya Negara telah memiliki tingkat kesadaran/awareness yang baik terhadap kimia hijau, yang tercermin dari dominasi kategori baik dan sangat baik dalam hasil penilaian. Selain hal tersebut, siswa SMA Srijaya Negara juga sudah menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengolah serta menuangkan pengetahuan mereka mengenai konsep kimia hijau ke dalam bentuk infografis yang informatif dan menarik.