Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Kepercayaan Diri Remaja Awal Fathia Filma Nukiki; Dini Rakhmawati; Arri Handayani
Edukatika Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/edukatika.v1i2.721

Abstract

Masa awal remaja merupakan masa peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa yang meliputi perubahan fisik, psikologi maupun perubahan sosial pada manusia. Dengan terjadinya masa awal remaja ini, anak cenderung kurang percaya diri dengan perubahan yang dialami baik perubahan biologis maupun perubahan psikologis. Dalam hal ini remaja awal perlu adanya penyelesaian untuk menghadapi perubahan tersebut. Seperti halnya komunikasi terhadap seluruh kompenen yang berkaitan seperti orang tua dan pendidik. Hal tersebut menjadi sebagian penyebab terjadinya kurangnya percaya diri pada saat mengalami masa remaja awal.
Pelatihan Keterampilan Diri Siswa MTs. Al. Hasyimiyah Ungaran Yulianti, Padmi Dhyah; Arri Handayani; Yovitha Juliejantiningsih; MA. Primaningrum Dian M
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i4.1425

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi dari anak menuju masa dewasa. Menghadapi masa remaja, banyak tantangan dan tekanan yang dihadapai. Tekanan dan tantangan yang dialami remaja dapat bersifat akademik maupun non akademik. Namun, tidak semua remaja yang masih berstatus sebagai siswa, siap dan mampu menghadapi beragam tekanan dan tantangan yang muncul. Menghadapi tantangan di era globalisasi, memerlukan peningkatan keterampilan diri untuk menghadapi perubahan dan mendukung perkembangan pribadi remaja. Melalui Pelatihan keterampilan diri yang bersifat holistik, diharapkan dapat membantu remaja meraih potensi optimal dan menjadi bekal dalam mengatasi tantangan di masa depan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada remaja/ siswa di MTs. Hasyimiyah Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat pada tanggal 1 Maret 2024. Terdapat 101 orang siswa yang mengikuti pelatihan yang diselenggarakan di Aula sekolah. Pelatihan terbagi menjadi beberapa sesi yaitu pretest, pelatihan dan post test. Pelatihan menggunakan metode seperti ceramah, refleksi diri, games dan tanya jawab. Berdasarkan hasil pelatihan yang telah dilakukan, terdapat peningkatan skor pretest dan post test. Dalam tindak lanjut, perlunya menggunakan metode permainan yang dilakukan di out door.
P5 SUSTAINABLE LIFESTYLE: STRATEGIES TO STRENGTHEN STUDENTS' SOCIAL-EMOTIONAL AND LANGUAGE SKILLS: SUSTAINABLE LIFESTYLE P5: A STRATEGY FOR STRENGTHENING STUDENTS’ SOCIAL-EMOTIONAL AND LANGUAGE SKILLS Sunarti; Arri Handayani; Bagus Ardi Saputro
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 1 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i1.5806

Abstract

This study explores the impact of the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) with the theme “Sustainable Lifestyle” on enhancing elementary students’ social-emotional and language skills. Conducted at SD Negeri Ungaran 01 using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. Prior to the project, students demonstrated low levels of emotional regulation and language proficiency. After the implementation of P5, improvements were evident. Students showed better emotional control, increased cooperation, and empathy. Language abilities also improved, as students became more confident in expressing ideas through speaking, reading, and writing. They engaged more actively in discussions and collaborative tasks. The contextual and project-based learning model in P5 was found to support students’ holistic development. The findings suggest that the P5 program, through its emphasis on meaningful, real-life themes and cooperative learning, can effectively strengthen both social-emotional and language competencies in alignment with the values of Pancasila
Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Karakter Peserta Didik Srie Zahra Nur Nadiya Putri Umarsana; Arri Handayani; Dini Rakhmawati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.9956

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan. Gadget sebagai produk teknologi kini menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas peserta didik, terutama di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan karakter peserta didik, baik dari sisi positif maupun negatif, serta merumuskan strategi yang tepat dalam mengelola penggunaannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai hasil penelitian terdahulu dan teori-teori yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan berdampak negatif terhadap perkembangan karakter anak, seperti menurunnya kemampuan bersosialisasi, meningkatnya perilaku individualistis, kurangnya kontrol emosi, serta terganggunya nilai-nilai religius dan gotong royong. Namun demikian, penggunaan gadget juga memiliki potensi positif, seperti meningkatkan kreativitas, literasi digital, dan akses terhadap informasi edukatif jika digunakan secara bijak. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif orang tua dan guru dalam mengawasi, membimbing, serta menetapkan batasan dalam penggunaan gadget guna mendukung pembentukan karakter anak yang positif, sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan dan Profil Pelajar Pancasila.
Hubungan Kepercayaan Diri Dengan Perencanaan Karir Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhamad Andiyaman; Arri Handayani; Ajeng Dianasari
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4713

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang menunjukan bahwa kelas X belum memiliki perencanaan karir untuk masa depan. Selain itu, pada saat layanan perencanaan individual dilakukan, hanya terdapat 1 siswa dalam satu kelas yang mengaku sudah memiliki perencanaan karir untuk masa depan, hal ini diperkuat dengan hasil AKPD yang menunjukkan bahwa bidang pribadi yang mencapai 44,04%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap hubungan kepercayaan diri dengan perencanaan karir siswa kelas X. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik Accidental Sampling sebanyak 195 siswa. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu skala psikologis. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi product moment yang dikemukakan oleh Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh perencanaan karir terhadap kepercayaan diri sebesar 44,7%, kemudian tingkat hubungan diantara kedua variabel tersebut berada dalam kategori kuat. Kesimpulan pada penelitian ini yakni adanya hubungan positif antara kepercayaan diri dengan perencanaan karir. Kata kunci: perencanaan karir, kepercayaan diri, siswa SMA
Analisa Kemampuan Membaca pada Anak Sekolah Dasar: Literature Review Triyono; Dini Rahmawati; Arri Handayani
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.649

Abstract

Fenomena di masyarakat terdapat banyak siswa di pendidikan dasar banyak yang belum bisa membaca dengan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa jauh kemampuan membaca pada anak sekolah dasar dengan menggunakan metode literature review. Studi literature ini dilakukan dengan menganalisa beberapa artikel penelitian dari tahun dua ribu sembilan belas sampai dua ribu dua puluh tiga. Data didapatkan dari Google Schoolar dengan kata kunci anak sekolah dasar dan kemampuan membaca. Hasil dari literature ini didapatkan lima artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil dari studi literature ini didapatkan kemampuan membaca pada anak sekolah dasar masih rendah. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan untuk pendidik dalam merencanakan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan literasi pada siswa di pendidikan dasar.
Hubungan Antara Kontrol Diri dengan Gaya Hidup Hedonisme Mahasiswa Muhammad Arif Wibowo; Arri Handayani; Farikha Wahyu Lestari
Jurnal Psikoedukasia Vol. 1 No. 1 (2023): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/pnp2mb24

Abstract

Gaya hidup hedonisme adalah pandangan hidup yang dianggap oleh para remaja khususnya bagi kalangan mahasiswa dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin demi menciptakan kesenangan dan kenikmatan dalam hidupnya dengan berbagai sikap, gaya berbicara maupun pola tingkah laku yang ditunjukkan kepada orang lain. Kontrol diri sangat penting dimiliki oleh individu, terutama kontrol diri yang dilakukan untuk dapat menahan godaan dan nafsu dari dalam diri. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyelidiki secara empiris hubungan antara gaya hidup hedonisme mahasiswa dan pengendalian diri. Skala Likert digunakan dalam penelitian ini sebagai alat dalam pengumpulan data dan melibatkan mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Semarang sebagai sampel. Hasilnya, Ha yang diajukan dalam penelitian ini diterima dan dinyatakan adanya hubungan yang signifikan antara kontrol diri dengan gaya hidup hedonisme pada mahasiswa. Pengaruh kontrol diri terhadap gaya hidup hedonisme mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Semarang angkatan 2018-2022 adalah sebesar 62,2%.
Pengembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini Melalui Metode Pembelajaran Berbasis Loosepart Ardiana Nur Maulida Hakim; Arri Handayani; Dini Rakhmawati
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 1 No. 4 (2023): Juli : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v1i4.294

Abstract

Early Childhood Education (PAUD) is an early stage in the educational process that plays an important role in children's language development. One approach that can be used in language development is the loose parts approach. Loose parts refer to objects or materials that children can creatively manipulate and combine. The use of loose parts in language development in PAUD provides many benefits. First, loose parts can stimulate children's creativity and imagination. By having the freedom to organize and combine these materials, children can express their ideas verbally and non-verbally. In conclusion, the use of loose parts in language development in PAUD can improve creativity, communication skills, and learning experiences of early childhood.