Setyorini Irianti
Department Of Obstetric And Gynecology, Faculty Of Medicine, Universitas Padjadjaran/Dr. Hasan Sadikin General Hospital, Bandung

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

The Role of Education and Challenges of the Implementation of the Rebozo Technique in Midwifery Practice: A Scoping Review Aprianti, Nurul Azmi; Mose, Johanes Cornelius; Pratiwi, Yuni Susanti; Susiarno, Hadi; Dany Hilmanto; Irianti, Setyorini
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v27i2.54572

Abstract

The Rebozo technique is a non-pharmacological method that is effective in supporting the delivery process. This research aims to explore the benefits, implementation challenges, and role of education in the application of this technique. The study was conducted through a scoping review of 19 selected articles and analyzed thematically based on certain inclusion criteria from various international databases. The results showed that the Rebozo technique improved maternal comfort, reduced the need for medical intervention, and supported a positive childbirth experience. The main obstacles include a lack of training and limited facilities. Structured education and training for health workers, as well as couple education to support mothers during childbirth, are important elements in the optimization of this technique. Research recommendations include practice-based training for health workers and strengthening the role of couples through educational programs to support the implementation of the Rebozo technique in physiological childbirth services.
The Role of Health Education in Primary Health Care Facilities in Supporting Exclusive Breastfeeding Success: A Scoping Review Kusteja, Nadya Fauzia; Anwar, Ruswana; Pramatirta, Akhmad Yogi; Susiarno, Hadi; Gurnida, Dida Akhmad; Irianti, Setyorini
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v27i2.54699

Abstract

Health education in primary healthcare facilities serves as a key factor in facilitating the success of exclusive breastfeeding. Primary healthcare facilities, such as community health centers and clinics, serve as initial points for mothers to understand that exclusive breastfeeding, along with using the right breastfeeding techniques, greatly benefits their baby’s health and growth. Through effective health education programs, healthcare providers can enhance mothers' knowledge and skills in breastfeeding, which in turn can reduce failures in exclusive breastfeeding practices. Research shows that mothers who receive health education on breastfeeding techniques those educated on the topic tend to achieve exclusive breastfeeding success more often than those without such knowledge. A scoping A review approach adhering to the PRISMA-ScR criteria was utilized, with literature searches conducted through scientific literature platforms, for example PubMed, Google Scholar, and Scopus. The results of effective health education in primary healthcare facilities can help achieve national targets for exclusive breastfeeding and improve the health of mothers and children.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN DALAM MENURUNKAN KECEMASAN IBU NIFAS PRIMIPARA DI KOTA DEPOK Yuniartis, Putri; Krisnadi, Sofie Rifayani; Zulvayanti, Zulvayanti; Irianti, Setyorini; Sapiie, Tuti Wahmurti A.
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v11i2.1874

Abstract

Latar Belakang: Ibu nifas primipara rentan mengalami kecemasan akibat perubahan fisiologis, psikologis, dan adaptasi terhadap peran baru yang apabila tidak ditangani dapat menghambat pemulihan serta memengaruhi kualitas interaksi dengan bayi. Pijat oksitosin dapat merangsang hormon oksitosin untuk memberikan efek relaksasi, meningkatkan kenyamanan, dan memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat oksitosin terhadap kecemasan ibu nifas primipara di Kota Depok. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan Randomized Controlled Trial (RCT). Subjek penelitian ibu nifas primipara yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 32 orang dengan teknik pengambilan sampel Consecutive sampling dan dilakukan alokasi randomisasi untuk menentukan kelompok intervensi (diberikan pijat oksitosin) dan kelompok kontrol (tidak diberikan pijat oksitosin). Pengukuran kecemasan menggunakan kuesioner Zung’s Self-Rating Anxiety Scale. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil: Terdapat perbedaan yang bermakna antara skor kecemasan sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p 0.000 (p<0.05) juga terdapat perbedaan yang bermakna antara penurunan skor kecemasan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p 0.000 (p<0.05). Kesimpulan: Pijat oksitosin berpengaruh signifikan terhadap penurunan skor kecemasan pada ibu nifas primipara di Kota Depok.
PREOPERATIVE RISK FACTORS FOR SURGICAL SITE INFECTION FOLLOWING CESAREAN SECTION: A CASE-CONTROL STUDY Supriyatin, Dedeh; Irianti, Setyorini; Anwar, Anita Deborah; Permadi, Wiryawan; Sukarsa, M. Rizkar Arev; Susiarno, Hadi
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 3 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i3.3337

Abstract

Infeksi daerah operasi (IDO) pascaseksio sesarea masih tinggi di Indonesia, termasuk di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Angka kejadian IDO tahun 2022–2024 berkisar 2,34%–3,15%, melebihi standar nasional 2% dan target internal rumah sakit ≤1%, sehingga perlu perhatian terhadap faktor risikonya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor risiko praoperasi dengan kejadian infeksi daerah operasi pascaseksio sesarea di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik kasus-kontrol dengan ukuran sampel sebanyak 180 pasien (45 kasus dan 135 kontrol) yang menjalani seksio sesarea di rumah sakit tersebut dari Januari 2022 hingga Desember 2024, dipilih melalui teknik simple random sampling. Analisis univariat, bivariat (Chi-Square, Fisher’s Exact), dan multivariat (regresi logistik biner) dilakukan untuk menilai hubungan antara variabel independen dengan kejadian IDO. Analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kejadian IDO dengan variabel praoperasi seperti tipe operasi (p=0,035), usia (p=0,035), riwayat seksio sesarea (p=0,000), anemia (p=0,000), hipertensi (p=0,013), dan obesitas (p=0,047). Diabetes tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan kejadian IDO (p=0,109). Analisis multivariat mengidentifikasi anemia (p=0,000), tipe operasi (p=0,006), riwayat seksio sesarea (p=0,009), usia (p=0,015), dan obesitas (p=0,030) sebagai faktor risiko paling dominan terhadap kejadian IDO. Hasil penelitian menekankan pentingnya penatalaksanaan dini terhadap faktor risiko praoperasi sebagai bagian dari strategi pencegahan IDO dan peningkatan mutu pelayanan kebidanan.
Comparison of Pregnancy Outcomes with Autoimmune Rheumatic Disease and Without Autoimmune Rheumatic Disease Sulaiman, Aina Zakia; Pribadi, Adhi; Hamijoyo, Laniyati; Irianti, Setyorini; Rahmadi, Andri Reza
Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science Volume 7 Nomor 3 November 2024
Publisher : Dep/SMF Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/obgynia.v7i3.724

Abstract

Introduction: It is known that pregnancies with autoimmunity have a higher risk of complications in the mother and fetus compared to pregnancies without autoimmunity. The purpose of this study was to determine the comparison between pregnancy outcomes with autoimmune rheumatic disease and without autoimmune rheumatic disease.Methods: This study is an observational analytic with a retrospective cross-sectional design. Data were obtained from all patients with pregnancy outcomes with autoimmune rheumatic disease and without autoimmune rheumatic disease at Hasan Sadikin Hospital Bandung 1 January - 31 December 2021-2023.Results: During this period, 71 pregnant women were found to be accompanied by autoimmune rheumatic diseases and then data on pregnant women without autoimmune rheumatic diseases were randomly taken as controls. In this study, it was found that pregnant women with autoimmune diseases experienced more neonatal outcomes of stunted fetal growth, namely 11(15.5%) compared to pregnant women without autoimmune rheumatic diseases, namely 2(2.8%) with a p-value of 0.009.Conclusion: This study found that pregnant women with autoimmune rheumatic disease experienced more neonatal outcomes of FGR compared to pregnant women without autoimmune rheumatism.Perbandingan Antara Luaran Kehamilan Dengan Penyakit Rhematik Autoimun Dan Tanpa Penyakit Rematik AutoimunAbstrakPendahuluan: Diketahui bahwa kehamilan dengan autoimun memiliki risiko komplikasi pada ibu maupun janin lebih tinggi dibandingkan dengan kehamilan tanpa autoimun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan antara luaran kehamilan dengan penyakit rematik autoimun dan tanpa penyakit rematik autoimunMetode: Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan desain potong lintang retrospektif. Data diperoleh dari seluruh pasien luaran kehamilan dengan penyakit rematik autoimun dan tanpa penyakit rematik autoimun di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung 1 Januari – 31 Desember 2021-2023Hasil: Dalam periode tersebut ditemukan 71 orang ibu hamil yang disertai dengan penyakit rematik autoimun kemudian diambil data ibu hamil tanpa penyakit rematik autoimun secara random sebagai kontrol. Pada penelitian ini didapatkan ibu hamil dengan penyakit autoimun lebih banyak mengalami luaran neonatal pertumbuhan janin terhambat yaitu 11(15.5%) dibandingkan ibu hamil tanpa penyakit rematik autoimun yaitu 2(2.8%) dengan p- value0.009.Kesimpulan : Penelitian ini menemukan bahwa ibu hamil dengan penyakit rematik autoimun lebih banyak mengalami luaran neonatal pertumbuhan janin terhambat dibandingkan dengan ibu hamil tanpa rematik autoimun.Kata kunci : Luaran Maternal, Luaran Neonatal, Autoimun 
Co-Authors Adhi Pribadi Ahmad Parwis Ahmad Parwis Akhmad Yogi Pramatirta, Akhmad Yogi Alfonsus Zeus Amillia Siddiq, Amillia Ana Mariana, Ana Andi Kurniadi, Andi Andri Reza Rahmadi Anita D Anwar Anita Deborah Anwar Anwar, Anita D Aprianti, Nurul Azmi Arshandi Faisal Shiddiq Avivi, Safiya Fathina Aziz, Muhammad Alamsyah Benny Hasan Purwara Billy Nusa Anggara Budi Handono Budi Setiabudiawan Budi Setiabudiawan Dany Hilmanto Dida Akhmad Gurnida Dodi Suardi Dyah Ayu Puspita Eddy Fadlyana Eduward Yacub Prasangka Fadhilah Zulfa Fahdiansyah Fahdiansyah Fahdiansyah Fahdiansyah Fauzi, Ali Amali Fidkya Allish Gusasih, Bahar Sangkur Herman Susanto Johanes C. Mose Johannes Cornelius Mose Jusuf Sulaeman Effendi Krisnadi, Sofie Kurnia Wahyudi, Kurnia Kusteja, Nadya Fauzia Laniyati Hamijoyo, Laniyati Lillah, Alfarisi Syukron Lulu Eva Rakhmilla, Lulu Eva Lumentut, Anastasia Mariane M. Rizkar Arev Sukarsa Maelissa, Merlin Margreth Nugrahani, Annisa Dewi Nurul Islamy Octaviana, Hana Rifa Passamula, Muhammad Hasan Puspitasari, Maya Khaerunnisa Raden Tina Dewi Judistiani Ramdhan, Muhammad Raihan Ruswana Anwar Sapiie, Tuti Wahmurti A. Sefty Mariany Samosir Sofia, Norlaila Sofie R. Krisnadi Sulaiman, Aina Zakia Supriyatin, Dedeh Susiarno, Hadi Syahidah, Putri Nadya Sylvia Rachmayati Tan, Zaki Miftah Nalalindra Teuku Kyan Nuryasin Truly Deti Rose Sitorus Truly Deti Rose Sitorus Vebri Anita Sinaga Will Hans Windi Nurdiawan Wirawan, Wahyudi Wiryawan Permadi Wulan Ardhana Iswari Yuni Susanti Pratiwi, Yuni Susanti Yuniartis, Putri Yunita Suryani Yunita Suryani Zulvayanti Zulvayanti