Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, KOMITMEN KERJA GURU DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU SMP/MTs DI KECAMATAN BAWANG KABUPATEN BATANG Nanik Hidayah; Ngasbun Egar; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i2.13645

Abstract

ABSTRAKHidayah, Nanik. 2022. Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi, Komitmen Kerja Guru dan Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru SMP Negeri di Kecamatan Bawang Kabupaten Batang. Tesis. Pembimbing I, Dr. Ngasbun Egar, M.Pd. dan Pembimbing II, Dr. H. Ghufron Abdullah, M.Pd.Kinerja guru merupakan seluruh usaha guru untuk mengantarkan proses pembelajaran mencapai tujuan pendidikan. Peningkatan kinerja guru dapat dipengaruhi oleh pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan mengajar, komitmen kerja guru yang muncul dari dalam diri tanpa adanya tekanan dan kepemimpinan kepala sekolah yang dapat diterima oleh seluruh guru. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dan menguji pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh terhadap kinerja guru SMP/MTs di Kecamatan Bawang Kabupaten Batang, (2) Untuk mengetahui dan menguji komitmen kerja guru berpengaruh terhadap kinerja guru SMP/MTs di Kecamatan Bawang Kabupaten Batang, (3) Untuk mengetahui dan menguji kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru SMP/MTs di Kecamatan Bawang Kabupaten Batang, (4) Untuk mengetahui dan menguji pemanfaatan teknologi informasi, komitmen kerja guru dan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru SMP/MTs di Kecamatan Bawang Kabupaten Batang.Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan korelasional. Populasi guru SMP Negeri di Bawang Kabupaten Batang sejumlah 144 orang, metode pengambilan sampel adalah metode sampel jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji persyaratan dan uji hipotesis meliputi analisis regresi menggunakan SPSS for Windows Versi 25.0.Kesimpulan hasil penelitian: (1) Pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai korelasi sebesar 0,703 termasuk baik, (2) Komitmen kerja guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru diperoleh nilai korelasi sebesar 0,658 termasuk cukup, (3) Kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru diperoleh nilai korelasi sebesar 0,654 termasuk cukup, (4) Pemanfaatan teknologi informasi, komitmen kerja guru dan kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama berhubungan positif dan signifikan terhadap kinerja guru yang ditunjukkan dengan nilai R-Square sebesar 0,649, artinya besarnya pemanfaatan teknologi informasi, komitmen kerja guru dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 64,9% dan sisanya 35,1% kinerja guru dipengaruhi selain kedua variabel tersebut. Dengan persamaan regresi Ŷ= 52,398 + 0,248X1 + 0,180X2 + 0,148X3.Saran yang dapat diberikan adalah memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan mengajar, meningkatkan komitmen kerja guru, dan kepemimpinan kepala sekolah untuk mendorong kinerja guru.Kata kunci: Pemanfaatan teknologi informasi, komitmen kerja guru,  kepemimpinan kepala sekolah, dan kinerja guru
PENGARUH KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH, IKLIM ORGANISASI SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KOMPETENSI GURU UNTUK MENINGKATKAN MUTU LULUSAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SWASTA KABUPATEN KUDUS Siti Fatimah; Nurkolis; Ngasbun Egar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.781

Abstract

Siti Fatimah. NPM : 20510047. Judul Pengaruh Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah, Iklim Organisasi Sekolah dan Motivasi Kerja Guru Terhadap Kompetensi Guru Untuk Meningkatkan Mutu Lulusan di Sekolah menengah Kejuruan Swasta Kabupaten Kudus. Tesis, Program Pascasarjana, Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Dr. Nurkolis, M, M. Pembimbing 2 Dr. H. Ngasbun Egar,S.Pd., M.Pd. Rumusan masalah ini adalah 1) adakah pengaruh kompetensi manajerial kepala sekolah terhadap kompetensi guru di SMK Swasta, 2) adakah pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap kompetensi guru di SMK Swasta, 3) bagaimakah pengaruh motivasi kerja guru terhadap kompetensi guru di SMK Swasta, 4) adakah pengaruh kompetensi manajerial kepala sekolah, iklim organisasi sekolah dan motivasi kerja guru terhadap kompetensi guru di SMK Swasta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post fakto dan menggunakan metode survey. Sampel penelitian adalah 326 dengan teknik purposive sampling. Penggalian data menggunakan kuesioner. Uji instrument menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Uji prasyarat menggunakan uji lineritas, uji normalitas, uji heteroksidasitas, uji multikoloniaritas. Uji hipotesis menggunakan uji regresi ganda dan uji regresi sederhana. Hasil penelitian 1) terdapat pengaruh kompetensi manajerial kepala sekolah terhadap kompetensi guru SMK Swasta di Kabupaten Kudus berdasarkan nilai Fhitung 385,635 lebih besar dari F 3,88 dengan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. 2) terdapat pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap kompetensi guru SMK Swasta di Kabupaten Kudus. Berdasarkan nilai Fhitung dari k iklim organisasi sekolah sebesar 8,369 sedangkan Ftabel sebesar 3,88 (8,369 > 3,88) dengan nilai Sig sebesar 0,004 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. 3) terdapat pengaruh motivasi kerja guru terhadap kompetensi guru SMK Swasta di Kabupaten Kudus berdasarkan nilai Fhitung dari motivasi kerja guru sebesar 9,902 sedangkan Ftabel sebesar 3,88 (9,902 > 3,88) dengan nilai Sig sebesar 0,014 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. 4) terdapat pengaruh kompetensi manajerial kepala sekolah, iklim organisasi sekolah dan motivasi kerja guru terhadap kompetensi guru SMK di Kabupaten Kudus berdasarkan nilai Fhitung sebesar 141,880 sedangkan Ftabel sebesar 3,88 (141,880 > 3,88) dengan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima.
Using Folklore Videos and Small Group Discussions in Teaching Written Narrative Text at Islamic Senior High School Laili Shidqiyah; Ngasbun Egar; Maria Yosephin WL
Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Vol 4 No 1 (2023): Geographical Coverage: Indonesia
Publisher : Study Program of Arabic Language Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/aphorisme.v4i1.2618

Abstract

The aim of this research is (1) to find out the writing ability taught using folklore videos without small group discussion, (2) to find out the writing ability taught using folklore videos and small group discussion, (3) to find out whether any significant difference writing abilities of the eleventh-grade students of MA Abwabun Nurul Maghfiroh Mranggen Demak taught using folklore videos without small group discussion and those taught using folklore videos and small group discussion. In this research, quantitative was applied to analyze data, including a control class and experimental class in eleventh-grade students of MA Abwabun Nurul Maghfiroh Mranggen Demak 2023. Quantitative research requires the researcher to determine the significant relationship between the independent and dependent variables. In this study, the researcher attended two classes: one was an experimental class taught using folklore videos complemented with small group discussion, and the other was a control class taught using folklore videos without small group discussion. This research uses statistics to analyze statistical data formulas, specifically SPSS. The results showed that (1) the Writing ability of the students taught using folklore videos without small group discussion showed that the mean score on the pretest was 67.93 (Good Level) and the mean score on the post-test was 75,34 (Good level) and then (2) Writing ability of the students taught using folklore videos and small group discussion showed that was means score of the pretest was 64.47 (Good Level), and post-test was 81.83 (Excellent Level) and (3) Difference of Writing ability in narrative text taught using folklore videos without small group discussion and taught complemented small group discussion. Based on the SPSS 2.6 normality test, the researcher can determine that the Kolmogorov-Smirnov and Saphiro-Wilk tests provide two values of Sig > 0.05. As a result, the researcher might conclude that H0 cannot be accepted and that the data do not belong to a normal distribution. Thus, the researcher must identify significant differences using the Mann-Whitney U and Wilcoxon tests. The results of the Wilcoxon test (The value of Asymp. Sig (2-tailed) is found to be 0.000) and Mann Whitney test (Asymp. Sig (2-tailed) is worth 0.002 less than 0.05). The result is significant and effective.
PENGARUH PERAN KEPALA SEKOLAH, BUDAYA SEKOLAH, DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP MUTU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN BOJA KABUPATEN KENDAL Mariyam; Ngasbun Egar; Rasiman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.819

Abstract

Mariyam. 2023. “Pengaruh Peran Kepala Sekolah, Budaya Sekolah dan Motivasi Kerja Guru Terhadap Mutu Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Boja Kabupaten Kendal” Program studi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas PGRI Semarang. Tesis. Pembimbing (1) Dr. Ngasbun Egar, M.Pd., (2) Dr. Rasiman, M.Pd. Mutu sekolah dapat juga disebut dengan kualitas sekolah, mutu merupakan masalah pokok yang menjamin perkembangan sekolah dalam meraih keberhasilan ditengah-tengah persaingan dunia pendidikan yang semakin maju. Mutu sekolah dipengaruhi oleh berbagai hal diantaranya peran kepala sekolah, budaya sekolah dan motivasi kerja guru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh: (1) peran kepala sekolah terhadap mutu sekolah; (2) budaya sekolah terhadap mutu sekolah; (3) motivasi kerja guru terhadap mutu sekolah; dan (4) peran kepala sekolah, budaya sekolah dan motivasi kerja guru terhadap mutu sekolah dasar di Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan angket/kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Sampel dalam penelitian ini seluruh guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Boja Kabupaten Kendal sebanyak 120 Guru. Metode pengumpulan data melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, Uji prasyarat dan uji hipotesis menggunakan program IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh peran kepala sekolah terhadap mutu sekolah dalam kategori cukup baik dengan pengaruh sebesar 42,9%, (2) terdapat pengaruh budaya sekolah terhadap mutu sekolah dalam kategori cukup rendah dengan pengaruh sebesar 5,7%, (3) terdapat pengaruh motivasi kerja guru terhadap mutu sekolah dalam kategori cukup rendah dengan pengaruh sebesar 8% dan (4) terdapat pengaruh peran kepala sekolah, budaya sekolah dan motivasi kerja guru terhadap mutu sekolah dalam kategori cukup baik dengan pengaruh sebesar 43,8%. Untuk meningkatkan mutu sekolah, kepala sekolah harus menjalankan perannya secara maksimal. Budaya positif sekolah dan motivasi kerja guru juga perlu ditingkatkan untuk dapat meningkatkan mutu sekolah. semakin baik peran kepala sekolah, budaya sekolah dan motivasi kerja guru maka semakin baik mutu sekolah. Kata kunci: Peran Kepala Sekolah, Budaya Sekolah, Motivasi Kerja, Mutu Sekolah
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, BUDAYA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR NEGERI SE KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL Imam Sigit Widiyanto; Ngasbun Egar; Rasiman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.828

Abstract

Imam Sigit Widiyanto. 2023. “pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya Sekolah dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri Se Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal” Program studi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas PGRI Semarang. Tesis. Pembimbing (1) Dr. Ngasbun Egar, M.Pd, (2) Dr. Rasiman, M.Pd Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) pengaruh kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap kinerja guru, 2) budaya sekolah terhadap kinerja guru, 3) motivasi kerja terhadap kinerja guru, 4) kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah dan motivai kerja terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri Se Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini seluruh guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Boja Kabupaten Kendal sebanyak 135 Guru. Intrumen penelitian menggunakan angket kuesioner. Tehnik pengumpulan data melalui uji validitas dan reliabilitas. Instrument. Tehnik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, pengujian prasyarat analisis dan uji hipotesis menggunakan SPSS ver 25.0 Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru dengan hasil persamaan regresi Ŷ=70,241 + 0,379.X1 dan hasil determinasi R square sebear 16,7%, (2) budaya sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru dengan hasil persamaan regresi Ŷ=80,184 + 0,284.X2 dan hasil determinasi R square sebesar 10,8%, (3) motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja guru dengan hasil persamaan regresi persamaan Ŷ=63,183 + 0,374X3 dan hasil determinasi R square sebear 16,6%, (4) kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja guru dengan hasil persamaan regresi Ŷ=37,369 + 0,267X1 + 0,089X2 + 0,254X3 dan hasil determinasi R square sebear 23,5%,
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH, SUPERVISI AKADEMIK DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN BOJA KABUPATEN KENDAL Kustianah; Ngasbun Egar; Rasiman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.830

Abstract

Kustianah. 2023. “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Supervisi Akademik dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Boja Kabupaten Kendal”. Program studi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas PGRI Semarang. Tesis. Pembimbing (1) Dr. Ngasbun Egar, M.Pd, (2) Dr. Rasiman, M.Pd. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh: (1) kepemimpinan transformasioanal terhadap kinerja guru. (2) supervise akademik terhadap kinerja guru, (3) motivasi kerja terhadap kinerja guru, (4) kepemimpinan transformasioanal, supervise akademik dan motivasi kerja terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi dan menggunakan metode penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini seluruh guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Boja Kabupaten Kendal sebanyak 120 guru yang tersebar di 15 sekolah negeri dengan sampel sejumlah 120 guru. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, Uji prasyarat dan uji hipotesis menggunakan program SPSS 25 Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, (2) supervisi akademik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, (3) motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, (4) kepemimmpinan transformasional, supervise akademik dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Kata Kunci: Kepemimpinan Transformasional, Supervisi Akademik, Motivasi Kerja, Kinerja Guru
PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS WEB BAGI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Meka Yulianto; Ngasbun Egar; Nurkolis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.832

Abstract

Yulianto, Meka. 2023. Pengembangan Model Supervisi Akademik Berbasis WEB Bagi Sekolah Menengah Kejuruan. Tesis. Program Studi Manajemen Pendidikan. Pascasarjana Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Dr. Ngasbun Egar, M.Pd., dan Pembimbing II Dr. Nurkolis, M.M. Permasalahan yang muncul yaitu bahwa pelaksanaan supervisi akademik yang masih konvensional membuat kepala sekolah kesulitan dalam melaksanakan supervisi akademik jika suatu saat kepala sekolah ada tugas dadakan keluar, sehingga pelaksanaan supervisi menjadi tertunda. Tujuan penelitian ini sebagai berikut : Pertama, mendeskripsikan dan menganalisis model faktual supervisi akademik di Sekolah Menengah Kejuruan. Kedua, Menghasilkan dan menganalisis model supervisi akademik berbasis web yang sesuai dengan kebutuhan di Sekolah Menengah Kejuruan. Ketiga, menguji kelayakan model supervisi akademik berbasis web bagi Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research & Development yang bersifat analisis kebutuhan. Namun karena keterbatasan waktu, peneliti hanya menggunakan 8 model saja dari 10 model diantaranya (1) penelitian dan pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) Validasi Ahli, (5) perbaikan model, (6) uji coba lapangan utama. (7) FGD (8) revisi produk akhir. Hasil penelitian : Pertama, hasil analisis model faktual supervisi akademik menunjukkan bahwa supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah belum berjalan dengan maksimal; Kedua, menghasilkan model supervisi akademik berbasis web yang sesuai di Sekolah Menengah Kejuruan menghasilkan sebuah produk berupa aplikasi supervisi akademik berbasis web. Ketiga, Dari hasil uji kelayakan model yang melibatkan tiga kepala sekolah diperoleh hasil 92,3%. Dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model supervisi akademik berbasis web di Sekolah Menengah Kejuruan masuk dalam kualifikasi sangat baik dan layak digunakan. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut; Pertama, model faktual supervisi akademik menunjukkan bahwa supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah belum berjalan dengan maksimal; Kedua, model supervisi akademik berbasis web yang sesuai di Sekolah Menengah Kejuruan menghasilkan sebuah produk berupa aplikasi supervisi akademik berbasis web. Ketiga, Dari hasil uji kelayakan model oleh kepala sekolah dinilai supervisi akademik berbasis web di Sekolah Menengah Kejuruan layak digunakan. Saran Bagi kepala sekolah 1) diharapkan menggunakan model supervisi akademik berbasis web di Sekolah Menengah Kejuruan membantu dalam melaksanakan supervisi akademik. 2) Penerapan supervisi akademik berbasis web di Sekolah Menengah Kejuruan diperlukan sosialisasi kepada guru-guru agar pelaksanaan supervisi bisa efektif.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH MOTIVASI KERJA GURU DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU SD NEGERI SE-KECAMATAN BRANGSONG KABUPATEN KENDAL Mukaromah; Ngasbun Egar; Rasiman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.843

Abstract

Tujuan pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti yang luhur, mememiliki pengetahuan dan ketrampilan, kesehatan jasmani dan rohani. Tujuan pendidikan nasional tersebut merupakan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang kemudian diatur dalam Undang-Undang Nomer 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional yang pada Bab II Pasal 3 dinyatakan bahwa Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan membentuk watak serta peradapan bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja dan budaya sekolah merupakan variabel yang turut serta mempengaruhi Kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal. Permasalahan peneliti antara lain ; 1) Adakah pengaruh yang signifikan peran kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal ? 2) Adakah pengaruh yang signifikan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal ? 3) Adakah pengaruh yang signifikan budaya sekolah terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal ? 4) Adakah pengaruh yang signifikan secara bersama-sama peran kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja guru,dan budaya sekolah terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal? Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui pengaruh Peran kepemimpinan kepala sekolah terhadap Terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal 2) Mengetahui pengaruh motivasi kerja guru terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal 3) Mengetahui pengaruh budaya sekolah terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal 4) Mengetahui pengaruh peran kepemimpinan sekolah, motivasi kerja guru, budaya sekolah terhadap terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal Hasil penelitian besarnya pengaruh Kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 0,711 artinya besar sumbangan variabel Kepemimpinan kepala sekolah untuk mempengaruhi kinerja guru sebesar 71,1%. Besarnya variabel budaya sekolah untuk mempengaruhi kinerja guru sebesar 61,8%. besar sumbangan variabel motivasi kerja guru untuk mempengaruhi kinerja guru sebesar 69,3%. semakin baik kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, dan motivasi kerja guru maka akan semakin meningkatkan kinerja guru.
PENGARUH KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA MADRASAH, BUDAYA MADRASAH DAN DISIPLIN KERJA GURU TERHADAP MUTU MADRASAH IBTIDAIYAH DI KABUPATEN KENDAL Nura Azizah; Ngasbun Egar; Rasiman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.890

Abstract

Madrasah quality is data and information, quality includes: a. educational results; b. educational content; c. educational process; d. educational assessment; e. teachers and education personnel; f. educational infrastructure; g. education financing; and h. education management. The aims of this study were: 1) to find out the influence of the madrasa head's managerial competence on the quality of the madrasah primary school. 2) determine the magnitude of the influence of madrasa culture on the quality of madrasas. 3) knowing the magnitude of the influence of the teacher's work discipline together on the quality of Islamic elementary schools. 4) knowing the magnitude of the influence of the managerial competence of the madrasah head, madrasa culture and teacher work discipline together on the quality of the madrasah primary school. The population of this study was 263 MI NU teachers in Kendal Regency. A sample of 159 teachers was taken by proportional random sampling. Data collection by questionnaire. Data analysis techniques with descriptive data analysis, prerequisite tests which include normality tests, multicollinearity tests, heteroscedasticity tests, linearity tests and hypothesis tests include simple and multiple linear regression. The results showed that: 1) the managerial competency of the madrasah principal affected the quality of the Madrasah 81.1% with the regression equation Ŷ = 11,190 + 0.781X1 with a correlation coefficient of 0.901. 2) Madrasah culture affects the quality of Madrasahs by 75.6% with the regression equation Ŷ = 8.685 + 0.740 X2 with a correlation coefficient of 0.869. 3) Teacher work discipline affects quality by 81.8% with the equation Ŷ = 11.942 + 0.743 X3 with a correlation coefficient of 0.905. 4) Madrasah Principal Managerial Competence, madrasa culture and work discipline have an effect on Madrasah quality by 91.22% with the equation Ŷ = 1.386 + 0.184 X1 + 0.381 X2 + 0.395 X3. Then the value of the correlation coefficient r is equal to 0.910. Based on the research results, it is recommended that the head of the madrasa conduct guidance and direction to teachers, especially so that they can improve and develop madrasa management, then teachers can also attend training and seminars so that they can improve work discipline and work culture so that the quality of madrasas can increase. Madrasah heads can reflect and self-evaluate by increasing competence in leadership and managerial by making administrative arrangements and structured management.
PENGARUH PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MOTIVATOR, MOTIVASI KERJA GURU, DAN MAGANG GURU TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PRODUKTIF SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI DI KABUPATEN GROBOGAN Endarto; Ngasbun Egar; Nurkolis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.906

Abstract

Endarto, NPM: 20510078. Pengaruh Peran Kepala Sekolah Sebagai Motivator, Motivasi Kerja Guru dan Magang Guru Terhadap Kompetensi Profesional Guru Produktif Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kabupaten Grobogan. Tesis, Pembimbing I Dr. Ngasbun Egar, M.Pd., Pembimbing II Dr. Nurkolis, M.M. Rumusan masalah ini adalah: 1) adakah pengaruh peran kepala sekolah sebagai motivator terhadap kompetensi profesional guru produktif, 2) adakah pengaruh motivasi kerja guru terhadap kompetensi profesional guru produktif, 3) adakah pengaruh magang guru terhadap kompetensi profesional guru produktif, 4) adakah pengaruh peran kepala sekolah sebagai motivator, motivasi kerja guru, dan magang guru secara bersama-sama terhadap kompetensi profesional guru produktif SMK Negeri di Kabupaten Grobogan. Jenis penelitian adalah explanatory research. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri Kabupaten Grobogan. Populasi adalah guru produktif berjumlah 111 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 111 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian 1) terdapat pengaruh peran kepala sekolah sebagai motivator terhadap kompetensi profesional guru produktif sebesar 55,1 %, hipotesis pertama terbukti. 2) terdapat pengaruh motivasi kerja guru terhadap kompetensi profesional guru produktif sebesar 16,7 %, hipotesis kedua terbukti. 3) terdapat pengaruh magang guru terhadap kompetensi profesional guru produktif sebesar 21,9 %, hipotesis ketiga terbukti. 4) terdapat pengaruh peran kepala sekolah sebagai motivator, motivasi kerja guru, dan magang guru secara bersama-sama terhadap kompetensi profesional guru produktif SMK Negeri di Kabupaten Grobogan sebesar 60,7 %, hipotesis keempat terbukti. Kesimpulan: 1) peran kepala sekolah sebagai motivator berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru produktif di SMK Negeri Kabupaten Grobogan sehingga Ha diterima, 2) motivasi kerja guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru produktif di SMK Negeri Kabupaten Grobogan sehingga Ha diterima, 3) magang guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru produktif di SMK Negeri Kabupaten Grobogan sehingga Ha diterima, 4) peran kepala sekolah sebagai motivator, motivasi kerja guru, dan magang guru secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional guru produktif SMK Negeri di Kabupaten Grobogan sehingga Ha diterima. Saran dari peneliti: 1) meningkatkan peran kepala sekolah sebagai motivor terutama pada dimensi pengaturan lingkungan fisik, 2) meningkatkan motivasi kerja guru pada dimensi motivasi ekstrinsik, 3) meningkatkan magang guru pada dimensi sikap kerja, 4) meningkatkan kompetensi profesional guru pada dimensi memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.