Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Effect of Adding Black Soldier Fly Larvae Flour to Rations on Broiler Chicken Performance Ndun, Alberth Nugrahadi; Mulik, Simon Edison; Nguru, David Agustinus; Menoh, Yori Raimona
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i1.p205-215

Abstract

This study aims to evaluate the effect of adding Black Soldier Fly (BSF) larvae flour to the ration on feed consumption, body weight gain, and feed conversion in poultry. The four treatments used were P0 (ration without the addition of BSF flour), P1 (ration + 5% BSF flour), P2 (ration + 10% BSF flour), and P3 (ration + 15% BSF flour), with each treatment repeated four times. The livestock used in this study were 80 broiler chickens, which were distributed in each treatment unit of 5 chickens each. This study used a Completely Randomized Design (CRD) and data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA), with Duncan's further test if there was a significant effect. The results showed that the P3 treatment with the addition of 15% BSF flour produced the lowest feed consumption (1063.44 grams) and the best feed conversion (0.9818), indicating higher feed efficiency. In contrast, the P0 treatment without the addition of BSF flour had the highest feed consumption (1482.20 grams) and the lowest feed conversion (2.5832). Body weight gain increased significantly with increasing proportion of BSF flour, namely P3 had the highest body weight gain (1087.95 grams) compared to other treatments. From the results of this study, it can be concluded that the addition of BSF flour up to 15% in the ration has a positive effect on the growth and performance of broiler chickens. The best results for the observed parameters were feed consumption (1063.44 grams), with feed conversion (0.9818), and the best body weight gain (1087.95 grams). The use of BSF flour in poultry rations shows potential as an efficient alternative feed ingredient. Further research is recommended to explore the long-term effects and potential for commercial application.
Peningkatan Keterampilan Analisis Data Penelitian Menggunakan Aplikasi Jasp Bagi Mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Nusa Cendana Mulik, Simon Edison; Nugrahadi Ndun, Alberth; Bire Lawa, Alvrado; Agustinus Nguru, David; Mediviani Sol’uf, Morin; Umbu Padu, Hendrikus; Made Paramita Setyani, Ni; Meliani Sabat, Diana; Nessy Banamtuan, Adyanto; Eliazar Nifu, Salden
DEDIKASI PKM Vol. 5 No. 2 (2024): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v5i2.38926

Abstract

Kemampuan menganalisis data merupakan salah satu skill yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa. Skill ini penting karena pada akhir studi, mereka harus mengumpulkan data penelitian, menganalisisnya, dan menyajikannya dalam sebuah tulisan. Namun, sebagian besar mahasiswa masih belum paham dengan baik bagaimana menganalisis data penelitian. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa dengan memanfaatkan aplikasi yang mudah dioperasikan dan dapat diakses secara gratis tanpa batas waktu. Aplikasi yang dimaksud adalah aplikasi JASP. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan mengisi kuesioner untuk mengetahui pemahaman awal mahasiwa Program Studi Peternakan Universitas Nusa Cendana tentang jenis-jenis alat analisis data dan cara pengoperasiannya, dilanjutkan dengan diskusi dan praktik secara langsung. Pada akhir pelatihan dilaksanakan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang mahasiswa. Luaran yang dicapai dari kegiatan ini adalah 87,5% peserta mengalami peningkatan keterampilan dalam menganalisis data penelitian. Kegiatan ini dinilai berhasil dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengolah data penelitian.
Pelatihan Pembuatan Pakan Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) terhadap Kaum Bapak GMIT Klasis Sulamu Menoh, Yori Raimona; Mulik, Simon Edison; Zebua, Cipta K. N.; Deko, Maria Karolina
DEDIKASI PKM Vol. 5 No. 2 (2024): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v5i2.38997

Abstract

Kaum bapak Klasis Sulamu merupakan himpunan dari beberapa umat yang sebagian besar kehidupan sehari-harinya berpofesi sebagai petani dan peternak. Keterbatasan pengetahuan menjadi penyebab rendahnya produktifitas ternak khususnya ayam KUB. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh peternak. Metode yang digunakan dari pengabdian ini adalah Ceramah dan diskusi, serta demostrasi/pelatihan formulasi pakan menggunakan metide persone square dan trial and error, dan mengenal bahan-bahan pakal lokal, serta meracik atau mencampur pakan. Hasil yang dicapai yaitu peningkatan pengetahuan dan kemampuan peternak dalam formulasi pakan menggunakan metode persone square dan trial and error, dan mengenal bahan-bahan pakal lokal, serta meracik atau mencampur pakan. Tingginya tingkat pemahaman peternak menandakan adanya dampak positif dari kegiatan pengabdian ini
PENGARUH PEMBERIAN TEMPE DEDAK, TAPE DEDAK DAN KOMBINASINYA TERHADAP POTONGAN PRIMAL KARKAS AYAM BROILER FASE FINISHER Sesfao, Misraem R.; Febri Suryatni, Ni Putu; Mulyantini, Ni Gusti Ayu; Mulik, Simon Edison
REKASATWA : Jurnal Ilmiah Peternakan Vol. 7 No. 1 (2025): Rekasatwa : Jurnal Ilmiah Peternakan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/rekasatwa.v7i1.22287

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian tempe dedak, tape dedak dan kombinasinya terhadap potongan primal karkas ayam broiler fase finisher. Penelitian ini menggunakan 96 ekor ayam broiler berumur 1 hari (DOC). Rancangan penelitian yang di gunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan dengan masing-masing ulangan terdiri dari 4 ekor ayam. Perlakuan yang diberikan yaitu: 1) R0: ransum basal + 20% dedak padi (kontrol); 2) R1: ransum basal + 20% tempe dedak; 3) R2: ransum basal + 20% tape dedak; 4) R3: ransum basal + 10% tempe dedak + 10% tape dedak. Ransum basal yang digunakan yaitu jagung, konsentrat, top mix dan minyak. Variabel yang diteliti adalah persentase sayap, dada, paha dan punggung. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap persentase sayap, dada, paha dan punggung. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian tempe dedak, tape dedak dan kombinasinya tidak memberikan pengaruh nyata terhadap potongan primal karkas ayam broiler fase finisher. Kata Kunci: ayam broiler, potongan karkas, tape dedak, tempe dedak,
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynus) dalam Air Minum terhadap Organoleptik Daging Ayam Broiler Veronika Mayelan Dulu Loko; N.G.A. Mulyantini; Simon Edison Mulik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) dalam air minum terhadap karakteristik organoleptik daging ayam broiler, meliputi warna, keempukan, cita rasa, dan aroma. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 minggu menggunakan 100 ekor ayam broiler strain CP 707 yang dibagi dalam 4 perlakuan (P0: kontrol, P1: 4,5 g/L, P2: 6 g/L, P3: 7,5 g/L) dengan masing-masing 5 ulangan. Data dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan diuji lanjut dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun katuk berpengaruh tidak nyata terhadap warna daging (P>0,05), namun berpengaruh sangat nyata terhadap keempukan (P<0,01), serta berpengaruh nyata terhadap cita rasa (P<0,05), dan berpengaruh sangat nyata terhadap aroma (P<0,01). Perlakuan P3 (7,5 g/L) menghasilkan nilai tertinggi pada parameter keempukan, aroma, dan cita rasa. Kesimpulannya, ekstrak daun katuk dapat meningkatkan kualitas organoleptik daging ayam broiler, terutama dalam hal keempukan, aroma, dan cita rasa, namun tidak memengaruhi warna daging.
Pengaruh Probiotik Kulit Buah Pisang (Musa paradisiaca) Terfermentasi dalam Air Minum terhadap Potongan Primal Ayam Broiler Aldosius Malo; Ni Putu Febri Suryatni; Simon Edison Mulik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian probiotik kulit buah pisang (Musa paradisiaca) terfermentasi melalui air minum terhadap potongan primal karkas ayam broiler, yang meliputi (persentase dada, paha, punggung, dan sayap) ayam broiler. Penelitian ini menggunakan 100 ekor DOC (day old chicks) ayam broiler strain CP 707 produksi PT Charoen Pokphand Indonesia. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 5 ekor ayam broiler. Perlakuan yang dicobakan yaitu P0: tanpa pemberian probiotik(kontrol), P1: 7,5 ml/L, P2: 15 ml/L, dan P3: 22,5 ml/L probiotik dalam air minum. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pemberian probiotik kulit pisang berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persentase dada tetapi tidak mempengaruhi persentase paha, punggung, dan sayap. Disimpulkan bahwa pemberian probiotik kulit pisang sebanyak 7,5ml/L air minum dapat meningkatkan persentase dada tetapi belum mempengaruhi persentase paha,punggung dan sayap ayam broiler.
Efek Probiotik Kulit Pisang (Musa paradisisaca) dalam Air Minum pada Performa Ayam Broiler Dilandes Ampi Lela; Agustinus Konda Malik; Simon Edison Mulik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8797

Abstract

Studi ini menyelidiki bagaimana probiotik kulit pisang (Musa paradisiaca) memengaruhi performa ayam pedaging ketika ditambahkan ke dalam air minum. Galur 707, yang diproduksi oleh PT Charoen Pokhphand Indonesia, diberikan kedi 100 ekor ayam pedaging berumur satu minggu. Rancangan percobaan yang dipergunakan adalah rancangan acak lengkap dengan empat kelompok perlakuan dan lima ulangan. Tiap ulangan meliputi lima ekor ayam pedaging. Kelompok perlakuan P0 tidak menambahkan probiotik kulit pisang ke dalam air minum; P1 menambahkan 7,5 ml probiotik kulit pisang; P2 menambahkan 15 ml probiotik kulit pisang; dan P3 menambahkan 22,5 ml probiotik kulit pisang. Laju konversi pakan, pertambahan berat badan, konsumsi pakan, dan asupan air diukur. Hasil analisis varians menampilkan suplementasi probiotik kulit pisang tidak berefek nyata pada laju konversi pakan, pertambahan berat badan, konsumsi air, maupun konsumsi pakan (P>0,05). Sesuai temuan ini, dapat disimpulkan bahwa suplementasi air minum dengan probiotik kulit pisang (hingga 22,5 ml/L) tidak memengaruhi kinerja produksi ayam pedaging dan bahwa probiotik kulit pisang berpotensi menjadi alternatif alami pengganti antibiotik pemacu pertumbuhan (AGP).
Pemanfaatan Rebusan Krokot (Portulaca oleracea L.) sebagai Fitonutrien Alami untuk Meningkatkan Kualitas Daging Ayam Broiler Mulik, Simon Edison; Ndun, Alberth Nugrahadi; Nguru, David Agustinus
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 26 No 1 (2026): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purslane is a plant that contains antioxidants and phenolic compounds that can be used to produce the best quality meat without causing negative effects for consumers. The purpose of this study is to determine the physical quality of broiler chicken meat after the administration of purslane stew in drinking water. This study used a completely randomized design with 4 treatments and 5 replications. The treatment in this study consisted of Pr0 (control, without being given purslane decoction in drinking water), Pr1 (25 mL of decoction/liter of drinking water), Pr2 (50 mL of decoction/liter of drinking water), and Pr3 (75 mL of decoction/liter of drinking water). The parameters studied were pH, water holding capacity, and cooking loss. The data obtained were analyzed using analysis of variance. Based on the results of the study, it is known that the administration of purslane decoction in drinking water with different levels produces higher water holding capacity compared with control (P<0,05), on the other hand, the cooking loss has decreased (P<0,05). There were no effect of treatments (P>0,05) on meat pH. It was concluded that the administration of purslane decoction up to the level of 75 mL/liter in drinking water produced a relatively similar meat pH, increased water holding capacity, and decreased the cooking loss
PENGARUH PEMBERIAN AIR PERASAN JERUK NIPIS (Citrus aurantiifiolia) PADA DUA JENIS PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERFORMA AYAM BROILER Faldi Alberto Teuf; Agustinus Konda Malik Konda Malik; Simon Edison Mulik
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 10, No 2 (2026): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v10i2.24402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian air perasan jeruk nipis pada dua jenis pakan yang berbeda terhadap performa ayam broiler. Penelitian ini menggunakan 120 ekor ayam broiler umur sehari strain CP 707. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktorial 2 x 4. Faktor pertama adalah jenis pakan (J) yang terdiri atas dua jenis pakan, yaitu komersial (J1=CP11,12, J2 =BR1,2). Faktor kedua adalah level pemberian air perasan jeruk nipis (P) yang terdiri atas level, (P0=0%, P1=0,5%, P2=1%, dan P3=1,5%). Terdapat delapan kombinasi perlakuan yang masing-masing diulang tiga kali, dan setiap ulangan terdiri atas lima ekor ayam broiler. Variabel yang diteliti meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan bobot badan akhir. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan air perasan jeruk nipis pada pakan CP12 dan BR2 dengan Level 0%, 0,5%, 1%, 1,5% berpengaruh tidak nyata (P0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi ransum dan bobot badan akhir. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perlakuan antara kedua jenis pakan dan level pemberian air perasan jeruk nipis hingga 1,5%, belum menunjukkan pengaruh secara nyata performa ayam broiler.
Efek Pemberian Tepung Daun Ubi Jalar (Ipomea batatas L.) Terfermentasi Nira Lontar dalam Ransum terhadap Potongan Primal Karkas Ayam Broiler Simon Edison Mulik; Kristiana Desi Kapung; Ni Putu Febri Suryatni
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 26 No 02 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didesain untuk mengevaluasi pengaruh pemberian tepung daun ubi jalar terfermentasi nira lontar (TUJF) dalam ransum terhadap potongan primal karkas ayam broiler. Penelitian ini menggunakan 100 ekor ayam broiler yang dibagi kedalam empat perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan model rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu T0 (pakan tanpa TUJF), T1 (pakan mengandung 5% TUJF), T2 (pakan mengandung 10% TUJF), dan T3 (pakan mengandung 15% TUJF). Setiap perlakuan diulang sebanyaj lima kali. Variabel yang diteliti yaitu persentase potongan primal karkas (dada, paha, sayap, dan punggung). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan yang mengandung tepung ubi jalar terfermentasi nira lontar berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel yang diteliti. Namun, terdapat kecenderungan peningkatan persentase dada pada perlakuan T2 dibanding perlakuan lainnya. Dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung daun ubi jalar terfermentasi nira lontar dalam ransum tidak berpengaruh signifikan terhadap semua variabel yang diteliti.