Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

OPTIMALISASI KESEHATAN MELALUI KEGIATAN SENAM: ANALISIS PERBEDAAN KADAR GULA DARAH SEBELUM DAN SESUDAH Annisa Surya Mustika; Fadli Akbar Faizin; Jeyssa Az-Zhukruf Nada Khofianto; Nila Friscandani; Sabbaha Sinai Lillah; Noor Hidayah; Rusnoto Rusnoto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2646

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit tidak menular (PTM) dengan prevalensi yang semakin meningkat seiring dengan gaya hidup masyarakat serba praktis. Sudah ada program senam bersama di desa BulungCangkring hanya waktunya perlu di tambah menjadi setiap minggu dan perlunya bukti yang bisa dilihat langsung msyarakat bagaimana kadar gula secbelum dan setelah aktivitas. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, mencegah resiko diabetes bagi kelompok yang tidak memiliki resiko, dan membantu penderita diabetes mengendalikan kadar gula darah dan mencegah komplikasi secara non farmakologi. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 30 responden berusia 20–60 tahun dengan rata – rata  kadar gula darah sewaktu pra test  ≥140mg/dL. Tahapan kegiatan meliputi pemeriksaan gula darah sebelum senam, senam aerobik dan pemeriksaan gula darah sesudah senam. Data dikumpulkan menggunakan alat glucometer dan dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test untuk mengetahui perbedaan signifikan. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata kadar gula darah sebelum senam adalah 174,93mg/dL, sementara setelahnya menurun menjadi 152,73 mg/dL menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p0,05) antara kadar gula darah sebelum dan sesudah senam. Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa latihan aerobik dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah juga menunjukkan bahwa latihan intensitas tinggi mampu menurunkan kadar gula darah hingga 24 jam setelah sesi olahraga. Kesimpulannya, kegiatan senam terbukti efektif dalam menurunkan kadar gula dan intervensi non-farmakologis untuk pengelolaan kadar gula darah pada warga Desa Bulungcangkring. Saran yang diberikan, senam dijadikan program rutin dengan frekwensi 1 minggu sekali untuk pengelolaan kesehatan metabolik masyarakat.
PELATIHAN PENYEMBELIHAN HALAL DAN PENGGUNAAN APD BAGI PETERNAK KAMBING ASPERKAM TANAH LAUT Hajar Isworo; Abdul Muta Ali; Itang Purnama; Ahmad Ramadhani; Noor Hidayah
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 3, September 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i3.6728

Abstract

Permintaan konsumen terhadap kambing untuk kebutuhan pangan dan kegiatan ibadah seperti aqiqah dan qurban di Kabupaten Tanah Laut semakin meningkat. Namun, sebagian besar peternak sebagai penyedia hewan ternak belum memahami tata cara penyembelihan halal sesuai syariat Islam dan belum terbiasa menggunakan alat pelindung diri (APD). Kondisi ini dapat menimbulkan keraguan status kehalalan, menurunkan mutu daging, dan mengabaikan aspek keselamatan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak anggota ASPERKAM Tanah Laut mengenai penyembelihan halal dan penggunaan APD. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung dengan melibatkan 23 peserta serta pendampingan dari ahli penyembelihan dan tokoh agama Islam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman syariat penyembelihan, keterampilan teknis pemotongan, serta kesadaran penggunaan APD. Peserta mampu melaksanakan penyembelihan sesuai standar halal dengan lebih percaya diri serta menyadari pentingnya APD untuk menjaga higienitas dan keselamatan kerja. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas daging kambing, pemenuhan kebutuhan aqiqah, serta memberikan manfaat ekonomi melalui peningkatan pendapatan peternak secara berkelanjutan
EFEKTIFITAS KOMPRES HANGAT MEDIA KANEBO TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA ANAK DENGAN THYPOID Desi Ayu Natalia; Dewi Hartinah; Noor Hidayah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2684

Abstract

Thypoid adalah penyakit tropis sistemik yang bersifat endemis dan masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di seluruh dunia. Penyakit ini ditandai dengan gejala utama berupa demam, yang biasanya muncul pada sore atau malam hari, menjadi salah satu karakteristik khas demam tifoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kompres hangat media kanebo terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan Thypoid di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara. Jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan pre and post test with control group. Besar sampel 40 responden dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, SOP, pengukuran suhu dan alat termometer digital yang terkalibrasi. Analisis data uji statistik parametrik Paired-Smples T Test dan Independent-Samples T Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata suhu tubuh sebelum diberikan kompres hangat media kanebo pada kelompok intervensi sebesar 38,8°C dan setelah diberikan kompres hangat media kanebo sebesar 37,3°C. Rata-rata suhu tubuh sebelum diberikan kompres hangat media waslap pada kelompok kontrol sebesar 38,8°C dan setelah diberikan kompres hangat media waslap sebesar 38,2°C. Simpulan, ada efektivitas kompres hangat media kanebo terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan Thypoid di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara dengan p value 0,000 α 0,05.
HUBUNGAN NILAI GULA DARAH SEWAKTU (GDS) DAN USIA DENGAN PENYEMBUHAN LUKA ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH MAYONG JEPARA Luluk Nailil Fadilah; Dewi Hartinah; Noor Hidayah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2680

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia kronis yang diakibatkan karena kerusakan sekresi insulin. Penderita diabetes mellitus rentan terhadap serangkaian komplikasi kronis, salah satunya ialah ulkus diabetik. Banyak faktor yang berperan terhadap lama proses penyembuhan ulkus diabetik yaitu perawatan luka, pengendalian infeksi dengan penggunaan antibiotik, faktor nutrisi, faktor penyakit, usia dan faktor resiko selanjutnya yaitu ketidakstabilan gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nilai gula darah sewaktu (GDS) dan usia dengan penyembuhan luka ulkus pada penderita diabetes mellitus di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mayong Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi. Populasinya yaitu pasien yang menderita diabetes sebanyak 43 pasien. Sampel sebesar 39 responden yang dihitung dengan rumus slovin. Instrumen menggunakan lembar pengkajian BWAT dan lembar observasi. Analisa bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan nilai gula darah sewaktu (0,000) dan usia (0,013) dengan penyembuhan luka ulkus pada penderita diabetes mellitus di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mayong Jepara.
HUBUNGAN DURASI HEMODIALISA, JENIS KELAMIN, USIA DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK Fella Hanna Arsyitha; Dewi Hartinah; Noor Hidayah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2682

Abstract

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, sering kali menjadi masalah umum pada penderita penyakit ginjal kronis. Penyakit Gagal Ginjal Kronis (GGK) menyebabkan kegagalan dalam mengontrol tekanan darah dengan baik sehingga terjadi komplikasi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi hemodialisa, jenis kelamin, usia dengan tekanan darah pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani Hemodialisa di RS PKU Muhammadiyah Mayong. Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan jenis penelitian analitik korelasi. Populasinya yaitu pasien gagal ginjal kronik yang ada di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mayong sebanyak  42 pasien. Sampel sebesar 38 responden melalui teknik pusposive sampling. Sampel yang masuk kriteria yaitu Pasien GGK menjalani hemodialisa 2 kali seminggu. Instrumen berupa tensi meter dan jam dinding atau jam tangan. Analisa bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menyimpulkan tidak ada hubungan durasi hemodialisa (0,097) dengan tekanan darah pasien gagal ginjal kronik. Namun, ada hubungan jenis kelamin (0,015), usia (0,002) dengan tekanan darah pasien gagal ginjal kronik di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara dimana nilai signifikansi p value sebesar