Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Journal of Health Research Science

Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup penderita katarak di Kabupaten Indramayu 2022 Sari, Lusi Fitriah; Badriah, Dewi Laelatul; Febriani, Esty; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Journal of Health Research Science Vol. 3 No. 01 (2023): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v3i01.728

Abstract

Latar Belakang: Katarak adalah proses degeneratif berupa kekeruhan di lensa bola mata sehingga menyebabkan menurunnya kemampuan penglihatan sampai kebutaan. Data kasus katarak di Kabupaten Indramayu pada tahun 2021 sebesar 37%.Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasi dengan desain cross sectional, sedangkan populasi pada penelitian ini adalah penderita katarak yang telah menjalani operasi katarak sebanyak 200 orang.Hasil: Hasil dari analisis univariate responden memiliki umur sebagian besar terdapat pada umur  antara 51-70 tahun (63.5%), jenis kelamin sebagian besar terdapat pada responden jenis kelamin laki-laki (52.5%), pendidikan responden sebagian besar terdapat pada pendidikan kategori rendah. Hasil analisis bivariate yang berhubungan dengan kualitas hidup penderita katarak adalah dukungan keluarga (p value = 0.001), umur (p value = 0.001), jenis kelamin (p value = 0.885), pendidikan (p value = 0.001).Kesimpulan: Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kualitas hidup penderita katarak adalah pendidikan. Masyarakat disarankan untuk meningkatkan pendidikan demi kualitas hidup yang lebih baik pasca operasi katarak.
Pengaruh promosi kesehatan melalui media berbasis video dan leaflet terhadap pengetahuan dan sikap kader saka bakti husada dalam pencegahan stunting di Kecamatan Sukarame pada masa pandemi covid-19 tahun 2022 Handayani, Heni; Mamlukah, Mamlukah; Suparman, Rossi; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Journal of Health Research Science Vol. 3 No. 01 (2023): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v3i01.765

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi stunting mengalami peningkatan dari tahun 2019 yaitu 27,5% menjadi 29,6% tahun 2020. Kabupaten Tasikmalaya merupakan peringkat ke 10 tertinggi di Jawa Barat yaitu mencapai angka 24,2%. Kecamatan Sukarame memiliki prevalensi stuntingnya tertinggi yaitu sebesar 14% atau 166 orang. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh promosi kesehatan melalui media terhaap pengetahuan dan sikap kader dalam pencegahan stunting di Kecamatan Sukarame.Metode: Penelitian eksperimen dengan desain penelitian eksperimen semu (quasi-experimental). Populasi penelitian 124 anggota, dan pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling dengan jumlah sampel  95 analisis dilakukan dengan univariat dan bivariate.Hasil: Sebagian besar responden merupakan kader perempuan (61,1%) dan berusia 18 tahun (61,1%). Intervensi paling banyak yang diberikan menggunakan media video sebanyak 37,9%, leaflet 31,6% dan kombinasi antara video dan leaflet sebesar 30,5%. Untuk hasil analisis bivariat kelompok kombinasi baik pada variabel pengetahuan (75±12,05) dan sikap (7,28±1,03), yaitu masing-masing memiliki kenaikan sebesar 75 dan 7,28.Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian promosi kesehatan melalui media video, leaflet dan kombinasi video dan leaflet. Intervensi berupa kombinasi antara video dan leaflet memberikan pengaruh yang paling baik.
Pengaruh metode simulasi terhadap pengetahuan dan sikap guru tentang kesehatan reproduksi remaja di SMK Kabupaten Brebes tahun 2022 Susilo, Amin; Febriani, Esty; Wahyuniar, Lely; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Journal of Health Research Science Vol. 3 No. 01 (2023): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v3i01.766

Abstract

Latar Belakang: Guru SMK memiliki peran penting dalam memperkenalkan kesehatan reproduksi kepada siswa di sekolah (Banerjee & Rao, 2022). Metode simulasi merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam pendidikan kesehatan. Kajian terbatas telah dilakukan untuk mengkaji pengaruh pendidikan terhadap reproduksi remaja terhadap pengetahuan dan sikap guru SMK dengan menggunakan metode ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pendidikan terhadap reproduksi remaja dengan metode simulasi pada guru SMK di Kabupaten Brebes untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap mereka.Metode: Penelitian eksperimen semu dengan rencana kelompok kontrol non ekuivalen. Sampel penelitian total sampling guru SMK (n=30 orang tiap kelompok). Analisis data bivariat (uji Chi square dan uji T berpasangan) dan analisis multivariat (regresi linier logistik) pada tingkat kepercayaan 95%.Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pengetahuan (56,7%) dan sikap (56,7%) yang baik setelah dilakukan intervensi simulasi. Hasil uji t berpasangan menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan guru antara kelompok perlakuan dan kontrol dengan nilai p<0,001, dan sikap guru dengan nilai p<<0,001. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel usia (p =0,039) memiliki pengaruh yang signifikan antara pengetahuan dan sikap guru terhadap kesehatan reproduksi remaja.Kesimpulan: Ada pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan reproduksi remaja dengan metode simulasi terhadap pengetahuan dan sikap guru. Disarankan metode simulasi dalam pendidikan kesehatan pada guru dapat digunakan secara luas untuk meningkatkan kompetensi guru, termasuk metode partisipatif, pemantauan langsung dan bimbingan kepada siswa.
Efektivitas promosi kesehatan melalui media komunikasi, informasi dan edukasi (kie) serta pendampingan whatsapp group terhadap pengetahuan dan sikap tentang anemia pada ibu hamil tahun 2022 (studi di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya) Rahayu, Nurdewi Anggita; Mamlukah, Mamlukah; Suparman, Rossi; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Journal of Health Research Science Vol. 3 No. 01 (2023): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v3i01.768

Abstract

Latar Belakang: Promosi kesehatan melalui media komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) dapat menunjang proses pembelajaran dengan dukungan teknologi media yang ada, salah satunya dengan memanfaatkan media sosial whatsapp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas promosi kesehatan melalui media komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) serta pendampingan whatsapp group terhadap pengetahuan dan sikap tentang anemia pada ibu hamil tahun 2022 di wilayah kerja Puskesmas Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya.Metode: Penelitian eksperimen semu (quasi experiment), menggunakan rancangan pre and post test with two group dengan menggunakan teknik cluster sampling sebanyak 25 responden. Data dalam penelitian ini diolah dengan statistik uji T-test, pengujian hipotesis menggunakan nilai N gain.Hasil: Terdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan (p-value =<0,00) dan sikap (p-value <0,000) Ibu hamil setelah dilakukan Promosi kesehatan melalui media KIE disertai pendampingan WhatsApp Group. Terdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan (p-value = 0,001) dan sikap (p-value = 0,003) ibu hamil setelah dilakukan Promosi kesehatan melalui media KIE. Promosi kesehatan melalui media KIE disertai pendampingan WhatsApp Group lebih efektif dibandingkan hanya media KIE saja dalam meningkatakan pengetahuan (p-value = 0,046) dan sikap (p-value <0,000) ibu hamil tentang anemia.Kesimpulan: Terdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dan sikap ibu hamil setelah dilakukan promosi kesehatan baik melalui media KIE saja dan didampingi whatsApp Group, serta lebih efektif dibandingkan hanya media KIE saja dalam meningkatakan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang anemia.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien TB di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Kota Cirebon tahun 2023 Hidayati, Windhy; Mamlukah, Mamlukah; Suparman, Rossi; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Journal of Health Research Science Vol. 3 No. 02 (2023): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v3i02.929

Abstract

Latar belakang: Angka insiden TB di Indonesia tahun 2021 sebanyak 397.377 kasus, Kasus Provinsi Jawa Barat tahun 2021 yang dilaporkan sebanyak 85.681 kasus dan Kota Cirebon tahun 2021 menunjukkan cakupan penemuan dan pengobatan kasus TB menempati peringkat ke 2 tertinggi di Provinsi Jawa Barat sebanyak 1.131 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien TB di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Kota Cirebon.Metode: Jenis penelitian survey kuantitaif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien TB di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Kota Cirebon dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 150 orang. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisa univariat dengan distribusi frekuensi, analisa bivariat dengan uji chi square (χ2) dan analisa multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil: Faktor yang berhubungan adalah dukungan keluarga (ρ=0,000), efikasi diri (ρ=0,000), kepatuhan minum obat (ρ=0,000) dan dukungan petugas (ρ=0,000). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah depresi (ρ=0,803) dan lama pengobatan (ρ=0,513). Faktor yang paling dominan dalam penelitian ini adalah faktor kepatuhan minum obat (ρ=0,000).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara dukungan keluarga, efikasi diri, kepatuhan minum obat, dan dukungan petugas dengan kualitas hidup pasien TB di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Kota Cirebon. Saran bagi Balai Kesehatan Paru Masyarakat Kota Cirebon agar melakukan konseling tentang pentingnya kepatuhan minum obat untuk meningkatkan kualitas hidup pasien TB.
Faktor - faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat antiretroviral (ARV) pada ODHA di RSUD 45 Kuningan 2023 Herawati, Ita; Iswarawanti, Dwi Nastiti; Febriani, Esty; Badriah, Dewi Laelatul
Journal of Health Research Science Vol. 3 No. 02 (2023): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v3i02.938

Abstract

Latarbelakang: Kepatuhan minum obat merupakan kunci keberhasilan dalam proses pengobatan pada pasien ODHA. Data sampai oktober 2022 di Jawa Barat kumulatif HIV sebanyak 57.914 kasus dan 12.353 kumulatif kasus AIDS, jumlah penderita HIV/AIDS di kabupaten Kuningan dari tahun 2013 hingga 2021 sebanyak 702 orang. Data Poliklinik HIV RSUD 45 Kuningan per Desember 2022 jumlah pasien yang patuh minum obat ARV sebanyak 338 (43,44%). Banyak faktor yang mempengaruhi kekpatuhan minum obat pada ODHA, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat antiretroviral pada ODHA di RSUD 45 Kuningan 2023.Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik deskriptif dengan desain cross sectional. Subyek sebanyak 265 ODHA yang diambil dengan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner tertutup. Analisis data menggunakan analisis univarit, analisis bivariat (Rank Spearman) dan analisis multivariat (Regresi Logistik).Hasil: terdapat hubungan antara usia (p = 0.000), jenis kelamin (p = 0.014), pengetahuan ((p = 0.000), dukungan keluarga (p = 0.011) dan dukungan petugas kesehatan (p = 0.000) dengan kepatuhan minum obat ARV, namun tidak terdapat hubungan antara efek samping obat ARV (p = 0.341) dan stigma (p = 0.082) dengan kepatuhan minum obat ARV pada ODHA.Kesimpulan: variabel dukungan keluarga merupakan variabel paling dominan yang mempengaruhi kepatuhan minum obat ARV pada ODHA.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan alumni S2 kesehatan masyarakat terhadap layanan mutu pendidikan STIKes Kuningan tahun 2023 Ratnawati, Dewi; Suparman, Rossi; Wahyuniar, Lely; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Journal of Health Research Science Vol. 3 No. 02 (2023): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v3i02.939

Abstract

Latar belakang: Kepuasan alumni menjadi salah satu tujuan utama bagi setiap perguruan tinggi. Karena apabila seorang alumni merasa puas dengan kinerja dan kualitas perguruan tinggi, maka pengguna akan loyal terhadap perguruan tinggi dan dalam jangka panjang akan menguntungkan perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan alumni S2 kesehatan masyarakat terhadap layanan mutu pendidikan STIKes Kuningan tahun 2023.Metode: Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian ini berjumlah 64 orang dan pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini mengunakan lembar kuesioner tertutup melalui google form. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat (Rank Spearman) dan analisis multivariat menggunakan Regresi Logistik.Hasil: Terdapat hubungan antara sarana prasarana (p = 0,007), kinerja dosen (p = 0,003), layanan tenaga kependidikan (p = 0,004) dan kurikulum (p = 0,001) dengan kepuasan alumni S2 kesehatan masyarakat terhadap layanan mutu pendidikan STIKes Kuningan tahun 2023.Kesimpulan: Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepuasan alumni yaitu kinerja dosen dengan nilai Exp (B) = 4,440. Diharapkan alumni dapat berperan dalam memberikan kritik, saran, masukan dan program nyata bagi kemajuan Perguruan Tinggi.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada operator dump truck mining dept saat shift malam di PT. X Cirebon 2023 Imbara, Sonny Fitriawan; Badriah, Dewi Laelatul; Iswarawanti, Dwi Nastiti; Mamlukah, Mamlukah
Journal of Health Research Science Vol. 3 No. 02 (2023): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v3i02.940

Abstract

Latar belakang: Data International Labour Organization (ILO) 2021 menyebutkan bahwa sebanyak dua juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor kelelahan. Kemnakertrans Indonesia 2021 menyatakan bahwa 27,8% faktor kecelakaan kerja disebabkan faktor kelelahan. BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat 2022 angka kecelakaan kerja berjumlah 46.027 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada operator dump truck mining dept saat shift malam di PT. X Cirebon 2023.Metode: Jenis penelitian analitik deskriptif dengan desain Cross Sectional. Populasi dan sampel berjumlah 52 orang dengan menggunakan teknik Total Sampling. Instrumen penelitian adalah lembar observasi dan pengukuran. Sumber data adalah data primer. Analisis data meliputi univariat, bivariat dengan uji Korelasi Rank Spearman dan analisis multivariat dengan uji Regresi Logistik.Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara getaran mesin (p = 0,027), kebisingan (p = 0,000), suhu ruangan (p = 0,005), umur (p = 0,017) dan masa kerja (p = 0,031) dengan kelelahan kerja. Tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi/BMI (p = 0,399) dan tekanan darah (p = 0,266) dengan kelelahan kerja. Variabel paling dominan yang berhubungan dengan kelelahan kerja adalah variabel getaran mesin dengan nilai p = 0,022 dan OR = 4,416 (95% CI 0,036 – 4,806).Kesimpulan: Diharapkan perusahaan membuat fatigue risk management system (FRMS) untuk operator dump truck agar dapat melakukan identifikasi bahaya kelelahan dan mempertimbangkan bahaya-bahaya di luar pekerjaan yang dapat berkontribusi terhadap timbulnya kelelahan.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di MAN 2 Tasikmalaya Hidayat, Aid Fitriyana; Mamlukah, Mamlukah; Iswarawanti, Dwi Nastiti; Suparman, Rossi
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 01 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i1.1085

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak menuju masa dewasa yang ditandai dengan peningkatan perkembangan fisik, mental emosional dan sosial. Pada tahun 2022 kejadian anemia di Kabupaten Tasikmalaya sebesar 41,2 % dan MAN 2 Tasikmalaya dari 250 orang siswi yang diperiksa terdapat 154 orang siswi menderita anemia atau sebesar 61,6%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di MAN 2 Tasikmalaya.Metode: Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional dengan Subjek adalah remaja putri sebanyak 265 orang yang dipilih dengan teknik proporsional random sampling, kemudian data dianalisis dengan uji chi square dan  uji regresi logistik.Hasil: Hasil uji bivariat menunjukan bahwa terdapat  hubungan signifikan  antara pengetahuan (p < 0,001), pola makan (p = 0,01), status gizi (p = 0,040), siklus menstruasi (p = 0,004) dengan kejadian anemia pada remaja putri, tidak terdapat hubungan signifikan antara pendapatan orang tua (p = 0,170) dan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) (p = 0,778).  Kesimpulan: Pengetahuan merupakan faktor  dominan yang berhubungan signifikan dengan kejadian anemia pada remaja putri di MAN 2 Tasikmalaya dengan nilai OR = 3,913 yang artinya remaja putri dengan pengetahuan kurang baik beresiko 3,913 kali mengalami anemia dibandingkan dengan remaja putri yang pengetahuannya baik.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada makanan jajanan pedagang kaki lima Budiman, Iman; Iswarawanti, Dwi Nastiti; Mamlukah, Mamlukah
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1699

Abstract

Latar Belakang: Kasus keracunan pangan di Indonesia terus meningkat, dengan 3.514 kasus pada tahun 2022 dan 4.792 kasus hingga 16 Oktober 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada makanan jajanan pedagang kaki lima di lingkungan sekolah dasar Kecamatan Majalengka tahun 2024.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 110 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui observasi dan checklist, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat (uji chi square), dan multivariat (regresi logistik).Hasil: Sebagian besar aspek umum (91,8%) dan peralatan masak (96,4%) memenuhi syarat, namun aspek personel (88,2%), alat angkat (79,1%), dan pangan yang dijual (96,4%) tidak memenuhi. Sebanyak 76,4% sampel tidak mengandung E. coli. Terdapat hubungan signifikan antara semua aspek dengan keberadaan E. coli (p<0,05).Kesimpulan: Adanya inspeksi rutin dan kerja sama dengan dinas kesehatan untuk menjamin keamanan pangan di lingkungan sekolah sehingga terhindar dari penyakit disistem pencernaan.