Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan alumni S2 kesehatan masyarakat terhadap layanan mutu pendidikan STIKes Kuningan tahun 2023 Ratnawati, Dewi; Suparman, Rossi; Wahyuniar, Lely; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Journal of Health Research Science Vol. 3 No. 02 (2023): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v3i02.939

Abstract

Latar belakang: Kepuasan alumni menjadi salah satu tujuan utama bagi setiap perguruan tinggi. Karena apabila seorang alumni merasa puas dengan kinerja dan kualitas perguruan tinggi, maka pengguna akan loyal terhadap perguruan tinggi dan dalam jangka panjang akan menguntungkan perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan alumni S2 kesehatan masyarakat terhadap layanan mutu pendidikan STIKes Kuningan tahun 2023.Metode: Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian ini berjumlah 64 orang dan pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini mengunakan lembar kuesioner tertutup melalui google form. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat (Rank Spearman) dan analisis multivariat menggunakan Regresi Logistik.Hasil: Terdapat hubungan antara sarana prasarana (p = 0,007), kinerja dosen (p = 0,003), layanan tenaga kependidikan (p = 0,004) dan kurikulum (p = 0,001) dengan kepuasan alumni S2 kesehatan masyarakat terhadap layanan mutu pendidikan STIKes Kuningan tahun 2023.Kesimpulan: Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepuasan alumni yaitu kinerja dosen dengan nilai Exp (B) = 4,440. Diharapkan alumni dapat berperan dalam memberikan kritik, saran, masukan dan program nyata bagi kemajuan Perguruan Tinggi.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada operator dump truck mining dept saat shift malam di PT. X Cirebon 2023 Imbara, Sonny Fitriawan; Badriah, Dewi Laelatul; Iswarawanti, Dwi Nastiti; Mamlukah, Mamlukah
Journal of Health Research Science Vol. 3 No. 02 (2023): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v3i02.940

Abstract

Latar belakang: Data International Labour Organization (ILO) 2021 menyebutkan bahwa sebanyak dua juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor kelelahan. Kemnakertrans Indonesia 2021 menyatakan bahwa 27,8% faktor kecelakaan kerja disebabkan faktor kelelahan. BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat 2022 angka kecelakaan kerja berjumlah 46.027 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada operator dump truck mining dept saat shift malam di PT. X Cirebon 2023.Metode: Jenis penelitian analitik deskriptif dengan desain Cross Sectional. Populasi dan sampel berjumlah 52 orang dengan menggunakan teknik Total Sampling. Instrumen penelitian adalah lembar observasi dan pengukuran. Sumber data adalah data primer. Analisis data meliputi univariat, bivariat dengan uji Korelasi Rank Spearman dan analisis multivariat dengan uji Regresi Logistik.Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara getaran mesin (p = 0,027), kebisingan (p = 0,000), suhu ruangan (p = 0,005), umur (p = 0,017) dan masa kerja (p = 0,031) dengan kelelahan kerja. Tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi/BMI (p = 0,399) dan tekanan darah (p = 0,266) dengan kelelahan kerja. Variabel paling dominan yang berhubungan dengan kelelahan kerja adalah variabel getaran mesin dengan nilai p = 0,022 dan OR = 4,416 (95% CI 0,036 – 4,806).Kesimpulan: Diharapkan perusahaan membuat fatigue risk management system (FRMS) untuk operator dump truck agar dapat melakukan identifikasi bahaya kelelahan dan mempertimbangkan bahaya-bahaya di luar pekerjaan yang dapat berkontribusi terhadap timbulnya kelelahan.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di MAN 2 Tasikmalaya Hidayat, Aid Fitriyana; Mamlukah, Mamlukah; Iswarawanti, Dwi Nastiti; Suparman, Rossi
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 01 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i1.1085

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak menuju masa dewasa yang ditandai dengan peningkatan perkembangan fisik, mental emosional dan sosial. Pada tahun 2022 kejadian anemia di Kabupaten Tasikmalaya sebesar 41,2 % dan MAN 2 Tasikmalaya dari 250 orang siswi yang diperiksa terdapat 154 orang siswi menderita anemia atau sebesar 61,6%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di MAN 2 Tasikmalaya.Metode: Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional dengan Subjek adalah remaja putri sebanyak 265 orang yang dipilih dengan teknik proporsional random sampling, kemudian data dianalisis dengan uji chi square dan  uji regresi logistik.Hasil: Hasil uji bivariat menunjukan bahwa terdapat  hubungan signifikan  antara pengetahuan (p < 0,001), pola makan (p = 0,01), status gizi (p = 0,040), siklus menstruasi (p = 0,004) dengan kejadian anemia pada remaja putri, tidak terdapat hubungan signifikan antara pendapatan orang tua (p = 0,170) dan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) (p = 0,778).  Kesimpulan: Pengetahuan merupakan faktor  dominan yang berhubungan signifikan dengan kejadian anemia pada remaja putri di MAN 2 Tasikmalaya dengan nilai OR = 3,913 yang artinya remaja putri dengan pengetahuan kurang baik beresiko 3,913 kali mengalami anemia dibandingkan dengan remaja putri yang pengetahuannya baik.
Higien pemerahan sebagai penentu kontaminasi bakteri staphylococcus aureus pada susu sapi di Kabupaten Kuningan Lestari, Rizky Ayu Nur; Badriah, Dewi Laelatul; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1059

Abstract

Latar Belakang: Kabupaten Kuningan menempati peringkat ke-5 produksi susu sapi terbanyak di Jawa Barat pada tahun 2022 dengan produksi mencapai 20.042 ton. Kontaminasi bakteri Staphylococcus aureus sering dilaporkan sebagai penyebab kasus keracunan setelah mengkonsumsi susu, serta merupakan bakteri utama penyebab kejadian luar biasa keracunan pangan di Indonesia pada tahun 2020, yang menyebabkan 1.528 orang sakit dan 6 orang meninggal dunia.Metode: Penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain penelitian Cross sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah pemerah susu sapi dan sampel susu sapi segar, menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sampel sejumlah 101 pemerah susu sapi (dari 101 peternakan) dan 101 sampel susu segar berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi.Hasil: Berdasarkan hasil analisis diperoleh variabel yang berhubungan dengan tingkat cemaran bakteri Staphylococcus aureus pada susu segar yakni variabel kebersihan sapi, higiene pemerah, sanitasi peralatan, dan prosedur pemerahan (p < 0,050). Variabel yang tidak berhubungan dengan tingkat cemaran bakteri Staphylococcus aureus yakni variabel kesehatan sapi dan sanitasi kandang (p > 0,050).Kesimpulan: Higiene pemerah merupakan variabel yang paling dominan yang berhubungan dengan tingkat cemaran bakteri Staphylococcus aureus pada susu segar (OR=9,099).
Gambaran karakteristik balita stunting 13-59 bulan di Kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka Tseng, Susianto; Iswarawanti, Dwi Nastiti; Mamlukah, Mamlukah; Aini, Khusnul; Munawaroh, Dede Roroh
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i02.1297

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi masalah utama gizi saat ini. Stunting di Indonesia pada tahun 2022 mencapai 21,6%. Angka ini belum mencapai target yanitu sebesar 14%. Dampak stunting pada balita dapat menghambat perkembangan fisik dan kognitif. Kecamatan Bantarujeg merupakan salah satu kecamatan yang menyumbang angka stunting di Kabupaten Majalengka.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita 13-59 bulan yang berada di Kecamatan Bantarujeg. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 114 balita.Hasil: Hampir setengah responden berusia 13-24 bulan responden (28%), seluruh responden memiliki berat badan ≥ 4000 gram sebanyak 144 responden (100%), memiliki tinggi badan ≥ 48 cm sebanyak 144 responden (100%) dan memiliki IMT ≥ 6 kg/m2 sebanyak 144 responden (100%). Hampir seluruhnya jenis persalinannya adalah normal sebanyak 121 respoden (84%) dan hampir seluruhnya tidak memiliki riwayat penyakit sebanyak 129 responden (90,3%).Kesimpulan: Hampir setengah dari balita stunting berusia 13-24 bulan, seluruh balita stunting memiliki berat badan ≥ 4000 gram, memiliki tinggi badan ≥ 48 cm dan IMT ≥ 6 kg/m2. Hampir seluruhnya dari balita stunting jenis persalinannya adalah normal dan hampir seluruhnya dari responden yaitu balita stunting tidak memiliki riwayat penyakit
Analisis faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien pelayanan rawat jalan di Puskesmas Gumilar, Haerul; Badriah, Dewi Laelatul; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i02.1451

Abstract

Latar Belakang: Puskesmas menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan terdepan yang bertanggungjawab untuk menjaga kesehatan masyarakat Indonesia, berdasarkan hasil survei didapatkan data bahwa lebih dari 80% pasien merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh instansi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien pada pelayanan rawat jalan di Puskesmas Kalijaga Permai Kota Cirebon 2023.Metode: Penelitian ini dilaksanakan di UPT Puskesmas Kalijaga Permai menggunakan rancangan korelasional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 133 orang. Analisis data menggunakan chi square.Hasil: Berdasarkan hasil analisis data bahwa yang terdapat hubungan dengan kepuasan pasien pasien pada pelayanan rawat jalan di Puskesmas Kalijaga Permai Kota Cirebon 2023 adalah faktor pendidikan (0,000) dan intensitas kunjungan (0,000). Sedangkan analisis multivariat ini juga dapat terlihat bahwa faktor yang dominan mempengaruhi kepuasan pasien pasien pada pelayanan rawat jalan di Puskesmas Kalijaga Permai Kota Cirebon 2023 adalah faktor Pendidikan (7,515).Kesimpulan: Pendidikan merupakan faktor yang paling dominan memililiki keterkaitan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Kalijaga Permai Kota Cirebon 2023
Pengaruh penyuluhan kesehatan dengan media video dan booklet terhadap pengetahuan ibu baduta dalam pencegahan stunting Rahmawati, Tika Apriliyantini; Mamlukah, Mamlukah; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i02.1455

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan  salah  satu  masalah  gizi  yang  dialami  oleh  balita  di  dunia  saat  ini. Kecamatan Argapura termasuk salah satu Kecamatan yang masuk dalam lokus stunting karena prevalensi stuntingnya mengalami kenaikan dari tahun 2021 yang hanya 2,38 % menjadi 13,4 % di tahun 2022 atau 280 orang dibandingkan dengan kecamatan yang dekat yaitu Kecamatan Maja dengan prevalensi stunting 1,68% atau 58 kasus.Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperiment dengan rancangan penelitian pre test dan post test. Sebanyak 108 responden diambil dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian  ini menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dengan univariat, bivariat menggunakan paired sample t tes dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda.Hasil: Penyuluhan dengan kombinasi media video dan booklet lebih efektif dibandingkan hanya media video atau booklet saja dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu baduta tentang pencegahan stunting.. Perbedaan ini signifikan, ditunjukkan oleh p value 0,000 (sikap) dengan mean diference 9,250 dan 0,000 (pengetahuan) dengan mean diference 1,417.Kesimpulan: Peningkatan pengetahuan dan sikap ibu baduta dalam pencegahan stunting dengan menggunakan kombinasi media video dan media booklet terbukti signifikan.
Pengaruh edukasi video dan leaflet terhadap pengetahuan dan sikap siswi dalam konsumsi tablet tambah darah Mulansari, Linda; Badriah, Dewi Laelatul; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i02.1456

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada siswi remaja ditandai dengan kadar Hemoglobin (Hb) rendah. Hasil skrining yang dilakukan setiap Puskesmas di Kabupaten Kuningan melaporkan bahwa siswi di MAN 2 Kuningan cenderung memiliki kadar Hb rendah. Hasil pemeriksaan kadar Hb dari 78 siswi MAN 2 diperoleh sebanyak 51 siswa (65,3%) mengalami anemia.Metode: Penelitian quasi-eksperimen dengan desain two-group pretest-posttest. Sebanyak 126 responden dipilih melalui simple random sampling. Instrumen berupa kuesioner dianalisis menggunakan statistik univariat (tendensi sentral) dan bivariat (uji Wilcoxon Signed dan Mann-Whitney).Hasil: Edukasi kesehatan dengan media explanation video dan leaflet memengaruhi pengetahuan tentang konsumsi tablet tambah darah (p=0,00), tetapi tidak memengaruhi sikap siswi (p=0,074; p=0,162). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan pada pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kedua media tersebut (p=0,016; p=0,001 (p<0,05).Kesimpulan: Edukasi kesehatan dengan media explanation video lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswi dalam konsumsi tablet tambah darah. Oleh karena itu, sekolah dapat memanfaatkan media video dan leaflet tentang anemia pada siswi secara berkelanjutan.
Components driving the detection of stunting cases among Posyandu cadres using precede model : A qualitative study in Sumedang district, Indonesia Batubara, Astriana Marta; Februhartanty, Judhiastuty; Iswarawanti, Dwi Nastiti
World Nutrition Journal Vol. 8 No. S1 (2024): Selected conference proceedings of the Nutri Symposium 2024
Publisher : Indonesian Nutrition Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25220/WNJ.V08.S1.0039

Abstract

Cadres of Posyandu are frequently considered the frontline of community health programs, including in detecting and managing stunting. However, there are limited descriptions of the relevant factors driving their roles in stunting detection, particularly based on the PRECEDE model. The purpose of this study was to describe the multifactorial components driving cadres in finding stunting cases in Sumedang District, West Java.
Analisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan melakukan pengobatan secara teratur pada pasien hipertensi usia produktif di Puskesmas Sedong Kabupaten Cirebon 2023 Iskandar, Iskandar; Mamlukah, Mamlukah; Iswarawanti, Dwi Nastiti; Suparman, Rossi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i01.930

Abstract

Latar Belakang: WHO menyebutkan penyakit hipertensi ini telah membunuh 1,5 juta orang setiap tahunnya. Pasien Hipertensi yang di Puskesmas Sedong tahun 2022 sebanyak 800 pasien hipertensi, namun hanya 423 pasien yang patuh dalam melakukan pengobatan (52,8%). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan melakukan pengobatan secara teratur pada pasien hipertensi usia produktif di Puskesmas Sedong Kabupaten Cirebon 2023. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan analitik deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 267 orang dengan menggunakan teknik disproportional stratified random sampling. Instrumen penelitian mengunakan lembar kuesioner tertutup. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Hasil: Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji korelasi Rank Spearman dan analisis multivariat menggunakan uji Regresi Logistik. Ada hubungan yang signifikan antara usia (p = 0,008), pengetahuan (p = 0,007), lama mengonsumsi obat (p = 0,017), keberadaan posbindu (p = 0,000), dan dukungan keluarga (p = 0,001) dengan kepatuhan melakukan pengobatan. Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan (p = 0,881) dengan kepatuhan melakukan pengobatan. Variabel paling dominan yaitu variabel dukungan keluarga p = 0,001 dan Exp (B) = 11, 719. Diharapkan keluarga dapat berperan aktif untuk selalu memberikan motivasi kepada anggota keluarga yang menderita hipertensi agar rutin minum obat.