Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Konformitas Hedonis, Pengendalian Diri, dan Literasi Keuangan terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Silvia, Ita; Purnama, Dian Normalitasari
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 12, No 2 (2024): November
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/je.v12i2.14577

Abstract

Consumptive behavior is the habit of consuming products in the form of goods and services that are not based on the needs and uses of the product but based on desires and desires that are not carefully considered. This study aims to find out: (1) The influence of hedonic conformity on student consumptive behavior; (2) The effect of self-control on student consumptive behavior; (3) The effect of financial literacy on student consumptive behavior. This research is a correlational research with quantitative methods. The instruments used were questionnaires and were analyzed by descriptive statistical analysis, prerequisite tests, and hypothesis tests. The results showed a significant positive influence of hedonic conformity on the consumptive behavior of students, there was a significant positive influence of self-control on the consumptive behavior of students, and there was a significant negative influence of financial literacy on consumptive behavior. The R Square value of this study was 0.592 so that hedonic conformity, self-control, and financial literacy affected student consumptive behavior by 59.2% while the remaining 40.8% was influenced by other factors outside the study.
Efektivitas Media Pembelajaran Video Tutorial Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Akuntansi: The Effectiveness Of Tutorial Video Learning Media In Enhancing Learning Independence Of Accounting Education Students Aghni, Rizqi Ilyasa; Purnama, Dian Normalitasari; Siswanto, Siswanto
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol. 23 No. 01 (2025): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpai.v23i01.84022

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui apakah terdapat perbedaan kemandirian belajar antara mahasiswa yang menggunakan Media Pembelajaran Video Tutorial Berbasis Audio Visual dengan mahasiswa yang tidak menggunakan Media Pembelajaran Video Tutorial Berbasis Audio Visual pada Matakuliah Spreadsheet. 2) mengukur efektivitas penerapan Media Pembelajaran Video Tutorial Berbasis Audio Visual dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Pada Matakuliah Spreadsheet Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi FEB UNY. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Akuntansi FE UNY selama bulan Februari-September 2023. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan uji paired sample test, sedangkan untuk mengukur efektivitas menggunakan rumus Cohen D. Hasil analisis menggunakan paired sample test menunjukkan nilai Sig. sebesar 0,000  yaitu  kurang dari 0,05. Hasil tersebut menujukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) dari penelitian ini diterima, dimana penggunaan media video tutorial pada kasus penelitian kali ini dinilai efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa pada matakuliah spreadsheet pada kelas eksperimen (kelas U), atau dengan kata lain hipotesis akhir (H0) dari penelitian ini ditolak. Hasil ini didukung dengan adanya uji effect size dimana hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai effect size adalah sebesar  0.730469 yang artinya penerapan media video tutorial pada pembelajaran spreadsheet memiliki efek pada kemandirian belajar mahasiswa. Efek yang ditimbulkan termasuk pada kategori moderat.
Analisis Butir Soal Ulangan Akhir Semester Mata Pelajaran Ekonomi SMA Menggunakan RASCH Model Alfarisa, Fitri; Purnama, Dian Normalitasari
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v11i2.20878

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan karakteristik butir soal Ulangan Akhir Semester (UAS) mata pelajaran ekonomi siswa kelas XI SMA di Kota Yogyakarta menggunakan Rasch model. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA di Kota Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified proportional rundom sampling dan diperoleh jumlah sampel 306 siswa. Data yang digunakan adalah respon tes UAS mata pelajaran ekonomi yang berjumlah 40 butir pilihan ganda. Validitas instrumen tes dibuktikan dengan validitas isi menggunakan expert judgment dan dilanjutkan dengan perhitungan indeks Aiken V, sementara reliabilitas instrumen tes diestimasi menggunakan KR-20, dan diketahui besarnya koefisien reliabilitas instrument adalah 0,77. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan program Winstep yang berbasis Rasch model. Berdasarkan hasil analisis diketahui dari 40 butir terdapat 39 butir fit dengan model Rasch. Nilai tingkat kesukaran butir berada pada rentang -2,51 sampai dengan 1,77. Fungsi informasi maksimum tes adalah 18,3379 pada kemampuan (θ) siswa sekitar 0,2 logit dan SEM sebesar 0,2335.Kata kunci: Ulangan Akhir Semester, Mata Pelajaran Ekonomi, Rasch model AbstractThis research was aimed to analyze and describe the items characteristic of economics final semester examination of senior high school in Yogyakarta City using Rasch Model. This research was a quantitative-descriptive research. The populations of this research were the eleventh graders of senior high school in Yogyakarta City. The sampling technique used stratified proportional random sampling and obtained 306 students as samples. The data of this research was the students’ responses of economics final semester examination with 40 multiple choice items. The instrument validity test was proven by using the content validity using expert judgment and detailed calculating of Aiken V index, while the reliability of instrument test was estimated using KR-20, and coefficient of the instrument reliability was found 0.77. The result was analyzed by Winstep based Rasch model. Based on the analysis, it found that from 40 items, there were 39 items fit onto Rasch model. The difficulty scores of the items was between -2,51 to 1,77. The maximum information from the test was 18,3379, the students’ ability (θ) was 0,2 logit, and standard error measurement test was 0,21.Keywords : final semester examination, economics subject, rasch model.
Evaluasi Pelaksanaan Teaching Factory (TEFA) Bank Mini Sekolah Menggunakan Model Discrepancydi SMK Negeri 1 Bantul Arsa Saputri; Dian Normalitasari Purnama; Aprillia Regina Dinda Saputri; Vicky Selvia; Moia Pravayangastha
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.6.3.2023.8859

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan program Teaching Factory (TEFA) Bank Mini Sekolah yang belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan standar program yang telah ditetapkan. Beberapa kendala yang ditemukan meliputi keterlibatan siswa yang belum merata, keterbatasan waktu praktik, serta evaluasi program yang belum dilakukan secara optimal sehingga berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran berbasis praktik di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program Teaching Factory (TEFA) Bank Mini Sekolah LMS di SMK Negeri 1 Bantul menggunakan model evaluasi discrepancy. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan pendekatan kualitatif menggunakan model evaluasi discrepancy yang dikembangkan oleh Provus. Evaluasi dilakukan melalui lima tahap yaitu design, installation, process, product, dan comparison/discrepancy. Subjek penelitian meliputi guru pembimbing, pengelola program, dan siswa yang terlibat dalam pelaksanaan TEFA Bank Mini Sekolah LMS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program TEFA Bank Mini Sekolah LMS telah dirancang sesuai dengan tujuan pembelajaran praktik dan kebutuhan kompetensi siswa di bidang perbankan. Pada aspek instalasi, program telah memiliki pembagian tugas, fasilitas, dan pembimbingan guru, meskipun masih terdapat keterbatasan sarana dan waktu praktik. Pada aspek proses, pelaksanaan kegiatan praktik telah berjalan sesuai prosedur pelayanan bank mini, namun keterlibatan siswa dan pelaksanaan evaluasi program belum optimal. Pada aspek produk, program memberikan manfaat dalam meningkatkan pengalaman praktik, keterampilan pelayanan, serta kesiapan kerja siswa. Namun demikian, masih ditemukan kesenjangan antara standar program dengan pelaksanaan di lapangan sehingga diperlukan perbaikan pada aspek pengelolaan program, fasilitas praktik, dan monitoring pelaksanaan kegiatan. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar evaluasi dan perbaikan pelaksanaan program Teaching Factory, khususnya dalam aspek pengelolaan program, penyediaan fasilitas praktik, dan monitoring kegiatan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran berbasis praktik.
Penguatan Literasi Pajak Bagi Guru-Guru di SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo: Pengabdian Amanita Novi Yushita; Dian Normalitasari Purnama; Isroah; Agatha Saputri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru sebagai wajib pajak orang pribadi memiliki kewajiban untuk menghitung, melaporkan, dan membayar sendiri pajak penghasilannya, namun tingkat literasi perpajakan di kalangan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih rendah, terutama pemahaman mengenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi pajak dan keterampilan menghitung PPh Pasal 21 bagi guru-guru SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo, Purworejo. Sasaran kegiatan adalah 35 orang guru dari berbagai latar belakang mata pelajaran. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung penghitungan PPh Pasal 21 menggunakan aplikasi pajak sederhana TEACH-App, yang dilaksanakan dalam dua tahap pada tanggal 28 Agustus 2025 dan 12 September 2025 disertai pendampingan berkelanjutan oleh tim pengabdi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner yang mencakup aspek kejelasan materi, isi materi, komunikasi sesi tanya jawab, fasilitas bahan materi, kepuasan pelaksanaan kegiatan, peningkatan kemampuan pelaporan pajak, dan kebermanfaatan materi. Hasil evaluasi menunjukkan 60% peserta menilai materi sangat jelas dan 37,1% menilai jelas; 54,3% menilai isi materi sangat baik; 62,9% menilai komunikasi tanya jawab sangat baik; 48,6% menyatakan sangat puas terhadap pelaksanaan kegiatan; 48,6% menyatakan sangat setuju bahwa pelatihan meningkatkan kemampuan pelaporan pajak; dan 51,4% menilai materi sangat bermanfaat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan wawasan literasi pajak guru serta memotivasi peserta untuk menerapkan penghitungan PPh Pasal 21 secara mandiri, meskipun keterbatasan waktu praktik menunjukkan perlunya pendampingan berkelanjutan melalui klinik konsultasi pajak.
Digital Transformation in Formative Assessment of Accounting: A Correlational Analysis of Students’ Perceptions of Gamification, Learning Analytics, and Perceived Usefulness Dian Normalitasari Purnama; Niken Purnamasari; Nurul Hidayah; Aflaha Aziza Awalina
Assets: Jurnal Akuntansi dan Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jap.v15i1.23800

Abstract

The rapid advancement of digital technology has transformed formative assessment practices in accounting education by enabling real-time, adaptive, and data-driven feedback. However, the implementation of digital formative assessment remains limited, often lacking personalization and engagement. This study aims to analyze students’ perceptions of gamification, learning analytics, and perceived usefulness in the context of digital formative assessment in accounting. Using a quantitative correlational design with an ex post facto approach, data were collected from accounting education students at Universitas Negeri Yogyakarta through a Likert-scale questionnaire. Validity and reliability tests confirmed that 30 out of 40 items were valid and reliable. Multiple regression and PLS-SEM analyses revealed that both gamification and learning analytics significantly influence perceived usefulness, with learning analytics being the dominant predictor (? = 0.651, p < 0.001), while gamification showed a smaller yet significant effect (? = 0.166, p = 0.017). The model explained 61% of the variance in perceived usefulness (R² = 0.610) and met the goodness-of-fit criteria (SRMR = 0.076). These findings underscore that students’ acceptance of digital formative assessment is more strongly determined by the analytical value and actionable insights provided by learning analytics than by the motivational effects of gamification. The study contributes to extending the Technology Acceptance Model (TAM) within digital accounting education, suggesting that integrating learning analytics with gamification enhances both engagement and perceived usefulness in formative assessment design.