Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

A Comparative Study of Three Indonesian Islands on The Performance in Mathematics Devi Anggriyani; Martin Iryayo; Harun Rasyid
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.476 KB) | DOI: 10.30998/formatif.v8i1.2351

Abstract

The level of performance among Indonesian students in Mathematics is still critical. This study aims at comparing provinces within each of three islands, and then all three Islands in general, the comparison focused on the performance in mathematics during 2014/2015 national examination. Islands involved in the current research are Java, Sumatera, and Kalimantan. For each province from every island, the researchers selected urban districts by using the formula of Krecie & Morgan (1970), with .05 degree of accuracy, and then systematic sampling to select schools. On Java Island, the researchers selected 669 out of 1065 schools, 508 out of 621 schools on Sumatera Island, and 203 out of 235 schools on Kalimantan Island. Gathering data involved documentation. The researchers analyzed the data by using NCSS 11 and JASP 0.8.3.1. The findings indicated a significant difference among provinces and even Islands on the performance in Mathematics, p<.01, and Sumatera is the most performing island in Mathematics.
Pelatihan Penyusunan Instrumen Tes dan Analisisnya Secara Modern Bagi Guru-Guru IPA SMP Edi Istiyono; Risky Setiawan; Harun Harun
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2020): Vol 4, no 2 (2020)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.073 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v4i2.37499

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini berupa pelatihan penyusunan instrumen tes bagi guru SMP mata pelajaran IPA terpilih yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengalaman kepada guru tentang: 1) penyusunan soal berbasis High Order Thinking Skills, 2) penyusunan rancangan penilaian untuk kurikulum 2013, 3) penyusunan instrumen soal, dan 4) penganalisisan butir soal secara modern (Item Response Theory). Kegiatan PPM ini dilaksanakan dengan metode pelatihan, dilanjutkan dengan penugasan, dan pendampingan di sekolah. Kegiatan yang dilakukan terdiri atas pelatihan penyusunan rancangan penilaian dan kisi-kisi soal berbasis HOTS, pelatihan penyusunan penilaian K-13, praktik penyusunan soal, dan pelatihan analisis butir soal dengan menggunakan software ITEMAN dan Bilog MG. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah guru Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta yang berjumlah 30 orang.  Hasil dari kegiatan PPM ini yakni: 1) memberikan pemahaman kepada guru IPA tentang prinsip-prinsip penyusunan instrumen tes yang baik, 2) memberikan pemahaman dan pengalaman kepada guru IPA dalam menyusun konstruk instrumen tes yang baik, 3) memberikan pemahaman dan pengalaman kepada guru dalam melakukan analisis butir soal secara IRT, dan 4) memberikan pemahaman dan pengalaman kepada guru dalam menganalisis kemampuan peserta tes dengan pendekatan IRT. Kata Kunci: pelatihan, pendampingan, penyusunan soal, guru SMP
THE EFFECTIVENESS OF MY POCKETBOOK TO IMPROVING WRITING SKILLS OF INTEGRATED ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOLS CHILDREN IN YOGYAKARTA Albi Anggito; Hana Ika Safitri; Harun Harun; Ali Mustadi
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 13, No 2 (2021): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v13i2.665

Abstract

This research is based on the problem of students' writing skills in elementary schools which are still very low. This research aims to determine the effectiveness of "my pocketbook" in improving the writing skills of children of Integrated Islamic elementary school in Yogyakarta. This research uses a quasi-experimental design with pretest and postest group design. The samples were used with the technique of simple random sampling. This research analyzed 30 students from one of the elementary schools in the Sanden District as the samples of the study due to limited time and research costs. The data collection technique used by researchers is observation. The results of the conducted research were analyzed using the T test in SPSS 21 software base observation. The result of the research shows that the hypothesis is accepted. In other words, "my pocketbook" is effective of Sig. (2-tailed) that is 0.00 improve the writing skills of the student at Integrated Islamic elementary schools in Yogyakarta. It can be seen from the result of Sig. (2-tailed) that is 0.00. The less than 0.05 result indicates that the hypothesis is accepted. The research concludes that my pocketbook is effective for improving the writing skills of the children of integrated Islamic elementary schools in Yogyakarta. The results of this study are expected to be an alternative media in training students' writing skills as well as being a reference for future research.
Kurikulum Merdeka: Persepsi Guru Pendidikan Anak Usia Dini Mumayzizah Miftahul Jannah; Harun Harun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi guru PAUD tentang Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles Huberman. Jumlah populasi penelitian ini 43 guru PAUD dan sampel 5 Guru PAUD dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan angket dan wawancara. Penelitian ini menghasilkan dan menyimpulkan bahwa presepsi guru PAUD tentang pengertian Kurikulum Merdeka yaitu Kurikulum Merdeka mampu mengembangkan minat dan bakat anak yang bermanfaat untuk guru (memberi kebebasan dan memudahkan) dan siswa (beradaptasi dengan lingkungan sekitar) serta Kurikulum Merdeka memiliki perangkat ajar yang dapat mengurangi beban dan mewujudkan pembelajaran maksimal sehingga peran guru sebagai perancang modul dan fasilitator dalam memberikan pembelajaran berjalan secara maksimal. Presepsi guru PAUD dalam persiapan menuju Kurikulum Merdeka yaitu guru bersama lembaga harus dapat meningkatkan kopetensi pendidik.
A Survey Of Art Learning In Kindergarten During The Covid 19 Pandemic Joko Pamungkas; Amir Syamsudin; Harun Ar Rosid
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2472.54 KB) | DOI: 10.59188/eduvest.v2i1.339

Abstract

The purpose of this study was to describe the practice of art learning in Kindergarten during the COVID-19 pandemic. The research method used was a survey. The research target is that a detailed description of art learning practices in Kindergarten during the COVID-19 pandemic can be drawn up as a basis for formulating the basic needs for improving the quality of learning. The results of the research can be used to improve educational praxis, formulate hypotheses, create initial development plans, evaluate programs, and evaluate policies, especially art learning in Kindergarten units. The results showed that PAUD teachers developed an art lesson plan and implemented it. However, the type of art that was taught was visual art, while dance and music were never performed. Likewise, the use of WhatsApp media is more widely used in online art learning than other social media. Also using audio media and taking examples of art learning from social media. Parents actively participate in taking learning media to school and sending photos and videos of the learning process at home. With online learning, teachers have difficulty using technology for early childhood art learning, and prefer to use face-to-face learning. Likewise with parents, parents prefer their children to learn face to face so they can meet the teacher directly.
Pengaruh Metode Pemberian Tugas terhadap Sikap Tanggung Jawab Anak Usia 5-6 Tahun Elisa Pitria Ningsih; Harun Rasyid
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3834

Abstract

Tanggung Jawab adalah sikap atau perilaku dimana seorang individu harus melakukan apa yang seharusnya dilakukannya dan berani menanggung konsekuensi dari apa yang dilakukannya, berlaku bagi dirinya sendiri maupun orang lain dalam kehidupan di keluarga, lingkungan dan masyarakat. Sangat penting bagi seorang individu memiliki sikap tanggung jawab dalam dirinya, karena sikap tanggung jawab yang dimilikinya akan mempengaruhi bagaimana seorang individu dapat diterima di lingkungannya. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat apakah metode pemberian tugas berpengaruh terhadap sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain factorial, data awal didapatkan dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap perilaku anak, selanjutnya data penelitian didapatkan dari instrumen (angket) yang diisi oleh responden (guru). Kemudian data yang telah diperoleh akan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas dan uji regresi. Didapatkan besaran pengaruh metode pemberian tugas terhadap sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun adalah 1,65. Nilai 1,65 termasuk dalam Strong Effect (Kuat), maka dapat disimpulkan bahwa metode pemberian tugas berpengaruh terhadap sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun.
Pengaruh Pola Asuh Ortu & Digital Story Telling terhadap Emotional Intellligence & Keterampilan Berbicara Ino Merry Damayanti; Harun Harun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4882

Abstract

Kemampuan bicara anak usia dini dapat dipengaruhi beberapa faktor diantaranya: emotional intelligence,  pola asuh orang tua, dan pembelajaran yang diberikan oleh guru melalui digital strory telling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh orang tua dan digital strory telling terhadap emotional intelligence, dan keterampilan berbicara anak. Jenis penelitian kuantitatif tipe korelasional. Jumlah sampel 173 anak usia 5-6 tahun di Kabupaten Klaten. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, lembar observasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan linier regresi berganda. Hasil penelitian menyimpulkan pola asuh demokratis memiliki pengaruh signifikan terhadap kecerdasan emosi anak dan keterampilan berbicara  anak, pola asuh otoriter dan pola asuh permisif tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kecerdasan emosi anak dan keterampilan berbicara  anak. Kemampuan digital story telling berpengaruh posiitif dan signifikan terhadap keterampilan berbicara  anak. Kecerdasan emosi  berpengaruh posiitif dan signifikan terhadap keterampilan berbicara anak. Implikasi penelitian yaitu orang tua perlu menerapkan pola asuh demokratis dan guru TK perlu menggunakan media pembelajaran digital story telling untuk meningkatkan emotional intelligence dan kemmapuan berbicara anak usia dini.
Analisis Persepsi Guru PAUD terhadap Koordinasi Mata dan Tangan Anak Puteri Aprilianeu Cahya Rumara; Sudaryanti Sudaryanti; Harun Harun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5044

Abstract

Guru PAUD tentunya diharuskan memahami kemampuan koordinasi mata dan tangan pada anak, karena akan memudahkan dalam mengembangkan program-program pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa esensial kemampuan koordinasi mata dan tangan anak menurut persepsi guru PAUD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan kuesioner kepada 10 orang guru di Depok Sleman. Hasil penelitian diperoleh data bahwa adanya koordinasi mata dan tangan yang esensial terlebih pada kesiapan sekolah anak seperti menyusun; menangkap; melempar; melipat; dan menulis. Namun faktanya masih terdapat anak terhambat kemampuan koordinasi mata dan tangannya, untuk itu 60% anak dapat sekolah dengan ditambah guru pendamping, dan untuk mengidealkan kemampuan koordinasi mata dan tangan 30% guru menyarankan untuk dapat mengikuti pembelajaran disekolah selama 2 tahun (bagi nol besar). Dari hasil tersebut dapat memberikan manfaat kepada guru-guru lainnya dan pehaman kepada orang tua atau wali murid.
Pengaruh Metode Pembelajaran Proyek terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas Anak Suci Cahyaningsih; Harun Harun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5034

Abstract

Salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis dan kreativitas anak TK adalah metode pembelajaran, khususnya metode pembelajaran proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: pengaruh metode pembelajaran proyek terhadap kemampuan berpikir kritis anak TK, dan pengaruh metode pembelajaran proyek terhadap kreativitas anak TK. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah semua anak usia 5-6 Tahun yang terdaftar di 8 TK Program Sekolah Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Klaten yang berjumlah 284 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yaitu anggota populasi sebanyak 284 anak dijadikan sampel, sehingga hasil penelitian ini memiliki generalisasi yang tinggi untuk diterapkan pada populasinya. Teknik pengumpulan data  menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menyimpulkan: (1) metode pembelajaran proyek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis anak yang ditunjukkan oleh nilai t hitung 30,430 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05; (2) metode pembelajaran proyek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif anak yang ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 26,632 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Saran untuk guru TK, dapat menggunakan metode pembelajaran proyek untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif anak.
The Analysis of QR Code-Based Books to Develop Cognitive Aspects of 5-6 Year Old Children Nina Veronica; Sofi Yunianti; Naili Saida; Harun Harun; Arif Rohman
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4578

Abstract

Appropriate learning media is one of the keys to successful education, especially in early childhood education. This study aims to develop QR code-based books as a means of developing the cognitive abilities of children aged 5-6 years. The research approach uses research and development (RD) with development models that can be carried out in the classroom, one of which is the ADDIE research model (analysis, design, development, implementation, evaluation). Data collection techniques in this study used observation and questionnaires. The results of the expert's assessment showed that the media got a proportion of 79% in the "Good" category with an interval of 61% -80%. The results of the material expert's assessment got a proportion of 78% in the good category with an interval of 61% -80%. the results of the implementation of QR Code-based books through the results of the assessment that has been carried out by the teacher show that 85% of children get good categories. So it can be concluded that QR Code-based books show proper use in developing children's cognitive development.