Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Sendratari Ramayana dan Tarian Kreasi terhadap Motorik dan Perilaku Sosial Anak Sudarni Sudarni; Harun Harun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5099

Abstract

Aspek motorik dan sosial pada anak usia dini perlu ditingkatkan, dan salah satunya dapat dilakukan melalui pembelajaran atau kegiatan seni tari, karena pada dasarnya anak usia dini suka dengan tarian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pembelajaran sendratari Ramayana dan tari kreasi terhadap kemampuan motorik kasar dan perilaku sosial anak. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah anak pada 16 TK yang berjumlah 616 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 243 anak. Penentuan sampel menggunakan cluster proportional random sampling,. Teknik pengumpulan data  menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik parametrik dengan analisis regresi. Hasil penelitian menyimpulkan (1) pembelajaran sendratari Ramayana dan tari kreasi secara parsial dan simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motorik kasar anak; (2) pembelajaran sendratari Ramayana, tari kreasi, dan kemampuan motorik kasar  secara parsial dan simutan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku sosial anak. Implikasi dari penelitian ini adalah guru TK dapat menggunakan sendratari Ramayana dan tarian kreasi sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan motorik dan perilaku sosial anak usia dini, sekaligus melestarikan budaya Sendratari Ramayana sebagai warisan budaya Indonesia.
Analisis kemampuan menggambar sederhana guru paud mulyodadi, bantul Prayitno Prayitno; Sudaryanti Sudaryanti; Harun Harun; Amir Syamsudin; Joko Pamungkas
Jurnal Pendidikan Anak Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v12i2.67521

Abstract

Kegiatan menggambar di PAUD adalah kegiatan yang sering dilakukan sebagai media bermain sekaligus belajar anak-anak. Kemampuan menggambar sederhana bagi guru-guru PAUD merupakan salah satu keterampilan yang mendasar. Keterampilan tersebut untuk membekali guru saat proses pembelajaran, baik untuk memberikan tutorial menggambar ataupun hanya untuk menstimulasi anak didiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kemampuan menggambar sederhana guru PAUD. Metode dalam penelitian ini adalah qualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 37 guru PAUD di Kalurahan Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi karya gambar. Teknis analisis data pada penelitian ini yaitu karya gambar dianalisis menggunakan instrumen atau penilaian karya gambar, kemudian disajikan dalam bentuk kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil dari penelitian ini terdapat 17 guru memiliki kategori terampil atau sekitar 46%, 15 guru memiliki kategori cukup terampil atau sekitar 41%, dan 5 guru memiliki kategori kurang terampil atau sekitar 13% dari 37 guru PAUD.
Evaluasi pembelajaran tata nilai budaya Yogyakarta di taman kanak-kanak se-kabupaten bantul Yogyakarta Sudaryanti Sudaryanti; Joko Pamungkas; Harun Harun; Amir Syamsudin
Jurnal Pendidikan Anak Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v9i2.27041

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan mengelompokkan capaian perkembangan anak tentangtata nilai moral social-emosional anak usia dini di Taman Kanak-kanak wilayah Kabupaten Bantul. Rancangan evaluasi terdiri dari deskripsi proses pembelajaran tata nilai kemasyarakatan dan tata nilai moral di Taman Kanak-kanak, penilaian capaian perkembangan anak, dan pengelompokkan capaian perkembangan tata nilai moral social-emosional anak. Temuan penelitian adalah 53% guru TK sudah melakukan proses pembelajaran yang menyenangkan bagi anak, dan 43.2% capaian perkembangan anak sudah melampaui standar capaian perkembangan tata nilai moral social-emosional anak. Kata Kunci: nilai moral, social-emosional, pembelajaran, anak usia dini.
Implementasi Pembelajaran Seni Rupa PAUD di Masa Pandemi Covid-19 Prayitno Prayitno; Amir Syamsudin; Joko Pamungkas; Harun Harun; Sudaryanti Sudaryanti
Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v10i2.44103

Abstract

Masa pandemi Covid-19 membuat pembelajaran seni rupa di lembaga PAUD dilakukan secara daring atau jarak jauh. Fokus penelitian ini yaitu Implementasi pembelajaran seni rupa PAUD di masa pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran implementasi pembelajaran seni rupa di Lembaga PAUD di masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dengan cara self-assessment. Subjek penelitian ini sebanyak 66 orang guru di Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, kemudian menyajikan data dalam bentuk grafik dan penjelasan naratifnya. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa pembelajaran seni rupa yang paling banyak diterapkan oleh guru TK selama pandemi ini adalah kegiatan menggambar dan mewarnai yaitu 64 responden atau sekitar 97% dari 66 responden, dibandingkan dengan melukis, membatik, menganyam, kolase, montase, dan mozaik. Alasan utama menerapkan kegiatan menggambar dan mewarnai adalah karena alat dan bahan mudah didapat, serta anak dapat mengerjakan secara mandiri tanpa bantuan orang tuanya.
VALUES OF JOGJA EDUCATION THROUGH ART LEARNING AT ECCE INSTITUTIONS Joko Pamungkas; Harun Harun; Septika Cahya Rahmawati; AD Dieni Maulana Rizka
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 2 No. 1 (2023): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v2i1.164

Abstract

This study aims to know and identify Jogja values through art learning in kindergartens of the Special Region of Yogyakarta. This research method is with a qualitative approach with the process of data collection through observation, interviews and documentation as well as triangulating data to obtain data devalidation. The results of this study found that this art learning includes the development of children's dance, songs and children's traditional dolanan. The values contained in Jogja are the main ingredients in pouring this art learning material. These values are Hamemayu Hayuning Buwana, Sangkan paraning dumadi and manunggaling kawula gusti. In teaching these values, techniques in art learning that cannot be separated are elements of appreciation, exploration and expression
The Development of Education Character Policy and Programs in Information Society of Kampung Cyber Yogyakarta Muhammad Amirrudin; Harun Harun; Muhammad Yasid; Surur Roiqoh; Fatkhul Sani Rohana
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v6i2.1326

Abstract

This ariticle presents studies about the Strengthening Character Education policy and practised in Kampung Cyber Yogyakarta's information society. The aim of this research was to describe how character education policy materializes in Kampung Cyber community's efforts in developing character education programs. The research was a qualitative research with a case study approach. The data were obtained through interviews, observation and documentation in the field directly. The results were divided into two things according to the main study. First, related to the dimensions and second related to the results of character education development in Kampung Cyber. The results show that the development of character education in Kampung Cyber covered five primary characters and targeted three fundamental problems: foundational problems, structural problems and operational problems. In general, the product of character education in Kampung Cyber was positive, because they can increase social-communal awareness, improve religious practice, and the synergy of character education and its natural habituation. Keywords: Education Character Policy, Strengthening Education Character
Pengembangan Aplikasi SI-PAUD sebagai Media Penilaian Perkembangan Anak Usia Dini Willy Mufliana; Harun Harun; Amir Syamsudin; Siti Ratnawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5911

Abstract

Teknologi merupakan solusi penting untuk mengatasi permasalahan pembelajaran anak usia dini di sekolah dengan meningkatkan efektivitasnya. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan aplikasi SI-PAUD bagi guru serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan guru dalam melakukan asesmen anak usia dini, dengan menggunakan pendekatan pengembangan yang merujuk pada model sepuluh tahapan Borg & Gall dan melibatkan pengumpulan data melalui berbagai metode seperti wawancara, observasi, kuesioner, dan skala penilaian. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan data kualitatif diperoleh dari wawancara dan observasi pada tahap studi pendahuluan, serta data kuantitatif dari analisis kebutuhan, penilaian ahli, respon pengguna, dan penilaian diri melalui angket. Analisis efektivitas aplikasi SI-PAUD terhadap peningkatan kemampuan guru dalam melakukan asesmen dilakukan menggunakan metode n-gain dan uji-t dependen dengan tingkat signifikansi sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SI-PAUD yang telah dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pendidik dan terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan penilaian nilai-nilai keagamaan dan pendidikan kepribadian anak usia dini.
Pengaruh Metode Eksperimental Pada Pemahaman Konsep, Bahan, Sifat dan Perubahan Bentuk Benda Siti Auliasari Argita Vandho; Harun; Risky Dwi Cahya
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.7425

Abstract

Students' conceptual understanding of science learning is relatively low. Another factor that causes low understanding of students' concepts is because students have not been invited to directly experiment or conduct direct experiments in science learning, especially the material on the properties of objects and various changes in the state of objects. This study aims to see the effect of the experimental method on the conceptual understanding of fourth grade elementary school students. This study is a quantitative study with a pre-experimental method. The design of this study uses The One-Group Pretest-Posttest Design. The population in this study were all fourth grades elementary school students. The sample selection used the Purposive Sampling technique. The sample used in this study was 30 fourth grade students of SDN 3 Muara Enim. The research instrument used to measure students' conceptual understanding used pretest and posttest questions. The data obtained were then analyzed using SPSS 25.0 to test normality, homogeneity, and the One Sample T-Test hypothesis test. The results of the data analysis showed that the experimental method had an effect on the understanding of fourth grade elementary school students on the material on the properties and changes in the state of objects as evidenced by the results of the hypothesis test of 0.000.