Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sejarah Peninggalan Rumah Adat Bolon di Desa Pematang Purba, Kabupaten Simalungun Saragih, Hakimi Arsya; Lubis, Fauziah; Jamil, Khairul
Warisan: Journal of History and Cultural Heritage Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Mahesa Research Center (PT. Mahesa Global Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.092 KB) | DOI: 10.34007/warisan.v1i3.577

Abstract

This article discusses the architectural history of Rumah Bolon in Pematang Purba Village, Simalungun Regency. Rumah Bolon is a typical Batak traditional house which is usually the residence of the king and his entire extended family. This research uses qualitative research methods, with a historical approach. In the historical approach, there are four writing steps, namely: heuristics, verification or criticism, interpretation, and historiography. Bolon's house is a symbol of the greatness and beauty of Simalungun's distinctive architecture. In its construction, it must go through various kinds of long and strict ceremonies. Not all wood can also be used as raw material for dast in its manufacture. In the Rumah Bolon architecture, the design from top to bottom, has been arranged in great detail. In addition, in the Rumah Bolon building there are also Simalungun colors; red; white; and black. There are also several carvings in Rumah Bolon that symbolize the meanings of greatness, mutual cooperation, and togetherness.
Rehabilitasi Mangrove di Tambak Silvofishery Kelurahan Toro Kabupaten Bone: Mangrove Rehabilitation in Tambak Silvofishery, Toro Village, Bone Regency Najih, Mohammad Roin; Amiluddin, Muchtar; Jamil, Khairul; Hawati, Hawati; Suleman, Yakub; Mustafa, Mustafa; Awaluddin, Awaluddin; Arafat, Yasser; Irwan, Irwan; Sabilah, Anisa Aulia; Suryadi, Lalu Penta Febri
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.547

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk merehabilitasi ekosistem pesisir yang mengalami abrasi dan degradasi di Tambak Silvofishery, Kelurahan Toro, Kabupaten Bone. Metode pelaksanaan meliputi survei lokasi, sosialisasi, serah terima bibit, dan penanaman mangrove. Sebanyak 500 bibit Rhizophora mucronata ditanam di area ±0,5 ha dengan teknik ajir bambu, melibatkan 110 peserta dari unsur masyarakat, pemerintah, akademisi, dan mitra swasta . Kegiatan ini menunjukkan keberhasilan awal melalui tingginya partisipasi dan penerapan teknik yang sesuai dengan kondisi substrat berlumpur. Kendala teknis berupa air pasang memengaruhi jadwal tanam, namun dapat diatasi melalui penyesuaian waktu. Indikator keberhasilan meliputi jumlah bibit tertanam, keterlibatan multipihak, dan kesiapan pemantauan pascatanam. Rekomendasi lanjutan adalah monitoring tiap 3 bulan selama 1 tahun oleh tim gabungan masyarakat dan akademisi, dengan target survival rate ≥70% dan peningkatan tutupan vegetasi